Loading...

Waspada Penipuan Modus Beli Pulsa dengan Memalsukan Nama dan Profil WA Orang yang Kenal Kita

 




Campusnesia.co.id - Sore itu wajah Mumun - bukan nama sebenarnya - berseri, ia baru saja mendapatkan pesan dari whatsapp dengan foto dan nama profil tetangganya yang selama ini berprofesi sebagai guru TK dan dihargai di desanya. 

Isi pesannya hendak membeli pulsa, seketika Mumun teringat sehari sebelumnya sang tetangga mengomentari statusnya tentang konter yang baru Mumun buka di Facebook.

Tanpa pikir panjang Mumun segera mengirim pulsa sesuai nominal yang diminta 75.000 kemudian tetangga tadi membeli lagi untuk teman-teman gurunya di grup wa hingga puluhan kali dengan nominal berbeda dari 50.000 hingga 100.000.


Dalam waktu bersamaan sebuah pesan lewat whatsapp masuk kembali dengan nomer baru namun foto profil dan namanya adalah tetangga Mumun kali ini seorang tokoh pemuda yang disegani, isinya beli pulsa untuk modem sebesar 500.000 dan 100.000.

Total pulsa yang sudah Mumun keluarkan sore ini sebesar 3.096.000, ia nampak mulai curiga ketika tiap kali berusaha menelpon pelaku tidak diangkat dan saat video call tak mau menampakkan wajahnya.

Masih berpikir positif Mumun datang ke rumah dua orang yang dimaksud karena hanya beda RT saja, syok ketika mendapat konfirmasi bahwa orang asli tidak melakukan pembelian pulsa yang artinya Mumun baru saja menjadi korban penipuan lewat aplikasi WA.

Sedih dan lemes, bagaimana tidak ia baru dua minggu buka konter pulsa dengan uang tabungan selama PSBB dilakukan dalam waktu yang tak lama modalnya dikuras penipu laknat.


Penuh harap ia mengubungi teman yang seorang aparat kepolisian, tapi saran yang diberikan membuat ia pasrah karena menyuruh mengikhlaskan, sindikat penipuan pulsa sulit dicari dan umumnya pelaku berada di luar daerah.

Peristiwa di atas terjadi pada bulan 17 Juli tahun 2020, para penipu mencari korban lewat aplikasi facebook misalnya orang yang update status jualan pulsa yang diidentifikasi sebagai penjual baru.

Mereka melakukan profiling dari percakapan calon korban di facebook, gaya komunikasi hingga sapaan yang digunakan, mengambil foto dari galeri facebook termasuk berpura-pura dalam hal pekerjaan, bisa dibilang cukup canggih aktingnya.

Modus lain adalah tidak memberi kesempatan korban untuk berfikir, mereka akan meminta segera melakukan miscall agar korban tidak fokus dan melakukan bersama dengan nomer lain secara berbarengan.

Setelah korban berhasil sekali ditipu, sesaat kemudian nomer-nomer baru akan bermunculan dengan nama dan profil foto orang yang kita kenal, biasanya yang baru saja berinteraksi di facebook seperti komen atau like postingan.

Berselang setahun kemudian, Mumun yang tidak tumbang usahanya setelah ditipu jutaan rupiah kembali memposting dagangannya yang kini menambah produk baru yaitu alat tulis kantor. Artinya bukannya bangkrut Mumun justru  bertumbuh.

Tak butuh waktu lama setelah ia update status di facebook, sebuah nomer baru dengan profil dan foto WA teman kuliahnya menghubungi, memanggil dengan sapaan yang khas mereka lakukan berdua tujuannya sudah bisa ditebak minta pulsa.

Berbeda dengan pengalaman setahun sebelumnya, kini mumun sudah tak lugu lagi, ia cek nomer pelaku di aplikasi Getcontact dan bisa diduga hasil penandanya berisi "Penipu Pulsa" dll.


Mumun orang yang baik, ia tetap melayani chat penipu itu seolah ia sudah mengirim pulsa, sambil memberi tahu teman kuliahnya yang nama dan fotonya digunakan untuk menyamar agar update status dengan tujuan agar tidak ada korban lain.

Hari itu ada tiga penipu yang beraksi, dua mengaku teman kuliah satu lagi sebagai tetangga yang bahkan menurut Mumun tidak pernah berli pulsa sekalipun di konternya.

Agar bisa dijadikan sebagai kewaspdaan bersama, berikut kami kumpulkan nomer-nomer yang digunakan oleh para penipu minta pulsa:

Nomer handphone pelaku utama kejadian tahun 2020:
083193965848

087703398188

085732709574

Daftar Penerima Pulsa (diduga satu kelompok) kejadian tahun 2020:
08385628842

083856285562

083193962440

083193963886

083856283832

087863533491

083192782460

083830561330

083192781325

081936370124

087703397125

081233820750

082142990520

082261038433

085732709574

Nomer whatsapp pelaku penipuan beli pulsa kejadian tanggal 4 Desember tahun 2021:
081334749299

083848851043

081235405911



Untuk sobat pembaca campusnesia, semoga postingan kisah Mumun ini jadi pelajaran untuk kita semua agar selalu waspada jika ada pesan masuk minta pulsa.

Saran kami diamkan sejenak, ambil wkatu untuk berfikir dan memastikan pesan yang masuk benar dari orang yang anda kenal.

Lakukan konfirmasi kepada orang yang bersangkutan atau teman dan kerabat terdekat agar tidak salah orang.

Jika perlu instal aplikasi pendeteksi kontak seperti Getcontact atau Truecaller untuk memastikan nomer baru yang menghubungi baik lewat telpon maunpun pesan whatsapp.


Untuk para penipu, pesan penulis mau hidup seperti itu sampai kapan? memberi makan anak dan istri dari hasil menipu orang, bisa jadi para korban kelakuan biadab kalian adalah orang yang sangat membutuhkan, sedang merintis usaha dengan modal pas-pasan, jika anda tidak percaya pengadilan di akhirat ingatlah karma itu nyata, tunggu saja pembalasan dari Tuhan Yang Maha Esa di dunia.

Buat para aparat, bapak polisi yang terhormat sebaiknya lebih pro-aktif mendeteksi para pelaku penipuan tanpa harus menunggu laporan korban.

Jika memang pelaku berda di luar daerah, ada baiknya bekerjasama dengan aparat di daerah tersebut agar apara pelaku bisa ditangkap.

Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis: Nandar

 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys