Review dan Link Streaming Serigala Terakhir, Series Tema Gangster Asal Indonesia yang Tidak Kalah dengan Drama Korea


 
 
Campusnesia.co.id - Beberapa tahun terakhir ini, industri series asal indonesia mulai bangkit dan mengalami peningkatan dari sisi kualitas baik jalan cerita, variasi tema dan sinematografinya. 
 
Beberapa diantaranya merupakan spin off dari film layar lebar dan ada pula sebaliknya, dari series menjadi film berdurasi panjag untuk bioskop.
 
Kali ini kita akan bahas series yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya berjudul Serigala Terakhir, merupakan spin off dari film layar lebar berjudul sama yang rilis tahun 2009 dan dibintangi oleh Vino G Bastian, sayang dalam series ini pemeran Wiro Sableng tersebut tidak ambil bagian.
 
Serigala Terakhir merupakan seri web yang diproduksi oleh Screenplay Films dan telah tayang eksklusif di layanan streaming Vidio pada 25 September 2020. Seri web ini merupakan sekuel dari film Serigala Terakhir yang tayang perdana pada 2009 lalu. 
 
Disutradarai oleh Tommy Dewo dan diperankan oleh sejumlah pemain seperti Abimana Aryasatya, Hannah Al Rashid, Rizky Nazar, Reza Pahlevi dan Revaldo. Serigala Terakhir versi seri web ini tampil berbeda karena kali ini Alex yang menjadi tokoh utama dan sekaligus menceritakan perjalanan Alex di dunia kriminal. 

Pemeran Series Serigala Terakhir
Beberapa nama besar ikut serta dengan peran utama oleh Abimana Arsatya sebagai Alex, Hannah Al Rashid sebagai Aryati, Rizky Nazar sebagai Ariel / Bara.
    
Bizael Tanasale sebagai Toba, Reza Pahlevi sebagai Fathir, Agra Piliang sebagai Norman, Tio Pakusadewo sebagai Silas.
 
Kamal Hafid sebagai Rizal, Revaldo sebagai Delon, Nikita Rizki sebagai Kayla, Vino G Bastian sebagai Jarot (kameo dengan adegan kilas balik versi film).
 
 
Poster Resmi Series Serigala Terakhir


 
Trailer Resmi Series Serigala Terakhir

 
 

Sinopsis Series Serigala Terakhir
Serigala Terakhir The Series berkisah tentang aksi pertumpahan darah yang melibatkan sekelompok mafia. Alex(Abimana Arsatya) adalah anggota mafia kelompok Naga Hitam yang bertahan hidup dari masa lalunya yang kelam. 
 
Setelah ia keluar dari penjara, ia mencoba memperbaiki dirinya dengan mencari kehidupan yang lebih baik dan menebus dosa yang pernah dibuatnya di masa lalu.

Alex ingin kembali kepada istrinya, Aryati (Hannah Al Rasyid). Saat ingin memulai kehidupan baru, kelompok Naga Hitam ingin Alex kembali bergabung kembali ke dalam kelompoknya dan ia pun menolak.
 
Paksaanpun mulai dilancarkan anggota Naga hitam yang dipimpin oleh Fathir (Reza Pahlevi), teman lamanya terdahulu saat ia menguasai daerah bersama Jarot. Alex yang mencari Aryati berkunjung ke kelompok Naga hitam dan kembali bertemu Fathir. 
 
Tidak terima di tolak mentah-mentah oleh Alex, anak buah Fathir Toba (Bizael Tanasale) mulai mengganggu Alex dengan memata-matai Alex dan keluarga Aryati serta ancaman-ancaman yang dibuat oleh Naga Hitam. 
 
Disamping itu muncul pria bertopeng yang mempertemukan Alex dengan Aryati dengan cara memberikan alamat Aryati kepada Alex, pria bertopeng ini sangat misterius dan tidak terlacak.

Pada suatu saat Fathir sedang mengendarai mobilnya dan ditahan oleh pria misterius ini, tidak disangka pria misterius ini mampu membunuh sang legenda Fathir. 
 
Terbunuhnya Fathir membuat berita tersebar sampai ke telinga kapak merah sehingga membuat kapak merah mulai melakukan invansinya memperlebar jarak kekuasaan dengan cara berkompromi secara baik-baik dengan kepala Naga hitam yaitu Delon (Revaldo). 
 
Delon yang menghindari pertempuran akhirnya menerima tawaran dari ketua geng kapak merah. Kematian Fathir ini membuat Naga hitam terdesak dan mulai mencari siapa dalang dibalik pembunuhan Fathir, banyak yang menuduh Alex dalang dari kematian Fathir, ditambah masalah-masalah yang muncul pada saat Alex mulai dibebaskan.

Perseteruan antara Kapak merah dengan Naga hitam mulai memanas, Alexpun berada di tengah-tengah permasalahan itu, sementara itu Aryati meminta janji Alex yang tidak akan lagi ikut campur dalam dunia hitam tersebut. Alex dan Aryati secara tidak sadarpun akan terseret permasalahan 2 mafia besar ini. 

Review Series Serigala Terakhir
Abimana tidak diragukan lagi kualitas aktingnya, gaya berantem ala jalanannyapun juga tidak kaku dengan logat yang mirip dengan perannya di Gundala.

Jika ada yang perlu diacungi jepol adalah Revaldo, pemeran Delon penerus geng Naga Hitam yang berakting sangat bagus. Lama tidak muncul dalam dunia hiburan setelah terjerat kasus narkoba, come back dalam perannya di film Night Come for Us dan dilanjut dalams series ini.

Cerita Serigala Terakhir versi series ini berlatar 10 tahun pasca event di versi filmnya, Alex harus masuk penjara untuk melindungi temanya Fathir meninggalkan kekasihnya Ariyati. 

Keinginannya untuk tobat dan kembali bersama istri dan anaknya terlihat sangat kuat, namun godaan dari dunia hitam lamanya juga tidak mudah.

Plot yang coba dibangun sebenarnya sudah bagus, sayang sedari episode awal sudah kelihatan siapa dalang di balik seua asalah dalam series yang berjumlah 6 episode ini. Motivasi Ariel untuk menghancurkan Geng kapak merah dan Naga hitam juga masuk akal.

Sisi sinematografi dan adegan laga sudah bagus karena dikerjakan oleh Screen Play Films, rumah produksi yang menghasilkan film Gundala.

Kalau ada yang kurang adalah akting beberapa pemain pendukungnya, gaya tek-tokannya yang masih kak dan scoring yang terlalu berisik, sedikit lagi bisa menyaingi drama korea. 

Kalau series indonesia bisa seperti ini, maka tidak mungkin suatu saat akan mampu bersaing dengan drama korea di pasar internasional. 

Ngomongin tema mafia dan geng, jadi ingat series yang juga bagus dengan pendekatan komedi yaitu preman pensiun season 1.

Demikian sobat Campusnesia, review kita tentang series Serigala Terakhir, buat kamu yang mau nonton silahkan klik link streaming legal via Vidio.com ini sampai jumpa.



Penulis: Nandar

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »