Loading...

Link Streaming dan Jadwal Pertandingan Tim Indonesia All England 2022



Campusnesia.co.id - Kabar membanggakan datang dari ajang bulu tangkis All England tahun 2022 yang sudah memasuki babak perempatfinal hari ini jumat 18 maret 2022. 

Indonesia berhasil bertahan hingga fase ini dengan 7 perwakilan. Babak delapan besar All England 2022 akan digelar di Utilita Arena Birmingham, Jumat 18 maret 2022 mulai pukul 17.00 WIB. Lima wakil indonesia akan bertanding di court 1 dan dua sisanya di court 2.

Ganda putra menyisakan 4 wakil di tahap ini, yakni Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan, M Shohibul Fikri-Bagas Maulana, dan Leo Rolly Carnando-Daniel Marthin.

Keempatnya berada di bagan yang berbeda, sehingga jika seluruhnya menang maka akan menciptakan All Indonesian Semifinals, sekaligus memastikan satu gelar pulang ke tanah air.

Pada tunggal putra, Indonesia masih menyisakan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Satu wakil lainnya adalah ganda campuran Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti.


Link Streaming dan Tim Indonesia Jadwal Final All England 2022:

- Live via MNC TV url link streaming nonton online klik di sini

- Live via iNews TV url link streaming nonton online klik di sini

- Live via Vision Plus url link streaming nonton online klik di sini

Minggu 20 Maret 2022
Mulai pukul 19.00 WIB

WS
An Seyoung 
vs 
ChenYu Fei / Akane Yamaghuci


Men Double All Indonesia Final
Muhammad Shohibul Fikri / Bagas Maulana 
vs
 Ahsan /Hendra


MS
Viktor Axelsen
vs 
Lakshya Sen


WD
Nami MATSUYAMA / Chiharu SHIDA 
vs
ZHANG Shu Xian / ZHENG Yu 


XD
Yuta WATANABE / Arisa HIGASHINO 
VS 
WANG Yi Lyu  / HUANG Dong Ping 



Link Streaming dan Tim Indonesia Jadwal perempatfinal All England 2022:


Court 1  

Match 3
Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo 
vs 
Satwiksairaj Rankkireddy-Chirag Shetty (India) 

Jumat 18 Maret 2022 
Pukul 18.40 WIB


Match 
Kim Astrup-Anders Skarup Rasmussen (Denmark) 
vs 

Jumat 18 Maret 2022
Pukul 20.20 WIB


Match 8
Viktor Axelsen (Denmark) 
vs

Sabtu 19 Maret 2022
Pukul 01.40 WIB


Match 9 
Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti 
vs 
Wang Yi Lyu-Huang Dong Ping (China) 

Sabtu 19 Maret 2022
Pukul 02.30 WIB


Match 10 
Chou Tien Chen (Taiwan) 
vs 
Jonatan Christie  

Sabtu 19 Maret 2022 
Pukul 03.20 WIB


Court 2

Match 4
Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) 
vs
M Shohibul Fikri-Bagas Maulana 

Jumat 18 Maret 2022
Pukul 19.35 WIB


Match 6
Leo Rolly Carnando-Daniel Marthin 
vs
He Ji Ting-Tan Qiang (China) 

Sabtu 19 Maret 2022 
Pukul 00.05 WIB


Sejarah Singkat Tentang All England
All England, turnamen bulutangkis klasik menjadi magnet bagi seluruh pemain. Setiap tahun hampir seluruh pemain terbaik dunia datang dan bertanding memperebutkan gelar juara. 

Mereka tak lagi memikirkan jumlah hadiah yang bakal di terima. Yang di cari justru adalah prestise atau gengsi turnamennya. Bagi pemain yang baru pertama kali menginjakkan kaki di arena All England, akan merasakan dahsyatnya aura yang muncul dari turnamen ini.

Cikal bakal turnamen akbar All England di mulai bersamaan dengan di selenggarakaannya turnamen bulutangkis pertama pada tanggal 4 April 1899 di Guildford, kota yang terletak di wilayah tenggara Inggris, kurang lebih 43 km barat daya kota London. 

Pada tiga tahun pertama, kejuaran ini lebih dikenal dengan sebutan “The Open English Championsips”. Tetapi sejak tahun 1902, turnamen ini resmi berubah menjadi “The All England Championships” atau yang sekarang dikenal dengan All England. 

Pada tahun pertama turnamen All England diselenggarakan hanya memainkan tiga nomor saja, yakni ganda putra, ganda putri serta ganda campuran. Di tahun berikutnya di tambahkan nomor tunggal putra dan putri. 

Kesuksesannya menyelenggarakan turnamen bulutangkis pertama di dunia, membuat turnamen ini dengan cepat dikenal dan menyebar di belahan dunia, terutama pada negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar negaranya.

Sampai saat ini, turnamen All England mengalami perpindahan lokasi sebanyak delapan kali. Pada tiga tahun pertama penyelenggaraannya, yakni pada tahun 1899 – 1901 All England di selenggarakan pada HQ London Skotlandia Rifles di Buckningham Gate. 

Tahun berikutnya (1902) Crystal Palace Central Transept menjadi tempat penyelenggara kedua. Lokasi ketiga yang mendapat kehormatan adalah London Rifles Brigade’s City Headwuarters di Row Bunhil. 

Sebanyak tujuh kali (1903-1909) All England di laksanakan di kota ini. Horticultural Hall in Vincent Square menjadi tempat ke empat. Selama tiga puluh kali yakni untuk periode 1910 – 1939 pertandingan di laksanakan pada venue ini. 

Tahun berikutnya kembali berpindah pada Harringay Arena. Pada lokasi ke lima ini hanya berlangsung selama tiga kali atau untuk tahun 1947–1949. Pada pelaksanaannya yang keenam, lagi-lagi All England berpindah tempat. Empress Hall menjadi tempat ke enam untuk periode 1950-1956. 

Wembley yang menjadi tempat ketujuh dan sempat disebut-sebut sebagai ikon All England. Selama 37 kali penyelenggaraan atau dimulai dari tahun 1957 sampai 1993 All England selalu terpusat di Wembley. 

Sayangnya sebutan ikon tersebut sirna, seiring di boyongnya All England ke Birmingham mulai dari tahun 1994 sampai dengan sekarang. Keputusan memindahkan arena pertandingan dari Wembley ke Birmingham lebih dikarenakan stadion Wembley dianggap sudah tak memenuhi standar lagi dan juga sudah tak mampu menampung banyaknya peserta.

Akibat pecah perang dunia, Kejuaraan All England sempat beberapa kali batal dilaksanakan. Tercatat dalam kurun waktu perang dunia pertama yakni pada tahun 1915 – 1919 serta perang dunia kedua pada tahun 1940 sampai 1946, kejuaraan ini batal dilaksanakan. 

Tahun 2011, turnamen All England memasuki babak baru dengan didaulat sebagai salah satu dari lima turnamen Super Series Premier. Konsep Super Series premier yang mirip turnamen Grand Slam dalam cabang tennis membuat All England semakin dikukuhkan sebagai turnamen bulutangkis bergengsi. (sumber:pbdjarum.org)



Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys