Loading...

Mengenal Macam-macam Genre Anime, Film, Drama Korea, Musik dan Novel

 


Campusnesia.co.id - Lewat postingan kali ini mari kita Mengenal Macam-macam Genre Anime, Film, Drama Korea, Musik dan Novel.

Sudah kita pahami bahwa dalam dunia Anime, Film, Drama Korea, Musik dan Novel memiliki genre yang beragam sekali dengan ciri khasnya masing-masing.

Jenis genre dalam karya seni juga punya penikmat dan penggemar yang spesifikm berbeda antara satu dengan yang lainnya.


A. Mengenal Jenis Genre Anime dan Penjelasannya

1. Action
Genre ini biasanya tergolong dari para remaja yang menyukai aksi, mulai dari konflik bersenjata, adegan babak belur. Adegan perang secara berkelompok.


2. Adventure
Biasanya genre adventure selalu dikaitkan dengan genre action, dalam genre tersebut menampilkan seseorang melakukan perjalanan atau perjalanan yang akan ditempuh dalam hidup MC untuk mencapai sebuah ambisi.


3. Comedy
Genre comedy tentunya berhubungan dengan hal yang berbau mengasyikan, dapat menghibur penonton dengan lawakan yang disajikan dalam anime tersebut.


4. Drama
Genre ini menampilkan berbagai konflik dalam suatu kisah secara kompleks. Biasanya anime tersebut akan membawa penonton terkena mental breakdance yang membuat penonton tertekan tekanan batin luar biasa.


5. Ecchi
Rekomendasi genre ini hanya untuk orang-orang dewasa, dalam anime tersebut menampilkan sebuah adegan tidak senonoh namun tidak bisa dikatakan terjerumus hal sesat, melainkan sebuah cuci mata sementara.


6. Fantasy
Bagi pecinta dunia khayalan, genre ini sangat cocok untuk penggemar yang yang menyukai cerita imajinatif atau hal yang tidak pernah terjadi di dunia nyata, atau lebih sering dikenal dunia isekai.


7. Game
Game yang terinspirasi dari light novel kebanyakan, terkadang selalu diadaptasi oleh pihak produser anime. Bagi para penonton pecinta game, anime ini akan menyelesaikan permainannya sesuai alur cerita dalam game yang diadaptasi.


8. Gore
Jauhkan genre seperti ini untuk dipertontonkan pada anak. Sebab isi anime ini mengandung berbagai hal yang tidak seharusnya diperlihatkan. Anime dengan genre ini identik dengan darah, goresan pada anggota tubuh tertenu, adegan kekerasan di luar nalar, dan memperlihatkan pertumpahan darah.


9. Historical
Genre yang menceritakan tentang masa lampau, atau dikenal sebagai alur mundur. Biasanya anime dengan genre ini menceritakan tentang sejarah, atau bencana alam yang telah terjadi tahun lalu.


10. Horor
Genre yang menggambarkan kesan menyeramkan, menegangkan, dan menakutkan. Sangat identik dengan makhluk halus.


11. Romance
Menceritakan kisah percintaan sepasang kekasih yang sedang menjalani pendekatan. Genre yang sangat banyak ditonton oleh kaum wanita, sebab wanita sangat menyukai pria romantis.


12. School
Jika ingin melihat komflik sektiar sekolah, genre ini salah satunya yang akan menjadi patokan. Genre ini akan memperlihatkan berbagai kegiatan aktifitas, konflik, atau sejenis hal lain selama di ruang lingkungan sekolah.


13. Sci-Fi (Science Fiction)
Genre yang sangat mengedukasi yang membicarakan tentang kemajuan teknologi atau ilmu pengetahuan yang merajalela di dunia dan khususnya rencana pembuatan teknologi di masa depan.


14. Slice of Life
Menceritakan tentang kehidupan seseorang sehari-hari yang umumnya biasa dialami di kehidupan nyata. Misalnya, seperti kegiatan sehari-hari, membereskan rumah sebagaimana rutinitas setiap liburan.


15. Supranatural
Melibatkan kekuatan yang tidak dapat dijelaskan atau peristiwa yang menentang hukum alam. Kekuatan yang biasanya hanya dikhayalan atau terinspirasi dari cerita legenda dewa/dewi jaman dahulu.




B. Mengenal Jenis Genre Drama Korea dan Penjelasannya

1. Drama Korea Genre Melodrama
Menurut KBBI, melodrama berarti pagelaran, seperti sandiwara atau film, dengan lakon yang sangat sentimental, mendebarkan, dan mengharukan, yang lebih mengutamakan ketegangan daripada kebenaran.

Pada kegunaannya, melodrama biasanya difungsikan sebagai genre yang menekankan emosional dan sentimental penontonnya. Contoh drama Korea bergenre melodrama adalah Youth of May, Birthcare Center, Princess Hours, Coffee Prince, Something Happened in Bali, Record of Youth, dan sebagainya.


2. Drama Korea Genre Sitcom
sitkom berarti komedi situasi merupakan salah satu genre komedi yang latarnya terpusat pada satu tempat dan karakter yang sama di setiap situasi tertentu. Menurut Guinness World Records, genre "sitcom" pertama kali dipakai pada tahun 1946 di acara televisi bernama Pinwright's Progress.

Di drama Korea, judul-judul yang mengusung genre sitcom adalah So Not Worth It, Welcome To Waikiki, The Sound of Your Heart, Reply Series, dan lainnya. 


3. Drama Korea Genre Human
Human merupakan genre drama yang sebenarnya hampir mirip dengan genre slice of lice. Namun, genre human ini lebih identik dengan plot yang tak menonjolkan bagian romansanya. Pada umumnya, drama dengan genre ini akan lebih memfokuskan pada perasaan, emosi, interaksi antarmanusia, dan biasanya banyak mengandung moral kehidupan.


4. Drama Korea Genre Legal
Legal adalah sebuah genre yang menempatkan topik mengenai praktek hukum, kejaksaan, dan peradilan sebagai sorotan utamanya. Dalam drama Korea, hal ini pasti tak asing lagi mengingat betapa banyaknya drama yang mengusung genre ini.

Drama bergenre legal yang baru-baru ini ditayangkan ialah The Devil Judge. Namun tak hanya itu, sederet drama kenamaan lainnya ikut mengambil bagian sebagai drama "legal". Drama yang dimaksud seperti Law School, Touch Your Heart, Partners for Justice, Lawless Lawyer, dan lainnya.


5. Drama Korea Genre Sageuk
Sageuk menjadi salah satu genre yang berhasil membuat sejumlah drama yang menempati barisan rating tertinggi. Contohnya adalah drama berjudul Mr. Sunshine yang mendapat peringkat keenam dengan persentase nasional sebesar 18,129 persen.

Sageuk sendiri merupakan genre drama Korea yang berlatar instanasentris, mengandung kompleksitas dunia kerajaan, dan umumnya dibuat kolosal atau secara besar-besaran. Maka dari itu, drama-drama dengan genre sageuk dikenal memiliki biaya produksi yang super mahal, hingga mencapai miliaran rupiah.

Selain Mr. Sunshine, drama korea bergenre sageuk yang bisa disaksikan di antaranya Arthdal Chronicles, Lovers of The Red Sky, Mr. Queen, Moon Lovers, dan masih banyak lainnya.


6. Drama Korea Genre Makjang
Makjang termasuk genre drama yang masih asing di telinga beberapa orang. Melansir dari kcrush.com, makjang secara harfiah dapat berarti mengambil sesuatu terlalu jauh atau mencapai batas terlepas dari keadaannya. Makjang ini merupakan genre drama yang mengarah pada plot yang penuh enigma. 

Skenario-skenario dalam drama dengan genre makjang biasanya meliputi sesuatu yang dramatis, seperti peselingkuhan, balas dendam, pembunuhan, rahasia kelahiran, dan hal-hal yang logikanya hampir tidak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata. Contoh drama bergenre makjang antara lain The Penthouse Series, The Last Empress, The World of The Married, Sky Castle, VIP, Mine, My Golden Life dan lain-lain. 


7. Drama Korea Genre Action
Adalah jenis drama korea yang sepanjang episodenya identik dengan adegan aksi laga, pertarungan dan kejar-kejaran. Contoh drama bergenre makjang antara lain Vagabond, City Hunter, K2, D.P, Bad and Crazy, My Name dan lain-lain. 


8. Drama Korea Genre Medical
Drama korea medical adalah drama yang mengangkat tema tentang dunia kesehatan seperti rumah sakit, kedokteran dan pengobatan. Conoth drama korea genre Medical misalnya Doctor Crush, Emergency Couple, Life, Hospital Playlist, Doctor Romantic, Doctor Prisoner, Doctor Stranger, Good Doctor, Descendent of the Sun.


9. Drama Korea Genre Zombie
Drama korea yang mengangkat tema zombie atau mayat hidup, ada yang berlatar masa sekarang modern seperti All of Us Are Dead, Happiness, Dark Hole, Zombie Detective dan ada yang bertema jaman kerajaan seperti Kingdom.


10. Drama Korea Genre Science Fiction
Drama korea yang mengangkat tema ilmu pengetahuan dan ide-ide tentang masa depan. Contoh drama korea genre Science Fiction misalnya Alice, Rugal, My Holo Love, The Silent Sea, Are You Human?, Sisyphus: The Myth, L.U.C.A.: The Beginning, Memories of the Alhambra, Mouse, Times.


11. Drama Korea Genre Olahraga
Yaitu drama korea yang mengangkat dunia olahraga sebagai latar belakangnya, baik secara langsung sebagai inti cerita atau sebagai latar belakang karakternya saja. Contoh drama korea genre olahraga misalnya Twenty Five Twenty One, Racket Boys, Run On, Hot Stove League, Weightlifting Fairy Kim Bok-joo, Oh My Venus, Navillera.


12. Drama Korea Genre Militer dan Polisi
Yaitu drama korea yang mengangkat dunia Militer dan Polisi, ada yang serius adapula yang komedi romantis. Contoh Drama Korea Genre Militer dan Polisi misalnya Catch the Ghost, Awaken, Live, Beyond Evil, police university, police academy, Legend of the Patriots, Oh My Captain, Bolder By the Day, Crash Landing On You, D.P, Descendent of the Sun.



C. Mengenal Jenis-jenis Film dan Penjelasannya

1. Film Dokumenter
Film dokumenter adalah jenis film yang biasanya disajikan dalam bentuk fakta dan data. Dengan kata lain, film dokumenter akan mendokumentasikan suatu kenyataan atau tidak ada cerita fiktif. Untuk itu, film dokumenter digunakan untuk mempresentasikan kenyataan dan menampilkan kembali sebuah fakta yang ada di kehidupan.

Dalam film dokumenter, unsur hiburan tidak terlalu ditonjolkan. Selain itu, film dokumenter juga memiliki pesan khusus dari tema yang telah ditentukan. Tak heran jika jenis film ini kerap digunakan sebagai media kritik sosial.


2. Film Fiksi
Salah satu jenis film yang paling populer dan digemari oleh semua kalangan adalah film fiksi. Film fiksi sendiri merupakan film dari sebuah karangan atau di luar kejadian nyata. Biasanya, cerita fiksi memiliki dua peranan, yakni protagonis dan antagonis.

Di samping itu, film fiksi juga memiliki adegan yang sudah dirancang sejak awal. Berbeda dengan film dokumenter yang tidak terlalu menonjolkan unsur hiburan, film fiksi cenderung sebagai sarana hiburan. Meski begitu, saat ini banyak film fiksi yang dijadikan sebagai media kritik sosial.


3. Film Eksperimental
Film eksperimental atau biasa disebut dengan sinema eksperimental adalah metode pembuatan film yang mengevaluasi ulang konvensi sinematik. Selain itu, jenis film ini juga mengeksplorasi bentuk-bentuk non-naratif dan alternatif menjadi naratif tradisional.

Adapun tujuan film eksperimental sendiri adalah untuk mewujudkan visi pribadi seorang artis atau untuk mempromosikan ketertarikan pada teknologi baru. Sederhananya, jenis film ini biasa dibuat secara independen dan tidak bekerja pada industri perfilman.


4. Drama
Drama adalah genre film yang umumnya menceritakan kehidupan nyata yang berhubungan dengan setting, tema, karakter, dan cerita. Selain itu, drama juga diambil dalam skala besar yaitu masyarakat dan skala kecil yaitu keluarga.

Dalam skala besar, biasanya drama bercerita mengenai politik dan kekuasaan. Sedangkan, dalam skala kecil atau keluarga biasa berkisah tentang keharmonisan dan cinta.


5. Aksi (Action)
Genre aksi atau action adalah genre film yang biasanya sangat menegangkan saat ditonton. Film dengan genre ini juga terdapat karakter antagonis dan protagonis yang keduanya saling berhubungan dalam sebuah konflik. Tak heran jika genre film ini sering menyajikan adegan kejar-kejaran, tembak-menembak, dan balapan.


6. Komedi
Salah satu genre film yang digemari oleh semua kalangan adalah komedi. Jenis genre ini kerap memancing penonton untuk tertawa. Selain itu, film komedi juga disampaikan dengan sangat ringan dan biasa melebih-lebihkan aksi, situasi, dan bahasa.


7. Horor
Horor adalah genre film yang bercerita tentang ketakutan dan suasana yang menyeramkan di dalamnya. Biasanya, genre film ini berhubungan dengan makhluk gaib, monster, dan berwujud fisik yang membuat penonton ketakutan.


D. Jenis-Jenis Novel, Lengkap Beserta Penjelasan

D1. Novel Fiksi
Sesuai namanya, novel berkisah tentang hal yang fiktif dan tidak pernah terjadi. Tokoh, alur maupun latar belakangnya hanya rekaan penulis saja. Contoh: Twillight, Harry Potter.


D2. Novel Non Fiksi
Novel ini kebalikan dari novel fiksi, yaitu novel yang bercerita tentang hal nyata yang sudah pernah terjadi, lumrahnya jenis novel ini berdasarkan pengalaman seseorang, kisah nyata atau berdasarkan sejarah. Contoh: Laskar Pelangi, 99 Cahaya di Langit Eropa.


1. Novel Romantis
Novel yang berkisahkan tentang percintaan dan kasih sayang. Biasanya disertai intrik-intrik yang menimbulkan konflik. Contoh: Novel Summer In Seoul, Autumn In Paris, Winter In Tokyo, dan Spring In London karya Ilana Tan.

2. Novel Horor
Memiliki cerita yang menegangkan, seram, dan membuat pembacanya berdebar-debar. Berhubungan dengan makhluk-makhluk gaib dan berbau supranatural. Contoh: Novel Dracula karya Bram Stoker.

3. Novel Misteri
Jenis novel ini lebih rumit dan dipenuhi teka-teki yang harus dipecahkan. Biasanya disukai pembaca karena membuat rasa penasaran dari awal sampai akhir. Contoh: Novel Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle.

4. Novel Komedi
Dilihat dari namanya, novel ini memiliki unsur-unsur lucu dan humor sehingga bisa membuat pembacanya terhibur dan sampai tertawa terbahak-bahak. Contoh: Novel Mamut Merah Jambu karya Raditya Dika.

5. Novel Inspiratif
Jenis novel yang dapat menginspirasi banyak orang. Banyak mengandung nilai-nilai moral dan hikmah yang dapat diambil dalam novel ini. Contoh: Novel Chairul Tanjung Si Anak Singkong.

6. Novel Sejarah
Novel sejarah diangkat dari cerita sejarah, mitos ataupun legenda yang pernah ada dalam masyarakat. Biasanya di dalam cerita macam novel ini, penulis akan menambahkan opininya terhadap sejarah tersebut. Contoh: Amba

7. Novel Petualangan
Dalam novel petualangan lebih menitikberatkan pada alur dan cerita yang berkesinambungan. Adegan dan dialog di dalamnya membahas tentang situasi, sedangkan latar yang tergambar dalam cerita biasanya lebih mendetail.

Biasanya macam novel ini menceritakan tentang misi dengan akhir cerita yang jelas, tetapi penyelesaian yang menggantung. Contoh: A Journey to the Centre of the Earth.

a. Teenlit
Berasal dari kata teen yang berarti remaja dan lit dari kata literature yang berarti tulisan atau karya tulis.

Jenis novel ini bercerita seputar permasalahan para remaja umumnya, tentang cinta atau persahabatan. Segala yang diceritakan dalam novel jenis ini disesuaikan dengan karakter dan tumbuh kembang remaja.

Target pasar jenis novel ini adalah anak usia remaja, usia yang dianggap labil dan memiliki banyak permasalahan. Contoh: Me vs heighells, Dealova.

2. Chicklit
Chick adalah bahasa slang dari Amerika yang berarti wanita muda, jadi jenis novel yang satu ini bercerita tentang seputar kehidupan atau permasalahan yang dihadapi oleh seorang wanita muda pada umumnya.

Jenis buku novel ini sebenarnya bisa dinikmati oleh siapa saja. Namun, umumnya cerita dari novel ini lebih kompleks, rumit bahkan kadang mengandung unsur dewasa yang tidak terlalu mudah ditangkap oleh pembaca usia remaja. Contoh: Miss jutek, Testpack.

3. Songlit
Novel ini ditulis berdasarkan sebuah lagu. Biasanya, alur cerita dalam novel ini dikembangkan dari sebuah lagu yang sedang tren atau bermakna mendalam.

Contoh: Ruang Rindu, di mana judul novel tersebut berasal dari sebuah lagu ciptaan Letto. Novel ini bisa dinikmati oleh siapapun baik remaja maupun orang dewasa.

4. Novel Dewasa
Novel jenis ini tentu saja hanya diperuntukkan bagi orang dewasa karena umumnya ceritanya bisa seputar percintaan yang mengandung unsur sensualitas orang dewasa. Contoh: Saman dan Larung penulis Ayu Utami.



E. Jenis-jenis Genre Musik dan Daftar Musisi Terkenalnya

1. Genre Musik Klasik
Genre musik ini diartikan sebagai jenis musik yang intelektual dan indah, dapat dinikmati hampir dari semua zaman yang ada. Awalnya berasal dari Eropa ketika tahun 1750 sampai 1825. Biasanya dalam musik klasik ini ada pembagian berdasarkan periode tertentu.

Lebih tepatnya, ada pembagian menjadi tiga zaman, yaitu ada Medieval serta Renaissance, ada Baroque Klasik serta Romantis, dan ada Modern serta Kontemporer.  Dari pembagian tersebut ada beberapa musisi dari genre musik klasik yang terkenal sampai saat ini diantaranya, yaitu: Mozart, Johann Pachelbel, Chopin, Beethoven dan lain-lain.


2. Genre Musik Jazz
Genre musik jazz dianggap sebagai jenis musik yang muncul karena adanya penggabungan dari genre musik lainnya, yaitu blues, ragtime, dan musik eropa, termasuk di dalamnya musik band.

Mengingat pengertian genre musik tadi, kalau pada dasarnya ada beberapa genre musik dalam sebuah lagu yang akhirnya dijadikan menjadi sebuah genre. Ada beberapa sub genre di dalam genre musik jazz, subgenre itu antara lain, dixieland, bebop, cool jazz, swing, hard bop, free jazz, jazz fusion, cafjazz, dan smooth jazz.

Di Indonesia ada beberapa musisi jazz, diantaranya adalah: Barry Likumahuwa Krakatau, Embong Rahardjo, Benny Likumahuwa, Indra Lesmana, Karimata, Bhaskara, Bubi Chan, Spirit Band, Jopie Item dan lain-lain.


3. Genre Musik Blues
Genre musik blues merupakan sebuah aliran yang berasal dari Amerika Serikat baik musik vokal maupun instrumennya. Muncul dari musik-musik pujian dan spiritual, yang awalnya muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika yang di Amerika Serikat.

Hal ini dibuktikan adanya penggunaan lirik-lirik lagu serta penggunaan blue note dan adanya penerapan dalam pola call and response (dalam hal ini ada dua kalimat yang dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan pada kalimat kedua, dianggap sebagai “jawaban” atas “pertanyaan” di kalimat pertama).

Musisi dan band terkenalnya antara lain: Slank, Gugun Blues Shelter, Adrian Adioetomo, Rama Satria Claproth, Endah dan Rhesa, Ginda Bestari, Andre Harihandoyo & Sonic People, Blues Libre, Titiek Puspa.


4. Genre Musik Country
Genre musik country, merupakan genre dari campuran unsur-unsur musik Amerika, yaitu gabungan dari Pegunungan Appalachia dan Amerika Serikat bagian selatan. Musik ini memiliki nada yang ceria dan dan pembawaan santai dan ringan.

Musik country ini awalnya berasal dari lagu rakyat Amerika Utara, musik gospel, musik kelt, dan hal ini berkembang sejak tahun 1920-an. Pada sekitar tahun 1940-an mulai dipakai istilah untuk musik country, istilah ini menggantikan istilah musik hillbilly yang dalam pengertiannya terkesan merendahkan.

Lalu di tahun 1970-an, istilah ini mulai populer. Ada istilah lain untuk genre musik ini yaitu country and western, akan tetapi hal itu sudah jarang dipakai, kecuali di Irlandia dan Britania Raya. Artis populer yang menggunakan genre country ini adalah Taylor Swift, contohnya dengan judul lagu Red.


5. Genre Musik Techno
Genre musik yang satu ini merupakan genre musik yang aliran musiknya biasanya menggunakan tema futuristik. Di klub-klub malam biasanya memakai genre-genre musik ini dan biasanya musiknya dimainkan oleh seorang DJ (disk jockey).

Menggunakan alat musik digital seperti DJ Maker yang selalu digunakan untuk meremix musik yang sudah ada menjadi musik yang memiliki tema futuristik. Karena menggunakan alat musik digital, genre musik ini tidak bisa dimainkan oleh alat musik yang tradisional ya, seperti gitar, sasando ataupun gendang. Grup musik yang menggunakan genre musik ini adalah Daft Punk.


6. Genre Musik Reggae
Musik reggae menjadi suatu aliran musik yang pada awalnya dikembangan di Jamaikan, sekitar akhir era 60-an. Biasanya penamaan ini digunakan secara lebih luas untuk menamai segala jenis musik yang ada di Jamaika.

Reggae ini musiknya berdasar pada aksen pada sinkopasi atau off-beat untuk ciri khas dengan gaya musik ritmis, hal ini disebut dengan skank. Tempo musik reggae ini biasanya lebih lambat. Band yang biasanya menggunakan genre reggae adalah Steven and Coconut Treez.

Berikut adalah musisi bergenre Reggae: Bob Marley, Jimmy Cliff, Tony Q Rastafara, Mbah Surip, Imanez, Dhyo Haw.


7. Genre Musik R&B
Dalam genre musik R&B, mulai populer karena musik ini menggabungkan diri dari beberapa genre musik lainnya, seperti genre jazz, genre blues dan gospel. Awal mulanya diperkenalkan oleh pemusik yang berasal dari Afrika-Amerika.

Nah, musik R&B itu merupakan singkatan dari Rhythm and Blues. Artis yang menggunakan genre musik R&B adalah Justin Timberlake. Nih, kalo lagu dengan musik R&B yang lagi sering-seringnya penulis dengar saat ini, adalah At My Worst oleh Pink Sweats.


8. Genre Musik Rap
Musik rap menjadi salah satu unsur dari musik hip-hop. Kalau biasanya kalian dengerin genre ini, biasanya teknik vokal yang digunakan adalah dengan berkata-kata cepat. Penyanyi genre ini dikenal dengan sebutan rapper.

Rap yang dilakukan biasanya diiringi dengan musik oleh sebuah band atau DJ. Rapper ini juga termasuk dalam penyanyi biasa yang bernyanyi solo, rapper tersebut adalah Xzibit dan Jay-z. Selain itu ada rapper yang menjadi anggota dari suatu band, contohnya adalah Linkin Park. Nah, untuk contoh penyanyi yang menggunakan genre musik rap yang terkenal di Indonesia adalah Igor Saykoji.

Berikut daftar musisi dan band terkenal ber genre musik rap: Igor, Saykoji, Younglex, Akon, Iwa K, Bondan Prakosa.


9. Genre Musik Death Metal
Musik death metal, genre ini merupakan sebuah subgenre dari musik heavy metal yang awalnya berkembang dari trash metal di awal 1980-an. Corak khas yang ada di genre musik ini adalah pada liriknya, yang umumnya bertema pada kematian atau kekerasan. Band yang menggunakan genre musik death metal ini adalah The Berzerker.

Berikut ini daftar band dan musisi bergenre metal: Metalica, Avenged Sevenfold, Rash, Slayer, Diamond Head.

10. Genre Musik Dangdut
Ketika mendengar istilah “dangdut” pasti kalian familiar banget dengan genre musik yang satu ini. Dangdut merupakan salah satu genre musik yang paling populer di Indonesia. Ciri khas musik ini adalah adanya permainan alat musik gendang atau tabla.

Kalau, kalian mendengarkan genre musik yang satu ini pasti kalian familiar dengan musik-musik Bollywood, karena pada dasarnya musik dangdut terpengaruh oleh musik India Klasik dan Bollywood.

Daftar musisi dangdut terkenal di Indonesia: Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Nazar, Inul Daratista, Via Vallen, Ayu Ting Ting, Happy Asmara, Zaskia Gotik, Cita citata, Nella Kharisma, Siti Badriah.


11. Genre Musik Pop
Nah, untuk genre musik yang selanjutnya adalah genre musik pop. Biasanya musik pop ini nada dan lirik yang dibuat cenderung sederhana, berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, musik genre ini lebih mudah untuk dicerna dan sangat mudah untuk dinyanyikan, bahkan mudah untuk dihafal liriknya. Genre ini menjadi genre musik yang universal karena mampu diterima orang secara baik.

Genre musik ini disebut juga genre musik populer dan berasal bentuk yang lebih modernnya yang ada di Inggris dan Amerika Serikat, sejak pertengahan 1950-an. Batasan genre ini adalah merujuk kepada musik yang mempunyai daya tarik yang luar biasa, mengingat istilah genre musik ini adalah genre musik populer.

Berikut adalah daftar musisi dan band bergenre pop: Noah, Rizky Febrian, Afgan, Isyana, Saraswaty, Tylor Swift, Dewa, Melly Goeslaw, Raisa, Tulus, Hijau Daun, Ungu, Kangen Band.


12. Genre Musik Balada
Ada genre musik balada, yang mana genre musik ini merupakan salah satu jenis musik yang harmoni lagunya mengalun dengan lambat dan biasanya tema-tema yang digunakan ada tema tentang percintaan.

Menggunakan lirik-lirik yang puitis dan menggunakan alunan musik lambat. Secara khusus dalam pengelompokkan genrenya, balada memiliki karakteristik khusus yaitu adanya puisi dan lagu mendayu. Genre ini hadir sebagai bentuk lambat dari lagu cinta yang populer.


Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Mengenal Macam-macam Genre Anime, Film, Drama Korea, Musik dan Novel. Semoga bermanfaat sampai jumpa.



Sumber:
- https://www.merdeka.com/jateng/mengenal-jenis-jenis-film-dan-penjelasannya-perlu-diketahui-kln.html

- https://deskjabar.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-1133183127/mengenal-jenis-genre-anime-dianjurkan-sebelum-menonton?page=2

- https://www.bola.com/ragam/read/4883131/jenis-jenis-novel-lengkap-beserta-penjelasan-dan-contohnya

- https://www.gramedia.com/best-seller/genre-musik/

- https://www.idntimes.com/korea/kdrama/zaira-adissa/genre-drama-korea-c1c2/6

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys