sponsor

ASA EDU Project, Gerakan Sekolah Pesisir Binaan Mahasiswa UNDIP

4:15:00 PM


Asa Edu Project berdiri sejak 8 Maret 2014, didirikan oleh Anwar dari Jurusan Pemanfaatan Sumber Daya Perairan UNDIP. Asa adalah harapan, Edu adalah pendidikan dan project adalah sebuah kegiatan atau peluang. Asa Edu Project adalah sebuah komunitas yang bergerak dibidang pendidikan. Melalui edukasi wawasan Kelautan dan Perikanan secara Edukatif dan aplikatif, memberdayakan masyarakat pesisir menjadi mandiri, cerdas dan kreatif, serta berkontribusi melestarikan potensi wilayah pesisir. Sementara ini Asa Edu masih berkonsentrasi di wilayah pesisir Tambak Lorok, Semarang, hal ini tidak terlepas dari keadaan alam di Tambak Lorok tersebut, yang hampir setiap tahunnya terjadi abrasi dan kenaikan permukaan air laut. Selain itu, masyarakat Tambak Lorok (terutama yang paling dekat dengan laut) yang mayoritas merupakan nelayan, belum memiliki kepedulian yang besar terhadap dunia pendidikan bagi anak-anaknya. Meskipun demikian, bukan tidak mungkin kedepannya, AEP akan juga “menjamah” wilayah pesisir di daerah lainnya. Adapun Visi Misi ASA Edu Project adalah “Wujudkan mimpi indah anak hebat Indonesia”.

ASA EDU Project memiliki beberapa program kerja, diantaranya adalah Pesisir Cerdas, Pesisir Sehat, serta Pesisir Kreatif. Pesisir Cerdas merupakan Program Kerja yang difokuskan kepada pendidikan anak-anak Tambak Lorok. Dalam Program kerja ini terdapat tiga kegiatan yaitu: Kelas Cerita yang merupakan kegiatan dimana anak-anak diajak untuk berani tampil di hadapan teman-temannya, sebagai latihan public speaking, Kelas Inspirasi yang merupakan kegiatan di mana anak-anak dipertemukan dengan para profesional yang sudah berpengalaman, selanjutnya mereka akan memperaktekkan kegiatan sesuai dengan profesi yang diminati, dan Kelas Pengetahuan umum yang merupakan kegiatan dimana anak-anak diberi wawasan tentang ilmu pengetahuan seputar dunia Perikanan & Kelautan. Pesisir Sehat merupakan Program Kerja yang difokuskan kepada lingkungan dengan objek semua warga Tambak Lorok. Dalam Program kerja ini terdapat empat kegiatan yaitu, Pungut Sampah yang merupakan kegiatan dimana warga diajak untuk memungut sampah, kemudian dilakukan penyuluhan. Senam Pantai yang merupakan kegiatan dimana warga diajak untuk berolahraga dalam bentuk senam. Praktek cuci tangan yang merupakan kegiatan dimana warga diajak untuk berolahraga dalam bentuk senam, dan Kampanye Gerakan Makan Ikan yang merupakan kegiatan dimana warga diajak untuk gemar makan ikan. Sementara itu, Pesisir kreatif merupakan Program Kerja yang difokuskan kepada olahan industry rumahan dengan objek semua warga Tambak Lorok. Dalam Program kerja kegiatannya yaitu penyuluhan mengolah hasil perikanan. Kegiatan rutin setiap hari minggu 07.00-11.00 WIB. Lokasi kegiatan di Desa Tambak Lorok RT/RW 01/15 Kelurahan Tambak Lorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah

ASA EDU Project yang kini diketuai oleh Hendra Wiguna dari Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perairan UNDIP ini, telah mengikuti beberapa kegiatan, diantaranya adalah kegiatan pendidikan karakter yang kami sebut sekolah pesisir, Gerakan Pungut Sampah, Peringatan hari sumpah pemuda (Pentas seni ), Aksi Hari Pendidikan Nasional di Car free day Semarang bersama FORKOM PSP (Forum Komunitas Peduli Sosial dan Pendidikan), Pendataan Penerimaan Program Indonesia Pintar (PIP) “Sukses 421 anak mendapatkan bantuan”, Sebagai Narasumber di Youth Movement “BEM FPIK 2014”, Grand Closing Gerakan Undip Mengajar “BEM UNDIP 2015”, Stand community dalam Forum Leader Summit 2015, Green Youth Festival 2014, serta Planicious 2015. Selain itu, ASA EDU Project juga telah mendirikan perpustakaan umum dan pembagian seragam untuk siswa sekolah pesisir, serta komunitas ini juga telah menerima hibah Dompet Duafa. Untuk saat ini, ASA EDU Project didanai oleh Para Donatur.

Menurut Hendra Wiguna (3/2/2016) yang juga ketua ASA EDU Project, mimpi terbesar yang ingin diraih ASA EDU Project adalah dapat berkembang dimana mampu membuka kegiatan yang sama di daerah-daerah pesisir serta pulau terdepan Indonesia.  Menurutnya, kita sebagai mahasiswa di Universitas, tidak hanya berperan dalam hal akademik saja, tetapi sebagai mahasiswa, kita perlu terjun langsung ke masyarakat (melakukan pengabdian kepada masyarakat). Sebagai mahasiswa yang baik, adalah mahasiswa yang mampu memberikan manfaat kepada orang lain dan lingkungannya.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »