Loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri kkn. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri kkn. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskoponline Murah Legal

 


Campusnesia.co.id - Semester pertama tahun 2022 kebangkitan film Indonesia dan bioskop tanah air dimulai dengan keberhasilan film Makmum 2 meraih 1.764.372 penonton di masa pandemi 2021, disusul dengan Film Kuntilanak 3 dengan  1.189.662 penonton, Kau Kira Kau Rumah 2.220.180 dan rekor film horor terlaris KKN di Desa Penari yang hingga artikel ini ditulis pada tanggal 19 Mei 2022 menurut data dari filmindonesia.org telah mengumpulkan 6.277.019  sedikit lagi bakal jadi film terlaris sepanjang sejarah film Indonesia yang selama ini dipegang oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1 dengan perolehan 6.858.616 penonton.

Kemudahan akses dan harga yang terjangkau nyaris tak ada lagi alasan nonton film bajakan, bahkan buat sobat yang merasa masih enggan dengan semua fasilitas tersebut bisa nunggu film favorit tayang di stasiun tv, bisa ditonton gratis secara legal dan halal.

Salah satu platform streaming film online lokal muncul sebagai jawaban inovasi saat pendemi, namanya Bioskoponline.com besutan Angga Dwimas Sasongko di bawah naungan Visinema. 

Berbeda dengan konsep OTT seperti Vidio, Visioplus dan Goplay, Bioskoponline seperti namanya menerapkan konsep sekali bayar untuk film yang ingin ditonton. Layaknya ketika kita hendak nonton film di bioskop cukup beli tiket film yang mau ditonton saja, alih-alih menerapkan konsep langganan untuk akses semua konten.

Sekilas info: 
OTT adalah singkatan dari "Over The Top" dan mengacu pada semua layanan streaming yang menayangkan konten di internet. Layanan ini disediakan secara “over the top” dari platform lain, inilah asal nama OTT.

Hal ini jadi kemudahan dan keringanan untuk calon penonton karena tidak harus langganan dan harganya jadi lebih terjangkau ketimbang platform lain bahkan untuk judul film yang sama.

Misalnya film The Raid Redemption dan The Raid 2 Berandal bisa kita tonton hanya dengan Rp5.000,- saja. Jika mau dikomparasikan paket paling murah untuk langganan Visionplus sebesar Rp10.000,- untuk 7 hari untuk paltform vidio sebesar Rp19.000,- untuk paket 7 hari.

Sekilas info: 
OTT adalah singkatan dari "Over The Top" dan mengacu pada semua layanan streaming yang menayangkan konten di internet. Layanan ini disediakan secara “over the top” dari platform lain, inilah asal nama OTT.

Oke sobat Campusnesia, kembali ke judul artikel di atas, lewat artikel kali ini yuk kita bahas Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskoponline Murah Legal.


1. Daftar film action yang tayang di Bioskoponline.com
- The Raid: Redemption harga Rp 5.000
- The Raid 2: Berandal harga Rp 5.000
- Sultan Agung (Perang Batavia 1628) - Director's Cut harga Rp 5.000
- Tengkorak harga Rp 10.000


2. Daftar film romance yang tayang di Bioskoponline.com
- The Right One harga Rp 10.000
- The Gift harga Rp 5.000
- Ini Kisah Tiga Dara harga Rp 10.000
- Kucumbu Tubuh Indahku harga Rp 5.000
- Tiga Dara Restorasi harga Rp 10.000
- A Copy of My Mind  harga Rp 10.000


3. Daftar film horror yang tayang di Bioskoponline.com
- Setan Siang Bolong harga Rp 5.000
- The Sacred Riana harga Rp 10.000
- Midnight Show harga Rp 10.000
- Dongeng Mistis harga Rp 10.000
- Persepsi harga Rp 10.000


4. Daftar film drama yang tayang di Bioskoponline.com
- One Night Stand harga Rp 25.000
- Mulih harga Rp 5.000
- The Boy with Moving Image harga Rp 10.000
- Kartini - Director's Cut harga Rp 5.000
- Arini by Love.inc harga Rp 25.000
- Aum! harga Rp 20.000
- Siti harga Rp 5.000
- Turah harga Rp 5.000
- Filosofi Kopi 2: Ben & Jody harga Rp 5.000
- Awal & Akhir harga Rp 10.000


5. Daftar film animasi yang tayang di Bioskoponline.com
- Nussa: The Movie harga Rp 20.000
- Prognosis harga Rp 5.000
- Kasat Mata harga Rp 5.000
- Handcrafted harga Rp 5.000
- Nussa: Bundaku harga Rp 5.000


6. Daftar film dokumenter yang tayang di Bioskoponline.com
- Nyanyian Akar Rumput harga Rp 5.000
- Her Soul harga Rp 5.000
- Her Shadow harga Rp 5.000
- Jihad Selfie harga Rp 5.000
- All is Forgiven for We Have Been Happy  harga Rp 10.000
- Balada Bala Sinema harga Rp 5.000



Demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskoponline Murah Legal. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar

===
Baca Juga:


Resensi KKN di Desa Penari Novel Horor Adaptasi Thread Viral Twitter tentang Kisah KKN Mahasiswa Berujung Petaka




Campusnesia.co.id - Lewat tulisan resensi kali ini, saya akan mengupas sebuah buku novel berjudul KKN Desa Penari dengan sudut pandang Widya. Sebuah novel hasil adaptasi thread viral di sosmed Twitter dari akun @simpleman.

Part dalam kisah KKN Mahasiswa ini berawal dari sudut pandang Widya, tetapi pada bagian akhir berubah menjadi point of view dari Nur. 

Dari kedua sudut pandang ini akan memberikan kesan detail dari setiap kejadian serta pembaca lebih mudah memahami setiap peristiwa di novel ini karena ada beberapa bagian yang masih janggal pada saat sudut pandnag Widya maka akan dijelaskan pada sudut pandang Nur, sehingga pembaca tidak bingung dan plot twist.

Diceritakan KKN mahasiswa ini dilakukan pada tahun 2009, tepatnya bulan Desember. Kisah dalam buku ini langsung pada penampilan inti masalah yakni penentuan tempat KKN yang akan Widya dan kawan-kawannya kunjungi.

Cara penulis menampilkan pokok masalah tentang tempat KKN di awal cerita sempat membuat beberapa pembaca mempertanyakan bagaimana keseharian Widya dan kawan-kawan saat di kampus, karena hanya dimunculkan satu atau dua halaman seputar  bagaimana watak widya dan teman-temannya. 

Tetapi, tak sedikit juga pembaca merasa terbantu dengan adanya pemunculan inti masalah langsung di awal kisah, sehingga pembaca langsung dapat mendalami peristiwa selanjutnya tanpa bertele-tele.

Setelah tempat KKN disetujui oleh pengawas lapangan, Widya mengumpulkan teman yang bersedia bergabung dalam kelompoknya. Lewat diskusi akhirnya didapat nama-nama kelompok KKN, yaitu Bima, Anton, Wahyu, Nur, Ayu, dan Widya sendiri.

Kejadian mulai terasa aneh saat mereka berenam sedang melakukan perjalanan ke tempat tersebut. Suasana desa di sini diceritakan dengan ringan dan disampaikan dengan pilihan kata yang mudah dimengerti. 

Kejanggalan pertama diawali dengan perjalanan terasa sangat lama, padahal disampaikan bahwa jarak gapura selatan atau jalan besar menuju ke dalam desa hanya membutuhkan waktu tiga puluh menit, akan tetapi Widya merasa sangat lama. 

Keanehan selanjutnya yang mereka rasakan ialah Widya mendengar sayup-sayup suara gong, dan ramai. Widya semakin dibuat tercengang ketika ia melihat sosok manusia tengah menelungkup seakan memasang pose sedang menari, berlenggak-lenggok sesuai irama. 

Penceritaan kejadian mistis nan horror pada kisah ini berhasil membuat pembaca bergidik ngeri, permainan kata dan olahan kalimat yang padu sehingga membuat pembaca dapat merasakan atmosfir yang sama seperti Widya rasakan.

Kejadian janggal satu persatu terlihat baik oleh Wiya maupun Nur, pada bagian awal ini menggunkan sudut pandang Widya. Tak heran beberapa kali Widya mengamati ada yang aneh dari Nur. 

Pertama saat melakukan observasi di desa ini agar mengetahui proyek apa sajakah yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat. Gelagat aneh yang Widya rasakan kepada Nur pertama kali ketika Pak Prabu, sebagai kepala desa sedang menjelaskan mengapa nisan di beberapa makam-makam dililit menggunakan kain hitam, tetapi Widya memilih diam.

Sesuai perkiraan Widya, tak selang beberapa lama, Nur terhuyung dan hamper jatuh, untung saja Anton sigap menahan tubuh Nur. Setelah kejadian tersebut ada peristiwa yang lebih membuat bulu kuduk pembaca berdiri dan tak terasa detak jantung berdegup lebih cepat daripada ritme sebelumnya. Kejadian ini ketika Widya hendak mandi sore bersama Nur. 

Nur awalnya tidak bersedia, akan tetapi bujuk rayu Widya dapat eruntuhkan rasa malas Nur, tetapi dengan syarat yang mandi terlebih dahulu adalah Nur baru setelahnya Widya. Setelah menyepakati perjanjian tersebut mereka berdua bergegas ke kamar mandi umum. 

Sebelumnya kamar mandi ini adalah MCK satu-satuya di desa ini, karena kebanyakan aktifitas MCK masyarakat dilakukan di sungai dan sekitarnya, jadi tak heran bahwa rumah-rumah warga tidak ditemui kamar mandi.


Setibanya disana, langit mulai kemerahan menandakan malam akan segera tiba, dengan segera Nur mulai membasuh badan dan melaksanakan ritual mandi pada ummnya, di sisi lain, Widya dan pikirannya berkecamuk dibalik bilik kecil itu, segala pemikiran yang awal ia rasakan di sini sangat kuat tertuju pada sinden yang tak jauh dari tempatnya berdiri, ia merasakan ada yang mengamatinya dan menyuruh ia ke sinden.

Pikiran Widya buyar ketika ia mendengar dari dalam kamar mandi suara kidung. Ia bingung apakah selama ini Nur bisa bersenandung kidung. 

Sampai pada bab ini, pembaca disuguhkan kejadian yang membuat pembaca ingin terus dan terus membaca, dan bertanya-tanya bagaimana kejadian selanjutnya, siapakah yang akan seamat, dan siapakah yang akan mati, karena penampilan suasa mistis dan gangguan supranatural semakin ditonjolkan.

Suasana semakin mencekam setelah Widya tidak mendengar gemiricik air dari Nur, Widya panic dan menggebrak-gebrak pintu bilik itu, “NUR, BUKA NUR!” teriak Widya tak henti-henti hingga Nur muncul dari balik pintu dan melihat wajah Widya yang pucat, terlihat juga jiwa Nur yang terguncang. 

Pada bagian ini pembaca dibawa perasaan dan merasa seperti diposisi Widya ketika panic dan seperti ada yang melihat.

Tetapi penggambaran Nur saat dikamar mandi ketika memanggil Widya tidak dimunculkan, sehingga perasaan terguncang dari Nur karena apa tidak dijelaskan pada kejadian ini.

Kejadian yang tak kalah meningkatkan hormone adrenalin ialah kejadian saat malam hari, ketika semua tertidur, tengah malam Nur terjaga dan pergi ke tengah lapang, lalu tanpa sepengetahuannya, Widya mengikuti, ia melihat Nur menari bak penari professional di tengah tanah lapang itu. 

Namun, semakin lama gerakan tarian Nur semakin menggila, sehingga Widya berusaha menghentikan Nur, akan tetapi saat melihat kedua mata Nur hanya warna putih, tidak ada pupilnya, saat itu juga ia tahu bahwa yang di depannya ini bukanlah Nur, tetapi orang lain. Namun, kejadian mendebarkan terjadi, ketika Wahyu tiba dan menarik lengan Widya. 

Dari sudut pandang Wahyu, ia melihat Widya menari dengan handalnya. Dilain sisi, Widya sangat yakin bahwa yang menari adalah Nur. Pada peristiwa ini penggambaran setting waktu, suasana membuat pembaca ikut serta ke dalam cerita ini. 

Tak kalah mengerikan, inti dari cerita ini ialah ketika ternyata Bima diam-diam menyukai Widya. Namun, Bima ditipu daya oleh jin, yakni dengan menjelma sebagai mimpi buruk Bima, dimana Widya terjebak di tapak tilas dengan banyak ular dan jin yang mengelilinginya tapak tilas merupakan tempat terlarang karena tempat itu adalah perbatasan antara manusia dan penunggu hutan di sana, Bima harus memberikan mahkota lengan penari ( kawaturih) kepada Widya untuk membebaskannya dan agar membuat Widya menyukai Bima. 

Dia meminta tolong Ayu agar memberikan kawaturih itu kepada Widya, Namun Ayu tidak memberikannya dengan alasan hilang. Hingga tiba disuatu malam, Widya mengikuti Bima pergi ke tempat terlarang itu “tapak tilas” sesampainya di sana Widya mendengar suara tangisan, orang tersebut ialah Ayu. Atensi Widya beralih ke gubug kayu jati, ia mengintip melalui celah kecil. 

Widya terkejut melihat Bima sedang berendam di sinden bersama seekor ular besar. Melihat kejadian itu Widya lari ketakutan. Para makhluk mengerikan itu menari dengan seorang penari ditengahnya, yaitu Ayu, Sehingga Ayu dan Bima terjebak pada perjanjian dengan jin yang berujung melakukan hubungan badan dan berimbas pada meninggalnya Ayu dan Bima. 

Cerita yang kompleks dikupas dari penampilan inti masalah diawal halaman buku ini memang sukses membuat pembaca bersiap dengan segala kemungkinan terjadi, dari hal yang awalnya membuat hah, apa, kok bisa, berakhir akhir yang diluar perkiraan. 

Akan tetapi dibalik kelebihannya itu terdapat beberapa kekurangan yakni mengenai segi penokohan, akibat dari pemunculan inti masalah secara langsung sehingga pembaca belum begitu mendalami karakter setiap tokoh, apalagi beberapa tokoh perannya beberapa. 

Dan juga, karena cerita ini berasal dari pulau jawa, penggunaan Bahasa daerah kurang diperdalam di buku ini, sehingga tidak menunjukkan secara real apa yang terjadi. 


Film KKN di Desa Penari
Novel ini juga diangkat ke layar lebar, digarap oleh sutradara Awi Suryadi, KKN di Desa Penari akan menjadi film genre horor Indonesia dan untuk produksi oleh MD Pictures.

Film ini dibintangi oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, Achmad Megantara, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, Fajar Nugraha, dan Kiki Narendra. Film ini ditayangkan di bioskop pada 24 Februari 2022.

Sebelum akhirnya benar-benar diproduksi, terdapat selentingan yang menyebut film ini akan diperankan oleh Chelsea Islan sebagai Widya dan Laudya Chintya Bella sebagai Nur serta disutradarai Joko Anwar.

Pada 22 September 2019, akun Twitter Flick Magazine mengunggah status yang menyebutkan MD Pictures akan memproduksi film ini dan kemudian dibenarkan oleh Manoj Punjabi. 

Dari 7 sutradara yang menyatakan minatnya untuk menyutradarai film ini, akhirnya Awi Suryadi diumumkan sebagai sutradara pada 8 Desember 2019. Pada saat yang sama, keempat pemain film yaitu Tissa Biani, Aghniny Haque, Adinda Thomas, dan Achmad Megantara juga diumumkan.

Pada 25 Desember 2021, MD Pictures mengumumkan film horor yang berjudul KKN di Desa Penari resmi tayang di bioskop pada 24 Februari 2022. Tanggal rilis tersebut muncul setelah film ini tertunda perilisannya selama nyaris dua tahun akibat pandemi. Awalnya, film ini dijadwalkan rilis pada 19 Maret 2020. Namun pandemi Covid-19 yang muncul pada awal Maret 2020 memaksa film ini terus menunda perilisan.

Daftar Lengkap Pemeran Film KKN di Desa Penari
Tissa Biani sebagai Nur
Adinda Thomas sebagai Widya
Achmad Megantara sebagai Bima
Aghniny Haque sebagai Ayu
Calvin Jeremy sebagai Anton
Fajar Nugraha sebagai Wahyu
Kiki Narendra sebagai Pak Prabu
Aulia Sarah sebagai Badarawuhi
Andri Mashadi sebagai Mas Ilham
Aty Cancer sebagai Bu Sundari
Diding Boneng sebagai Mbah Buyut


Poster Film KKN di Desa Penari


Trailer Film KKN di Desa Penari


Buat yang bertanya Font KKN Desa Penari, jenis nama Font buku dan film KKN di Desa Penari namanya Another Danger, bisa didownload di situs dafont.com klik di sini.



Penulis:
Putri Chindy Prastiwi
Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang


***
Kolom Opini merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi sobat Campusnesia menulis seputar tips trik belajar dan kuliah, kewirausahaan dan hiburan. 

Review Film KKN di Desa Penari, Film 7 juta Penonton dalam 19 Hari di Masa Pandemi



Campusnesia.co.id -  Mengutip lama filmindonesia.or.id, senin 9 mei 2022 film KKN di Desa Penari berhasil mengumpulkan penonton sebanyak 3.013.079 dan masih punya potensi menambah perolehan penonton lagi melihat dari antusiasme masyarakat Indonesia pada film horor yang diangkat dari sebuah thread twitter akun SimpleMan @SimpleM81378523.


Update:
Tanggal 19 Mei 2022 atau 19 hari sejak penanyangan film KKN di Desa Penari berhasil meraih 7.000.000 penonton yang artinya setiap hari 368.421 penonton.


Banyak bioskop di berbagai daerah harus menambah jam tayang dan menempel pengumuman bahwa seat dan tiket sudah terjual habis oleh film lebaran KKN di Desa Penari dan Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Angka 3.013.079 resmi mengungguli film Kukira Kau Rumah yang berhasil memperoleh 2.220.180 penonton dan jadi dua film yang berhasil menembus Box Office Indonesia di masa pandemi.

Perjalanan film KKN di Desa Penari mengali berkali-kali penundaan karena pandemi, hingga sebagai warganet pesimis bahwa film ini bakal jadi tayang. Sang sutradara Awi Suryadi sering sekali mendapat colekan netijen yang tak sabar ingin menonton Nur, Widya dan Tim KKNnya bertemu Badarawuhi.

Keraguan masyarakat dan kesabaran sutradara, produser dan rumah produksi menunggu momen yang pas selama kurang lebih 2 tahun terbayar dengan perolehan jumlahnya penonton yang sudah lebih dari 3 juta hanya dalam 9 hari penayangan mengalahkan film MCU Dr. Strange.

Untuk sobat Campusnesia yang belum nonton, berikut kami hadirkan informasi seputar Sinopsis, Pemeran dan Alur Cerita film adaptasi thread twit horor yang juga diangkat menjadi novel KKN di Desa Penari.

KKN di Desa Penari adalah film horor Indonesia tahun 2022 yang disutradarai oleh Awi Suryadi dari skenario yang diadaptasi dari cerita viral oleh SimpleMan. Skenario adaptasi tersebut ditulis oleh Lele Laila bersama Gerald Mamahit. Film produksi MD Pictures ini dibintangi oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, Achmad Megantara, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, Fajar Nugraha, dan Kiki Narendra. Film KKN di Desa Penari telah dua kali dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia yaitu pada 19 Maret 2020 dan 24 Februari 2022, tetapi keduanya dibatalkan karena pandemi Covid-19. Film ini ditayangkan mulai tanggal 30 April 2022.

Flashback ke tanggal 24 Juni 2019, sebuah akun Twitter anonim bernama @SimpleM81378523 mengunggah kisah horor yang kemudian menjadi viral dan menduduki peringkat pertama trending Twitter Indonesia.

Kesuksesan film ini membuat cerita tersebut diangkat menjadi sebuah novel oleh penerbit Bukune. Selain itu, MD Pictures juga berhasil mendapatkan hak cipta untuk mengadaptasi cerita tersebut menjadi sebuah film. Penulis SimpleMan mempunyai beberapa persyaratan salah satunya adalah merahasiakan lokasi asli dan identitas aslinya di seluruh kegiatan produksi maupun pemasaran.

Sebelum akhirnya benar-benar diproduksi, terdapat selentingan yang menyebut film ini akan diperankan oleh Chelsea Islan sebagai Widya dan Laudya Chintya Bella sebagai Nur serta disutradarai Joko Anwar. Hingga pada 22 September 2019, akun Twitter Flick Magazine mengunggah sebuah twit yang menyebutkan MD Pictures akan memproduksi film ini dan kemudian dibenarkan oleh produser Manoj Punjabi.

Dari tujuh sutradara yang menyatakan minatnya untuk menyutradarai film ini, akhirnya Awi Suryadi diumumkan sebagai sutradara pada 8 Desember 2019. Pada saat yang sama, empat pemeran utama yaitu Tissa Biani, Aghniny Haque, Adinda Thomas, dan Achmad Megantara juga diumumkan. Manoj menyebut bahwa anggaran produksi film ini terbilang besar tetapi tidak mencapai 15 miliar rupiah.

Masing-masing pemeran dalam film ini melakukan pendalaman karakter sebelumnya. Tissa Biani sebagai Nur mengasah bahasa Jawa serta melatih kemampua tari dengan mengikuti workshop selama seminggu. Sedangkan Adinda Thomas sebagai Widya mengikuti pelatihan khusus untuk bisa berinteraksi dengan ular.

Proses pengambilan gambar utama dimulai pada 10 Desember 2019 dan selesai pada 21 Januari 2020 dengan total 33 hari proses syuting. Salah satu lokasi yang digunakan untuk proses syuting film ini adalah sebuah desa yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta.(id.wikipedia.org)


Sinopsis Film KKN di Desa Penari 
Enam mahasiswa yang melaksanakan KKN di sebuah desa terpencil, Nur, Widya, Ayu, Bima, Anton, dan Wahyu tidak pernah menyangka kalau desa yang mereka pilih ternyata bukanlah desa biasa. Pak Prabu, sang kepala desa, memperingatkan mereka untuk tidak melewati batas gapura terlarang. Satu per satu dari mereka mulai merasakan keanehan desa tersebut. 

Bima pun mulai berubah sikap dan program KKN mereka berantakan. Tampaknya, penghuni gaib desa tersebut tidak menyukai mereka. Nur akhirnya menemukan fakta bahwa salah satu dari mereka melanggar aturan yang paling fatal di desa tersebut. Teror sosok penari misterius semakin menyeramkan. Mereka meminta bantuan Mbah Buyut, yang merupakan dukun setempat. Sayangnya, mereka terancam tidak bisa pulang dengan selamat dari desa yang dikenal dengan sebutan desa penari tersebut.


Pemeran Film KKN di Desa Penari 
  • Tissa Biani sebagai Nur
  • Adinda Thomas sebagai Widya
  • Achmad Megantara sebagai Bima
  • Aghniny Haque sebagai Ayu
  • Calvin Jeremy sebagai Anton
  • M Fajar Nugraha sebagai Wahyu
  • Kiki Narendra sebagai Pak Prabu
  • Aulia Sarah sebagai Badarawuhi
  • Aty Cancer sebagai Bu Sundari
  • Diding “Boneng” Zeta sebagai Mbah Buyut
  • Dewi Sri sebagai Mbak Dok


Poster Film KKN di Desa Penari


Trailer Film KKN di Desa Penari



Review Film KKN di Desa Penari
Production design bagus, secara audio dan visual megah, film horor kisah anak KKN ini berhasil menggambarkan suasana mistis Desa Penari seperti yang digambar dalam twit originalnya.

Paduan scene hasil bidikan kamera Ipung Rachmat Syaiful yang pernah menggarap Pintu Terlarang, Habibie & Ainun dan Wiro Sableng 212 ditambah CGI membuat nuansa angker dan mistisnya Desa Penari terasa untuk penonton.

Sayang penceritaanya lompat-lompat seperti dalam thread twitternya sehingga beberapa scene diulang-ulang membuat kurang nyaman mengikuti alurnya.

Jumpscare di beberapa bagian terasa mengganggu, untuk akting ya gitu deh, masih bisa ditingkatkan harusnya.

Untuk sobat Campusnesia yang penasaran, silahkan datang dan beli tiketnya bisa jadi kesan menonton kita berbeda. Mumpung film Indonesia sedang berjaya mari ikut nyumbang salah satu dari jutaan penontonnya.

Film KKN di Desa Penari awalnya dijadwalkan untuk rilis pada 19 Maret 2020. Namun, pandemi Covid-19 di Indonesia yang muncul pada awal Maret 2020 diikuti dengan penutupan bioskop-bioskop memaksa film ini menunda perilisan.

Pada awal tahun 2021, terdapat isu bahwa film ini akan tayang pada masa libur Lebaran Idul Fitri di tahun itu. Namun, Manoj selaku produser tidak memastikan tanggal tersebut. Pada 25 Desember 2021, MD Pictures mengumumkan tanggal penayangan film ini, yakni pada 24 Februari 2022, setelah dua tahun tertunda, tetapi penayangannya kembali diundur akibat kasus Covid-19 varian omicron yang meningkat di Indonesia. Sebagai gantinya, MD merilis film Garis Waktu di tanggal tersebut.

Pasca pembatalan rilis di Februari 2022, Manoj selaku produser mengumumkan bahwa film KKN di Desa Penari dirilis pada libur Lebaran Idul Fitri tahun 2022. Bersamaan dengan itu, ia mengaku siap untuk bersaing dengan sejumlah film besar yang tayang pada bulan yang sama, seperti film Doctor Strange in the Multiverse of Madness produksi Marvel Studios. 

Film KKN di Desa Penari resmi dijadwalkan penayangannya di bioskop-bioskop Indonesia pada 30 April 2022 dalam dua versi, yakni versi beberapa adegan yang telah dipangkas dalam pascaproduksi (cut) dengan klasifikasi usia 13 tahun ke atas, serta versi penuh tanpa ada adegan yang dipotong (uncut) dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas.

Buat yang bertanya Font KKN Desa Penari, jenis nama Font buku dan film KKN di Desa Penari namanya Another Danger, bisa didownload di situs dafont.com klik di sini.


===
Baca Juga:




Kelebihan Twitter Dibanding Sosial Media Lain

  

Campusnesia.co.id - Mengutip akun twitter Asumsi @asumsico "Resmi: Twitter mengonfirmasi bahwa mereka sepakat menjual perusahaan ke Elon Musk seharga $44 miliar setara dengan Rp635 Triliun." pada 26 April 2022.


Seperti yang kita tahu, Elon Musk adalah Founder PayPal, Space X, Tesla dan boring company. Selain dikenal merevolusi cara transaksi digital lewat Paypal, juga pelopor mobil listrik lewat Tesla dan tentu saja Space X yang sudah membawa astronot ke stasiun luar angkasa dengan roket yang bisa kembali lagi mendarat ke bumi sehingga bisa digunakan kembali yang artinya menghemat biaya.

Baru-baru ini ia resmi membeli twitter dan ingin memperjuangkan kebebasan dalam berpendapat serta memberangus akun bot yang selama ini sering membuat algoritma jadi tidak natural dan polarisasi di tengah masyarakat.

Lewat postingan kali ini mari kita bahas tentang Kelebihan Twitter Dibanding Sosial Media Lain, setidaknya berdasar pengalaman penulis selama menggunakan sosial media yang berlambang burung biru ini.


1. Pembentukan Opini
Twitter masih jadi sosial media paling efektif dalam pembentukan opini, itu mengapa kalau kita perhatikan banyak berita dan isu yang menyebar ke sosial media lain, grup whatsapp berasal dari screenshot twitter. Mungkin karena karakteristik penggunanya kali ya.

Beberapa kali cuitan Elon Musk berhasil membuat suatu emiten saham jadi naik nilainya secara drastis dan sebaliknya, mungkin ini juga jadi pertibangan elon musk membeli twitter.


2. Viral
Dengan vitur trending topik kita bisa mengetahui hal apa yang sedang paling banyak dibicarakan oleh netijen. Penggunaan dalam satu waktu dan jumlah perbincangan yang banyak sekali ini membuat suatu tema jadi trending dan viral sehingga menyedot perhatian. Walau tidak jarang trending topik sengaja dimanipulasi untuk mengangkat campaign tertentu atau promosi.


3. Literasi
Bisa dibilang pengguna twitter punya literasi yang lebih baik dibanding sosial media lain. Menurut saya karena karakteristik sosial medianya yang berupa teks terbatas, misalnya ada akun yang share link berita, pengguna twitter terbiasa meng-klik dan membaca dahulu ketimbang langsung komen dengan hanya melihat judul. Berbeda dengan pengguna facebook dan instagram yang basis medianya visual gambar.

Banyak juga yang menggunakan twitter sebagai sarana edukasi, membuat microbloging dengan Thread, twit yang bersambung sehingga jadi artikel yang utuh membahas suatu tema.

KKN di Desa Penari yang kini di adaptasi jadi film layar lebar dan buku berasal dari Thread horor di Twitter yang dibuat oleh akun Simple Man jadi contoh yang epik.


4. Diskusi Penting
DI twitter sering terjadi diskusi penting higga debat panas tentang suatu isu atau tema tertentu, ini menjadikan twitter penting sebagai ajang kolaborasi atau bisa juga alat debat yang sengit.


5. Twit Receh
Selain yang serius, banyak juga twit-twit receh di twitter yang menghibur. Semua orang punya potensi jadi viral dengan mendapatkan like dan retwet dari netijen, akhirnya memunculkan istlah selebtwit sebutan untuk pengguna twitter dengan followers besar dan engagement yang tinggi.


6. Gerakan Sosial 
Koin untuk Prita, Save Wadas, Tolak Omnibus Law adalah deretan contoh hastag gerakan lewat twitter yang berujung kemenangan netijen. Tidak jarang dalam kasus tertentu harus viral dulu baru mendapat perhatian pemerintah dan penegak hukum. 

Ini membuat twitter dan penggunanya jadi punya power dalam memperjuangkan gerakan sosial atau campaign tertentu yang bertujuan untuk kemaslahatan khalayak.


7. Informasi terkini dan cepat
Saya yang termasuk salah satu netijen yang ketika ingin memastikan ada gempa atau sekedar oleng karena ngantuk dengan cara membuka twitter. Karena di twitter selalu jadi yang terkini update berita dan kejadian.

Demikian juga ketika ingin mengetahui hari ini ada peritiwa atau kegaduhan apa, tingga buka twitter dan tab trending topik. Tak jarang para jurnalis online memantengi time line untuk dapat berita terbaru.


8. Untuk Blogger dan penulis
Bagi saya seorang bloger, twitter sangat bermanfaat selain mencari ide terkini juga bisa dijadikan sarana sharing tulisan ke netijen. Seperti yang saya sampaikan di atas, pengguna twitter dengan literasi yang lebih baik memungkinkan kita mendapatkan pengunjung dan pembaca yang lebih banyak. Jika beruntung artikel yang kita share akan memperoleh efek viral.


Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Kelebihan Twitter Dibanding Sosial Media Lain. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar


===
Baca Juga:



Biografi Bapak Anies Baswedan, Gubernur Jakarta yang Digadang-gadang jadi Capres 2024

 


Campusnesia.co.id - Pemilu dan Pilpres 2024 semakin dekat, beberapa nama sudah muncul ke permukaan dan berbagai survey. Perbincangan di sosial media juga makin hangat hari demi hari.

Salah satu nama yang Digadang-gadang jadi Capres 2024 adalah Bapak Anies Baswedan, saat artikel ini ditulis pada 8 April 2022 masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta sebelumnya dikenal sebagai menteri pendidikan era presiden Jokowi.

Lewat postingan kali ini, kami ingin menghadirkan tentang Biografi Bapak Anies Baswedan, Gubernur Jakarta yang Digadang-gadang jadi Capres 2024.

H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. (lahir 7 Mei 1969) adalah Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang menjabat sejak 16 Oktober 2017, menggantikan posisi Djarot Saiful Hidayat.

Ia dikenal sebagai pencetus Indonesia Mengajar, sebuah gerakan bagi generasi muda untuk direkrut sebagai pengajar muda di Sekolah Dasar dan masyarakat selama satu tahun. Anies merupakan cucu dari Abdurrahman Baswedan.

Di bidang akademisi, Anies pernah menjabat Rektor Universitas Paramadina selama delapan tahun. Pada 27 Oktober 2014, ia diberikan mandat oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di dalam kabinetnya. Masa tugasnya berakhir ketika Jokowi menunjuk Muhadjir Effendy sebagai pengganti Anies pada tanggal 27 Juli 2016.

Karier politiknya justru semakin cemerlang setelah Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera mengusungnya sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dan berpasangan dengan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kehidupan pribadi
Anies Baswedan dilahirkan di Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 7 Mei 1969. Dalam keluarga, ia mempunyai dua saudara kandung yang menjadi adik-adiknya, diantaranya Ridwan Baswedan dan Abdillah Baswedan. Dia dibesarkan di Yogyakarta dan orang tuanya bekerja sebagai akademisi. 

Ayahnya, Rasyid Baswedan adalah mantan dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, sedangkan ibunya, Aliyah Rasyid adalah guru besar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Anies merupakan tokoh berketurunan Arab, sekaligus cucu dari Abdurrahman Baswedan, seorang jurnalis, diplomat, dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Anies menikah dengan Fery Farhati Ganis pada tanggal 11 Mei 1996. Pasangan ini dikaruniai empat orang anak, diantaranya Mutiara Annisa, Mikail Azizi, Kaisar Hakam, dan Ismail Hakim.

Ia memenuhi undangan dari Salman Abdul Aziz untuk menunaikan ibadah haji pertama kalinya bersama dengan istrinya, Fery Farhati dan ibunya, Aliyah Rasyid pada September 2017.

Masa muda Anies Baswedan
Anies mulai mengenyam pendidikan awal pada usia 5 tahun dan bersekolah di Taman Kanak-kanak Masjid Syuhada, Kota Yogyakarta. Menginjak usia enam tahun, Anies bersekolah di SD Negeri Percobaan 2, Kabupaten Sleman.

Di masa kecilnya, Anies dikenal sebagai anak yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman. Setelah menyelesaikan jenjang sekolah dasar, ia melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama dan diterima di SMP Negeri 5 Yogyakarta.

Anies bergabung dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di sekolahnya dan menduduki jabatan pengurus bidang Hubungan Masyarakat yang terkenal dengan sebutan "seksi kematian", karena tugasnya mengabarkan kematian. Anies juga pernah ditunjuk menjadi ketua panitia tutup tahun semasa sekolah menengah pertama.

Menyelesaikan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama, Anies meneruskan pendidikannya di SMA Negeri 2 Yogyakarta. Dia tetap aktif berorganisasi hingga terpilih menjadi Wakil Ketua OSIS dan mengikuti pelatihan kepemimpinan bersama tiga ratus pelajar Ketua OSIS seluruh Indonesia. 

Alhasil, ia terpilih menjadi Ketua OSIS seluruh Indonesia pada tahun 1985. Pada tahun 1987, dia terpilih untuk mengikuti program pertukaran pelajar AFS dan tinggal selama setahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Program ini membuatnya menempuh masa SMA selama empat tahun dan baru lulus pada tahun 1989.

Sekembalinya ke Yogyakarta, Anies mendapat kesempatan berperan di bidang jurnalistik. Dia bergabung dengan program Tanah Merdeka di Televisi Republik Indonesia cabang Yogyakarta dan mendapat peran sebagai pewawancara tetap tokoh-tokoh nasional.

Menginjak jenjang perguruan tinggi, Anies diterima masuk di Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 1989. Dia tetap aktif berorganisasi, bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam dan menjadi salah satu anggota Majelis Penyelamat Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Gadjah Mada.

Anies menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa di fakultasnya dan ikut membidani kelahiran kembali Senat Mahasiswa setelah dibekukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dia terpilih menjadi Ketua Senat Universitas melalui kongres pada 1992 dan membuat beberapa gebrakan dalam lembaga kemahasiswaan.

Anies membentuk Badan Eksekutif Mahasiswa sebagai lembaga eksekutif dan memposisikan senat sebagai lembaga legislatif yang disahkan oleh kongres pada tahun 1993. Masa kepemimpinannya juga ditandai dengan dimulainya gerakan berbasis riset, sebuah tanggapan atas tereksposnya kasus Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh yang menyangkut Hutomo Mandala Putra, putra dari Presiden Soeharto. Dia turut menginisiasi demonstrasi melawan penerapan Sistem Dana Sosial Berhadiah pada bulan November 1993 di Yogyakarta.

Pada tahun 1993, Anies mendapat beasiswa dari Japan Airlines Foundation untuk mengikuti kuliah musim panas di Universitas Sophia, Tokyo dalam bidang kajian Asia. Beasiswa ini ia dapatkan setelah memenangkan sebuah lomba menulis bertemakan lingkungan. Hingga pada akhirnya, Anies lulus dari Universitas Gadjah Mada tahun 1995.

Setelah lulus kuliah, Anies bekerja di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi Universitas Gadjah Mada, sebelum mendapat beasiswa Fulbright dari American Indonesian Exchange Foundation (bahasa Indonesia: Yayasan Pertukaran Pelajar Indonesia–Amerika) untuk melanjutkan kuliah masternya dalam bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affairs, Universitas Maryland pada tahun 1997. Ia juga dianugerahi William P. Cole III Fellow di universitasnya, dan lulus pada bulan Desember 1998.

Sesaat setelah lulus dari Maryland, Anies kembali mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya dalam bidang ilmu politik di Northern Illinois University pada tahun 1999. 

Dia bekerja sebagai asisten peneliti di Office of Research, Evaluation, and Policy Studies di kampusnya, dan meraih beasiswa Gerald S. Maryanov Fellow, penghargaan yang hanya diberikan kepada mahasiswa NIU yang berprestasi dalam bidang ilmu politik pada tahun 2004.

Disertasinya yang berjudul Regional Autonomy and Patterns of Democracy in Indonesia menginvestigasi efek dari kebijakan desentralisasi terhadap daya respon dan transparansi pemerintah daerah serta partisipasi publik, menggunakan data survei dari 177 kabupaten dan kota di Indonesia. Dia lulus pada tahun 2005.

Kiprah akademisi dan kegiatan sosial
Setelah menyelesaikan program strata satu di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Anies bekerja sebagai seorang peneliti dan koordinator proyek di Pusat Antar-Universitas Studi Ekonomi Universitas Gadjah Mada. 

Selang beberapa lama, ia mendapatkan beasiswa program magister di Amerika Serikat pada 1996. Pada tahun 2004, Anies telah menuntaskan pasca sarjananya dan sempat bekerja sebagai manajer riset di IPC, Inc. Chicago, sebuah asosiasi perusahaan elektronik sedunia.

Sebagai seorang independen, Anies Baswedan bergabung dengan Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan, yaitu sebuah lembaga non-profit yang berfokus pada reformasi birokrasi di berbagai daerah di Indonesia dengan menekankan kerjasama antara pemerintah dengan sektor sipil. 

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Direktur Riset The Indonesian Institute yang merupakan lembaga penelitian kebijakan publik yang didirikan pada Oktober 2004 oleh aktivis dan intelektual muda yang dinamis. Kariernya di The Indonesian Institute tentu tidak terlepas dari latar belakang pendidikannya di bidang kebijakan publik.

Pada 15 Mei 2007, secara resmi Anies Baswedan dilantik menjadi Rektor Universitas Paramadina menggantikan posisi rektor sementara, Sohibul Iman. Saat itu, ia merupakan rektor termuda di Indonesia, di mana usianya pada saat itu adalah 38 tahun.

Pada suatu ketika, ia terkesan dengan pidato dari seorang dekan di Sekolah Pemerintahan John F. Kennedy, Universitas Harvard, yakni Joseph Nye yang mengatakan bahwa salah satu keberhasilan di universitasnya adalah "admit only the best" alias hanya menerima mahasiswa terbaik. 

Melalui ide inilah Anies menggagas rekrutmen pelajar-pelajar terbaik di Indonesia. Strategi yang dikembangkan olehnya adalah mencanangkan "Paramadina Fellowship" atau beasiswa Paramadina yang mencakup biaya kuliah, buku, dan biaya hidup.

Istilah "Paramadina Fellowship" adalah perwujudan idealisme dengan bahasa bisnis. Hal ini dilakukan karena kesadaran bahwa dunia pendidikan dan bisnis memiliki pendekatan yang berbeda. Untuk mewujudkan itu, Anies mengadopsi konsep penamaan mahasiswa yang sudah lulus seperti yang biasa digunakan oleh universitas-universitas di Amerika Utara dan Eropa.

Gebrakan lain yang dilakukannya adalah pendidikan antikorupsi di universitas yang ia pimpin dengan mengajarkan tentang teoretis hingga laporan investigatif perihal praktik korupsi. Tindakannya menentang korupsi ditandai dengan tergabungnya Anies sebagai aktivis antikorupsi.

Pada pemilihan presiden 2009, para akademisi dipercaya untuk menjadi moderator dalam debat calon presiden dan calon wakil presiden, di antaranya Anies Baswedan, Komaruddin Hidayat, Aviliani, Fahmi Idris, dan Pratikno. Dia dipilih oleh Komisi Pemilihan Umum sebagai moderator dalam debat pertama yang dilaksanakan pada 18 Juni 2009.

Anies kembali terpilih secara aklamasi oleh Yayasan Wakaf Paramadina sebagai Rektor Universitas Paramadina pada tanggal 5 Mei 2011 untuk meneruskan masa jabatan sebelumnya.

Di bawah kepemimpinannya, Universitas Paramadina memiliki kualitas pendidikan yang baik dan meningkat, serta memberikan pengaruh positif bagi masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar negeri. Sejak 27 Oktober 2014 hingga masa jabatannya sebagai rektor berakhir, ia merangkap jabatan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pencetus Indonesia Mengajar dan Gerakan TurunTangan
Indonesia Mengajar telah dicanangkan yang awalnya ketika Anies masih menjadi seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada sekitar dekade 1990-an. Pada masa itu, ia berguru dan banyak belajar dari Koesnadi Hardjasoemantri, mantan rektor Universitas Gadjah Mada periode 1986–1990. 

Pada 1950-an, pria yang akrab disapa "Pak Koes" pernah menginisiasi sebuah program bernama Pengerahan Tenaga Mahasiswa atau PTM, yakni suatu program untuk mengisi kekurangan guru sekolah menengah atas di daerah-daerah terpencil, khususnya di luar Pulau Jawa. Dalam beberapa kasus, PTM ini justru mendirikan sekolah baru dan pertama di beberapa kota dan kabupaten.

Pak Koes adalah inisiator sekaligus salah satu dari delapan orang yang menjadi angkatan pertama PTM ini. Dia berangkat ke Kupang dan bekerja di sana selama beberapa tahun. Sepulangnya dari Kupang, ia mengajak tiga siswa paling cerdas untuk kuliah di Universitas Gadjah Mada, salah satunya Adrianus Mooy yang kelak menjadi Gubernur Bank Indonesia. Dari program inilah yang menjadi sumber inspirasi dicetusnya Gerakan Indonesia Mengajar.

Selepas menerima gelar sarjana dari Universitas Gadjah Mada, Anies Baswedan mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Amerika Serikat. Tinggal, belajar, dan bekerja di sana membuatnya memahami bahwa anak-anak Indonesia membutuhkan kompetensi kelas dunia untuk bersaing di lingkungan global. 

Selain itu, anak muda Indonesia perlu memiliki pemahaman empatik yang mendalam. Atas dasar pemikiran itu, maka mulai munculnya ide besar untuk menggelorakan Indonesia Mengajar. Konsep dasarnya mulai terumuskan pada pertengahan 2009. Ketika itu, Anies mendiskusikan dan menguji idenya pada berbagai pihak. 

Gagasan ini kemudian siap diluncurkan ketika beberapa pihak berkenan menjadi sponsor. Proses untuk merancang dan mengembangkan konsep Indonesia Mengajar pun dimulai pada akhir 2009 dengan membentuk tim kecil yang kemudian berkembang hingga menjadi sebuah organisasi. Oleh karena itu, Anies pun dinobatkan sebagai pemimpin dari Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar.

Selain Indonesia Mengajar, Anies juga mengasas Gerakan TurunTangan sebagai sebuah usaha dalam mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terlibat melunasi janji kemerdekaan dan mendorong orang baik mengelola pemerintahan. 

Maka dari itu, gerakan ini turut aktif dalam kegiatan sosial dan politik dengan mengupayakan keterlibatan anak-anak muda. Gerakan TurunTangan dibentuk olehnya pada Agustus 2013 dengan rasa kerelawanan tanpa pamrih. Melalui internet, gerakan ini dapat membantu relawan mencari, mengumpulkan, dan menggerakkan para sukarelawan di seluruh Indonesia berdasarkan keahlian masing-masing. 

Sistem pengelolaan relawan ini juga didukung melalui e-mail dan layanan pesan singkat untuk mengundang para sukarelawan aktif dalam pelatihan sukarelawan di berbagai daerah.

Gerakan TurunTangan berupaya dalam menciptakan politik yang sehat dan matang. Misalnya saja ketika penyelenggaraan pemilihan umum, di mana para relawan akan mengkampanyekan kepada masyarakat untuk lebih kritis dan mendorong kampanye yang dilakukan secara sehat tanpa adanya kampanye hitam (bahasa Inggris: Black campaign).

Karier di Komisi Pemberantasan Korupsi
Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan kasus suap yang menimpanya. Namun, terdapat dugaan bahwa hal tersebut merupakan rekayasa dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menyebabkan konflik. 

Oleh karena itu, pada 2 November 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membentuk Tim Independen Verifikasi Fakta dan Hukum atau disebut juga sebagai "Tim 8" dalam menyelidiki kasus dugaan kriminalisasi mereka yang dipimpin oleh Adnan Buyung Nasution dan didampingi oleh dua wakilnya, Koesparmono Irsan dan Denny Indrayana, serta lima anggotanya, yaitu Todung Mulya Lubis, Anies Baswedan, Hikmahanto Juwana, Komaruddin Hidayat, dan Amir Syarifuddin.

Nama Bibit dan Chandra sering pula dikaitkan dengan perseteruan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Komisi Pemberantas Korupsi atau lebih dikenal dengan Konfrontasi Cicak dan Buaya.

Komisi Pemberantasan Korupsi di bawah pimpinan Abraham Samad membentuk Komite Etik terkait kasus korupsi dan pencucian uang proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Hambalang, Bogor, yang beranggotakan lima orang, diantaranya dua anggota internal, yakni Bambang Widjojanto dan Abdullah Hehamahua, serta tiga anggota eksternal, yaitu Abdul Mukhtie Fajar, Tumpak Hatorangan Panggabean, dan dirinya.

Tujuan pembentukannya adalah untuk menginvestigasi pembocor draf surat perintah penyelidikan Anas Urbaningrum yang berasal dari dokumen milik Komisi Pemberantasan Korupsi. Perihal ini, Anies ditunjuk sebagai ketua untuk memimpin komite ini dan Tumpak Panggabean sebagai wakilnya.

Kemudian, pada 3 April 2013, komite etik ini melakukan sidang terbuka dengan hasil bahwa asisten dari Abraham Samad, Wiwin Suwandi terbukti memberitahukan perihal penyelidikan kepada Anas Urbaningrum. Ia menyalin surat perintah penyelidikan yang belum diberi nomor kepada publik yang beredar di masyarakat sejak 9 Februari 2013.


Karier politik Anies Baswedan

Pemilihan presiden 2014
Pada 27 Agustus 2013, Anies mulai menggeluti dunia politik setelah dirinya bergabung dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, di mana pada konvensi ini terbuka untuk kader internal maupun eksternal.

Ia menerima kehormatan tersebut dengan tujuan untuk melunasi janji kemerdekaan yang menjadi misinya sebagai bakal calon presiden. 

Baginya, apa yang tercantum pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan sebuah janji yang harus dilunasi oleh setiap warga negara Indonesia, termasuk dirinya.

Pada tanggal 22 Mei 2014, Anies menuliskan sebuah artikel dalam blognya yang berjudul "Pilpres 2014: Pilihan Saya" mengenai pandangan politik dan pilihannya dalam kontestasi pemilihan presiden tahun 2014.

Ia menyatakan mendukung calon Presiden Joko Widodo dan calon Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta berperan dalam tim kampanyenya sebagai juru bicara. Anies menyatakan alasannya mendukung Joko Widodo adalah karena lebih menghadirkan solusi dan terobosan, sedangkan Jusuf Kalla dikenalnya sebagai sosok senior yang memiliki latar belakang dan pengalaman rekam jejak atas kinerjanya.

Alhasil, Joko Widodo dan Jusuf Kalla berhasil memenangkan pemilihan dengan meraih 53.15% suara mengalahkan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Kemudian, Anies ditunjuk menjadi Deputi Kantor Transisi yang membidangi kesejahteraan rakyat. Kantor transisi ini dibentuk untuk mempersiapkan dan merampungkan kabinet, serta menyempurnakan program sebelum pelantikan resmi Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. 

Selain Anies, Hasto Kristiyanto, Andi Widjajanto, dan Akbar Faisal juga menganggotai deputi kantor transisi, di mana ketuanya adalah Rini Soemarno.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (2014–2016)
Sepak terjang Anies Baswedan di bidang pendidikan dan akademisi membuatnya diberi amanat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. 

Ia menjadi salah satu menteri dari kalangan profesional di kabinet. Gebrakan pertamanya sebagai menteri adalah perubahan mekanisme pelaksanaan Ujian Nasional, Kurikulum 2013, dan sertifikasi guru.

Anies berpandangan bahwa pendidikan adalah kunci peningkatan kualitas manusia, di mana perlunya peran guru yang begitu sentral, sehingga kualitas guru juga harus ditingkatkan

Anies melakukan perubahan pertama dengan menunda pelaksanaan Kurikulum 2013 dan kembali menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebagai perangkat operasional pendidikan, serta menerapkan Kurikulum 2013 pada beberapa sekolah secara terbatas.

Faktor pada penerapan kebijakan ini, yaitu ketidaksiapan implementasi kurikulum. Namun, kebijakan ini justru menimbulkan penolakan dari mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang menganggap bahwa kebijakan ini dilakukan tanpa kajian dan komunikasi, di mana penghapusan kebijakan Kurikulum 2013 berimplikasi dengan anggaran negara.

Pada mekanisme Ujian Nasional, Anies membentuk Indeks Integritas Ujian Nasional dengan tujuan untuk mengukur kejujuran siswa setiap daerah dan juga penilaian Ujian Nasional diberikan penjelasan, sehingga Ujian Nasional tidak lagi menjadi tolak ukur suatu kelulusan, melainkan hanya sebagai pemetaan pemerataan kualitas pendidikan daerah.

Selain itu, ia merilis program Uji Kompetensi Guru dan Sertifikasi Guru guna meningkatkan kualitas setiap guru di Indonesia, serta membentuk Direktorat Keayahbundaan untuk menguatkan peran orang tua dalam mendidik anak.

Dalam menangani perpeloncoan oleh siswa dan siswi kakak kelas, serta dari anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah pada setiap tahun ajaran baru, maka Anies pun menghapus kebijakan Masa Orientasi Sekolah dan digantikan oleh Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang digelar oleh pihak sekolah.

Ia juga mengangkat Direktur Jenderal Kebudayaan yang berasal dari non pegawai negeri sipil secara lelang terbuka dan terpilihlah Hilmar Farid. Tak hanya itu, diangkat pula seorang Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Catharina Girsang.

Tujuannya adalah untuk meninjau dan menyederhanakan berbagai aturan dan program kerja di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain program kerja, Anies juga mencanangkan kampanye-kampanye gerakan, seperti menghidupkan kembali Konsep Pendidikan oleh Ki Hadjar Dewantara dalam menciptakan dan mengupayakan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan bagi siswa dan siswi, gerakan memuliakan guru, gerakan membaca lima belas menit sebelum memulai kegiatan belajar dan mengajar untuk mendorong minat baca siswa dan siswi, dan mengantar anak di hari pertama sekolah bagi orang tua murid. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan ikatan emosional orang tua dengan sekolah dan juga anaknya.

Berbagai tantangannya dalam pelaksanaan tugas, yaitu kekerasan anak di sekolah, maupun kekerasan seksual pada anak yang sampai menyita perhatian nasional dalam berbagai kasus kriminal di berbagai daerah. 

Anies pun mengeluarkan berbagai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka menciptakan rasa aman di sekolah.

Terdapat pula masalah administrasi Guru Honorer Kategori Dua dan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer yang masih mengalami kendala teknis.

Pada akhirnya, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melakukan perombakan kabinet yang mengharuskan Anies Baswedan digantikan oleh Muhadjir Effendy, seorang Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Pemberhentian Anies dinilai bahwa dirinya kurang memprioritaskan program presiden, yakni Kartu Indonesia Pintar.

Pemilihan presiden 2019
Meski sempat digadang-gadang mengajukan diri menjadi calon presiden, Anies memutuskan tidak maju dalam pemilihan presiden 2019 dan tetap kukuh memegang jabatan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama masa jabatannya belum selesai.

Namun berbeda dengan pemilihan presiden sebelumnya, pada pilpres tahun 2019 ini, ia mendukung pasangan Prabowo Subianto dan wakilnya di pemerintahan, Sandiaga Uno. Selain itu, dirinya juga tidak berpartisipasi sebagai tim kampanye atau relawan dalam pencapresan Prabowo.

Memimpin Jakarta

Pilkada 2017

Pada 23 September 2016, Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Anies dicalonkan sebagai calon gubernur (Cagub) yang disandingkan dengan Sandiaga Uno, pengusaha dan politikus Partai Gerindra sebagai calon wakil gubernur (Cawagub).

Penunjukkan Anies sebagai cagub telah dilakukan setelah Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera melakukan rapat selama tiga hari dalam menentukan cagub. Sebelumnya, ia sempat digadang-gadang akan diusung sebagai cawagub mendampingi Sandiaga.

Pada akhirnya, mereka melakukan kesepakatan terlebih dahulu sebelum deklarasi pencalonan di Kebayoran Baru, Jakarta.

Anies dan Sandiaga mendapatkan nomor urut tiga saat pengundian dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi DKI Jakarta dan menjadikan "Jakarta Maju Bersama" sebagai jargon kampanye. 

Pasangan calon ini didukung oleh Partai Perindo dan Partai Idaman. Mereka menandatangani kontrak politik dengan Partai Gerindra yang dinamakan "Gentleman's Agreement" yang berisikan mengenai keberpihakan kepada rakyat kecil dan memanusiakannya, tidak terlibat dalam Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta keberpihakan terhadap ekonomi masyarakat.

Anies-Sandiaga Digital Volunteer menjadi wadah dukungan para relawan terhadap Anies dari akar rumput melalui media sosial. Di putaran pertama, Anies-Sandi menduduki peringkat kedua di bawah posisi Basuki-Djarot dengan perolehan 39,95% suara.

Ketika putaran kedua pilkada, Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan (kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz) yang sempat menjagokan Agus Harimurti Yudhoyono akhirnya memutuskan mendukung pencalonan Anies-Sandi. 

Sampailah pada babak terakhir pilkada, Anies-Sandi unggul dengan perolehan 57,96% suara.


Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Biografi Bapak Anies Baswedan, Gubernur Jakarta yang Digadang-gadang jadi Capres 2024. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Sumber:


** Baca kumpulan artikel seputar Biografi da profil tokoh serta publik figur lain di sini.

Biografi Bapak Ganjar Pranowo Gubermur Jateng yang Pernah Main Film

 

Campusnesia.co.id - Dalam rubrik biografi tokoh dan publik figur kali ini kami akan menghadirkan profil bapak Ganjar Pranowo setelah sebelumnya kita bahas bapak Anis Baswedan.

Terkenal nyentrik, hobi naik sepeda, aktif di sosial media serta rambut putihnya ya khas, pak Ganjar yang saat artikel ini ditulis pada tanggal 9 April 2022 menjabat Gubernur Jawa Tengah, Mas Ganjar sapaan akrab politisi PDIP ini juga digadang-gadang jadi salah satu capres untuk pilpres 2022.

H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. (lahir 28 Oktober 1968) adalah Gubernur Jawa Tengah dua periode yang menjabat sejak 23 Agustus 2013. 

Sebelumnya, ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004–2009 dan 2009–2013. Selain itu, Ganjar juga menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) periode 2014–2019.


Kehidupan awal
Pak Ganjar Pranowo dilahirkan dari keluarga sederhana di sebuah desa di lereng Gunung Lawu, Karanganyar dari ayah bernama S. Pamudji dan ibu bernama Sri Suparni. 

Lahir dengan nama Ganjar Sungkowo, ia merupakan anak kelima dari enam bersaudara. Saudara-saudaranya yakni Pri Kuntadi, Pri Pambudi Teguh, Joko Prasetyo, Prasetyowati, dan Nur Hidayati. 

Ayah Ganjar Pranowo sendiri merupakan seorang polisi dan sempat ditugaskan untuk mengikuti operasi penumpasan PRRI/Permesta.

Ganjar Pranowo juga memiliki kisah penggantian nama yang lazim terjadi pada tradisi anak-anak di tanah Jawa-Mataraman zaman dahulu. Nama asli dari Ganjar Pranowo adalah Ganjar Sungkowo yang berarti "Ganjaran dari Kesusahan/Kesedihan (Sungkowo)". 

Namun, ketika memasuki masa sekolah nama Sungkowo diganti dengan Pranowo karena ketakutan orang tuanya jika sang anak kelak "selalu berkubang kesialan dan kesusahan" bila memakai nama Sungkowo.


Pendidikan Bapak Ganjar Pranowo
Ganjar kecil sudah menunjukkan jiwa kepemimpinan saat SD. Dia selalu terpilih menjadi ketua kelas. 

Memasuki SMP, keluarganya pindah ke Kutoarjo untuk mengikuti tempat tugas ayahnya. Selanjutnya, ia bersekolah di SMA Bopkri 1 Yogyakarta. Di SMA, ia aktif dalam kegiatan kepramukaan (Dewan Ambalan).

Menjelang kelulusan SMA pada akhir dekade 1980-an, sang ayah pensiun dari kedinasannya di Polri Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, ibu Ganjar membuka warung kelontong, sementara ia sempat berjualan bensin di pinggir jalan.

Tamat SMA, ia melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Di kampus, ia bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). 

Selama kuliah di UGM, Ganjar mengaku sempat cuti kuliah selama dua semester akibat tidak memiliki biaya untuk perkuliahan.

Ganjar mengaku memiliki hobi demonstrasi semasa kuliah. Ia pernah mendemo rektor UGM kala itu (periode 1986-1990) Koesnadi Hardjasoemantri.


Karier Bapak Ganjar Pranowo
Ia lulus dari Fakultas Hukum UGM dengan dosen penguji skripsi Prof. Nindyo Pramono.

Tamat kuliah, Ganjar Pranowo awalnya bekerja di lembaga konsultan HRD di Jakarta yaitu PT Prakasa. Selain itu, ia juga pernah bekerja di PT Prastawana Karya Samitra dan PT Semeru Realindo Inti.

Aktif di GMNI dan mengagumi Soekarno, Ganjar awalnya menjadi simpatisan PDI. Tahun 1996, PDI dilanda konflik internal antara pendukung Soerjadi dan Megawati Soekarnoputri sebagai representasi trah Bung Karno. 

Ganjar ikut mendukung Megawati, meskipun ayahnya adalah seorang polisi sedangkan kakaknya seorang hakim yang oleh Orba seluruh pejabat publik dilarang berpolitik dan harus mendukung Golkar sepenuhnya.

Ganjar akhirnya memilih berkarier di politik lewat Partai PDI-P yang dipimpin oleh Megawati Sukarnoputri.


Anggota DPR-RI
Ganjar awalnya tidak lolos saat mencalonkan diri sebagai anggota DPR-Ri pada pemilu 2004, akan tetapi ia menerima tugas sebagai pengganti antar waktu (PAW) untuk menggantikan rekan separtainya yang berada dalam daerah pemilihan yang sama (Jawa Tengah 7) yakni Jakob Tobing, yang ditugaskan oleh Presiden Megawati Sukarnoputri menjadi duta besar untuk Korea Selatan.


Ketika menjadi anggota DPR-RI pada periode 2004-2009, Ganjar Pranowo ditugaskan di Komisi IV yang mengawasi bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, dan Pangan. 

Selain itu, ia pernah ditempatkan pada Pansus (Panitia Khusus) RUU Partai Politik sebagai ketua panitia khusus, anggota Badan Legislasi DPR RI, dan Ketua Panitia Khusus tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD di DPR RI.

Di periode keduanya sebagai anggota DPR-RI, ia ditempatkan pada Komisi II yang mengawasi bidang Pemerintahan Dalam Negeri, Otonomi Daerah, Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi, Pemilu, Pertanahan, dan Reformasi Agraria. Ia mulai dikenal publik karena menjadi anggota Panitia Khusus Hak Angket Bank Century sekaligus menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Di tengah kesibukannya sebagai Anggota DPR RI, ia sempat menyelesaikan studi pascasarjananya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada tahun 2013. Ia sebenarnya merupakan mahasiswa pascasarjana di FISIP UI sejak tahun 2009, tapi terpaksa cuti karena kesibukannya sebagai anggota DPR-RI.


Gubernur Jawa Tengah
Ganjar maju menjadi calon gubernur dalam Pemilihan Umum Gubernur Jawa Tengah Tahun 2013, berpasangan dengan Heru Sudjatmoko yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. 

Ganjar-Heru yang dikenal dengan tagline mboten korupsi mboten ngapusi (tidak korupsi tidak membohongi) ini keluar sebagai pemenang dengan total perolehan suara mencapai 48,82%. Pelantikan Ganjar sebagai gubernur dilaksanakan hari Jumat, 23 Agustus 2013 oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang.


Ia kembali menjadi Gubernur Jawa Tengah untuk periode 2018-2023 dengan perolehan suara 58,78 persen dengan perolehan 10.362.694 suara. 

Pada pilkada tersebut, ia berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen yang merupakan anggota DPRD Jawa Tengah periode 2014-2019 dari Fraksi PPP dan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah 3 (Kabupaten Pati, Rembang, Grobogan, dan Blora). 

Pada pilkada kali ini, Ganjar harus mengakui kekalahan di empat kabupaten yang sebelumnya dikenal sebagai basis PDI Perjuangan (karena dahulu merupakan basis PNI), yakni Brebes, Tegal, Purbalingga, dan Kebumen.

Pak Ganjar Pranowo dan Twitter
Sebelum dan saat menjadi gubernur, Ganjar dikenal memanfaatkan media sosial Twitter untuk berkomunikasi dengan publik. 

Dalam suatu pelantikan penjabat sementara kepala daerah, ia meminta para penjabat untuk aktif di media sosial agar bisa cepat menerima komplain dari warga serta menanggapi dan mengetahui informasi terbaru dari daerah masing-masing. 

Menurut Ganjar, melalui media sosial, dirinya bisa mendengarkan masukan, kritik, bahkan mendengarkan protes dari masyarakat yang tidak suka dengan kebijakannya dalam memimpin Jawa Tengah.

Ketua Umum KAGAMA
Pada kongres KAGAMA di Kendari (November 2014), dia terpilih secara musyawarah menggantikan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai ketua umum KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) periode 2014-2019. 

Ganjar terpilih setelah melakukan musyawarah mufakat bersama tiga calon ketua umum lainnya, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono X (Ketua Umum KAGAMA periode 2009-2014), Budi Karya Sumadi (Ketua Pengda KAGAMA DKI Jakarta) serta Usman Rianse (Pengda KAGAMA Sulawesi Tenggara) yang bertempat di Hotel Grand Clarion, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu, 8 November 2014. Salah satu pertimbangan Sri Sultan adalah bahwa KAGAMA perlu melakukan regenerasi kepemimpinan dari yang tua ke yang muda/ Menurut Sri Sultan HB X regenerasi di KAGAMA adalah sebuah keniscayaan.

Dalam sambutannya, Ganjar Pranowo menyatakan program kerja KAGAMA jangan sampai melupakan nilai-nilai perjuangan, kerakyatan, dan kebangsaan yang telah diajarkan di UGM. 

Salah satu program yang akan dijalankan adalah menjalin sinergi dengan Pengurus Daerah sehingga terbangun guyub rukun antaranggota KAGAMA. Ia menambahkan jalinan komunikasi antar anggota KAGAMA bisa dilakukan secara fisik maupun virtual dengan hadirnya kecanggihan IT saat ini.

Pak Ganjar Pranowo dan Pilpres 2024
Jelang Pilpres 2024, hubungan Ganjar dengan Puan Maharani dan Ketua Bapilu PDIP Bambang Wuryanto sempat tegang. Hingga ia tidak diundang dalam acara penting PDIP di Jawa Tengah. 

Kehidupan pribadi Pak Ganjar Pranowo
Ia menikah dengan Siti Atikah Supriyanti, seorang anak tokoh Nahdlatul Ulama dari Purbalingga, Jawa Tengah yang ia temui ketika KKN tahun 1994 di Temanggung, Jawa Tengah.

Ada kisah unik di antara keduanya, Ganjar yang memiliki latar belakang GMNI (dan PDI) menikah dengan seseorang yang memiliki latar belakang pesantren (di Purbalingga) yang berafiliasi dengan NU (dan PPP).

Ia dan Siti Atikah menikah pada tahun 1999 dan memiliki satu anak laki-laki yang lahir pada tahun 2003 bernama Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang kini bersekolah di SMAN 3 Semarang, Jawa Tengah.

Penghargaan
- Bintang Jasa Utama – 2015
- Satyalancana Pembangunan.gif Satyalancana Pembangunan – 2014
- Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.gif Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha – 2015

Fun Fact pak Ganjar Pranowo sejauh ini sudah tampil sebagai cameo di dua film layar lebar yaitu Sang Prawira yang rilis 2019 dan film Yowis Ben 3 sebagai Presenter konser Solo yang rilis tahun 2021 lalu.

Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Biografi Bapak Ganjar Pranowo Gubermur Jateng yang Pernah Main Film. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Sumber:

** Baca kumpulan artikel seputar Biografi da profil tokoh serta publik figur lain di sini.