7 Tutorial dan Tips Menyusun Skripsi Yang Baik dan Benar





Campusnesia.co.id - Banyak mahasiswa yang menunda-nunda mengerjakan skripsi karena gak tahu bagaimana caranya dan apa langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat skripsi.

Artikel kali ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis dalam membantu mahasiswa-mahasiswa menyusun skripsi. Semoga tips tentang bagaimana langkah-langkah menyusun skripsi yang baik dan benar ini dapat membantu sobat yang sedang kesulitan dalam memulai mengerjakan tugas akhirnya. 

Kenapa penulis katakan bukan sekedar teori, karena langah-langkah ini yang biasa penulis  gunakan dalam membantu teman atau siapapun yang kesulitan dalam mengerjakan skripsinya.

1. Tentukan Topik dan Tujuan penlitian 
Agar lebih mudah, sobat Campusnesia bisa mengambil kasus-kasus atau fenomena yang terjadi disekitar sobat, temukan permasalahan yang mungkin ada ditempat kerja, tempat nongkrong, atau tempat layanan publik yang berada di lingkungan sobat. 

Dengan mengambil topik permasalahan yang terjadi disekitar kita, otomatis kita jadi lebih paham mengenai faktor ataupun penyebab dari permasalahan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mempermudah kita dalam menganalisis kasus yang akan dibahas nantinya. 

Contoh: 
Disekitar sobat ada warung kopi yang menyediakan wifi, kemudian setiap hari banyak sekali anak-anak usia sekolah yang nongkrong disana untuk main game online, terlebih dimasa pandemi anak-anak yang awalnya gak punya HP karena buat belajar online akhirnya orang tua mau gak mau membelikan mereka HP. 

Berdasarkan kasus diatas ada beberapa variabel yang bisa sobat teliti, misal kecanduan game online, peran orang tua, prestasi belajar, dsb. 

Dari variabel tersebut sobat bisa menentukan tujuan penelitian. Misal, untuk mengetahui pengaruh peran orang tua dimasa pandemi dan kecanduan game online terhadap prestasi belajar siswa.


2. Tentukan Jenis Penelitian dan Teknik Analisis Data
Kenapa menentukan jenis penelitian ini aku taruh diurutan kedua? Karena sebelum membuat judul sobat harus paham dulu. 

Pengennya nanti melakukan penelitian jenis apa? Apakah kualitatif, kuantitatif, atau bahkan mix methode. 

Penelitian kualitatif dan kuantitatif masih dibagi menjadi beberapa macam lagi, seperti studi kasus, eksperimen, deskriptif, dsb. Sobat bisa membaca lebih jelasnya dibuku-buku metodelogi penelitian. 

Dari topik permasalahan yang sudah sobat kantongi, sobat bisa membuat jenis penelitian kualitatif ataupun kuantitaif. Yang terpenting sobat paham jika nanti menggunakan kualitatif analisisnya seperti apa kalau pakai kuantitatif analisisnya seperti apa.

Kalau sudah langkah selanjutnya adalah telaah pustaka (artikel atau jurnal) yang berhubungan dengan variabel dan jenis penelitian yang sobat inginkan.

Tips: 
Selain jenis penelitian sobat juga harus memahami teknik analisis data yang akan digunakan terutama untuk penelitian kuantitaif. Sebab di penelitian kuantitatif banyak teknik analisis data yang biasa digunakan misal , analisis regresi, regresi logistik, analisis data panel, dsb.


3. Carilah jurnal atau artikel yang sesuai dengan topik yang akan dibahas
Bukan membuat judul, melainkan sobat harus mencari terlebih dahulu jurnal-jurnal penelitian dengan topik permasalahan yang kurang lebih sama dengan topik yang akan sobat bahas nanti. Kebanyakan dari mahasiswa tidak memperhatikan hal ini. 

Padahal menurut penulis "Jurnal" ini adalah "Faktor Terpenting" sebelum kita memulai mengerjakan skripsi. 

Sobat cari saja jurnal-jurnal di google scholar, academia, repository universitas, atau situs-situs lain yang menyediakan jurnal penelitian. 

Carilah minimal 3 jurnal lebih banyak lebih bagus karena dapat menambah studi pustaka kita terutama hipotesis dan teori-teori yang nanti akan digunakan. Namun sebelum mencari jurnal sobat tentukan dulu jenis penelitian yang akan digunakan.

Kampus atau dosen kadang menetapkan maksimal tahun jurnal yang boleh digunakan. Rata-rata menetapkan 5 tahun ke belakang ada juga yang 4 tahun. Sebab jurnal dengan tahun yang terlalu lama, bisa jadi hasil penelitiannya sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. 


4. Buat Judul dan Ajukan ke dosen pembimbing
Banyak mahasiswa yang asal bikin judul. Akhirnya meraka kesulitan sendiri mengerjakan skripsinya karena nggak tahu kalau ternyata judulnya tidak memiliki banyak referensi dan teori yang mendukung. 

Makanya lebih baik judul dibuat setelah kita menelaah jurnal-jurnal atau artikel penelitian yang memiliki topik yang kurang lebih sama dengan yang akan kita teliti.

Sobat bisa menggabungkan variabel-variabel dari beberapa jurnal menjadi satu judul skripsi, sehingga secara tidak langsung itu akan menjadi Research Gap (celah peneltian) antara penelitian terdahulu dengan penelitian sobat.

Gimana kalau judul penelitian kita ditolak dosbing? Dosen menolak judul skripsi pasti bukan tanpa alasan. Bisa jadi judul yang kita buat asal-asal dan terkesan gak jelas karena asal nyomot aja dari internet atau mungkin judulnya gak cukup untuk dijadikan penelitian. 

Berbeda jika sebelum membuat judul, sobat sudah melakukan beberapa langkah seperti diatas kemungkinan besar dosen akan menerima, kalaupun direvisi gak bakal berbeda jauh. Tapi kalau memang ditolak, mungkin sobat harus lebih banyak besar karena bisa jadi dosennya memang biasa mempersulit mahasiswa. 


5. Baca buku pedoman penulisan skripsi
Jurnal sudah ada, judul juga sudah fix, saatnya membaca buku pedoman penulisan skripsi sesuai dengan fakultas sobat masing-masing. Perhatikan tatacara peulisan dan sistematikanya. 

Kalau sobat mengikuti sistematikanya insya Allah gak akan "Bingung". Kebanyakan mahasiswa sudah bingung dulu sebelum apa-apa, karena mereka tidak membaca buku pedoman, sehingga tidak tahu harus mulai darimana.

Jika sudah ketik semua sistematika penulisan dari Bab 1 sampai Bab 3 sesuai dengan buku pedoman. Contoh:

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Penelitian

D. Manfaat Penelitian

Sobat jangan mikir apa-apa dulu. Udah tulis aja dulu sistematikanya. Nanti setelah itu sobat bisa memikirkan tentang isinya. Untuk bagaimana penulisan bab 1 dst, gak aku bahas disini ya sob, nanti malah kepanjangan dan gak sesuai judul artikelnya. 

Sobat bisa baca dipedoman atau buku-buku metode penelitian tentang bagaimana cara yang baik menyusun latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian dan sebagainya.


6. Susun Metode Penelitian 
Menurut penulis, sekali lagi ini menurutku ya. Cara tepat menyusun skripsi adalah dari metode penelitian (biasanya BAB III). 

Mungkin sobat bertanya lho kok bisa, haruse kan Latar Belakang dulu? Berdasarkan pengalamanku ada beberapa alasan kenapa lebih tepat menyusun BAB III terlebih dulu:

a. Metode penelitian merupakan inti dari penelitian
Sobat ini kan mau melakukan penelitian, skripsi itu ibarat laporan, jadi aneh sekali kalau laporannya sudah jadi padahal belum melakukan penelitian. Hahaha. Tapi lebih baik sobat konsultasikan dulu hal ini dengan dosbing. Aku yakin kalau dosbing sobat paham, pasti langsung mengiyakan. 

Akan lebih baik kalau sobat sekalian melakukan pengambilan data, jadi dalam penyusun skripsi sobat akan lebih mantab dan yakin lagi. 

b. Lebih baik revisi latar belakang daripada revisi metode penelitian
Sobat bisa bayangin gak sih, Kalian sudah capek-capek ambil data, mengolah, dan menganalisisnya di BAB IV kemudian sama dosen diminta untuk merubah ganti metode penelitian. 

Rasanya pasti pengen nyebur ke laut aja. Berbeda kalau hanya revisi latar belakang, gak akan berpengaruh terhadap bab-bab yang lain. Jadi latar belakang ini sebenarnya bisa sobat buat setelah metode penelitian. Kata siapa latar belakang harus dikerjakan duluan?


7. Selamat mengerjakan skripsi
Kalau langkah satu sampai enam sudah sobat lakukan, insya Allah perjalanan sobat mengerjakan skripsi akan lebih mudah dan terarah. Karena semua hal yang sobat butuhkan untuk menyusun skripsi kurang lebih sudah terangkum dari langkah 1 sampai langkah 6.

Bagi sobat yang ingin mengetahui cara mengatur paragraf menjorok 7 ketukan di word bisa baca disini Cara Mengatur Paragraf 7 Ketukan Ms Word


Sekian dulu artikel tentang tips menyusun skripsi yang baik dan benar. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis:
Noor Cahyo
Magister Pengelana Pecinta Sepeda



===
Artikel ini merupakan bagian dari program User Generated Content (UGC) untuk mewadahi sobat Campusnesia menulis seputar tips trik belajar dan kuliah, kewirausahaan dan hiburan. 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon