Membuka Peluang Baru dengan Wirausaha Bersama Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro

0
 


Campusnesia.co.id - Sanggang (07/08/2023) - Keberanian dan semangat berwirausaha telah lama menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di Desa Sanggang. Namun, kesempatan untuk lebih memahami dan mendukung potensi dari berwirausaha masih menjadi hal yang penting. Dengan tekad untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro menyelenggarakan program sosialisasi bertema "Pentingnya Wirausaha dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Sanggang".

Masyarakat Desa Sanggang memiliki potensi besar untuk berwirausaha dengan beragam keahlian dan bakat yang dimiliki oleh penduduk lokal. Namun, kurangnya pengetahuan, akses terhadap sumber daya, dan ketidakpastian mengenai langkah-langkah awal dalam berwirausaha seringkali menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, program ini diinisiasi untuk memberikan wawasan tentang pentingnya berwirausaha dan memberikan panduan praktis kepada masyarakat.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberikan pengetahuan yang lebih mendalam tentang peran kunci berwirausaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat dan minat berwirausaha di kalangan warga Desa Sanggang, serta memberikan panduan konkret tentang langkah-langkah awal dalam memulai usaha.

Sosialisasi ini dilaksanakan pada Senin, 7 Agustus 2023 yang berlokasi di Balai Desa Sanggang dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Sanggang. Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Ibu Joko selaku Wakil Ketua PKK Desa Sanggang. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pentingnya wirausaha guna meningkatkan ekonomi masyarakat oleh Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro. Di akhir acara dilakukan pengisian kuis untuk mengukur sejauh mana peserta dapat memahami dan dapat menerapkan materi yang telah disampaikan.


Selama acara berlangsung, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang mengapa berwirausaha menjadi faktor kunci dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Terdapat sesi diskusi yang menjadi bagian penting dalam program ini. Peserta berkesempatan untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan menjawab pertanyaan mereka tentang berwirausaha. Diskusi ini menghasilkan berbagai pandangan yang beragam, serta memberikan dorongan inspirasi bagi mereka yang masih ragu-ragu untuk memulai usaha sendiri.
Para peserta tidak hanya meninggalkan acara ini dengan semangat baru, tetapi juga dengan rencana aksi yang konkrit. Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro  memberikan panduan praktis tentang langkah-langkah awal dalam memulai usaha, mulai dari ide perencanaan hingga pengelolaan keuangan. Para peserta merasa didukung untuk mengambil tindakan nyata dalam mewujudkan cita-cita wirausaha mereka.

Masyarakat Desa Sanggang berharap bahwa program ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang manfaat berwirausaha dan bagaimana hal itu dapat berdampak pada ekonomi lokal. Mereka mengharapkan para peserta akan merasa termotivasi dan siap untuk mengambil langkah konkret dalam mengembangkan usaha mereka sendiri. Harapan masyarakat juga mencakup pertumbuhan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan perbaikan kesejahteraan di seluruh desa.

Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, program sosialisasi ini mengingatkan kita tentang potensi luar biasa yang terkandung dalam semangat berwirausaha. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat ekonomi yang bisa dihasilkan dari usaha pribadi, Desa Sanggang bergerak maju dengan harapan menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Fisika Fun! Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Berhasil Mengubah Stigma Fisika Itu Sulit Menjadi Mudah dan Seru Dengan Eksperimen Sederhana

0


Campusnesia.co.id - Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten brebes (21/07/2023)-Banyak orang yang beranggapan bahwa fisika merupakan mata pelajaran yang menakutkan dan sulit, terutama siswa/i yang masih duduk dibangku sekolah.  

Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2022/2023 mengajak siswa-siswi MI AL-WATHONIYAH untuk melaksanakan eksperimen sederhana yang dilaksanakan pada hari Jumat 21 Juli 2023. 

Kegiatan ini bertujuan agar meningkatkan minat belajar siswa/i kelas 5 di MI AL-WATHONIYAH mengenai ilmu sains terutama fisika melalui program kerja monodisiplin “FISIKA FUN” yaitu mengenalkan fisika dengan eksperimen sederhana yang mudah dipahami dan lebih seru untuk mempelajari fisika. 

 
Eksperimen sederhana ini menjelaskan tentang perbedaan dari ketiga massa jenis pada ketiga cairan-cairan  yaitu sabun pencuci, air, dan minyak. Dari ketiga cairan tersebut memiliki warna yang masing masing berbeda dan membentuk sebuah pelangi yang membuat siswa/i kelas 5 di MI AL-WATHONIYAH sangat semangat untuk mempelajari fisika dengan seru tanpa berpusing ria sehingga dapat mudah untuk memahami fisika. Selain itu, terdapat pembuatan poster yang diharapkan siswa/i kelas 5 di MI AL-WATHONIYAH mendapatkan panduan untuk melakukan eksperimen di rumah. 

 
Kegiatan ini disambut baik oleh siswa/i MI AL-WATHONIYAH. Siswa/i sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif menanggapi pertanyaan yang ada. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mengubah sudut pandang siswa tentang fisika adalah mata Pelajaran yang menakutkan dan sulit menjadi mata pelajaran yang seru dan menyenangkan.



Penulis: Salsa Puspa Aghnia – 24040120140048 (Mahasiswa Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro)

Dosen Pembimbing Lapangan: Assoc. Prof. Dr. Kardison Lumban Batu SE., M.Sc

Lokasi: Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten brebes

Sadar Hukum Sejak Dini: Mahasiswa KKN Tim II Undip Melakukan Penyuluhan Hukum Perlindungan Anak di SDN Pucanggading

0
 Penyuluhan Hukum Perlindungan Anak di SDN Pucanggading 


Campusnesia.co.id - Pucanggading (20/07/2023) Mahasiswa KKN Tim II Undip Tahun 2022/2023 mengadakan program kerja penyuluhan hukum perlindungan anak di SDN Pucanggading, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dalam rangka mewujudkan sekolah sadar hukum dan siswa sadar hukum. 

Penyuluhan hukum dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Juli 2023 yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 3, 4, 5, dan 6 dan beberapa guru dengan maksud dan tujuan untuk mengedukasi siswa-siswi serta guru-guru SDN Pucanggading mengenai perlindungan terhadap hak-hak anak.

Kasus pelanggaran terhadap hak-hak anak masih marak terjadi di Indonesia. Di Kabupaten/Kota Batang masih terjadi kasus-kasus pelanggaran hak-hak anak, seperti pernikahan dini, eksploitasi anak, kekerasan seksual pada anak, dan lain sebagainya. Dengan demikian, Arsinta Wulan Utami Mahasiswa Fakultas Hukum KKN Tim II Universitas Diponegoro Semarang Tahun 2022/2023 berinisiatif untuk mengadakan program kerja penyuluhan hukum mengenai perlindungan anak, khususnya pada hak-hak anak berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.
 

Penyuluhan hukum diawali dengan pemaparan materi perlindungan anak, khususnya terkait hak-hak anak melalui power point yang ditayangkan menggunakan proyektor. Dalam penyampaian materi diselingi dengan pemutaran video-video seperti video stop kekerasan pada anak dan video hak-hak dasar anak. 

Materi yang disampaikan meliputi pengertian anak, perlindungan anak, tujuan perlindungan anak, hak-hak dasar anak, pihak-pihak yang berwenang dalam perlindungan anak, kewajiban anak, dan berbagai ketentuan lain terkait perlindungan anak sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. 

Setelah pemaparan materi selesai, dilanjut dengan sesi tanya jawab dengan siswa-siswi SDN Pucanggading. Kegiatan penyuluhan ini ditutup dengan penyampaian closing statement/kesimpulan oleh mahasiswa KKN dan pemberian pemahaman dari salah satu guru kepada siswa-siswi serta penempelan poster perlindungan anak di majalah dinding kelas.



Penulis: 
Arsinta Wulan Utami

DPL:  
- Prof. Dr. Hermin Pancasakti K, S.Si., M.Si.
-Dr. Adi Nugroho., M.Si.
- Clara Yully Diana Ekaristi, S.E., M.Acc.

Lokasi KKN: 
Desa Pucanggading, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang

Cegah Pelanggaran Hak Anak: Mahasiswa KKN Tim II Undip Melakukan Penyuluhan Hukum Perlindungan Anak

0

 Penyuluhan Hukum Perlindungan Anak 
kepada Ibu-ibu Dusun Pucanggading Utara


Campusnesia.co.idPucanggading (25/07/2023) Mahasiswa KKN Tim II Undip Tahun 2022/2023 mengadakan program kerja penyuluhan hukum perlindungan anak di Dusun Pucanggading Utara dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum Masyarakat. Penyuluhan hukum dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Juli 2023 yang diikuti oleh ibu-ibu Dusun Pucanggading Utara, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang yang sedang menghadiri kegiatan posyandu balita. 

Maksud dan tujuan penyuluhan hukum ini yaitu untuk mengedukasi para ibu selaku orang tua mengenai pentingnya perlindungan terhadap hak-hak anak dengan harapan dapat mencegah maupun mengurangi terjadinya kasus-kasus pelanggaran terhadap hak-hak anak.

Kasus pelanggaran terhadap hak-hak anak masih marak terjadi di Indonesia. Di Kabupaten/Kota Batang masih terjadi kasus-kasus pelanggaran hak-hak anak, seperti pernikahan dini, eksploitasi anak, kekerasan seksual pada anak, dan lain sebagainya. 

Dengan demikian, Arsinta Wulan Utami Mahasiswa Fakultas Hukum KKN Tim II Universitas Diponegoro Semarang Tahun 2022/2023 berinisiatif untuk mengadakan program kerja penyuluhan hukum mengenai perlindungan anak, khususnya pada hak-hak anak berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.

 
Penyuluhan hukum diawali dengan pembagian poster perlindungan anak kepada ibu-ibu kemudian dilakukan pemaparan materi perlindungan anak, khususnya terkait hak-hak anak melalui power point. 

Materi yang disampaikan meliputi pengertian anak, perlindungan anak, tujuan perlindungan anak, hak-hak dasar anak, pihak-pihak yang berwenang dalam perlindungan anak, kewajiban orangtua, dan berbagai ketentuan lain terkait perlindungan anak sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Setelah pemaparan materi selesai, dilanjut dengan sesi tanya jawab. Kegiatan penyuluhan ini diakhiri dengan penyampaian closing statement/kesimpulan oleh mahasiswa KKN dan foto bersama dengan peserta penyuluhan.



Penulis: 
Arsinta Wulan Utami

DPL:  
- Prof. Dr. Hermin Pancasakti K, S.Si., M.Si.
- Dr. Adi Nugroho., M.Si.
- Clara Yully Diana Ekaristi, S.E., M.Acc.

Lokasi KKN: 
Desa Pucanggading, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang

Masyarakat Cerdas, Dermasuci Jaya – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Mempersembahkan: Pemanfaatan Sains dan Ekonomi Kreatif dalam Pembuatan Briket Tongkol Jagung

0



Campusnesia.co.id -Pada tanggal 7 Agustus 2023, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2022/2023 yang ditempatkan di Desa Dermasuci berhasil menyelesaikan serangkaian kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi kreatif desa. 

Dalam program kerja multidisiplin yang diberi nama "Pembuatan Briket Tongkol Jagung Berdasarkan Pemanfaatan Sains Sebagai Pengembangan Ekonomi Kreatif Desa", mahasiswa ini berkolaborasi dengan warga Desa Dermasuci untuk mengatasi permasalahan limbah tongkol jagung sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dalam paradigma pemanfaatan ilmu sains.

Penggerak utama program ini adalah Salman Alfarizi, mahasiswa jurusan Fisika, yang berhasil menggabungkan prinsip-prinsip sains dalam pembuatan briket tongkol jagung. Dengan inovasinya, limbah tongkol jagung yang sebelumnya dianggap sebagai masalah lingkungan berubah menjadi peluang ekonomi baru. 

Ghina Asyifa, mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi, memberikan kontribusi penting dalam memberikan edukasi tentang pemasaran dan kemasan bagi produk briket ini. Kolaborasi dengan mahasiswa lainnya sebagai peran pendukung dalam pembuatan dan sosialisasi turut menjadikan program ini sukses.

Kegiatan dimulai pada 09 Juli 2023 dengan survei penggilingan dan pemisahan biji jagung dari tongkol jagung, yang menjadi langkah awal dalam pengolahan limbah ini. Pengeringan limbah tongkol jagung dilakukan pada 11 Juli 2023, sementara pada 13 Juli 2023, Focus Group Discussion dilangsungkan untuk proses sosialisasi pembuatan briket bersama para ketua RW 1-5. Kepala Urusan Kesejahteraan Desa Dermasuci juga turut berpartisipasi dalam sesi Focus Group Discussion pada 15 Juli 2023, untuk membahas potensi pengembangan ekonomi kreatif dari pembuatan briket.

 
Dalam upaya mendokumentasikan dan menyebarkan pengetahuan, pada tanggal 26 Juli 2023, dilakukan pembuatan Buku Pedoman Pembuatan Briket Tongkol Jagung Berdasarkan Pemanfaatan Sains Sebagai Pengembangan Ekonomi Kreatif Desa. Pada hari yang sama, uji coba pembuatan briket dilakukan untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan.
 
Kemudian, dalam upaya mendekatkan informasi kepada masyarakat, pada tanggal 3, 4, 6, dan 7 Agustus 2023, dilaksanakan serangkaian sosialisasi di seluruh RW Desa Dermasuci. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang proses pembuatan, manfaat, dan cara pemanfaatan briket tongkol jagung sebagai alternatif energi ramah lingkungan.

 
Desa Dermasuci, yang memiliki potensi besar dalam budidaya jagung, memanfaatkan inovasi ini untuk mengatasi permasalahan limbah pertanian sambil menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan bantuan ilmu sains dan semangat kolaborasi, masyarakat Desa Dermasuci berhasil mengubah limbah tongkol jagung menjadi briket bernilai tinggi. 

Program ini juga menciptakan dampak positif dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif desa. Dibawah slogan "Masyarakat Cerdas, Dermasuci Jaya," program ini telah membuktikan bahwa penggabungan pengetahuan sains dan semangat komunitas dapat menciptakan solusi berkelanjutan bagi permasalahan lingkungan dan perekonomian lokal. Melalui kolaborasi yang inspiratif, Mahasiswa KKN Tim II Undip 2022/2023 telah memberikan contoh nyata bagaimana masyarakat lokal dapat berinovasi dan berkontribusi dalam mengatasi tantangan zaman.

Dongkrak Literasi Membaca dan Paham Budaya di Kabupaten Batang

0
Mengenalkan gambar kebudayaan yang ada di Batang


Campusnesia.co.idPucanggading, (25/7) – Mahasiswa KKN Undip melakukan kegiatan monodisiplin di wilayah Desa Pucanggading, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dengan tema pengenalan budaya di daerah mereka tinggal yaitu di Kabupaten Batang dengan menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris kepada anak-anak tingkat sekolah dasar. 

Budaya adalah keseluruhan sikap dan pola perilaku serta pengetahuan yang merupakan suatu kebiasaan yang diwariskan dan dimiliki oleh suatu anggota masyarakat tertentu. Kurangnya literasi membaca pada anak terutama tingkat sekolah dasar sehingga mereka kurang mengetahui tentang pentingnya berbudaya terutama pada daerah tempat mereka tinggal, yaitu Kabupaten Batang.

Mengenalkan kebudayaan sejak dini merupakan salah satu cara agar anak-anak SD dan MI di desa Pucanggading mengerti tentang budaya di daerah mereka dan dengan harapan agar mereka mampu melestarikannya nanti. Mengenalkan kebudayaan dengan cara yang bisa menarik minat anak kecil dapat menjadikan presepsi mereka tentang belajar kebudayaan menjadi menyenangkan. 

Mengenalkan budaya dengan media booklet beserta penjelasan detailnya

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menggunakan media gambar yang ditampilkan melalui power point tentang budaya yang ada di kabupaten Batang dan menyuruh anak-anak SD dan MI untuk menebak kebudayaan apa yang sedang ditampilkan, selain itu juga menggunakan media booklet dengan memberikan keterangan menggunakan dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi membaca mereka. Anak-anak sangat antusias menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa KKN dan mereka sangat senang belajar bersama tentang kebudayaan mereka.



Penulis : 
Galuh Fadila Titania

DPL
• Dr. Adi Nugroho, M.Si.
• Prof. Dr. Hermin Pancasakti K, S.Si., M.Si.
• Clara Yully Diana Ekaristi,S.E.

Lokasi KKN : 
Desa Pucanggading, Kec. Bandar, Kab. Batang


Mari Mengenal Bahasa Inggris yang Menyenangkan Bersama Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro

0
  
Mengenalkan nama buah dengan bahasa Inggris melalui media banner


Campusnesia.co.id - Pucanggading, (21/7) – Mahasiswa KKN Undip melakukan kegiatan monodisiplin di wilayah Desa Pucanggading, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dengan tema pembelajaran bahasa Inggris kepada anak-anak tingkat sekolah dasar. 

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa asing yang tergolong sering digunakan dan juga menjadi mata pelajaran di sekolah formal, namun untuk saat ini ada beberapa sekolah, yaitu tingkat sekolah dasar sudah tidak mengajarkan bahasa Inggris kepada siswanya. Sehingga bahasa Inggris dinilai susah dan menakutkan bagi sebagian anak khususnya pada tingkat sekolah dasar. 

Mengenalkan bahasa Inggris sejak dini merupakan salah satu cara agar anak-anak SD dan MI di desa Pucanggading merasa familiar dengan bahasa Inggris. Mengajarkan bahasa Inggris dengan cara yang bisa menarik minat anak kecil dapat menjadikan presepsi mereka tentang belajar bahasa Inggris menjadi menyenangkan. 
 
Mengajarkan tentang tata cara menyapa menggunakan bahasa Inggris


Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menggunakan media power point tentang materi dasar bahasa Inggris seperti cara menyapa orang dan mempernalkan diri, selain itu juga menggunakan media banner dengan memberikan beberapa gambar buah-buahan menggunakan bahasa Inggris agar mudah dipahami.  

Dengan cara memberikan hadiah berupa pensil dan penghapus kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dan berani maju kedepan untuk praktik menggunakan bahasa Inggris, akan menimbulkan rasa kompetitif untuk mendapatkan hadiah untuk anak-anak lain, sehingga mereka  merasa bersemangat dan merasa senang ketika belajar bahasa Inggris bersama-sama.



Penulis: 
Galuh Fadila Titania

DPL: 
• Dr. Adi Nugroho, M.Si.
• Prof. Dr. Hermin Pancasakti K, S.Si., M.Si.
• Clara Yully Diana Ekaristi,S.E.

Lokasi KKN: 
Desa Pucanggading, Kec. Bandar, Kab. Batang

Aktualisasikan SDGs No. 3, Tim II KKN Undip 2022/2023 Berhasil Lakukan Pendampingan dan Deteksi Dini Stunting di Desa Luwunggede

0
 
Pelaksanaan Program Multidisiplin 
"Pendampingan dan Deteksi Dini 
Sebagai Upaya Akselerasi Penurunan Prevalensi Stunting"


Campusnesia.co.id - Larangan, Brebes (02/08/2023) - Sebuah upaya akselerasi penurunan prevalensi stunting di Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil dilakukan oleh Tim II KKN Undip 2022/2023 yang bekerja sama dengan Ibu-Ibu PKK Desa setempat. Pendampingan dan deteksi dini telah dimulai beberapa minggu sebelum penyuluhan dilakukan dengan fokus pada pelaksanaan Posyandu Blok 1-6. Dari pelaksanaan Posyandu tersebut, dikumpulkan data-data untuk mengetahui tingkat stunting di Desa Luwunggede.

Masalah kecukupan gizi yang menjadi permasalahan utama di Desa Luwunggede mendorong dilaksanakannya inisiatif ini. Hasil dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 yang baru dirilis menunjukkan bahwa meskipun angka stunting di Jawa Tengah berada di bawah angka nasional sebesar 21,6 persen, namun Kabupaten Brebes menghadapi angka stunting tertinggi di provinsi ini hingga mencapai 29,1 persen.

Puncak kegiatan berupa penyuluhan “Pendampingan dan Deteksi Dini Sebagai Upaya Akselerasi Penurunan Prevalensi Stunting" diselenggarakan pada Kamis, 2 Agustus 2023 di Balai Desa Luwunggede berlangsung dengan lancar. Terlihat dari ibu-ibu PKK Desa Luwunggede sangat antusias mendengarkan penjelasan bahkan sampai mengajukan pertanyaan. Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya mencakup aspek stunting, tetapi juga faktor-faktor lain yang berpotensi menyebabkan stunting seperti perkembangan sosio-emosional pada anak dan sanitasi total berbasis masyarakat. 

Demonstrasi Pembuatan Eco Enzyme

Dari penyuluhan mengenai sanitasi total berbasis masyarakat juga diadakan demonstrasi pembuatan eco enzyme berupa mengolah sampah rumah tangga menjadi cairan Ajaib. Eco enzyme ini sendiri dapat menjadi cairan serbaguna dan aplikasinya meliputi rumah tangga, pertanian, dan peternakan. Selain memberikan pelatihan untuk pengelolaan sampah rumah tangga, eco enzyme ini juga bisa dijadikan sebagai produk wirausaha berbasis masyarakat.

Muflihatul Alifah selaku ketua PKK Desa Luwunggede mengungkapkan harapannya atas keberhasilan acara ini, yakni memberikan manfaat yang konkret dan dapat dipraktekkan di lingkungan sehari-hari masyarakat Desa Luwunggede. Tambahnya, beliau juga berterimakasih kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan penyuluhan dari masalah yang menjadi perhatian masyarakat desa. 

Pembagian Booklet Kepada Perwakilan Setiap Blok Posyandu

Acara ditutup dengan pembagian booklet panduan kepada perwakilan Posyandu Blok 1 hingga 6 sebagai langkah konkret untuk menyebarkan informasi yang telah disampaikan selama penyuluhan.

Dengan adanya program kerja pendampingan dan deteksi dini stunting di Desa Luwunggede ini diharapkan dapat meningkatkan penurunan prevalensi balita dengan stunting di Kabupaten Brebes, serta dapat mensukseskan SDGs No.3 yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.

Mahasiswa KKN Tim 2 Undip Lakukan Aksi Sosialisasi “Pentingnya Beretika dalam Media Sosial” di SMA N 1 Pangkah

0
 
Foto bersama mahasiswa KKN Undip dengan siswa SMA N 1 Pangkah


Campusnesia.co.id - Pangkah, Tegal (28/7/2023). Mengusung semangat pencerahan dunia maya, tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan aksi sosialisasi yang bertemakan "Pentingnya Beretika dalam Media Sosial" di SMA N 1 Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja, khususnya di Desa Kalikangkung. Para peserta sosialisasi adalah para siswa kelas 12 SMA N 1 Pangkah. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari konten negatif, melindungi privasi, serta mencegah dan menghadapi risiko cyberbullying dan penyebaran berita palsu.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip memberikan penjelasan tentang etika bermedia sosial. Mereka menyoroti beberapa poin penting, seperti pentingnya menjaga privasi dalam bermedia sosial, penggunaan emoji untuk menyampaikan pesan dengan bijaksana, serta hak cipta terhadap konten yang dibagikan di platform media sosial.

Selain itu, peserta sosialisasi juga diberikan pemahaman tentang bahaya cyberbullying dan dampaknya pada kesejahteraan mental korban. Para mahasiswa KKN juga mengajarkan cara mengidentifikasi dan menghadapi berita hoax serta bagaimana menghindari penyebaran berita palsu di media sosial.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya beretika dalam bermedia sosial, mahasiswa KKN Undip juga menempelkan poster bertuliskan "Pentingnya Beretika dalam Media Sosial" di lingkungan SMA N 1 Pangkah. Hal ini diharapkan dapat mengingatkan siswa setiap kali berinteraksi di dunia maya.

Pemberian poster kepada salah satu siswa SMA N 1 Pangkah


Dengan diselenggarakannya sosialisasi bertajuk "Pentingnya Beretika dalam Media Sosial" di SMA N 1 Pangkah, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) Tim 2 berharap dapat membekali para siswa kelas 12 dengan keterampilan digital yang bertanggung jawab. 

Melalui pemahaman tentang pentingnya menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari konten negatif, melindungi privasi, serta mencegah dan menghadapi risiko cyberbullying dan penyebaran berita palsu, diharapkan para siswa dapat menjadikan media sosial sebagai alat yang positif dalam kehidupan mereka.

Poster “Etika Bermedia Sosial”

Kepala SMA N 1 Pangkah, Dra. Mimik Supriyatin M.M dengan tangan terbuka menyambut kedatangan mahasiswa KKN Undip. Ia menyampaikan harapannya bahwa program sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam dan menginspirasi para siswa untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Dalam era digital yang semakin kompleks dan berkembang pesat, beliau berharap para siswa dapat memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya untuk memajukan diri dan lingkungan sekitar.

Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dan semangat dari mahasiswa KKN, acara sosialisasi diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi para siswa SMA N 1 Pangkah dalam menghadapi dunia digital yang semakin kompleks dan menantang. Diharapkan pesan tentang pentingnya beretika dalam bermedia sosial ini dapat tertanam kuat dalam diri mereka, sehingga mampu menjadi generasi muda yang cerdas, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif dalam dunia maya.



Penulis: 
Yudha Hernawan - KKN Tim II Undip Desa Kalikangkung

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Dr. Priyotomo, S.Sos, MM
Dr. Nailul Fauziah, S. Psi., M. Psi
Maharani Patria Ratna, M. Hum

Lokasi: 
Desa Kalikangkung, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal

Mengenal Lebih Dekat Nomor Induk Berusaha: Peningkatan Legalitas Usaha melalui Pengurusan Nomor Induk Berusaha

0
 


Campusnesia.co.idDesa Pakisan, Klaten – Nomor Induk Berusaha (NIB) memiliki peran sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sebagai kunci akses bagi pelaku usaha, NIB memainkan peran penting dalam mengurangi birokrasi, meningkatkan efisiensi berbisnis, dan mendorong investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam konteks globalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat, NIB menjadi pondasi yang mendasari kemudahan berusaha dan membantu menciptakan lingkungan bisnis yang lebih menarik dan kompetitif. Arya Seto Sutopo, Tim II KKN Undip 2023, Fakultas Hukum mengadakan kegiatan “Peningkatan Legalitas Usaha melalui Pengurusan Nomor Induk Usaha (NIB) kepada Komunitas Wanita Tani (KWT) Mulya Makmur”. 

Komunitas Wanita Tani (KWT) Mulya Makmur, sebuah kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Pakisan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua KWT Mulya Makmur yang menyampaikan pesan mengenai signifikansi legalitas usaha bagi pertumbuhan UMKM. "Dengan memiliki NIB, kami akan lebih mudah mengakses perizinan dan dukungan dari pemerintah serta lembaga keuangan. Hal ini akan membantu UMKM kami tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian di wilayah ini," ujarnya.


Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota anggota KWT Mulya Makmur dan tokoh masyarakat setempat. Mereka semua berkumpul dengan semangat tinggi untuk membahas pentingnya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM. 

Acara ini berakhir dengan semangat tinggi dan antusiasme dari para anggota KWT Mulya Makmur. Mereka merasa lebih percaya diri dan optimis dalam menghadapi tantangan usaha di masa depan setelah memahami pentingnya legalitas usaha dan proses pengurusan NIB. 

Melalui kegiatan tersebut diharapkan, langkah-langkah positif yang diambil oleh KWT Mulya Makmur ini akan menjadi contoh bagi UMKM lainnya di wilayah ini untuk juga meningkatkan legalitas usaha mereka. Dengan begitu, UMKM di Desa Pakisan dan sekitarnya dapat tumbuh lebih kuat, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.



Penulis: 
Arya Seto Sutopo

Lokasi: 
Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Klaten 

Dosen Pembimbing Lapangan: 
Ir. Hermin Werdiningsih, M.T. 
NIP. 196010211990032002
Dr. Sunarno, S.Si., M.Si.
NIP. 197309221998021001
Imam Setyawan, S.Psi., M.A.
NIP. 197803032002121001