Karir, Generalist atau Specialist

7:37:00 PM


Kenali Tipikal Pekerjaan kita!!! Generalist atau Specialist bukan masalah

Beberapa pertanyaan sering meluncur ke kami sebagai penggiat Corporate Learning and Development, entah itu dari internal perusahaan kami atau dalam forum-forum terbuka yang sering saya hadiri.

Point-point pertanyaan itu kalau boleh saya simpulkan seringkali berkenaan dengan kepahaman organisasi dan proses berkarir mereka. Banyak yang mengira, bahwa ketika masuk kedalam perusahaan atau dunia pekerja professional, perusahaan/lembaga/institusional telah menjamin keberlangsungan jenjang karir mereka masing-masing. Dalam artian bahwa menurut mereka karir itu equalitas dengan umur mereka, bila pada saat tertentu (umur yang sudah cukup senior) akan otomatis akan mendapatkan posisi yang sesuai (dalam benak mereka posisi didalam managerial). Pertanyaannya, apakah benar hal tersebut? Kita oleh Tuhan diciptakan sebagai individu yang potential.

Dalam buku yang dikarang oleh Tom Rath yakni Strengths Finder 2.0 sebagai New York Times Best Selller, ia menjelaskan bahwa manusia itu mempunyai kekuatan potensi yang berbeda-beda. Potensi inilah yang justru membantu kita me-mapping seseorang untuk kemudian kita tidak salah menempatkan diri kita pada posisi yang tepat. Mungkin rekan-rekan pernah menjumpai seorang programmer handal, penembak jitu, dan beberapa profesi lainnya. Mereka sangat enjoy dengan tugas dan konsentrasi kesendirian mereka dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

Tugas yang mungkin kita rasa cukup pelik untuk kita selesaikan ternyata sangat berbeda manakala kita serahkan kepada rekan-rekan ini. Di lain sisi yang berbeda ada orang yang justru kemampuan dan passion dia adalah bekerja dengan tim, menyelesaikan pekerjaan secara bersama dan justru berkebalikan, apabila ia bekerja sendiri seakan-akan dunia ini runtuh. Dalam uraian diatas coba kita gambarkan bahwasannya seseorang terbentuk didunia sebagai individu dengan cara kerja yang berbeda. Ada yang senang sendiri atau berkelompok. Yang sendiri orang-orang tersebut sering kita beri nama orang-orang specialist, dan orang-orang yang mampu menyelesaikan pekerjaan dengan memimpin secara tim kita namai dengan orang-orang generalist.

Dalam karakteristik job position pekerjaan bidang generalist terkandung tim didalamnya orang-orang yang berkarakter generalist dan specialist. Sedangkan orang-orang yang menyandang gelar specialist tidak ada tim didalamnya kecuali ia sendiri sebagai seorang specialist. Tentang generalist atau pun specialist hal itu bukanlah bencana, karena justru didalamnya ketika mereka menemukan kesesuaian itu pada pribadi masing-masing mereka adalah hal yang menyenangkan saat bekerja.

Secara pendapatan hal itu bisa sama besarnya, tergantung bobot, ukuran dan takaran tingkat kesulitan masing-masing. Jadi hal itu bukan perkara rolenya sebagai specialist ataupun generalist. Tidak semua posisi harus memimpin, karena pemimpin adalah seseorang yang mampu melihat dalam semua aspek.

Sadarilah terus diri pribadi anda, temu dan kenali. Lalu optimalkan dalam bekerja.
 
Penulis : Ge Mahameru
Editor : Diva Yowanda
Sr Editor : Agung Budi Santoso
Sumber : HR CAFE (HR Community)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »