Loading...

Sinopsis, Alur Cerita dan Review Money Heist Korea Joint Economic Area 2022 Netflix

 

Campusnesia.co.id -  Sukses dengan drama korea Squid Game, Netflix memberanikan diri mengadaptasi serialnya yang berjudul Money Heist dalam format dan setting Korea berharap akan mengikuti original seriesnya serta bersarnya fans drama korea baik dari negara korea selatan maupun negara lainnya seperti Indonesia.

Money Heist: Korea – Joint Economic Area (Hangul: 종이의 집; RR: Jongieui Jib) adalah seri televisi Korea Selatan yang akan datang yang didasarkan pada seri drama kejahatan pencurian Spanyol yang bernama sama. 

Series Korea yang disutradarai oleh Kim Sung-ho yang pernah menggarap drama korea L.U.C.A.: The Beginning | Luca (tvN / 2021) dan Voice (OCN / 2017) untuk naska ditulis oleh Ryu Yong-jae, merupakan serial Netflix original yang dibintangi oleh Yoo Ji-tae, Park Hae-soo, Jun Jong-seo, Lee Won-jong, dan Park Myung-hoon.

Ini menggambarkan situasi krisis penyanderaan di Semenanjung Korea, yang melibatkan ahli strategi jenius dan orang-orang dengan kepribadian dan kemampuan yang berbeda. Seri ini dijadwalkan akan dirilis pada 2022 di Netflix.

Profesor (Yoo Ji-Tae) merencanakan perampokan ambisius yang akan menghasilkan pembayaran besar. Untuk rencananya, Profesor mencari calon anggota tim. 

Anggota yang direkrut memilih nama kota sebagai nama kode mereka dan mereka semua memiliki kepribadian yang kuat. Rencana mereka tampaknya sempurna, tetapi karena sandera yang mereka ambil, mereka menghadapi situasi yang tidak terduga.

Serial drama adalah remake dari serial televisi Spanyol "La casa de papel" ("Money Heist") yang pertama kali ditayangkan di Antena 3 pada 2 Mei 2017.

Park Jung-Woo pertama kali berperan untuk memainkan karakter Rio, tetapi keluar karena alasan yang tidak ditentukan.


Pemeran Drama Korea Money Heist Korea Joint Economic Area 2022
Pada drama korea Money Heist : Korea - Joint Economic Area untuk pemeran utamanya yakni The Profesor (yang diperankan oleh Yoo Ji-tae). Dan film Money Heist :Korea - Joint Economic Area diperankan juga oleh beberapa Cast lainnya diantaranya

Yoo Ji-tae sebagai Profesor
Jeon Jong-seo sebagai Tokyo
Park Hae-soo sebagai Berlin
Lee Won-jong sebagai Moskow
Kim Ji-hoon sebagai Denver
Jang Yoon-ju sebagai Nairobi
Lee Hyun-woo sebagai Rio
Kim Ji-hun sebagai Helsinki
Lee Kyu-ho sebagai Oslo
Kim Yun-jin sebagai Seon Woo-jin
Kim Sung-oh sebagai Kapten Cha Moo-hyuk
Park Myung-hoon sebagai Cho Young-min
Lee Joo-bin sebagai Yoon Mi-seon
Lee Si-woo sebagai Ann
Lim Hyeong-guk
Lim Ji Yeon


Poster Money Heist Korea Joint Economic Area 2022



Trailer Money Heist Korea Joint Economic Area 2022


Review Money Heist Korea Joint Economic Area 2022
Jujur dari 5 season Money Heist versi spanyol saya belum menamatkannya sehingga tidak banyak spoiler dari kisah aslinya yang diadaptasi ke korea.

Kesan pertama sebagai sebuah series adaptasi, Money Heist Korea Joint Economic tetap bisa menghadirkan drama korea vibe pada umumnya.

Kisahnya tentang sekelompok orang yang dipimpin leader berinisial Profesor yang hendak merampok uang di percercetakan uang negara unifikasi korea selatan dan utara, bukan..bukan mencuri tapi tepatnya mencetak uang di dalamnnya sebanyak 4 triliun.

Mungkin saya yang kurang mengamatai tapi hingga episode terakhir, motif yang profesor mencetak uang demi kesejahteraan belum bisa dijelaskan secara gamblang, akan saya aupdate setelah mendapat pencerahan.

Akting para aktornya sudah tidak diragukan lagi, beberapa adalah langganan film dan drama korea yang mendunia seperti Park Hae So sebagai Berlin yang pernah membintangi seires Netflix Squid Game.

Penampilan Jeon Jong-seo sebagai Tokyo sangat mencuri perhatian dan layak jadi bintang utama Money Heist versi korea ini.

Adu kecerdikan antara polisi dan sang profesor dalam memenangkan drama pencurian dan penyanderaan sangat menarik, bagaimana mereka saling tarik ulur dan twist-twist yang dihadirkan.

Saat melihat play list yang cuma 6 episode, saya pribadi merasa bahwa drama ini bakal ada sekuelnya seperti versi spanyolnya. Dan benar saja, walau sejauh ini tim profesor menang, namun ending scene di epsisode 6 dimana Seon Woo-jin mendapat petunjuk baru dari sobekan uang kertas yang diselundupkan anak duta besar serta polisi asal utara yang mendatangi kafe profesor bakal menyisakan misteri apa yang akan terjadi selanjutnya.

Mari kita nantikan apa yang akan terjadi di Money Heist Korea Joint Economy season 2 yang entah kapan akan tayang.


Dugaan penulis tentang strategi cetak uang ala Profesor di Money Heist Korea Joint Economy adalah seperti dalam Modern Monetary Theory, yaitu:

MMT atau teori moneter modern merupakan sebuah pendekatan dalam mengelola perekonomian. Teori ini dikembangkan sejak era 90-an oleh seorang pakar ekonomi Profesor Bill Mitchell dan beberapa orang akademisi asal Amerika Serikat seperti Profesor Randall Wray dan Stephanie Kelton, serta seorang bankir Warren Mosler. 

Masih belum dapat dipastikan apakah banyak masyarakat dan pemerintahan setuju dengan teori moneter modern ini. Namun, yang jelas teori yang mencetuskan ide untuk mencetak uang baru sebanyak-banyaknya guna menangani resesi global dalam waktu dekat ini telah menimbulkan polemik di antara para ekonom dunia. 

Landasan dari MMT sebenarnya adalah teori ekonomi yang dicetuskan oleh seorang ekonom asal Inggris John Maynard Keynes di era 1930 hingga 1940-an. Mereka yang mengembangkan teori ini mengklaim diri mereka sebagai penerus teori ekonomi post-Keynessian yang kini dikenal sebagai teori moneter modern.

Dalam modern monetary theory banyak dikupas mengenai pentingnya tindakan ekonomi baru yang tentunya sangat bertentangan dengan ekonomi konvensional yang berjalan di dunia saat ini. 

Gagasan utama dari MMT adalah bahwa pemerintah tidak perlu ragu atau takut akan munculnya defisit pada anggaran negara yang tinggi, inflasi, goyahnya nilai tukar mata uang, hingga pengeluaran yang terlalu besar untuk pemulihan ekonomi. Para pakar ekonomi pro-MMT menilai pemerintah dapat berperan besar dalam pengendalian masalah ekonomi, termasuk inflasi. 

Dalam asumsi MMT, pemerintah dapat mencetak uang baru sebanyak yang dibutuhkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, UMKM, mengurangi beban utang luar negeri, serta tersedianya lebih banyak lapangan kerja. Sederhananya: dalam kondisi mendesak seperti resesi ekonomi, pilihan mencetak uang baru dinilai jauh lebih baik dibandingkan dengan kembali berutang pada bank dunia yang akan menambah beban utang negara yang sudah ada.  

Masih mengenai apa itu mmt (modern monetary theory), para ekonom yang mendukung teori moneter modern berpendapat bahwa pencetakan uang baru tidak akan langsung menimbulkan inflasi dan mendevaluasi mata uang negara. Menurut mereka, teori ekonomi konvensional justru telah gagal memulihkan perekonomian dunia. Dampaknya, dunia investasi goyah, utang-utang semakin menumpuk, tingkat pengangguran kian tinggi, dan ekonomi secara keseluruhan kian memburuk. 

Berdasarkan penilaian para penggiat MMT, kegagalan itu terjadi karena masih banyak negara yang tetap menganut konsep stabilitas keuangan, takut menghadapi inflasi/hiperinflasi, serta takut mengatasi nilai tukar mata uang yang anjlok.

Namun, perlu diketahui bahwa risiko mencetak uang secara berlebihan juga bukan sekadar sebuah ancaman. Di tahun 2008 lalu, Zimbabwe pernah mengalami inflasi secara langsung akibat pencetakan uang baru secara berlebihan. Tidak tanggung-tanggung, inflasi yang dialami salah satu negara di benua Afrika itu pernah menembus angka 231 juta % pada saat itu.

Akibat kesewenang-wenangan Presiden Robert Mugabe yang saat itu mencetak uang baru demi mendanai kampanye politik pribadinya, inflasi tinggi pun terjadi dan tingkat pengangguran mencapai 94%. Pabrik-pabrik tutup bersamaan dengan suplai makanan yang semakin menipis. Harga-harga melambung tinggi karena stok berbagai produk di toko mana pun menjadi sangat langka. Kelaparan terjadi di mana-mana dan rakyat semakin miskin saja. 

Lebih jauh lagi, negara itu terpaksa menyederhanakan nilai nominal mata uang dengan menghilangkan 10 angka nol. Misalnya, 10 miliar Dollar Zimbabwe nilainya menyusut menjadi hanya 1 Dollar Zimbabwe.

Gagasan modern monetary theory memang cukup menggiurkan, terutama di kalangan milenial. Kaum muda Amerika Serikat dan Jepang sudah mulai melirik teori ini karena dianggap dapat memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat dengan produktivitas tinggi di masa kini.

Di Indonesia sendiri, ide pencetakan uang baru ini juga telah banyak disuarakan. Bahkan, Badan Anggaran DPR telah menganjurkan kepada pemerintah untuk segera mencetak uang baru sampai sejumlah Rp 600 triliun guna mengatasi masalah perekonomian yang produktif. Beberapa mantan menteri pun mengusulkan Bank Indonesia untuk mencetak uang baru hingga Rp 4.000 triliun. (sumber: akseleran.co.id)



Tentang produksi seriela Money Heist Korea 
Pada Juni 2020, dilaporkan bahwa BH Entertainment berencana untuk membuat ulang Money Heist yang memproduksinya bersama Zium Content. Mereka sedang dalam pembicaraan dengan Netflix, dan sedang dalam tahap pengembangan.

Pada tanggal 1 Desember, dilaporkan bahwa remake Korea dari serial tersebut telah dikonfirmasi oleh Netflix dengan Kim Hong-sun sebagai sutradara dan Ryu Yong-jae sebagai penulis naskah. BH Entertainment akan bertanggung jawab atas produksi, dengan seri ini memiliki 12 episode.

Pada tanggal 31 Maret, susunan pemain dikonfirmasi oleh Netflix. Setelah menyelesaikan pemeran, cerita dan karakter dirumuskan. Fokusnya adalah untuk menjaga narasi asli dan atribut karakter tetap hidup. Lim Ji-yeon bergabung dengan para pemain pada April 2021.

Lee Hyun-woo menggantikan Park Jung-woo karena konflik tanggal dengan serial Fly High Butterfly. Pemeran Korea dibandingkan dengan menggambar persamaan dan perbedaan antara yang asli dan adaptasi.

Pembuatan film ditangguhkan pada 7 Juli 2021 untuk mengakomodasi pedoman yang dimaksudkan untuk membatasi penyebaran COVID-19.

Pada 17 Januari 2022, Netflix mengungkapkan judul bahasa Inggris dari serial ini: Money Heist: Korea – Joint Economic Area.

Pada 29 April 2022, diumumkan bahwa Money Heist: Korea – Joint Economic Area akan dirilis pada 24 Juni 2022. Pada 20 Mei 2022, teaser resmi dirilis.


Url Link streaming Money Heist Korea Joint Economic Area 2022 sub indo di Netflix klik di sini.


===
Baca Juga:





Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys