Rekomendasi 6 Film Sedih India, Cerita dan Lagunya Bikin Nyesek Tau

 



Campusnesia.co.id - Setelah kemarin kitaposting rekomendasi 6 fil sedih asal negeri korea selatan, kali ini kami akan berbagi pengalaman menonton film sedih lainya dari negara India atau kita kenal juga dengan Bollywood.

Justru jauh sebelum era film korea merajalela, film-film india yang terkenal berdurasi panjang ada sountrack lagu dan tarian sepanjang filmnya lebih dulu digandrungi oleh penikmat hiburan di indonesia.

Umumnya, selain bertema cinta dan aksi ada juga lho yang secara alur cerita dan tema yang diangkat unik dan tidak biasa, sesuai judul tentu saja mengandung unsur bawang alias bisa-bisa tanpa terasa air mata udah ngalir aja.

Oke tanpa basa-basi untuk sobat campusnesia, berikut 6 rekomendasi film sedih asal india, apa saja? ini daftarnya.

1. 3 Idiots 

Three Idiots, adalah film Bollywood yang disutradarai Vidhu Vinod Chopra. Jalan cerita film ini ditulis oleh Rajkumar Hirani. Pemeran di film ini diperankan oleh Aamir Khan, R. Madhavan, Sharman Joshi, Kareena Kapoor, dan Boman Irani.  

Film ini dirilis pada 25 Desember 2009, diangkat dari novel Five Point Someone yang ditulis oleh Chetan Bhagat.

Jaane Nahin Denge Tujhe ost 3 Idiots


Bercerita tentang 3 sahabat yang menjadi mahasiswa di MIT nya india, Rancho (diperankan oleh amir khan) adalah mahasiswa yang pintar, cerdas, pembawaanya easy going dan setiakawan, Farhan Qureshi (diperankan oleh R. Madhavan) merasa salah jurusan karena ia masuk kuliah memenuhi keinginan orang tuanya padalah secara pribadi ia ingin menjadi fotografer untuk animal planet natgeo, sedangkan Raju Rastogi (diperankan Sharman Joshi) mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang tertekan dengan tanggung jawabnya sebagai anak pertama dan harus sukses, ia juga seorang pemud ayang religius.

Selama 170 menit ibarat naik road coaster  penonton diajak naik turun secara psikologis, ada scene komedi yang membuat terpingkal-pingkal lalu kemudian sedih minta ampun hingga membuat air mata tak terasa sudah penuh di sudut mata.

Banyak sekali kritik sosial yangdihadirkan dalam film ini terutama dalam dunia pendidikan dan sosial masyarakat, misalnya tentang definisi mahasiswa cerdas bukan mereka yang mampu memahami sebuah materi tapi lebih kepada mereka yang hafal text book.

Hal positif lain yang dihadirkan menurut penulis adalah optimisme yang coba ditularkan, misalnya kita harus berani memilih sesuatu apa yang kita cintai seperti Farhan yang akhirnya mengikuti passionya sebagai fotografer. Raju yang akhirnya paham bahwa berdoa saja belum cukup harus disertai ikhtiar.

Nuansa komedi sebagai bumbu juga pas dan tidak terkesan berlebihan, ha-hal kecil relate banget dengan kehidupan mahasiswa dan pelajar, misal kadang kita sedih karena nilai kita jelek tapi bakal tambah sedih kalau teman sepermainan kita nilainya bagus atau sebaliknya ha ha.

Selipan drama romansa tentu saja ada, namanya juga film india apalagi tema anak muda, namun bisa dibilang tidak dominan, Kareena Kapoor di sini cakepnya kelewan. Pokonya rekoended ditonton untuk hiburan dan penambah semangat teruatama kalian mahasiswa yang mungkin lagi merasa lagi berat-beratnya antara kuliah dan tugas.

2. Taare Zameen Par

Masih dari aktor Amir Khan film ini dirilis pada 21 Desember 2007 berkisah tentang anak ajaib Ishaan Awasthi diperankan oleh Darsheel Safary.

shaan Awasthi adalah seorang anak laki-laki berusia 8 tahun yang memiliki tantangan khusus yang dianggap oleh semua orang membenci sekolah dan pembelajaran. Karena dia merasa semua mata pelajarannya sulit dan sering diremehkan dan tidak disukai oleh guru dan teman sekelasnya. Imajinasi, kreativitas, dan bakatnya dalam seni dan lukisan sering kali diabaikan atau tidak diperhatikan. 

Taare Zameen Par ost Taare Zameen Par 


Ayahnya, Nandkishore Awasthi, adalah seorang eksekutif sukses yang mengharapkan anak-anaknya untuk berprestasi, dan ibunya, Maya Awasthi, adalah seorang ibu rumah tangga yang frustrasi dengan ketidakmampuannya untuk mendidik Ishaan. Kakak laki-laki Ishaan, Yohan Awasthi, adalah murid teladan dan atlet yang sering membuat malu Ishaan atas prestasi tersebut.

Setelah menerima raport yang sangat buruk, orang tua Ishaan mengirimnya ke sekolah berasrama. Ishaan berpikir untuk bunuh diri, memanjat pagar di teras, tetapi Rajan turun tangan, menyelamatkannya.

Kondisi Ishaan berubah ketika seorang guru seni baru, Ram Shankar Nikumbh, seorang instruktur yang ceria dan optimis di Sekolah Tulips untuk anak-anak dengan gangguan perkembangan, bergabung dengan sekolah tersebut. Gaya mengajar Nikumbh sangat berbeda dari pendahulunya yang tegas dan kasar, dan dia dengan cepat mengamati ketidakbahagiaan dan partisipasi apatis Ishaan di dalam kegiatan kelas. Dia meninjau karya Ishaan dan menyimpulkan bahwa kekurangan akademisnya menunjukkan disleksia, suatu kondisi yang menekan kemampuan artistiknya.

Sang guru menjelaskan bagaimana Ishaan mengalami kesulitan yang parah dalam memahami huruf dan kata-kata karena disleksia. 

Sepanjang film yang berdurasi 140 menit ini banyak sekali hal-hal yang membuat saya menangis. Tapi secara keseluruhan film ini Heartwarming, menyadarkan kita bahwa setiap anak terlahir spesial dan memiliki kemampuan masing-masing. Seharusnya tugas orang tua dan guru adlah membantu anak-anak menemukan bakat dan minatnya tersebut dan membantu mengembangkanya.

Kita sebagai orang dewasa juga perlu merevisi parameter kecerdasan dan kesuksesan anak dalam belajar. Taare Zameen Par mendapatkan banyak sekali penghargaan rekomended sekali untuk ditonton.

3. Bajrangi Bhaijaan

Selanjutnya ada film yang dibintangi Salman Khan berjudul Bajrangi Bhaijaan, mengusung tema drama komedi india tahun 2015 yang disutradarai oleh Kabir Khan. Penulis skenario V. Vijayendra Prasad, film ini diproduksi oleh Salman Khan dan Rockline Venkatesh. 

Selain menghadirkan Salman Khan ada sederet nama besar seperti Harshaali Malhotra, Kareena Kapoor dan Nawazuddin Siddiqui sebagai pemeran utama. Dirilis di seluruh dunia pada 17 Juli 2015 saat akhir pekan Idul Fitri. 

Tu Jo Mila ost Bajrangi Bhaijaan


Bajrangi Bhaijaan telah menjadi hit terbesar Salman Khan sampai saat ini, memecahkan rekor box office di India dan luar negeri menjadi film India tercepat untuk memperoleh pendapatan hingga satu miliar rupee pada pasar domestik dan saat ini film kedua terlaris di India dan film Bollywood terlaris kedua di pasar internasional.

Mengisahkan bagaimana salman khan berjuang mengembalikan seorang anak kecil yang tersesat bernama Munni yang ternyata berbeda negara. 

Dala upayanya itu Bajrangi yang merupakan pemuda lugu dan taat agama menemui berbagai rintangan hingga dianggap sebagai teroris. 

Endingnya sangat dramatis dan membawa isu persatuan serta perdamaian antar dua negara yang dikenal tidak akur. Munni yang diperankan oleh Harshaali Malhotra sangat lucu dan cute banget.

Momen-momen antara Munni dan Bajrangi banyak menguras air mata, belum lagi saat mereka harus berpisah di akhir film, sedih banget gak sih, rekomended sebagai tontonan akhir pekan.

4. Rab Ne Bana Di Jodi

Bayangin, suatu hari kamu menghadiri pernikahan sahabatmu, lalu sang mempelai pria meninggal dan karena prosesi pernikahan harus tetap berlangsung kamu diminta mengantikan posisi temanmu itu.

Bukan aji mumpung tapi Sharuk Kan yang berperan sebagai Suri jomblo kelewat umur karena sibuk bekerja dan tak pernah memikirkan cinta, pun merasa situasi ini bukanlah hal yang mudah. Ia berusaha memahami perasaan istrinya yang harusnya jadi pasangan temanya.

Tujh Mein Rab Dikhta Hai Song ost. Rab Ne Bana Di Jodi 


Tapi karena budaya ikatan pernaikahan ini harus tetap berlangsung. Suri memberi kebebasan kepada sang istri  Tania diperankan oleh Anushka Sharma agar merasa nyaman, ternyata sang istri suka menari lalu minta ijin untuk ikut kelas dance.

Film ini berkisah tentang Suri yang berjuang mendapatkan hati Tania, walau mereka secara hukum adalah suami-istri tapi karena pernikahan yang tidak diinginkan satu sama lain menjadi hubungan yang tidak harmonis.

Tahu apa yang dilakukan Suri? ia menyamar sebagai pemuda gaul bernama Raj, hal yang bertolak belakang dengan sifat aslinya demi melalukan PDKT dan mencoba mengambil hati Tania.

Pelan namun pasti tania mulai nyaman dengan pembawaan Raj yang gaul dan asyik, puncaknya ketika Raj mengajak tania lari dan melanjutnkan kisah cinta mereka.

Tapi ternyata pepatah jawa benar adanya, "Witing tersno jalaran soko kulino" alias cinta bisa tubuh karena seiring berjalanya waktu dan tetu saja happy ending, bonus bagi tania karena Raj dan Suri adalah orang yang sama.

Adegan-adegan usaha Raj menunjukan rasa intanya dengan cara norak namun romantis bisa juga jadi inspirasi buat kalian yang lagi bucin.

5. Kal Ho Na Ho

Tidak banyak film india yang sad ending, jika ada Kal Ho Na Ho adalah salah satunya. ditulis oleh Karan Johar, yang memproduksi film ini bersama dengan ayahnya Yash Johar.

Mengusung tema drama komedi romantis India tahun 2003 yang disutradarai Nikkhil Advani. dibintangi Jaya Bachchan, Shah Rukh Khan, Saif Ali Khan, dan Preity Zinta, bersama Sushma Seth, Reema Lagoo, Lillete Dubey, dan Delnaaz Paul dalam peran pendukung. 

Kal Ho Na Ho bercerita tentang Naina Catherine Kapur (Preity Zinta), seorang murid MBA yang jatuh cinta dengan Aman Mathur (Shah Rukh Khan). 

Kal Ho Naa Ho ost. Kal Ho Naa Ho

Di sini lain Aman adalah pasien penyakit jantung, sebuah kenyataan yang ia sembunyikan dari Naina. Aman tak ingin memberikan luka kepada Naina melalui penyakitnya, dan berusaha untuk membuatnya jatuh cinta dengan teman dan murid MBA sekelasnya Rohit Patel (Saif Ali Khan).

Bayangin kamu lagi jatuh cinta banget pada seseoang demikian juga seseorang itu memiliki perasaan yang sama. Lalu kamu teringat bahwa usiamu tak panjang lagi karena penyakit yang kamu derita.

Bukanya egois aman malah berusaha membuat Naina jatuh cinta pada temanya, sebuah hal yang tidak mudah dan bikin nyesek bagi penonton. Seperti biasa banyak scene komedik dan lagu-lagu indah. Sekali lagi ini ungkin film sharuk khan yang paling bikin sedih karena sad ending. sedih tau.

5. Dangal

Lagi karya luar biasa dari aktor Amir Khan, film  Dangal mengambil tema drama olahraga India yang disutradarai oleh Nitesh Tiwari diproduksi oleh Walt Disney Pictures, Aamir Khan Productions dan UTV Motion Pictures. 

Rilis di India pada 23 Desember 2016 ini berdasarkan kisah nyata tentang Mahavir Singh Phogat, seorang pegulat senior India yang berhasil melatih anak-anak perempuannya, Geeta Phogat dan Babita Kumari untuk menjadi pegulat kelas dunia, keduanya berhasil memenangkan medali di Commonwealth Games 2010.

Film ini menceritakan tentang Mahavir Singh Phogat (Aamir Khan), mantan atlet gulat yang menginginkan anak laki-laki untuk dapat mewujudkan impiannya punya anak seorang pegulat hebat. Namun istrinya, Daya Shobha Kaur (Sakshi Tanwar) melahirkan anak perempuan dan mereka memberinya nama Geeta Phogat (Zaira Wasim).

Mahavir masih memiliki harapan saat Daya hamil anak kedua, namun ternyata Daya kembali melahirkan anak perempuan, lalu diberi nama Babita Komari (Suhani Bhatnagar). Akhirnya Mahavir mengubur impiannya setelah anak ketiga dan keempatnya lahir, semuanya merupakan anak perempuan.

Namun, sebuah keajaiban muncul saat Geeta dan Babita membuat ulah dengan memukul anak laki-laki hingga babak belur. Saat itulah harapan Mahavir muncul, untuk menjadikan kedua anak perempuannya menjadi seorang pegulat hebat. Rating IMDb: 8.4/10 dari 147.110 penilai Rating Rotten Tomatoes: 88 persen tomatometer dan 94 persen skor audiens

Karena diangkat dari kisah nyata tentu saja endingnya ketebak, tetapi tetap saja sangat menarik untuk dinikmati bagaimana perjuangan para tokohnya, kekeluargaan dan perjuangan yang disajikan mampu membuat hati hangat, sedih dan semangat dalam waktu bersamaan. Rekomded.

Itu tadi sobat campusnesia, rekomendasi 6 film sedih asal india, dari sekian daftar yang kita hadirkan mana film favoritmu? share di kolom komentar ya, sampai jumpa.

penulis: Nandar

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »