Biografi pak Erick Thohir, Ketua Umum PSSI 2023 dan Daftar Bisnisnya

 


Campusnesia.co.id - Jika sobat ambil uang di ATM bank pemerintah pasti pernah melihat wajah bapak satu ini. Yup bapak Erick Thohir yang saat artikel ini ditulis merupakan menteri BUMN.

Belakangan nama Erick Thohir yang lebih dikenal orang sebagai mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan kembali ramai dibicarakan karena pencalonan dirinya sebagai Ketua Umum PSSI yang dalam waktu dekat akan mengadakan pemilihan.

Lewat postingan kali ini yuk kenalan dengan sosok pak Erick Thohir yang sebelum diangkat jadi menteri BUMN sudah sukses dalam pendidikan dan berbagai bisnis.


Biografi pak Erick Thohir

Punya nama lengkap H. Erick Thohir, B.A., M.B.A. bapak satu ini dilahirkan pada 30 Mei 1970, dikenal senagai pengusaha dan filantropis Indonesia. 

Saat ini menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019.

Sejak 23 Januari 2021, Erick ditetapkan sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah periode 2021 - 2024.

Sebelum menjadi menteri, Erick Thohir merupakan seorang pengusaha dan pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment. 

Berbagai unit usaha Mahaka seperti di bidang penyiaran (PT Mahaka Radio Integra Tbk), stasiun televisi (Jak TV), media luar ruang (Mahaka Advertising), media cetak (Harian Republika, Golf Digest), pemesanan dan penjualan tiket digital (Rajakarcis.com), dan berbagai perusahaan lainnya yang bergerak di bisnis olahraga dan hiburan.

Ia mengakuisisi klub sepak bola yang berlaga di seri A yakni F.C. Internazionale Milano (Inter Milan) pada November 2013. Erick Thohir dipercaya sebagai presiden klub ke-21 dalam 106 tahun sejarah klub tersebut. 

Bersamaan dengan itu, ia juga memiliki klub sepak bola Amerika, D.C. United dan juga pernah sebagai pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers dan kini sebagai calon ketua umum PSSI periode 2023-2027.


Pendidikan Erick Thohir

Pada tahun 1993, Erick lulus program Master untuk Bisnis Administrasi (Master of Business Administration) dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat. Sebelumnya ia memperoleh gelar sarjana (Bachelor of Arts) dari Glendale University.


Keluarga Erick Thohir

Erick adalah putra dari Teddy Thohir, dan seorang pengusaha yang ikut membesarkan Astra International. Ayahnya berdarah Lampung, sedangkan ibunya berdarah Tionghoa dan Sunda.

Saudaranya, Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir adalah seorang bankir investasi. 

Ia juga memiliki kakak perempuan bernama Rika. Thohir kecil juga ikut mengembangkan dan membantu bisnis keluarga.


Bisnis Erick Thohir di Bidang Media

Sekembalinya ke Indonesia, bersama beberapa rekan semasa kuliahnya ia mendirikan Mahaka Group. PT Mahaka Media Tbk (Perseroan) didirikan di Jakarta dengan nama PT Abdi Bangsa pada tanggal 28 November 1992. 

Pada 4 Januari 1993, Mahaka mendirikan Republika, surat kabar pertama bagi komunitas Muslim di Indonesia. Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001 saat berada di ambang kebangkrutan. 

Ia mendapat bimbingan dari ayahnya serta Jakob Oetama dari Kompas dan Dahlan Iskan dari Jawa Pos.

Seiring pertumbuhan ekonomi dan masyarakat perkotaan, pada tahun 2002 Mahaka Group melebarkan sayapnya dengan mendirikan perusahaan media luar ruang, Mahaka Advertising.

Setelah meluncurkan stasiun televisi Jak TV untuk memperkuat positioning-nya sebagai bisnis yang fokus pada masyarakat perkotaan, pada tahun 2007 Mahaka memperkenalkan radio 98.7 Gen FM dan 101 Jak FM, melakukan rebranding pada radio Mustang FM, Kis FM, Hot FM, dan Most FM, serta penyertaan saham pada PT Radionet Cipta Karya (Prambors FM, Bahana FM, Delta FM, dan FeMale Radio). 

Erick Thohir juga mendirikan berbagai perusahaan yang bergerak di bidang periklanan, hiburan, serta digital. 

Pada tahun 2008, bersama Anindya Bakrie, Erick mendirikan tvOne dan situs berita Vivanews.  Pada tahun 2014-2019, ia menjabat sebagai Direktur Utama antv.


Bisnis Erick Thohir di Bidang Olahraga

Erick Thohir merupakan pendiri sekaligus pemilik klub basket Satria Muda.

Ia menjadi orang Asia pertama yang pernah memiliki Tim bola basket NBA ketika ia membeli saham Philadelphia 76ers.

Pada tahun 2012, Erick dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United.

Ia percaya akan potensi bisnis sepak bola dan dibuktikannya pada September 2013. Presiden dan pemilik klub Internazionale (Inter Milan), Massimo Moratti pada saat itu mengonfirmasi pembicaraan untuk penjualan saham mayoritas 70% kepada Erick.

Pada tanggal 15 Oktober 2013 setelah melalui proses negosiasi yang panjang, melalui International Sport Capital yang dipimpin oleh Erick secara resmi menjadi pemegang saham mayoritas dengan memiliki saham klub sebesar 70%.

Pada tanggal 15 November 2013, Erick dipercaya sebagai presiden klub Inter Milano menggantikan Moratti. 

Pada tahun 2016, ia melepas kepemilikan mayoritasnya di klub tersebut kepada perusahaan China, Suning Holdings Group Co. Dua tahun kemudian, jabatan presiden klub diserahkannya kepada Steven Zhang.

Erick yang gemar olahraga bola basket pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) periode 2006–2010 dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) periode 2006–sekarang. 

Tahun 2012, ia dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade di London. 

Pada tahun 2018, ia kembali dipercaya untuk menjadi ketua panitia penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Setelah sukses menjadi ketua panitia perhelatan Asian Games, ia ditunjuk sebagai ketua tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.

Erick Thohir adalah pendiri Yayasan Darma Bakti Mahaka, yang menghimpun dana untuk kegiatan-kegiatan sosial. Dia juga sempat menjadi penulis buku yang berjudul Pers Indonesia di Mata Saya yang diluncurkan tahun 2011 oleh penerbit Republika.


Erick Thohir dan Bursa Capres 2024

Dalam berbagai media sering diberitakan tentang pencalonan Erick Thohir sebagai Capres 2024. Bahkan sudah ada relawan yang mendeklarasikan tokoh ini di berbagai daerah.

Kemunculan nama Erick Thohir menambah daftar panjang sejumlah tokoh yang juga digadang-gadang bakal maju di Pilpres 2024 diantaranya Anis Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Prabowo dan Puan Maharani.



Foto: getty image


Baca juga:

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon