Liputan: Mahasiswa D3 MUP FPP UNDIP Praktikum KWU di Loetju.com




Sobat Campusnesia apa kabar di pertengahan bulan oktober ini, buat kamu yang mahasiswa sudah selesai belum UTS nya? semoga lancar ya. Kali ini redaksi punya liputan menarik lagi tentang tema entrepreneurship atau kewirausahaan. Baru-baru ini kantor Loetju dan campusnesia kedatangan tamu spesial yaitu teman-teman dari jurusan D3 Manajemen Usaha Peternakan (MUP) FPP Undip yang sedang melakukan kunjungan perusahaan untuk praktikum mata kuliah Kewirausahaan.

Kelompok ini terdiri dari 5 orang mahasiswa angkatan 2015, Hilman Alamsyah, Lely Nursyakna, Wilis Hartati, April Nurhuda dan Herny Enggar. Kunjungan dilaksanakan hari Minggu tanggal 16 kemarin dan berlangsung kurang lebih 2 jam. Dalam sesi kali ini para tamu diterima dan dijamu oleh CEO Loetju.com mas Achmad Munandar. Secara teknis praktikumnya dilakukan dengan tanya jawab seputar usaha Loetju yang dikenal sebagai usaha yang bergerak dalam industri kreatif dalam hal ini merchandise dan digital printing.


Pertanyaan dimulai dengan sejarah berdirinya Loetju, siapa sangka ternyata menurut penjelasan mas Nandar, Loetju sudah ada sejak 2010 lahir dari 6 mahasiswa Teknik Undip yang kala itu sedang mengikuti ajang kompetsisi bisnis PMW Dikti, dan yang menarik lagi ternyata tidak banyak peserta PMW kala itu yang sampai sekarang usaha masih berjalan. Dari sekitar 40 kelompok, Loetju menjadi salah satu dari 2 usaha yang masih eksis dan berkembang.

Pertanyaan berikutnya para peserta praktikum menanyakan apa rahasia Loetju bisa eksis sampai sekarang ditengah persaingan usaha sejenis yang sudah menjamur di kota Semarang khususnya Tembalang. mas Nandar tanpa ragu berbagi rahasia kesuksesan Loetju menjaga eksistensinya di tembalang dan kota semarang. 



Menurut beliau kunci suksesnya ada 2 yang pertama memiliki ciri khas sebagai pembeda dan fokus pada kelebihan yang dimiliki. untuk ciri khas Loetju sudah dikenal sejak lama sebagai usaha yang menyediakan oleh-oleh souvenir tentang kota semarang dan kampus ini menjadi pengingat customer akan jati diri Loetju walau di Loetju juga ada divisi percetakan merchandise dan penjualan bahan baku merchandise. untuk yang ke 2 terkait fokus pada kelebihan Loetju puya 3 hal yang diandalkan yaitu manajerial order yang baik, kreatifitas dan  pelayanan yang friendly.



Ada banyak pertanyaan sebenarnya, tapi redaksi pilih yang menarik ya, misalnya tentang pertanyaan apakah dalam perjalanan Loetju selama ini ada kendala dan tantangan serta bagaimana mengatasinya. mas nandar menjelaskan dengan penuh perasaan mengenang masa-masa perjuangan Loetju misalnya di tahun 2011 ketika evaluasi tahunan sedang berlangsung manajemen Loeju mendapati keuangan Loetju yang semakin berkurang padahal dari orderan tidak pernah rugi, dari sini Loetju belajar tentang manajemen keuangan dan moment kejadian itu menjadi titik balik pengelolaan keuangan yang lebih baik sehingga sampai sekarang Loetju bisa berkembang secara organik mengandalkan keuangan yang dimiliki walau tanpa investasi tambahan dari luar. Mas nandar berbagi tips manajemen keuangan yang diterapkan dengan nama manajemen amplop. menyisihkan keuangan dari laba bersih untuk beberapa pos yang telah ditentukan, misalnya tabungan, bagi hasil owner, pengebangan dan operasional.





Dipenutup sesi tanya jawab, peserta bertanya apakah dengan memiliki dan menjalan sebuah usaha ada kepuasan yang dirasakan, mas nandar dengan antusias menjawab iya, misalnya bagaimana dengan mengelola usaha ini beliau bisa menyalurkan passionnya dalam dunia kreatfitas dan seni grafis jadi bekerja seakan bermain, yang lain dengan memiliki usaha dan bisa hire karyawan maka ada kebahagaian ketika mampu membuka lapangan pekerjaan dan berperan dalam mengurangi pengangguran walau belum banyak. beliau juga bercerita tentang sebuah divisi di Loetju yang sifatnya non profit yang diberi nama LOETJU foundation yaitu divisi yang mengelola uang infaq 10% dari laba tiap bulan yang diperuntukan untuk aneka kegiatan sosial dan kemanusiaan.dengan memiliki orientasi selain keuntungan semata menurut mas nandar ini menjadi trigger untuk berkerja lebih semangat lagi.

Menarik ya sobat campusnesia, mas nandar juga berpesan kalau ingin menjadi seorang wirausahawan dan memulai usaha mulai saja dari yang kecil dan yang bisa lakukan sekarang, kunci suksesnya adalah tekun kreatif dan pantang menyerah.

Untuk kelompok yang praktikum di Loetju kami dari redaksi campusnesia mengucapkan terima kasih untuk kunjungannya dan semoga kalian dapat nilai yang bagus ya di mata kuliah kewirausahaan ini, sampai jumpa/ redaksi 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »