Pemeliharaan Ayam Kampung Dari Aspek Nutrisi Pakan Di Kabupaten Rembang Untuk Mendukung SDG'S GOALS 1 (Mengakhiri Kemiskinan Dalam Segala Bentuk Di Manapun)

0
 


Campusnesia.co.id - Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Departemen Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang melakukan pendampingan peternak  di  Kecamatan Rembang Jawa Tengah dalam Pemeliharaan Ayam Kampung dari Aspek Nutrisi Pakan.

Salah satu peternak mengemukakan ayam kampung selama ini sebagai hewan peliharaan, dimana banyak anggota  menginginkan untuk beternak ayam kampung. Kondisi wilayah dengan bahan pakan yang minim menyebabkan pakan yang diberikan tidak sesuai dengan pertumbuhan ayam. Harga bahan pakan luar daerah yang mahal sehingga tidak dapat menyediakan pakan yang maksimal. Perlu adanya alternatif menggunakan bahan pakan yang ada di sekitar untuk pakan ayam.

Materi yang disampaikan Lilik Krismiyanto, S.Pt., M.Si., mengenai ayam kampung merupakan salah satu komoditas unggas yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia, terutama di tingkat rumah tangga. Pakan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi telur, dan kesehatan ayam. Penggunaan pakan lokal dapat menjadi solusi yang efisien dan berkelanjutan bagi peternak ayam kampung skala rumah tangga, mengingat biaya pakan komersial yang semakin meningkat.peternak ayam kampung mulai beralih ke pakan lokal yang lebih terjangkau dan mudah diakses. Sumber pakan lokal ini mencakup limbah pertanian seperti dedak padi, jagung, dan sayuran sisa. Pemanfaatan pakan lokal tidak hanya mengurangi biaya pakan tetapi juga mendukung keberlanjutan pertanian lokal.

Ditambahkan lagi oleh Prof. Ir. Vitus Dwi Yunianto B. I., M.S., M.Sc., Ph.D. bahwa pakan menjadi tren penting dalam meningkatkan kualitas pakan lokal. Penelitian menunjukkan bahwa mencampurkan berbagai bahan pakan lokal dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ayam dengan lebih baik. Misalnya, campuran jagung, kedelai, dan hijauan dapat memberikan keseimbangan protein, karbohidrat, dan vitamin. ayam kampung yang diberi pakan lokal berbasis dedak padi dan sayuran sisa menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan yang diberi pakan komersial. Hasil ini menunjukkan potensi pakan lokal dalam meningkatkan produktivitas ayam kampung.

Kabupaten Rembang memiliki potensi lahan pertanian khususnya padi dan jagung. Selain padi dan jagung terdapat bermacam-macam rumput yang biasanya digunakan ternak ruminansi. By product kedua tanaman dapat digunakan sebagai bahan pakan untuk ayam kampung. Sumber pertanian yang mendukung dan kesadaran masyarakat dapat memotivasi seluruh masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan.


Kegiatan yang dilakukan oleh  Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan  Departemen FPP UNDIP  dilaksanakan dalam rangkaian percepatan tujuan  pembangunan nasional berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s). Dengan demikian kegiatan ini diharapkan dapat mengakhiri kemiskinan yang masih ada di masyarakat.

Tim Departemen Peternakan FPP UNDIP yaitu Lilik Krismiyanto, S.Pt., M.Si.,  Prof. Ir. Vitus Dwi Yunianto B. I., M.S., M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Mulyono, M.Si. Dan Dr. Istna mangisah, S.Pt., M.P.



Editor:
Achmad Munandar

Tim I KKN UNDIP 2024/2025 Desa Puhgogor Membuat Inovasi Camilan Balita Pencegah Stunting “Puding Telur Susu” Tinggi Kalori Tinggi Protein Bersama Ibu-Ibu PKK

1
 
Dokumentasi Novia Tri K., mahasiswi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Undip
 dengan salah satu perwakilan Ibu PKK 
sedang melakukan demonstrasi memasak puding telur susu (01/02/2025)


Campusnesia.co.id - Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Periode 2024/2025 Novia Tri Khoirunnisa dari Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran mengadakan kegiatan demonstrasi pembuatan puding telur susu tinggi kalori tinggi protein sebagai inovasi camilan balita di Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu, 01 Januari 2025 sebagai salah satu pelaksaan program KKN.

Sebagai kegiatan untuk memberikan contoh pemanfaatan produk telur di masyarakat untuk dijadikan makanan tinggi nutrisi untuk balita, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Periode 2024/2025 melaksanakan demonstrasi pembuatan puding telur susu kepada masyarakat.

Puding telur susu merupakan inovasi camilan balita bernutrisi tinggi kalori tinggi protein dengan bahan utama kuning telur yang dikombinasikan dengan beberapa bahan lainnya guna mencukupi asupan balita sesuai dengan kebutuhannya.

Kegiatan ini berawal dari saran oleh Ibu Kepala Desa , Ibu Indriyani Suharno dengan ujaran
“Dari KKN besok waktu acara PKK membuat inovasi makanan untuk mencegah stunting ya”

Dengan ujaran tersebut mahasiswi Ilmu Gizi Undip Novia Tri Khoirunnisa memberikan inovasi untuk membuat puding telur susu dengan rasa manis yang diharapkan dapat lebih diterima oleh balita untuk asupan tinggi protein.

Bahan utama pembuatan puding telur susu adalah kuning telur dan susu dilengkapi dengan bahan lainnya seperti madu, mentega, agar-agar plain, dan air.

Puding telur susu (01/02/2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Kepala Desa dan mendapatkan antusias yang baik dari ibu-ibu PKK dengan ikut melaksanakan demonstrasi bersama mahasiswi KKN Novia Tri Khoirunnisa.

Saat kegiatan berlangsung terdapat balita yang langsung dapat mengonsumsi puding susu dan ibu balita tersebut berkata “Enak sekali mbak pudingnya, teksturnya pas dan manis rasanya anak saya suka dan habis 2 wadah”

Demonstrasi pembuatan puding telur susu diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan ibu balita dalam pemanfaatan telur sebagai salah satu inovasi pembuatan camilan balita tinggi nutrisi.

Langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana program KKN dapat menjadi salah satu upaya pencegahan stunting pada balita melalui demonstrasi asupan tinggi kalori tinggi protein pada balita



Penulis : Novia Tri Khoirunnisa
Instansi : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
Tanggal terbit : 10 Februari 2025
Editor: Achmad Munandar

#KKN #KKNUNDIP #TIM12024/2025

Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Masyarakat Membuat Disinfektan PMK dari Bahan yang Mudah Ditemukan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

0


Campusnesia.co.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) yang ditempatkan di Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, telah melaksanakan program pembuatan disinfektan untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis bagi peternak dalam menjaga kesehatan ternak mereka dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan, seperti asam sitrat atau sitrun.

Asam sitrat dipilih sebagai bahan utama disinfektan karena sifatnya yang aman dan efektif dalam menonaktifkan virus PMK. Virus ini diketahui tidak tahan terhadap lingkungan asam, sehingga penggunaan asam sitrat dengan pH sekitar 4 dapat membantu mencegah penyebarannya. Selain itu, asam sitrat mudah diperoleh dan relatif terjangkau, menjadikannya pilihan ideal bagi peternak di pedesaan.

Proses pembuatan disinfektan ini cukup sederhana. Peternak hanya perlu melarutkan 50 gram asam sitrat ke dalam 500 liter air, kemudian mengaduknya hingga larut sempurna. Larutan ini dapat digunakan untuk menyemprot area sekitar kandang, peralatan ternak, serta bagian tubuh hewan seperti mulut dan hidung. Penggunaan rutin disinfektan ini diharapkan dapat menekan angka penyebaran PMK di kalangan ternak.

Selain memberikan pelatihan pembuatan disinfektan, mahasiswa KKN Undip juga mensosialisasikan pentingnya sanitasi kandang dan pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak. Mereka membagikan leaflet edukatif dan memberikan pendampingan langsung kepada peternak dalam menerapkan praktik-praktik tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peternak akan pentingnya pencegahan PMK melalui metode yang sederhana namun efektif.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Puhgogor. Para peternak merasa terbantu dengan adanya solusi praktis dan ekonomis dalam mencegah PMK. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam beternak, sehingga kesejahteraan peternak dan kesehatan ternak dapat terjaga dengan baik.



Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa KKN UNDIP Memanfaatkan Limbah Ternak Cair Untuk Dimanfaatkan Sebagai Pupuk Organik Cair

0


Campusnesia.co.id - KKN Tim I Undip telah dilaksanakan mulai 8 Januari 2025 hingga 16 Februari 2025. Berbagai kegiatan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan. Salah satunya adalah KKN yang dilaksanakan di Kecamatan Bendosari, Desa Puhgogor, Kabupaten Sukoharjo. Tema KKN kali ini yaitu “Ketahanan Pangan Berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s)”.

Kegiatan KKN berfokus pada berbagai program pemberdayaan masyarakat, salah satunya adalah pembuatan pupuk organik cair (POC). Program ini bertujuan untuk membantu para petani setempat dalam mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia serta meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang manfaat pupuk organik cair, termasuk perannya dalam memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, serta mengurangi pencemaran lingkungan akibat penggunaan bahan kimia berlebihan.

Pembuatan POC dilakukan oleh mahasiswa KKN bernama Iqbal Noer Kholis dari Fakultas Peternakan dan Pertanian melalui sosialisasi dan demonstrasi yang melibatkan mahasiswa dan warga desa. Alat yang dibutuhkan meliputi ember, pengaduk dan botol aqua bekas 1 liter. Bahan-bahan utama yang digunakan meliputi limbah organik dari ternak terutama urin sapi/kambing, molase sebagai sumber nutrisi bagi mikroorganisme pengurai dan EM 4 sebagai starter. 

Cara pembuatan pupuk organik cair ini yaitu menyiapkan alat dan bahan yang telah ditentukan. Kemudian, tuang secara berurutan dimulai dari urin ternak sebanyak 600 ml, molases 50 ml dan EM 4 sebanyak 1 -2 tutup botol. Setelah semuanya masuk, bahan diaduk hingga homogen. Setelah homogen, masukkan ke dalam botol aqua dan tutup rapat-rapat. Usahakan tidak ada udara sedikitpun yang masuk agar memaksimalkan kinerja bakteri an aerob. Melalui fermentasi selama beberapa minggu, pupuk ini dapat digunakan untuk memperkaya unsur hara dalam tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga memperkenalkan metode sederhana agar masyarakat dapat membuat dan memanfaatkan pupuk organik cair secara mandiri dengan bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka.

Selain pelatihan pembuatan pupuk, mahasiswa KKN UNDIP juga membantu dalam penerapan langsung POC di lahan pertanian warga. Mereka mendampingi petani dalam menguji efektivitas pupuk organik pada berbagai jenis tanaman, seperti padi, sayuran, dan buah-buahan. Hasil awal menunjukkan bahwa penggunaan POC dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara signifikan tanpa merusak ekosistem tanah. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Puhgogor dapat menerapkan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mengurangi biaya produksi dengan menggunakan pupuk yang dibuat secara mandiri. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Puhgogor dapat memperoleh manfaat jangka panjang serta memiliki keterampilan dan wawasan baru dalam mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan.



Editor:
Achmad Munandar

Ubah Sampah Jadi Karya! KKN UNDIP Kenalkan Seni Kolase dari Sampah Plastik

0
 
Joanna Cahya Shalomita dari Teknik Arsitektur saat kegiatan pembelajaran Seni Kolase dari Sampah Plastik d SDN 01 Sawangan, Jumat (24/01/2025) (foto: dokumentasi KKN).


Campusnesia.co.id - Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 1, Joanna Cahya Shalomita, dari Program Studi S-1 Teknik Arsitektur, mengadakan kegiatan Pembelajaran Seni Kolase dari Sampah Plastik untuk anak-anak. 

Kegiatan ini berlangsung di SDN 01 Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Batang, dan mendapat sambutan antusias dari para siswa (Jumat 24/01/2025).

Sebagai mahasiswi arsitektur, Joanna menggabungkan unsur seni dan edukasi lingkungan dalam program ini. Anak-anak diajak untuk berkreasi dengan sampah plastik bekas, seperti bungkus makanan dan minuman, yang sebelumnya telah dikumpulkan bersama. Melalui kegiatan ini, mereka belajar memilih, memotong, dan menyusun potongan plastik hingga membentuk gambar menarik di atas media kertas.

Lebih dari sekadar membuat karya seni, program ini juga memberikan edukasi mengenai bahaya sampah plastik terhadap lingkungan serta bagaimana mengurangi limbah melalui konsep recycle. Selain itu, anak-anak juga mengasah motorik halus, kreativitas, dan jiwa kompetitif, karena di akhir kegiatan, dipilih beberapa karya terbaik sebagai pemenang.

Para siswa tampak bersemangat dan bangga dengan hasil karya mereka, bahkan dengan antusias menunjukkan hasilnya kepada teman-teman dan guru. Kepala Sekolah SDN 01 Sawangan turut mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas siswa sejak dini.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan kebiasaan memilah dan mendaur ulang sampah dalam kehidupan sehari-hari. Program kerja ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam meningkatkan edukasi lingkungan bagi generasi muda di Desa Sawangan.



Editor:
Achmad Munandar

Potensi Properti di Desa Sawangan: Mahasiswa KKN UNDIP Bagikan Booklet Prinsip Desain Rumah Sewa

0
 
Joanna Cahya Shalomita dari Teknik Arsitektur saat penyerahan Booklet Prinsip Desain Rumah Sewa di Balai Desa Sawangan, Rabu (22/01/2025) (foto: dokumentasi KKN).


Campusnesia.co.id - Batang, JatengNews.id – Sebagai daerah penyangga Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Desa Sawangan memiliki potensi besar untuk berkembang seiring meningkatnya kebutuhan hunian bagi para pekerja industri. 

Melihat peluang ini, Joanna Cahya Shalomita, mahasiswi Program Studi S-1 Teknik Arsitektur yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 1, membuat dan membagikan booklet tentang prinsip desain rumah sewa sehat dan efisien kepada masyarakat Desa Sawangan (Rabu 22/01/2025).

Booklet ini berisi panduan mengenai sirkulasi udara yang baik, pencahayaan alami, pemanfaatan ruang yang efisien, pemilihan material yang ekonomis serta ramah lingkungan, dan strategi desain yang dapat mengurangi konsumsi energi. Dengan adanya booklet ini, diharapkan masyarakat memiliki referensi praktis dalam membangun rumah sewa agar lebih layak huni dan berdaya saing di tengah meningkatnya permintaan tempat tinggal.

Booklet ini diberikan kepada perangkat desa serta warga yang memiliki atau berencana membangun rumah sewa. Respon positif datang dari masyarakat yang merasa bahwa informasi dalam booklet ini sangat bermanfaat dan aplikatif. Dengan panduan yang mudah dipahami, warga dapat menerapkan prinsip desain yang lebih sehat, nyaman, dan efisien dalam pengelolaan properti mereka.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pembangunan desa dan pengembangan ekonomi desa yang lebih berkelanjutan melalui sektor properti.



Editor:
Achmad Munandar

Gerakan Anti Stunting: Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Demo Masak di Posyandu Desa Sawangan

0
 

Tim 1 KKN UNDIP 2025 melaksanakan program kerja Gerakan Anti Stunting (sumber: dokumentasi KKN)

Campusnesia.co.id - Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 1 di Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, menggelar Gerakan Anti Stunting sebagai bagian dari upaya edukasi gizi bagi masyarakat. Program ini berfokus pada pencegahan stunting sejak dini dengan memberikan pemahaman tentang pola makan sehat, pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil.

Sebagai bentuk edukasi yang lebih interaktif, mahasiswa KKN UNDIP melakukan demo masak di Posyandu ibu hamil dengan menyajikan dua menu sederhana bergizi tinggi, yaitu pancake pisang dan sup tahu pada hari Sabtu (25/01/2025). Kedua menu ini dipilih karena mudah dibuat, menggunakan bahan yang terjangkau, serta kaya akan nutrisi penting seperti protein, serat, dan vitamin yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang janin dan anak-anak.

Selain demonstrasi memasak, mahasiswa juga membagikan booklet edukasi yang berisi informasi mengenai makanan bergizi untuk ibu hamil dan anak-anak serta cara memenuhi kebutuhan gizi seimbang dan MPASI.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para ibu hamil yang hadir. Mereka tidak hanya menyaksikan proses memasak, tetapi juga ikut berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai pola makan selama kehamilan. Kader Posyandu turut mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting.

Sebagai desa yang terus berkembang di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Desa Sawangan memiliki tantangan dalam memastikan kesejahteraan kesehatan masyarakatnya. Oleh karena itu, melalui Gerakan Anti Stunting ini, diharapkan para ibu lebih memahami pentingnya asupan gizi yang cukup bagi kesehatan ibu dan anak, sehingga dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan.

Program ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung program kesehatan masyarakat dengan pendekatan multidisiplin yang aplikatif dan berkelanjutan.



Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa UNDIP Tim 1 KKN Wujudkan Identitas Desa Sawangan dengan Plang RT dan RW

0
 
Tim 1 KKN Undip 2025 melaksanakan program kerja pembuatan Plang RT & RW di Desa Sawangan, Gringsing, Batang.

Campusnesia.co.id -  Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 1 Universitas Diponegoro telah sukses melaksanakan program kerja Pembuatan Plang RT dan RW di Desa Sawangan, Gringsing, Batang pada minggu ke-4 hingga minggu ke-6. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keteraturan administrasi desa serta mempermudah identifikasi rumah ketua RT dan RW bagi masyarakat dan pihak luar yang berkunjung.

Sebelumnya, Desa Sawangan mengalami kesulitan dalam pengurusan administrasi dan identifikasi lokasi karena tidak adanya plang yang jelas untuk rumah ketua RT dan RW. Kondisi ini sering kali menyulitkan warga maupun tamu yang ingin mengurus keperluan administratif atau mencari fasilitas publik di desa tersebut.

Program ini diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi lokasi rumah ketua RT dan RW di berbagai wilayah desa. Tim KKN kemudian merancang plang yang mengedepankan visibilitas agar mudah terlihat oleh masyarakat. Setelah desain selesai, tim menyusun anggaran biaya dan mempersiapkan material yang diperlukan untuk pembuatan plang.

Ketua RT 02 RW 04 Desa Sawangan, Bapak Supriyono, menyampaikan apresiasi terhadap program ini. “Dengan adanya plang RT dan RW ini, kami sangat terbantu dalam hal administrasi dan komunikasi. Warga jadi lebih mudah mengakses layanan dan mengurus berbagai keperluan,” ujarnya.

Tim KKN 1 Universitas Diponegoro berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Sawangan serta menjadi inspirasi bagi desa lain dalam meningkatkan keteraturan administrasi dan fasilitas publik.



Editor:
Achmad Munandar

Efisiensi Pertanian Meningkat: Implementasi Alat Penanam Bibit Jagung oleh Mahasiswa TIM 1 KKN UNDIP di Desa Sawangan

0
 
Mahasiswa KKN 1 UNDIP, Fadhillah Raka Pratama, mendemonstrasikan alat sederhana penanam bibit jagung ke petani jagung.

Campusnesia.co.id - Upaya peningkatan produktivitas pertanian terus dilakukan di Desa Sawangan dengan adanya program inovatif berupa pembuatan dan implementasi alat penanam bibit jagung sederhana. Program ini digagas oleh Fadhillah Raka Pratama, mahasiswa Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi,  salah satu anggota TIM 1 KKN UNDIP, dengan tujuan membantu petani mengatasi kendala dalam proses penanaman yang selama ini masih dilakukan secara manual.


Identifikasi Masalah dan Solusi
Desa Sawangan dikenal sebagai daerah dengan komoditas utama jagung dan memiliki lahan pertanian yang luas. Namun, metode penanaman yang masih mengandalkan tenaga manual memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar. Hal ini menjadi kendala utama terutama saat musim tanam tiba, sehingga produktivitas pertanian belum optimal.

Untuk menjawab tantangan tersebut, program ini mengembangkan alat penanam bibit jagung sederhana yang dirancang sesuai dengan kebutuhan petani dan kondisi lahan setempat. Alat ini diharapkan dapat menghemat waktu, tenaga, serta meningkatkan efisiensi kerja para petani.


Dampak dan Harapan ke Depan
Petani di Desa Sawangan menyambut baik program ini karena dapat mengurangi beban kerja mereka dan meningkatkan efisiensi dalam proses penanaman. Dengan alat ini, diharapkan jumlah tanaman yang dapat ditanam per hari meningkat signifikan dibandingkan dengan metode manual.

“Dengan alat ini, kami tidak perlu membungkuk terus-menerus saat menanam, sehingga lebih cepat dan tidak terlalu melelahkan,” ujar Pak Suyono, petani jagung di Desa Sawangan pada Jumat, 31 Januari 2025.

Selain itu, program ini juga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan lebih banyak komunitas tani serta memperbaiki desain alat agar semakin optimal. 

Harapannya, inovasi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di desa-desa lain yang memiliki permasalahan serupa.



Editor:
Achmad Munandar

Mahasiswa Tim 1 KKN Undip Melakukan Sosialisasi K3 dan Pengadaan APD untuk Bengkel Las di Desa Sawangan

0
 
Mahasiswa KKN 1 UNDIP, Fadhillah Raka Pratama, memberikan dan mengedukasi guna APD las ke pekerja las di Desa Sawangan.

Desa Sawangan memiliki beberapa bengkel las yang menjadi sektor pekerjaan utama bagi masyarakat setempat. Namun, masih banyak pekerja yang belum sepenuhnya memahami pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh karena itu, Fadhillah Raka Pratama salah satu anggota Tim KKN 1 Undip mengambil inisiatif untuk mengadakan sosialisasi mengenai K3 serta menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja las.

Pelaksanaan program ini dimulai dengan identifikasi jumlah bengkel las di desa dan diskusi awal dengan para pemilik bengkel untuk mengetahui kondisi kerja serta kebutuhan mereka dalam hal keselamatan kerja pada Kamis, 23 Januari 2025. Setelah itu, mahasiswa melaksanakan sesi sosialisasi berupa workshop yang membahas risiko kecelakaan kerja di bengkel las, teknik kerja aman saat mengelas, serta demonstrasi penggunaan alat pelindung diri seperti penutup kuping dan topeng pelindung las.

Selain itu, tim KKN juga menyerahkan sejumlah APD secara simbolis kepada beberapa bengkel sebagai percontohan. Para pekerja diberikan pelatihan langsung mengenai cara merawat dan menggunakan APD secara optimal agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pelaku Bengkel Las di Desa Sawangan, Bapak Taufiq, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Kini kami lebih memahami pentingnya keselamatan kerja dan alat pelindung diri. Semoga ke depan, seluruh bengkel di desa ini bisa menerapkan standar K3 dengan lebih baik,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pekerja bengkel las di Desa Sawangan semakin sadar akan pentingnya keselamatan kerja sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan produktivitas kerja. KKN 1 Universitas Diponegoro terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat desa.



Editor:
Achmad Munandar