Loading...

Kenal Lebih Dekat dengan Objek Wisata Budaya Istana Basa Pagaruyung



Campusnesia.co.idIstano Basa Pagaruyung merupakan museum berupa replika istana kerajaan pagaruyung yang terletak di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Istana ini berjarak sekitar 5 kilometer dari kota Batusangkar. 

Istana ini merupakan objek wisata budaya yang terkenal di Sumatra Barat yang berbentuk Rumah Gadang.Istana Pagaruyung dibangun bertujuan untuk dijadikan sebagai ikon provinsi Sumatra Barat. Setelah selesai dibangun, istana pagaruyung menjadi tempat objek wisata dan museum yang banyak dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun asing.

Untuk desain bangunan istana pagaruyung yaitu mempertahankan nilai-nilai tradisional yang melekat pada masyarakat minang, terhitung ada 11 gonjong yang menghiasi atap istana, dimana 11 gonjong ini terbuat dari 26 ton serat ijuk yang bewarna cokelat tua kehitaman. 

Istana Basa Pagaruyung berdiri kokoh dengan 72 tiang yang menopang bangun tersebut. Bagian dalam interior Istana Basa didominasi dengan kayu-kayu yang mengkilap. Material kayu ini dihias dengan 60 ukiran yang menjelaskan filosofi dan budaya Minangkabau. 

Istana pagaruyung terdiri dari tiga lantai dimana setiap lantainya memiliki keistimewaan masing-masing.

Untuk Lantai pertama disebut juga sebagai singasana yang merupakan tempat Bundo Kandung melihat-lihat siapa yang datang. Bundo kandungan ini pula yang  mengatur makanan yang diberikan untuk tamu dan mengatur tempat duduk tamu sesuai kepentingan dan darimana ia berasal.

Lantai kedua disebut juga anjung peranginan atau anjung pingitan. Disini, seseorang yang akan dijadikan Bundo Kandung akan dilantik secara agama dan adat. Sedangkan di lantai 3 merupakan tempat yang tinggi dari yang paling tinggi, tempat pusaka diturunkan yang berarti tempatnya seorang raja akan dilantik dan diberi ilmu.

Fakta unik yang terdapat pada bangunan istana pagaruyung adalah terdapat 1 tiang yang menonjol berwarna kuning dimana Tiang ini merupakan  tiang pertama di rumah gadang ini. Tiang ini disebut dengan istilah tonggak tua. 

Selain itu bangunan ini semakin menarik dan menawan dengan adanya kain-kain yang menjuntai di dinding-dinding tembok. Kain tersebut merupakan kain adat, atau biasa disebut langik-langik. Ada tiga warna yang paling menonjol dari warna kain yang ada yaitu merah, hitam dan kuning. Ketiga warna itu merupakan warna khas Minangkabau.

Dalam istana ini juga terdapat sejumlah koleksi senjata pusaka asli kerajaan yang masih tersisa, di antaranya tombak, pedang, dan senapan peninggalan Belanda. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat secara langsung 100 replika furnitur dan artefak antik khas Minangkabau.

Istana pagaruyung bukak setiap haridari pukul 08.00 – 18.00 wib. Untuk tiket masuk sendiri cukup mengeluarkan uang sejumlah 15 ribu hingga 25 ribu rupiah, dengan demikian kamu bisa menikmati seluk beluk Istana Pagaruyung serta mencoba pakaian adat khas minang yang menawan.

Demikian informasi seputar objek wisata budaya istana baso pagaruyungyang terletak dipadang sumatra barat. semoga bermanfaat.


Penulis : Wulan Sari

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys