Review Diva Film Thriller Korea Berlatar Dunia Olahraga



Campusnesia.co.id - Diva merupakan film bergenre misteri pembunuhan yang dirilis pada 23 September 2020.. Film  berdurasi 84 menit ini disutradarai oleh Jo Seul Ye dan naskah ditulis oleh Yoo Young Seon dan distribusikan oleh Megabox Plus M. Diva juga masuk nominasi untuk kategori Sinamografi dan Pencahayaan Terbaik dan Shin Min Ah dalam kategori Aktris Terbaik dalam 41st Blue Dragon Award 2020.

Pemain Film Diva
Shin Min Ah berperan sebagai Choi Yi Young
Lee Yoo Young berperan sebagai Park Soo Jin
Lee Kyu Hyung berperan sebagai pelatih (Kim Hyun Min)
Oh Ha Nee berperan sebagai junior (Kang Cho A)

Trailer Film Diva



Review FIlm Diva
Film ini mengisahkan tentang Choi Yi Young seorang atlet lompat indah no.1 di Korea. Ia tinggal sekamar dengan teman baiknya, Park Soo Jin yang juga atlet lompat indah. Namun penampilan Soo Jin kini tidak begitu baik, ia terancam dikeluarkan dari tim jika tidak lolos pada pemilihan tim nasional. Yi Young berhasil memenangkan juara 1, sedangkan Soo Jin gagal. Soo Jin memutuskan berhenti namun Yi Young ingin terus mempertahankan temannya. Yi Young membujuk agar keduanya menjadi teman setim dan berlatih bersama. Namun Soo Jin tetap tak dapat melakukannya. Sementara kenangan masa lalu mereka diputar, ketika Soo Jin yang pertama kali mengajari Yi Young untuk melompat.

Soo Jin sempat sulit dihubungi, akhirnya ia pulang dengan membawa akuarium berisi 2 ubur-ubur beda jenis. Dan mengatakan bahwa cepat atau lambat ia akan berhenti, dan nampak sudah putus asa dengan lompat indah.

Hari itu penilaian penampilan mereka bersama di depan ketua tim berlangsung dengan baik. Soo Jin dapat melompat tanpa rasa takut. Namun setelah penilaian berakhir, mulai tersebar rumor bahwa Soo Jin melihat Chu Wei Long (seorang atlet yang bunuh diri) ketika melompat, juga penampilannya maju pesat dan disebut lebih baik dari Yi Young. Yi Young nampak terganggu dengan rumor yang ia dengar. 

Mereka dalam perjalanan pulang, Soo Jin menyetir dan Yi Young yang mabuk hanya diam tanpa menjawab obrolan Soo Jin. Kemudian Yi Young menanyakan apakah Soo Jin menggunakan obat, Soo Jin nampak terkejut, dan seketika kecelakaan terjadi. Mobil yang mereka tumpangi jatuh ke jurang hingga masuk ke dalam air. Yi Young di rawat, sempat seminggu tak sadarkan diri dan hilang ingatan,  sedangkan Soo Jin menghilang secara misterius.

Polisi mencoba mencari tahu kebenaran kasus ini, namun banyak hal janggal di TKP. Kasus sulit dipecahkan karena tidak ada CCTV. 

Sementara Yi Young mulai kembali berlatih loncat indah, namun ketika hampir memasuki air ia seolah melihat Soo Jin. Karena kondisinya yang terlihat buruk pelatih menyuruhnya beristirahat. Yi Young yang akan menjalani syuting sebuah iklan kemudian meminta dicarikan tempat berlatih. Namun di tempat latihan yang cukup tua itu ia kembali berhalusinasi dan merasakan sosok Soo Jin yang terus menghantuinya. Dalam tidurnya pun ia memimpikan Soo Jin dan sesekali insiden kecelakaan datang di ingatannya.

Polisi menemukan tas milik Soo Jin dan menyerahkan ke Yi Young. mereka kembali menanyakan apakah Soo Jin mabuk pada hari kecelakaan, namun Yi Young membantah karena tahu bahwa Soo Jin tidak minum alkohol. Sementara sang pelatih mengiyakan kalau Soo Jin pernah mengalami kecelakaan saat mabuk. Polisi berasumsi bahwa penyebab kecelakaan dikarenakan mabuk.

Kenangan masa lalu kembali di putar, saat itu Soo Jin kecil selalu menjadi juara 1 loncat indah. Suatu hari di hari pertandingan, Yi Young mengabarkan bahwa keadaan ibu Soo Jin memburuk, hingga Soo Jin mengalami kecelakaan ketika melompat. Hari itu Yi Young mendapat peringkat 1 menggantikan Soo Jin. Dan ternyata hal ini mengakibatkan trauma yang belum bisa Soo Jin atasi sampai sekarang. Sang pelatih menjelaskan kondisi Soo Jin pada Yi Young. Yi Young yang tak pernah membayangkan sisi lain dari Soo Jin yang mungkin iri padanya menjadi terus berpikir negatif atas kecelakaan itu. 

Satu ikan yang terakhir kali dibeli Soo Jin mati, persis ikan yang ia katakan seperti diri Yi Young. Yi Young membawa ikan itu ke tempat Soo Jin membelinya lewat kartu nama yang ia temukan di tas Soo Jin. Penjual disana mengatakan ikan itu tak boleh dicampur dengan jenis lain, kalau dibeli disana sudah pasti diberi penjelasan sebelumnya. “Apakah sengaja dibunuh?”. Pikiran Yi Young mulai dipenuhi spekulasi bahwa Soo Jin berniat membunuhnya. Ingatan tentang hari itu ia mendengar pembicaraan Soo Jin dengan seorang atlet junior muncul, Soo Jin mengatakan bahwa ia hanya memakai obat penenang dan sebenarnya ia tahu bahwa Yi Young baik padanya karena rasa bersalah. Ingatan tentang sebelum kecelakaan juga muncul, Soo Jin bertanya apa Yi Young juga curiga padanya karena memakai obat? Apa Yi Young takut akan ia kalahkan?.

Hari syuting tiba, namun Yi Young tak dapat melompat. Akhirnya adegan lompat digantikan oleh juniornya, Kang Cho A. Karena penampilan yang bagus ini, teman-teman juniornya memuji dan pihak agensi juga menanyakan nama dari junior itu hingga menyarankan Yi Young untuk setim dengannya.

Ingatan tentang Soo Jin yang mengatakan bahwa ia ingin setidaknya sekali Yi Young merasakan hal yang sama dengannya maka ia akan tahu bagaimana perasaannya, serta ia tak akan jauh berbeda dengan Soo Jin jika dalam kondisi yang sama terus mengganggu pikiran Yi Young. 

Yi Young kembali berlatih dengan emosi dan mengatakan pada dirinya bahwa ia tak sama dengan Soo Jin. Melihat junior yang melompat lebih baik darinya juga sangat mengganggu pikirannya, ia curiga bahwa Cho A juga memakia obat. Pelatih merasa kondisi Yi Young semakin buruk, ia khawatir Yi Young mengalami trauma karena kecelakaan itu dan menyuruhnya menjalani terapi, namun Yi Young merasa marah dan terus menyangkal kondisinya. Halusinasinya terus berlanjut.

Di hari olimpiade penampilan Yi Young begitu biasa, penonton merasa kecewa padanya, dan orang-orang terlihat memandang remeh dirinya. Yi Young kembali frustasi dan mencoba memakai obat milik Soo Jin, namun pelatih melihatnya dan mencoba mengehentikan. Perdebatan ini berakhir dengan Yi Young yang tak sengaja mendorong pelatih hingga kepalanya terbentur tembok hingga berlumur darah. Ketika melarikan diri ia melihat Cho A mengobrol dengan pihak agensi. Pihak agensi mengatakan kalau orang-orang membicarakan Yi Young dan Cho A di internet. Masa kejayaan Yi Young telah berakhir. Namun Yi Young begitu emosional dan tak mau menerimanya, ia menyetir mobil dengan penuh amarah  hingga kecekaan tunggal membuat pihak agensi tak sadarkan diri. Yi Young menuju tempat latihan dan melihat Cho A yang hendak melompat, ia mendorong dan menenggelamkannya di air hingga tewas.

Yi Young tersadar, ingatannya kembali dan semua perbuatan buruknya itu ternyata adalah gambaran dari ingatannya di hari kecelakaan. Yi Young dan Soo Jin sempat berdebat setelah menepikan mobil mereka. Soo Jin menjelaskan kondisinya yang tidak sanggup lagi loncat indah, ia masih begitu trauma dan setidaknya obat penenang dapat mengurangi rasa takutnya. Namun Yi Young tidak dapat memahami pemikiran Soo Jin, ia berusaha membuang obat itu, hingga akhirnya Soo Jin terdorong dan kepalanya terbentur. Yi Young berusaha membawa Soo Jin ke rumah sakit, namun kecelakaan itu terjadi. 

Mayat Soo Jin di temukan. Saat itu ia baru menyadari semua terjadi akibat perbuatannya. Ketika di dalam air mereka masih sadarkan diri, Soo Jin yang dalam kondisi lemah mencoba meminta bantuan Yi Young untuk menuju permukaan, namun Yi Young malah melepas tangan Soo Jin. 

Kesimpulan
Film ini memiliki alur unik yang sedikit sulit dipahami karena ingatan acak dari Yi Young yang terus berulang disepanjang cerita. Namun situasi menegangkan dalam cerita ini cukup membawa penonton merasakan bagaimana karakter Yi Young yang begitu frustasi, hingga penolakan dalam dirinya mengakibatkan ia terus menyalahkan orang lain. Bukan merupakan film horor, namun musik latar, efek suara, dan pengambilan gambar dalam film ini mampu ditampilkan dengan apik yang membuat suasana seramnya begitu hidup.

Penulis: Ika Shintya

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »