Menjajal Iritnya Honda Beat, Isi Pertamax 20 Ribu untuk Trip Tembalang Semarang - Trangkil Pati


 
 
Campusnesia.co.id - "Ora Beat ora Sweet" begitu kata anak muda pengguna motor matic produksi honda yang sudah melegenda karena kualitasnya apalagi kalau bukan Honda Beat namanya.
 
Saya sendiri akhirnya menjatuhkan pilihan pada merk ini setidaknya karena tiga alasan, pertama kualitas dan efisiensinya sudah terbukti, kedua karena body yang ramping dan ketiga tentu saja karena harganya.
 
Januari 2019 saya melego Honda Revo 110 SW keluaran tahun 2013 setelah mengaspal bersama selama 6 tahun, karena keterbatasan dana saya menjatuhkan pilihan pada Honda Beat keluaran tahun 2018 second dengan pertimbangan kualitas yang masih bagus, Kilo meter rendah namun harga terjangkau.

Keseharian Beat dengan warna dominan Merah dan Putih ini saya gunakan untuk jarak dekat dalam kota, namun sabtu 14 agustus 2021 kemarin saya coba untuk perjalanan jauh dari Tembalang Semarang menuju Trangkil Pati.

Ditinjau dari jarak, Semarang Pati kisaran diangka 80 Km, artinya jika saya berkendara dengan kecepatan 80 km secara konstan maka akan sampai di tempat tujuan dalam waktu 1 jam saja.

Karena ini trip panjang saya setelah hampir 2 tahun sejak september 2019, kecepatan yang saya pilih tak seberapa hingga untuk trip Semarang Pati butuh waktu 4 jam, iya sobat tidak salah baca itu artinya kecepatan rata-rata saya hanya 40 Km per jam he he.

Membuktikan Iritnya Honda Beat

Poin yang patut diacungi jempol dari produk Honda adalah efisiensinya, start dari Tembalang Semarang saya hanya isi bensin Pertamax Rp 20.000,- betul hanya sekitar 2,2 liter, sebelum melakukan pengisian nampak indikator bahan bakar tinggal 2 strip, setelah pengisian menjadi full.

Sampai di rumah, ternyata bensin masih sisa banyak bahkan tak perlu isi ulang di tengah perjalanan, terbukti Honda Beat memang iritnya kebangetan.

Buat sobat Campusnesia yang kuliah atau sekolah, bisa jadi referensi nih, iritnya sesuai kantong mahasiswa, tapi rasa tunggangannya istimewa.

Jika ada keluhan mungkin pada kecepatan di atas 50 Km per jam terasa transisi yang kasar dan getar, bisa jadi ini hanya terjadi pada Honda Beat saya, namun suatu hari saat service rutin pernah ngobrol dengan montirnya jenis Honda Beat ini memang punya keluhan yang hampir serupa, entah apa sebabnya.
 
Spesifikasi Motor Honda BeAT eSP CBS ISS tahun 2018

Dimensi
Panjang: 1857 mm
Lebar: 742 mm
Tinggi: 1070 mm
Berat Kosong: 102 kg
Jarak Terendah Ke Tanah: 135 mm
Kapasitas Tangki BBM: 3,8 L

Sasis
Rangka: Tulang punggung
Suspensi Belakang: Shockbeker Tunggal
Suspensi Depan: Telescopik
Sistem Rem Belakang: Tromol
Sistem Rem Depan:  Cakram
Ukuran Ban Belakang : 90/90 – 14 M/C 46P (Tubles)
Ukuran Ban Depan: 80/90 – 14 M/C 40P (Tubles)

Mesin
Jenis Mesin: 4-langkah, SOHC
Isi Silinder: 110cc
Bahan Bakar: Bensin
Kompresi: 9,5 : 1
Sistem Bahan Bakar: PGM-FI
Diameter Langkah :   –

Transmisi: Otomatis, V-Matic
Torsi Maksimum: 9,01 Nm/ 6.500 rpm
Daya Maksimum: 8.68 PS/ 7.500 rpm
Harga pada tahun 2018:  Rp 15.350.000,-
 
 

Penulis: Nandar

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan komen guys..
EmoticonEmoticon