Review Film Balada Si Roy, Kisah Pencarian Jati Diri Anak SMA 80an

 


Campusnesia.co.id - IDN Pictures baru saja merilis film terbaru mereka berjudul Balada si Roy yang mulai tayang di bioskop hari ini 19 Januaro 2023.

Balada si Roy diangkat dari novel populer era 90an karya penulis ternama Gol A Gong dan disutradari pleh Fajar Nugros yang sebelumnya sukses dengan film Inang.

Sebelumnya Balada Si Roy diputar perdana sebagai film pembuka Jakarta Film Week 2022 pada 13 Oktober 2022. Film ini juga ditayangkan di Festival Film Internasional BaliMakãrya pada 18 Oktober 2022 dan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada 29 November 2022.


Sinopsis film Balada si Roy

Roy (Abidzar Al Ghifari) merupakan seorang anak muda yang suka mencari jati diri. Roy selalu bepergian dengan anjing kesayangannya yang bernama Joe, hadiah dari sang ayah saat Roy berulang tahun ketujuh.

Setelah ayahnya meninggal, Roy hanya tinggal bersama sang ibu. Mereka terpaksa berpindah dari Bandung ke Serang karena alasan ekonomi. 

Setelah pindah ke Serang, Roy memasuki sekolah baru dan bertemu teman baru bernama Andi (Jourdy Pranata) dan Toni (Omara Esteghlal), yang menjadi sahabat dekatnya. Roy juga bertemu Ani (Febby Rastanty), gadis manis dan ramah yang membuat Roy jatuh hati.

Permasalahan baru muncul, ketika Roy mengetahui bahwa terdapat sebuah geng bernama Borsalino di sekolah tersebut, yang diketuai oleh Dullah (Bio One). 

Dullah sangat ditakuti oleh semua murid, karena ia merasa ayahnya berkuasa di Serang, sehingga ia sering menindas dan merendahkan orang lain seenaknya.

Hal itu membuat Roy geram, karena Roy beranggapan bahwa semua orang adalah setara dan tidak ada yang pantas untuk direndahkan. 

Akhirnya, Roy juga membuat geng sendiri dengan nama RAT (Roy, Andi, Toni), yang ingin menentang perbuatan yang dilakukan oleh Borsalino dan mendapatkan dukungan dari murid-murid lain.


Pemeran film Balada si Roy

Abidzar Al Ghifari sebagai Roy
Muhammad Adhiyat sebagai Roy kecil
Febby Rastanty sebagai Ani
Bio One sebagai Tubagus Muhammad Abdullah / DullahZulfa Maharani sebagai Wiwik
Sitha Marino sebagai Dewi
Jourdy Pranata sebagai Andi
Omara Esteghlal sebagai Toni
Yusuf Mahardika sebagai Edi
Fachri Muhammad sebagai Sodik
Kiki Narendra sebagai Bapak Ani
Lulu Tobing sebagai Ratu Astuti / Ibu Roy
Marthino Lio sebagai Ical
Dian Sidik sebagai Brewok
Dea Aditya sebagai Iwan
Dede Yusuf sebagai Ayah Dullah
Tanta Ginting sebagai Roni Gultom
Marcell Darwin sebagai Juna
Wafda Saifan sebagai Mumu Gultom
Egi Fedly sebagai Ki Japra
Aming sebagai Satpam Rais
Ramon Y. Tungka sebagai Bapak Roy
Pritt Timothy sebagai Uwak Salim
Arswendy Beningswara sebagai Pak Ajat
Emmie Lemu sebagai Bu Kantin
Budi Dalton sebagai Aceng
Andy /rif sebagai Kang Juned
Sari Nila sebagai Ibu Dewi
Angie Amanda sebagai Ibu Andi
Joshua Pandelaki sebagai Kepala sekolah
Azra Aqila Fauzan
Nizar Umar Akbar
Aldo Gudel sebagai Somad


Poster film Balada si Roy




Trailer film Balada si Roy



Review film Balada si Roy

Fajar Nugros berhasil menghadirkan nuansa anak SMA tahun 80an, saya sebagai generasi 90an masih bisa relate dengan beberapa referensi seperti lompat pagar untuk bolos, ada yang merokok dan berantem.

Romancenya juga cukup sebagai bumbu, tidak mmterlalu berlebihan dan mengambil porsi besar.

Sisi paling menarik dari film ini adalah pencarian jati diri remaja yang beranjak dewasa.

Rekomended untuk ditonton, selamat menikmati.


Penulis
Mumun

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon