Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kkn. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri kkn. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

15 Pertanyaan Seputar Pelaksanaan KKN versi Undip

 

 

Campusnesia.co.id - Sobat berdasar pantauan tim media sosial kami ternyata banyak Pertanyaan Seputar KKN Versi UNDIP, jadi melalui postingan kali ini, campusnesia akan coba merangkum daftar pertanyaan dan menjawabnya, apa saja pertanyaan yang membuat penasaran seputar KKN? ini daftarnya.

1. Q: Apa itu KKN?
A: KKN atau Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 UNDIP. KKN menjadi sarana mahasiswa untuk mempraktikan ilmu yang telah didapat selama perkuliahan ke kehidupan sehari-hari, atau pengaplikasian ilmu ke masyarakat.

2. Q: Apakah KKN wajib?
A: Ya, karena merupakan salah satu mata kuliah wajib.

3. Q: Kapan mahasiswa melaksanakan KKN?
A: KKN dapat diambil setelah menempuh minimal 100 SKS. Jadi biasanya mahasiswa dapat melaksanakan KKN paling cepat di semester 6.

4. Q: Dimana tempat KKN?
A: Tempat KKN beragam, tidak selalu sama setiap tahunnya. Namun biasanya UNDIP menentukan tempat KKN hanya di beberapa kota terdekat dengan Kota Semarang. Seperti, Kabupaten Semarang, Grobogan, Demak, Pati, Jepara, Kendal, Batang, Pemalang.

5. Q: Apa perbedaan KKN PPM dan Tematik?
A: KKN PPM merupakan program KKN terpadu yang diadakan oleh Universitas, sedangan KKN tematik merupakan program KKN mandiri yang diadakan oleh dosen sebagai bentuk program pengabdian mengenai proyek tertentu. Sehingga tim yang dibentuk juga terbatas pada mahasiswa di bidang ilmu terkait.
 
Perbedaan lain yaitu pada program kerja yang dilaksanakan, KKN tematik biasanya telah memiliki program tertentuyang harus dijalankan, sedangkan di KKN PPM mahasiswa harus aktif mencari dan menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

6. Q: Apakah kelompok KKN satu jurusan/fakultas?
A:  Kelompok KKN dibagi secara acak oleh pihak universitas, jadi teman sekelompok mungkin dari jurusan dan fakultas berbeda.

7. Q: KKN berapa lama?
A: Biasanya lama waktu KKN dari jadwal keberangkatan sampai kepulangan selama 40 hari.

8. Q: Apa syarat ikut KKN?
A: Syarat mengikuti KKN bagi mahasiswa aktif hanya perlu melakukan pendaftaran dan pengumpulan berkas pada jadwal yang ditentukan. Dan yang paling penting jumlah SKS telah memenuhi syarat minimum.

9. Q: Apa itu Kordes, Korcam, DPL?
A: Kordes (Koordinator Desa) merupakan pemimpin kelompok dalam tingkat desa. Korcam (Koordinator Kecamatan) merupakan pemimpin di tingkat kecamatan, yang membawai beberapa desa binaan. DPL (Dosen Pendamping Lapangan) merupakan dosen yang telah ditunjuk untuk mendampingi keberjalanan program KKN, DPL terdiri dari beberapa dosen yang bertugas di suatu kecamatan.

10. Q: Biasanya program KKN apa saja?
A: Program KKN beragam dan tidak terbatas. Program dapat dilaksanakan sekreatif mungkin, mengedukasi, mampu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat, maupun memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada. Karena membutuhkan ilmu dalam pelaksanaannya, program yang diajukan biasanya harus selini dengan prodi masing-masing.

11. Q: Apakah kamu membuat laporan setelah KKN?
A: Ya. Laporan KKN sebenarnya terdiri dari laporan kegiatan harian individu yang biasanya dicek seminggu sekali oleh DPL, laporan rencana kegiatan yang dibuat pada minggu pertama setelah survei lapangan, dan Laporan pelaksanaan kegiatan. 
 
Laporan akhir yang perlu dikumpulkan setelah masa KKN berakhir ini berisi laporan pelaksanaan program individu dan kelompok yang digabung menjadi satu.

12. Q: Apakah ada ujian setelah KKN?
A: Ujian setelah masa KKN ini biasanya waktu dan bentuk pelaksaannya berbeda tergantung dari DPL.  Ujian bisa jadi dilaksanakan di tempat KKN pada pertemuan terakhir sebelum kepulangan atau setelah kepulangan.

13. Q: Apa itu KKN Expo?
A: Expo merupaka salah satu acara yang digelar untuk menunjukkan dan memperkenalkan hingga menjual produk dari program yang telah dilaksanakan. Biasanya dipilih satu sampai dua program unggulan setiap desa untuk ditampilkan.
 
14. Q: Apakah bisa menemukan Jodoh saat KKN?
A: Ha ha walau agak absurd tetapi pertanyaan ini sering muncul, secara saintifik belum ada jurnal tentang fenomena ini, hal pertama yang perlu sobat pahami adalah bahwa Jodoh itu ada di tangan Tuhan, jadi walau secara statistik jumlahnya kecil, ada beberapa kejadian psangan yang menemukan jodohnya saat kegiatan KKN dan berujung ke pelaminan, serius ini kisah nyata rekan saya sendiri. 
 
Tapi ya jangan diniatkan nyari jodoh juga ya, tujuan utama KKN adalah terjun langsung ke masyarakat mencoba memberi solusi, pengabdian serta belajar hidup dan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat.
 
15. Q: Apakah KKN bisa membuat Pacar Berpaling?
A:Pertanyaan ini tidak kalah populer dengan poin nomer 14 dan sering sekali jadi bahan perbincangan, penulis tidak berani menjawab, tapi buat kamu yang sedang menjalani hubungan serius dan berkomitmen sampai ke jenjang pernikahan, harusnya bisa menjaga komitmen masing-masing walau sedang saling berjarak. 
 
Jadi bisa bikin pasangan berpaling gak? ha ha entahlah, mungkin sobat pembaca bisa menjawab pertanyaan ini di kolom komentar, mohon dibantu ya.
 
Itu tadi sobat Campusnesia, 15 pertanyaan seputar pelaksanaan KKN dengan segala seluk beluknya versi kampus Undip (kerana penulis mahasiwa undip) jika sobat punya pertanyaan dan jawaban lain seputar pelaksanaan KKN di kampus kalian masing-masing jangan lupa share di kolom komentar ya, sampai jumpa.
 
Penulis: Ika Shintya
Editor: Nandar 
 
Iklan

 

PROMO MERCHANDISE KKN 2020





Campusnesia.co.id -- Sobat Campusnesia, tiba masanya untuk KKN (Kuliah Kerja Nyata) untuk mendukung kegiatan pengabdian ke masyarakat sobat semua, Campusnesia dan Loetju.com berkolaborasi untuk menawarkan kebutuhan merhandise dan publikasi kegaiatan kalian.



Produk yang kami tawarkan:

1. PLAKAT
Diperlukan sebagai souvenir kenang-kenagan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses KKN, kepala desa, keluaahan, pemateri dll.

Di Loetju ada bermacam produk Plakat: Plakat Kayu, Plakat Marmer, Plakat Akrilik dan Plakat Kaca.

2. SPANDUK
menggunakan bahan MMT 240 gr, untuk spanduk Posko, Backdrop Acara dan mungkin pembuatan Plang bila diperlukan.


3. JAM Dinding
Diperlukan sebagai souvenir kenang-kenagan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses KKN, kepala desa, keluaahan, pemateri dll.

Atau bisa juga sebagai hadiah untuk lomba-lomba yang kalian adakan di tempat KKN.
Kami menyediakan bermacam Ukuran dan Harga.

4. MUG 
Diperlukan sebagai souvenir kenang-kenagan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses KKN, kepala desa, keluaahan, pemateri dll.

5. PIN dan Gatungan Kunci
Souvenir dengan ukuran lebih kecil cocok dibagi-bagi sebagai hadiah atau promosi program tertentu. Fungsional dan harga yang terjangkau. Kami punya banyak varian ukuran, harga dan jenis.


6. STIKER dan POSTER
Berbahan Kertas poster bisa jadi ajang sosialisasi dan publikasi program serta event yang kalian buat.
Stiker bisa jadi sarana edukasi program dan penyulusan tertentu. Praktis dan bisa ditempel.


nah, untuk info produk dan harga bisa hubungi Loetju di WA 085292613001 


Bonus:
untuk yang ingin Program KKN nya dimuat di web Campusnesia.co.id dengan mengirimkan Press Release ke:


email: Campusnesia@gmail.com 
dan konfirmasi ke hotline kami di WA 0812 2611 7538


Semoga Bermanfaat, :)

upcoming search: syarat kkn undip, materi kkn undip, kkn undip 2020, jadwal kkn undip 2020, kkn undip tim 1 2020, reportase kkn undip, kkn undip tim 2 2020, nilai kkn undip, materi kkn undip, kkn undip 2019,  jadwal kkn undip 2019, kkn undip tim 1 2019, reportase kkn undip, kkn undip tim 2 2019


Kunjungi Website Kami, Klik:
DESKRIPSI GAMBAR

Chat dengan Admin Kami, Klik:
DESKRIPSI GAMBAR

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Bahaya Stunting dan Pencegahannya Pada Ibu Hamil di Kelurahan Randusari

 


Campusnesia.co.id - Semarang (05/07) - KKN merupakan suatu kegiatan perkuliahan intrakurikuler dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa secara interdisipliner dan lintas sektoral. KKN Undip dilaksanakan selama 45 hari dimulai dari tanggal 5 Juli hingga 18 Agustus 2022. 

KKN Undip tahun ini bertemakan KKN Pulang Kampung. Mahasiswa Undip dapat KKN di daerah nya masing-masing, diikuti oleh 4857 mahasiswa yang tersebar di 26 Provinsi, 44 Kota dan 103 Kabupaten di seluruh Indonesia. Penulis sendiri, Tahnia Kenasih Ardhini, Mahasiswi Fisika angakatan 2019, mendapatkan wilayah di Kota Semarang, khususnya di Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan.


Kegiatan KKN UNDIP dilatar belakangi oleh kepekaan rasa dan kognisi sosial mahasiswa serta membantu proses pembangunan. KKN UNDIP merupakan suatu bentuk kegiatan yang memadukan Dharma Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam suatu kegiatan. 

Kegiatan KKN bagi UNDIP mempunyai fungsi sebagi pengikat dan perangkum semua isi kurikulum dan dapat melengkapi kurikulum, karena kegiatan KKN merupakan pengalaman belajar yang menghubungkan konsep-konsep akademis yang didasarkan pada realita kehidupan masyarakat.  


KKN UNDIP tahun ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat berbasis SDGs”, “Pencegahan Stunting dan Narkoba”. Kegiatan KKN UNDIP terdiri dari 2 program monodisiplin (keilmuan) dan 2 program multidisiplin, dan program lainnya mengikuti keadaan wilayah masing-masing. 

Kegiatan KKN UNDIP diawali dengan penerjunan secara online oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum pada tanggal 4 Juli 2022. Kemudian dilanjutkan dengan Survey lokasi, melihat secara langsung kondisi wilayah Kelurahan Randusari, khusus nya wilayah penulis yaitu di RW 01 dan RW 05. 

Pada minggu pertama kegiatan KKN, Penulis bersama 4 teman lainnya melakukan perizinan dan kunjungan kepada ketua RW 01 dan RW 05, perizinan ke Ketua FKK Randusari, dan perizinan ke SD Al-Khotimah di RW 01 untuk kelangsungan program monodisiplin. 

Pada minggu kedua kegiatan KKN, Mahasiswa KKN Tim 2 Undip Kelurahan Randusari melakukan program multidisiplin 1 yaitu Sosialisasi Anti Narkoba di SMP/SMK Krsiten Gergaji pada hari Selasa, 12 Juli 2022. 

Lalu pada hari Kamis, 14 Juli 2022, Penulis melaksanakan program monodisiplin nya yaitu edukasi pencegahan kanker payudara yang diberi nama “SADARI Dari Dini”, kegiatan dilangsungkan di PKK RT 03/ RW 01 pada pukul 18.00 dan diakhiri pada pukul 19.30 WIB. 

Pada hari Jumat, 15 Juli 2022 telah dilakukan program multidisiplin 2 yaitu Edukasi Bahaya Stunting dan pencegahannya kepada Para ibu hamil yang ada di Kelurahan Randusari, kegiatan dilangsungkan di Balai RW 05. Selain melaksanakan program kerja sendiri, penulis juga mengikuti program lain yang ada di wilayah tersebut seperti kegiatan poksila di RW 01 dan juga RW 05.

Di minggu ketiga KKN penulis melaksanakan program monodisiplin keduanya yaitu Eksperimen Fisika bersama siswa SD Al-Khotimah kelas 4, 5, dan 6 yang berjumlah 45 anak. Materi yang diambil setelah berdiskusi dengan guru kelas adalah kelistrikan. Kegiatan berlangsung selama 2 jam, dimulai pukul 11.00 WIB dan diakhiri pukul 13.00 WIB pada hari Kamis, 21 Juli 2022. 

Selain melaksanakan program kerja sendiri, penulis juga mengikuti program lain yang ada di wilayah tersebut seperti kegiatan poksila di RW 01 dan juga RW 05, sosialisasi UPPKS oleh Kelurahan Randusari, dan juga ikut membantu program kerja rekan sesama KKN seperti kegiatan sosialisasi covid-19 di SD Al-Khotimah, serta sosialisasi perencanaan keuangan keluarga di kegiatan PKK RT 07/RW 01.

Karena program monodisiplin dan multidisplin yang telah disusun penulis sudah berjalan semua maka di minggu keempat dan kelima penulis bersama rekan nya mengikuti kegiatan yang ada di wilayah RW 01 dan RW 05 seperti kegiatan posyandu balita, posyandu lansia, dan pemeriksaan PJN. Penulis juga sudah mulai menyusun laporan akhir dan lainnya sebagai penilaian KKN oleh Dosen Pembimbing Lapangan.

Dan pada minggu terakhir yang akan datang, rencana kegiatan penulis adalah melakukan edukasi “SADARI Dari Dini” di PKK RT 04/ RW 01, dan sosialisasi tanaman toga di PKK RW 05. 

Setiap pembukaan pasti ada penutupan, maka pada tanggal 18 Agustus 2022 akan dilakukan penarikan mahasiswa KKN UNDIP di seluruh Indonesia oleh Bapak Rektor, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. Mahasiswa juga akan berpamitan kepada warga RW 01 dan RW 05 serta mengucapkan terima kasih telah menerima dan membantu menyukseskan program kerja mahasiswa sehingga berjalan dengan lancar.

Dari kegiatan KKN UNDIP ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian dan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan. Bagi masyarakat setempat diharapkan semua kegiatan mahasiswa dapat bermanfaat dan keberlanjutan program nya dapat berlangsung lama.

Semoga segala ilmu yang didapat dan diberikan oleh kedua belah pihak menjadi amalan jariyah dan membantu Indonesia untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju tahun 2030 sebagaimana tema utama dari KKN UNDIP 2022.



KKN Ajarkan Tiga Kompetensi Utama Bagi Mahasiswa


Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengajarkan tiga kompetensi utama bagi mahasiswa. Pesan ini disampaikan oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember saat melepas 1422 mahasiswa yang mengikuti KKN Reguler dan KKN Universitas Membangun Desa, gelombang I tahun akademik 2016/2017 di lapangan parkir utara Gedung Soetardjo (11/1). Menurut Moh. Hasan, ketiga kompetensi utama tersebut adalah kemampuan menganalisa permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, kemampuan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan di bangku kuliah dalam kehidupan nyata, serta kemampuan bekerjasama dalam kelompok dengan mitra  yang memiliki latar belakang berbeda.

“Program KKN didesain agar mahasiswa dapat menganalisa permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat, lantas memberikan solusi berdasarkan ilmu yang sudah diperoleh di bangku kuliah. Harapannya kehadiran mahasiswa melalui program KKN bakal membawa perubahan,” jelas Rektor. Selain itu, program KKN yang mempertemukan mahasiswa dari beragam disiplin ilmu dalam satu kelompok, menjadi ajang mengasah kemampuan bekerjasama dan belajar kepemimpinan. “Oleh karena itu, jangan jadikan KKN hanya sekedar rutinitas belaka, apalagi KKN membawa nama almamater,” tambah Moh. Hasan.

Sementara itu menurut Anwar, Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Jember, para peserta KKN gelombang I tahun akademik 2016/2017 ditempatkan di 137 desa di 21 kecamatan yang berada di empat kabupaten yakni Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo. “Ada 251 mahasiswa yang ditempatkan di Kabupaten Jember, 591 mahasiswa di Kabupaten Bondowoso, 380 mahasiswa di Kabupaten Situbondo, dan 200 mahasiswa di Kabupaten Probolinggo. Mereka bakal dibimbing oleh 29 Dosen Pembimbing Lapangan,” tuturnya.

Selain melaksanakan KKN Reguler di empat kabupaten, Universitas Jember menggelar KKN Universitas Membangun Desa (UMD) yang dipusatkan di Kabupaten Bondowoso, tepatnya di kecamatan Cermee dan Wringin. “Khusus untuk KKN UMD, diikuti oleh 150 mahasiswa yang akan melaksanakan program pengembangan sistem informasi dan pusat pelayanan informasi desa. Mereka bakal meneruskan program yang sudah dirintis oleh mahasiswa peserta KKN UMD sebelumnya. Karena mengembangkan sistem informasi dan pusat pelayanan informasi desa, maka dalam satu kelompok, terdapat mahasiswa yang berasal dari program Studi Sistem Informasi sebagai motor penggerak. Bahkan sebelum terjun ke lapangan, mereka mendapatkan pelatihan khusus dari UPT Teknologi Informasi,” kata Anwar.

Untuk diketahui, program KKN UMD adalah hasil kerjasama antara LPM Universitas Jember, dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK), serta Australian Aid. Harapannya, Pusat Pelayanan dan Informasi Desa yang dibangun dapat  berfungsi sebagai sumber informasi mengenai potensi desa, data kependudukan, hingga data kemiskinan. Nantinya baik mahasiswa peserta KKN Reguler dan KKN UMD bakal terjun di masyarakat selama 45 hari. (iim)

sumber: https://unej.ac.id/?p=10526

Review Film KKN di Desa Penari, Film 7 juta Penonton dalam 19 Hari di Masa Pandemi



Campusnesia.co.id -  Mengutip lama filmindonesia.or.id, senin 9 mei 2022 film KKN di Desa Penari berhasil mengumpulkan penonton sebanyak 3.013.079 dan masih punya potensi menambah perolehan penonton lagi melihat dari antusiasme masyarakat Indonesia pada film horor yang diangkat dari sebuah thread twitter akun SimpleMan @SimpleM81378523.


Update:
Tanggal 19 Mei 2022 atau 19 hari sejak penanyangan film KKN di Desa Penari berhasil meraih 7.000.000 penonton yang artinya setiap hari 368.421 penonton.


Banyak bioskop di berbagai daerah harus menambah jam tayang dan menempel pengumuman bahwa seat dan tiket sudah terjual habis oleh film lebaran KKN di Desa Penari dan Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Angka 3.013.079 resmi mengungguli film Kukira Kau Rumah yang berhasil memperoleh 2.220.180 penonton dan jadi dua film yang berhasil menembus Box Office Indonesia di masa pandemi.

Perjalanan film KKN di Desa Penari mengali berkali-kali penundaan karena pandemi, hingga sebagai warganet pesimis bahwa film ini bakal jadi tayang. Sang sutradara Awi Suryadi sering sekali mendapat colekan netijen yang tak sabar ingin menonton Nur, Widya dan Tim KKNnya bertemu Badarawuhi.

Keraguan masyarakat dan kesabaran sutradara, produser dan rumah produksi menunggu momen yang pas selama kurang lebih 2 tahun terbayar dengan perolehan jumlahnya penonton yang sudah lebih dari 3 juta hanya dalam 9 hari penayangan mengalahkan film MCU Dr. Strange.

Untuk sobat Campusnesia yang belum nonton, berikut kami hadirkan informasi seputar Sinopsis, Pemeran dan Alur Cerita film adaptasi thread twit horor yang juga diangkat menjadi novel KKN di Desa Penari.

KKN di Desa Penari adalah film horor Indonesia tahun 2022 yang disutradarai oleh Awi Suryadi dari skenario yang diadaptasi dari cerita viral oleh SimpleMan. Skenario adaptasi tersebut ditulis oleh Lele Laila bersama Gerald Mamahit. Film produksi MD Pictures ini dibintangi oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, Achmad Megantara, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, Fajar Nugraha, dan Kiki Narendra. Film KKN di Desa Penari telah dua kali dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia yaitu pada 19 Maret 2020 dan 24 Februari 2022, tetapi keduanya dibatalkan karena pandemi Covid-19. Film ini ditayangkan mulai tanggal 30 April 2022.

Flashback ke tanggal 24 Juni 2019, sebuah akun Twitter anonim bernama @SimpleM81378523 mengunggah kisah horor yang kemudian menjadi viral dan menduduki peringkat pertama trending Twitter Indonesia.

Kesuksesan film ini membuat cerita tersebut diangkat menjadi sebuah novel oleh penerbit Bukune. Selain itu, MD Pictures juga berhasil mendapatkan hak cipta untuk mengadaptasi cerita tersebut menjadi sebuah film. Penulis SimpleMan mempunyai beberapa persyaratan salah satunya adalah merahasiakan lokasi asli dan identitas aslinya di seluruh kegiatan produksi maupun pemasaran.

Sebelum akhirnya benar-benar diproduksi, terdapat selentingan yang menyebut film ini akan diperankan oleh Chelsea Islan sebagai Widya dan Laudya Chintya Bella sebagai Nur serta disutradarai Joko Anwar. Hingga pada 22 September 2019, akun Twitter Flick Magazine mengunggah sebuah twit yang menyebutkan MD Pictures akan memproduksi film ini dan kemudian dibenarkan oleh produser Manoj Punjabi.

Dari tujuh sutradara yang menyatakan minatnya untuk menyutradarai film ini, akhirnya Awi Suryadi diumumkan sebagai sutradara pada 8 Desember 2019. Pada saat yang sama, empat pemeran utama yaitu Tissa Biani, Aghniny Haque, Adinda Thomas, dan Achmad Megantara juga diumumkan. Manoj menyebut bahwa anggaran produksi film ini terbilang besar tetapi tidak mencapai 15 miliar rupiah.

Masing-masing pemeran dalam film ini melakukan pendalaman karakter sebelumnya. Tissa Biani sebagai Nur mengasah bahasa Jawa serta melatih kemampua tari dengan mengikuti workshop selama seminggu. Sedangkan Adinda Thomas sebagai Widya mengikuti pelatihan khusus untuk bisa berinteraksi dengan ular.

Proses pengambilan gambar utama dimulai pada 10 Desember 2019 dan selesai pada 21 Januari 2020 dengan total 33 hari proses syuting. Salah satu lokasi yang digunakan untuk proses syuting film ini adalah sebuah desa yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta.(id.wikipedia.org)


Sinopsis Film KKN di Desa Penari 
Enam mahasiswa yang melaksanakan KKN di sebuah desa terpencil, Nur, Widya, Ayu, Bima, Anton, dan Wahyu tidak pernah menyangka kalau desa yang mereka pilih ternyata bukanlah desa biasa. Pak Prabu, sang kepala desa, memperingatkan mereka untuk tidak melewati batas gapura terlarang. Satu per satu dari mereka mulai merasakan keanehan desa tersebut. 

Bima pun mulai berubah sikap dan program KKN mereka berantakan. Tampaknya, penghuni gaib desa tersebut tidak menyukai mereka. Nur akhirnya menemukan fakta bahwa salah satu dari mereka melanggar aturan yang paling fatal di desa tersebut. Teror sosok penari misterius semakin menyeramkan. Mereka meminta bantuan Mbah Buyut, yang merupakan dukun setempat. Sayangnya, mereka terancam tidak bisa pulang dengan selamat dari desa yang dikenal dengan sebutan desa penari tersebut.


Pemeran Film KKN di Desa Penari 
  • Tissa Biani sebagai Nur
  • Adinda Thomas sebagai Widya
  • Achmad Megantara sebagai Bima
  • Aghniny Haque sebagai Ayu
  • Calvin Jeremy sebagai Anton
  • M Fajar Nugraha sebagai Wahyu
  • Kiki Narendra sebagai Pak Prabu
  • Aulia Sarah sebagai Badarawuhi
  • Aty Cancer sebagai Bu Sundari
  • Diding “Boneng” Zeta sebagai Mbah Buyut
  • Dewi Sri sebagai Mbak Dok


Poster Film KKN di Desa Penari


Trailer Film KKN di Desa Penari



Review Film KKN di Desa Penari
Production design bagus, secara audio dan visual megah, film horor kisah anak KKN ini berhasil menggambarkan suasana mistis Desa Penari seperti yang digambar dalam twit originalnya.

Paduan scene hasil bidikan kamera Ipung Rachmat Syaiful yang pernah menggarap Pintu Terlarang, Habibie & Ainun dan Wiro Sableng 212 ditambah CGI membuat nuansa angker dan mistisnya Desa Penari terasa untuk penonton.

Sayang penceritaanya lompat-lompat seperti dalam thread twitternya sehingga beberapa scene diulang-ulang membuat kurang nyaman mengikuti alurnya.

Jumpscare di beberapa bagian terasa mengganggu, untuk akting ya gitu deh, masih bisa ditingkatkan harusnya.

Untuk sobat Campusnesia yang penasaran, silahkan datang dan beli tiketnya bisa jadi kesan menonton kita berbeda. Mumpung film Indonesia sedang berjaya mari ikut nyumbang salah satu dari jutaan penontonnya.

Film KKN di Desa Penari awalnya dijadwalkan untuk rilis pada 19 Maret 2020. Namun, pandemi Covid-19 di Indonesia yang muncul pada awal Maret 2020 diikuti dengan penutupan bioskop-bioskop memaksa film ini menunda perilisan.

Pada awal tahun 2021, terdapat isu bahwa film ini akan tayang pada masa libur Lebaran Idul Fitri di tahun itu. Namun, Manoj selaku produser tidak memastikan tanggal tersebut. Pada 25 Desember 2021, MD Pictures mengumumkan tanggal penayangan film ini, yakni pada 24 Februari 2022, setelah dua tahun tertunda, tetapi penayangannya kembali diundur akibat kasus Covid-19 varian omicron yang meningkat di Indonesia. Sebagai gantinya, MD merilis film Garis Waktu di tanggal tersebut.

Pasca pembatalan rilis di Februari 2022, Manoj selaku produser mengumumkan bahwa film KKN di Desa Penari dirilis pada libur Lebaran Idul Fitri tahun 2022. Bersamaan dengan itu, ia mengaku siap untuk bersaing dengan sejumlah film besar yang tayang pada bulan yang sama, seperti film Doctor Strange in the Multiverse of Madness produksi Marvel Studios. 

Film KKN di Desa Penari resmi dijadwalkan penayangannya di bioskop-bioskop Indonesia pada 30 April 2022 dalam dua versi, yakni versi beberapa adegan yang telah dipangkas dalam pascaproduksi (cut) dengan klasifikasi usia 13 tahun ke atas, serta versi penuh tanpa ada adegan yang dipotong (uncut) dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas.

Buat yang bertanya Font KKN Desa Penari, jenis nama Font buku dan film KKN di Desa Penari namanya Another Danger, bisa didownload di situs dafont.com klik di sini.


===
Baca Juga:




UNDIP TERJUNKAN 3668 MAHASISWA KKN


Rektor Universitas Dipongoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, M.Hum, melepas 3668 Mahasiswa KKN Undip Tim I Tahun 2016/2017 yang akan di terjunkan pada 8 wilayah Kabupaten, yang terdiri dari Kab. Jepara, Pati, temanggung, Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan dan Pemalang, Senin, 9/1 di lapangan Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang.

Kegiatan ini melibatkan 102 orang dosen pembimbing dab 8 orang Dosen Koordinator. Pelaksanaan KKN di Undip merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat diluar kampus secara langsung dan mengidentifikasi masalah-masalah serta membantu menangani permasalahn yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan wilayah di lokasi KKN.

Menurut Kepala P2KKN, Ir. Edy Prasetyo MS menyampaikan bahwa KKN ini akan dilaksanakan selama 42 hari, terhitung sejak 9 januari 2017 s/d 21 Februari 2017 yang mana pada minggu pertama akan dimanfaatkan oleh Mahasiswa untuk survey/ Observasi lapangan.

“KKN Tim I ini esesnsinya tetap yaitu pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan imbangan program multidisiplin : monodisiplin adalah 2:2” katanya. “ yang artinya setiap Tim mahasiswa KKN dalam satu desa wajib mengerjakan 2 program multidisipliner dan masing masing mahasiswa juga wajib membuat 2 program nonodisipliner sesuai dengan kompetensi keilmuannya” jelasnya.

“Program multidisipliner yang diwajibkan bati tiap kelompok mahasiswa KKN pada setiap desa adalah pendataan dan analisi UMKM, sedangkan program multidisipliner alternative lainya antara lain adalah, Pendampingan Pengembangan Kawasan Pemukiman (Bangkim), dan Sistem Penyedia Air Minum (Spam) dalam rangka mendukung infrastruktur pemukiman (kerjasama dengan Dit Jend Cipta Karya Kementrian PU dan Perumahan Rakyat. Selain itu Pembentukan dan Penguatan Posdaya (Kerjasama dengan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri) serta program program pilihan lain yang relevan” tutur Edy dalam laporannya saat upacara pelepasan.

Selain Program mulitidisipliner dan monodisipliner, mahasiswa sebagai peserta KKN juga sangat dimungkinkan melaksanakan program-program bersifat social kemasyarakatan yang ragamnya tergantung dari situasi dan kondisi desa/kecamatan masing masing.

Pelaksanaan Pemberangkatan maupun Penarikan KKN kali ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Mahasiswa kali ini di fasilitasi oleh Universitas Bus untuk mengantar para Mahasiswa sampai ke tempat KKN serta Truk untuk mengangkut motor para mahasiswa. “Hal tersebut diberikan karena untuk meminimalisir terjadinya kecelakan, sepertinya pernah dialami pada kegiatan KKN sebelumnya” ujar Edy.

Rektor pun, menghimbau kepada segenap mahasiswa untuk bisa selalu membawa diri, selalu berhati-hati, menjaga nama baik institusi dalam menjalankan program KKN ini. “Semoga sekembalinya dari kegiatan KKN akan memberikan wawasan yang lebih serta kepedulian yang tinggi dalam membangun negeri dan menjadikan mahasiswa yang bijaksana “ pesannya.Ir

sumber: http://www.undip.ac.id/?p=4862&lang=id

Mahasiswa KKN Undip Gelar Edukasi Penerapan AKB dan Pembuatan Hand Sanitizer di Kelurahan Lamper Tengah



Campusnesia.co.id - Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Mahasiswa. Universitas Diponegoro melaksanakan KKN pulang kampung yang dilaksanakan di wilayah masing-masing mahasiswa serta dilakukan secara mandiri. Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilakukan mulai tanggal 4 Februari 2021 sampai dengan 16 Februari 2021. Di masa pandemi ini perlu penyesuaian bentuk kegiatan KKN dengan mengikuti peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam pelaksanaan.

Pemberdayaan di Tengah Pandemi Covid-19 berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) merupakan tema yang di usung KKN Tim 1 Periode 2021. Kegiatan KKN ini dilaksanakan 2 program  dengan sub tema pencegahan Covid-19 dan SDGs. Program ini disesuaikan latar belakang lokasi wilayah KKN serta kebutuhan masyarakat.

Covid-19 atau Coronavirus begitu meresahkan masyarakat Indonesia sehingga pandemi yang terjadi menimbulkan banyak perubahan. Adanya perubahan tatanan terdapat kebijakan pemerintah dalam melakukan kegiatan berbagai sektor budaya,ekonomi,sosial guna menyeimbangi aktivitas,kebutuhan hidup,dan menjaga kesehatan dengan menerapkan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru). 

Adaptasi Kebiasaan Baru adalah penerapan dimana masyarakat selama pandemi boleh melakukan aktivitas namun harus melaksanakan dengan protokol kesehatan dimanapun kapanpun. Namun,masih banyak masyarakat menyalah artikan istilah Adaptasi Kebiasaan Baru ini dengan melupakan protokol kesehatan.

Mahasiswa UNDIP bernama Nuke Nurvianasari yang bertempat tinggal wilayah Kelurahan Lamper Tengah RT 06 RW 07, Kecamatan Semarang Selatan membuat program Pemberian Edukasi dalam Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru berkaitan dengan protokol kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 dengan sasarannya ibu PKK RT 06 Kelurahan Lamper Tengah yang dilaksanakan secara online dan offline yang diarahkan oleh Laura Andri Retno Martini, SS, MA sebagai Dosen Pembimbing KKN. 

Pelaksaanaan Kegiatan KKN ini menggunakan media berupa poster supaya bisa disebarluaskan ke masyarkat lain. Namun, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kegiatan hanya diwakilkan pengurus PKK yakni Ketua PKK, Ketua Dawis, Pokja 2 dan Pokja 4. Program yang dilaksanakan online melalui Grup whatsapp dengan membagikan poster dan juga dilakukan secara offline seperti memberikan pengetahuan dalam bentuk edukasi protokol kesehatan.

Dalam melakukan pelaksanaan program ini saat sosialisasi terkait program KKN didukung oleh Ketua PKK “ Ya nuke dengan adanya program ini menambah pengetahuan” ujar Bu Noviani. Adapun pada pelaksanaan ibu-ibu PKK merespon dengan baik dan memberikan masukan terkait materi yang saya berikan dan sampaikan.

Program selanjutnya yakni Pendampingan Pembuatan Hand Sanitizer. Selama pandemi Peraturan dari pemerintah yang menganjurkan masyarakat tetap menjaga kesehatan serta melakukan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan dengan baik dan benar, menggunakan masker. 

Namun, ada saat dimana kita sedang beraktivitas di luar rumah mengalami kesulitan mencari tempat untuk mencuci tangan sehingga penggunaan Hand Sanitizer dapat menjadi solusi untuk membersihkan tangan dari kuman. 

Hal ini membuat saya untuk melaksanakan program pendampingan pembuatan Hand sanitizer dalam memberdayakan ibu-ibu PPK RT 06 supaya dapat memproduksi secara mandiri dalam rumah tangga. Hand Sanitizer pun berasal dari bahan Alami yang memanfaatkan tanaman di lingkungan sekitar seperti Daun Sirih yang dicampurkan dengan jeruk nipis. 

Karena tidak boleh ada kerumunan sehingga pelaksanaan program hanya dapat diwakilkan sama seperti program sebelumnya. Adapula pendukung media supaya dapat disebarluaskan berupa brosur. Ibu-ibu PKK pun mempratekkan pembuatan hand sanitizer .

Selama Pelaksanaan Kegiatan KKN yang dilakukan secara offine tidak lupa kami tetap mematuhi protokol Kesehatan . Adapun saat melaksanakan program, ibu-ibu PKK ikut berperan aktif dalam menanyakan dan memberi masukan. Adapun di akhir sesi kegiatan “Terimakasih nuke sudah memberikan ilmu ke pada kami semoga bermanfaat untuk masyarakat” Bu Noviani selaku Ketua PKK.

Sosialisasi dan Edukasi di Tengah Pandemi dan PPKM, Mahasiswa KKN Undip Optimalkan Media Whatsapp

 

 
 
Campusnesia.co.id - Hingga saat ini virus corona telah merebak dan menjalar hingga ke seluruh penjuru negeri. Sejak diberitakan pada Maret 2020, kasus virus corona di Indonesia telah mengalami pasang surut sehingga mengakibatkan banyak bidang-bidang yang terdampak salah satunya pada sektor Ekonomi akibat berlakunya pembatasan kegiatan masyarakat dan kebijakan #DiRumahSaja oleh pemerintah setempat, guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sehingga, untuk memenuhi kewajiban mahasiswa dalam program pengabdian yang dikenal dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Diponegoro akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah baru dalam pelaksanaan program tersebut. Dengan mengusung tema besar yakni “KKN Pulang Kampung”, mahasiswa cukup melaksanakan KKN di daerah masing-masing dengan ketentuan menciptakan 2 program besar yang merujuk pada “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Guna Menuju Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”.

Mahasiswa Undip menciptakan inovasi sosialisasi baru dengan edukasi melalui WhatsApp Group dan membuat media infografis berupa poster sebagai sarana sosialisasi yang dapat menarik perhatian masyarakat. Edukasi seperti ini diyakini dapat mengurangi interaksi langsung dengan warga, sehingga sosialisasi dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni jaga jarak. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan sosial dengan membagikan masker untuk warga dan mengedukasi mereka tentang cara penggunaan masker yang baik dan benar. 

Rabu (30/6) LPPM melalui P2KKN Undip, secara resmi menerjunkan mahasiswa KKN Tim II tahun 2021. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, adanya wabah pandemi Covid-19 maka pelaksanaan KKN dilakukan di kampung halaman masing-masing. Mahasiswa menyambut dengan antusias kegiatan ini terutama Tim Jawa Tengah II kelompok wilayah Kabupaten Semarang. Meskipun sempat kebingungan dengan sistem KKN yang baru, tetapi mahasiswa tetap berusaha untuk menciptakan dan mengerjakan program dengan sebaik mungkin.
 

Pada minggu pertama KKN, kegiatan dimulai dengan observasi melalui pemantauan langsung, yang kemudian dijadikan sebagai bahan utama pembuatan proposal atau Rencana Program Kerja. Penulisan proposal juga merupakan hasil bahasan konsultasi dengan perangkat desa setempat dan dosen pembimbing lapangan. Tujuan dibuatnya proposal adalah sebagai bentuk perkenalan diri dan perizinan mahasiswa untuk melakukan kegiatan KKN di lingkungan Dusun Jangglengan, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Edukasi dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) pada hari Sabtu (17/07/2021) dengan target perangkat dusun serta warga Dusun Jangglengan, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. 
 
Dibawah arahan Ibu Naintina Lisnawati., S.KM., M.Gizi selaku dosen pembimbing lapangan, edukasi dengan perangkat dusun dilakukan secara offline yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga dusun dalam GEMAR IKAN (Gerakan Makan Ikan) dan Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik Menjadi Ecobrick, sedangkan edukasi secara online di berikan kepada warga dusun melalui aplikasi Whatsapp. 
 
Edukasi secara offline dilakukan dengan melakukan edukasi secara langsung terhadap perangkat desa di lokasi posko KKN Jangglengan dengan memperhatikan protokol Kesehatan. 
 
Edukasi dimulai dengan pemaparan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh serta pentingnya mengonsumsi ikan dikala pandemi dan memanfaatkan sampah plastik disekitar menjadi Ecobrick. Selama pemaparan peserta diberikan textbook agar lebih mudah memahami materi. 
 
Kemudian, edukasi dilakukan secara online dengan menyebarluaskan materi dan textbook kepada warga dusun dibantu oleh perangkat dusun setempat. Kemudian kegiatan diakhiri dengan membagikan link post test kepada warga dusun sebagai bentuk monitoring program agar diketahui respon serta pengetahuan warga setelah mendapatkan edukasi.

Warga Dusun Jangglengan sangat antusias dan memberikan respon yang sangat baik dengan adanya program KKN ini. “Terimakasih atas edukasinya, dengan adanya program ini kami jadi tahu bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari makan ikan setiap hari dan termotivasi dalam menjaga lingkungan sekitar”, ujar Bapak Kasyadi selaku Kepala Dusun Jangglengan.

Dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun Jangglengan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh melalui mengonsumsi makanan yang bergizi yaitu ikan sebagai salah satunya serta menjaga lingkungan sekitar dari limbah khususnya sampah plastik dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
 

Penulis: Alvin Nanda Aprianto

 

Resensi KKN di Desa Penari Novel Horor Adaptasi Thread Viral Twitter tentang Kisah KKN Mahasiswa Berujung Petaka




Campusnesia.co.id - Lewat tulisan resensi kali ini, saya akan mengupas sebuah buku novel berjudul KKN Desa Penari dengan sudut pandang Widya. Sebuah novel hasil adaptasi thread viral di sosmed Twitter dari akun @simpleman.

Part dalam kisah KKN Mahasiswa ini berawal dari sudut pandang Widya, tetapi pada bagian akhir berubah menjadi point of view dari Nur. 

Dari kedua sudut pandang ini akan memberikan kesan detail dari setiap kejadian serta pembaca lebih mudah memahami setiap peristiwa di novel ini karena ada beberapa bagian yang masih janggal pada saat sudut pandnag Widya maka akan dijelaskan pada sudut pandang Nur, sehingga pembaca tidak bingung dan plot twist.

Diceritakan KKN mahasiswa ini dilakukan pada tahun 2009, tepatnya bulan Desember. Kisah dalam buku ini langsung pada penampilan inti masalah yakni penentuan tempat KKN yang akan Widya dan kawan-kawannya kunjungi.

Cara penulis menampilkan pokok masalah tentang tempat KKN di awal cerita sempat membuat beberapa pembaca mempertanyakan bagaimana keseharian Widya dan kawan-kawan saat di kampus, karena hanya dimunculkan satu atau dua halaman seputar  bagaimana watak widya dan teman-temannya. 

Tetapi, tak sedikit juga pembaca merasa terbantu dengan adanya pemunculan inti masalah langsung di awal kisah, sehingga pembaca langsung dapat mendalami peristiwa selanjutnya tanpa bertele-tele.

Setelah tempat KKN disetujui oleh pengawas lapangan, Widya mengumpulkan teman yang bersedia bergabung dalam kelompoknya. Lewat diskusi akhirnya didapat nama-nama kelompok KKN, yaitu Bima, Anton, Wahyu, Nur, Ayu, dan Widya sendiri.

Kejadian mulai terasa aneh saat mereka berenam sedang melakukan perjalanan ke tempat tersebut. Suasana desa di sini diceritakan dengan ringan dan disampaikan dengan pilihan kata yang mudah dimengerti. 

Kejanggalan pertama diawali dengan perjalanan terasa sangat lama, padahal disampaikan bahwa jarak gapura selatan atau jalan besar menuju ke dalam desa hanya membutuhkan waktu tiga puluh menit, akan tetapi Widya merasa sangat lama. 

Keanehan selanjutnya yang mereka rasakan ialah Widya mendengar sayup-sayup suara gong, dan ramai. Widya semakin dibuat tercengang ketika ia melihat sosok manusia tengah menelungkup seakan memasang pose sedang menari, berlenggak-lenggok sesuai irama. 

Penceritaan kejadian mistis nan horror pada kisah ini berhasil membuat pembaca bergidik ngeri, permainan kata dan olahan kalimat yang padu sehingga membuat pembaca dapat merasakan atmosfir yang sama seperti Widya rasakan.

Kejadian janggal satu persatu terlihat baik oleh Wiya maupun Nur, pada bagian awal ini menggunkan sudut pandang Widya. Tak heran beberapa kali Widya mengamati ada yang aneh dari Nur. 

Pertama saat melakukan observasi di desa ini agar mengetahui proyek apa sajakah yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat. Gelagat aneh yang Widya rasakan kepada Nur pertama kali ketika Pak Prabu, sebagai kepala desa sedang menjelaskan mengapa nisan di beberapa makam-makam dililit menggunakan kain hitam, tetapi Widya memilih diam.

Sesuai perkiraan Widya, tak selang beberapa lama, Nur terhuyung dan hamper jatuh, untung saja Anton sigap menahan tubuh Nur. Setelah kejadian tersebut ada peristiwa yang lebih membuat bulu kuduk pembaca berdiri dan tak terasa detak jantung berdegup lebih cepat daripada ritme sebelumnya. Kejadian ini ketika Widya hendak mandi sore bersama Nur. 

Nur awalnya tidak bersedia, akan tetapi bujuk rayu Widya dapat eruntuhkan rasa malas Nur, tetapi dengan syarat yang mandi terlebih dahulu adalah Nur baru setelahnya Widya. Setelah menyepakati perjanjian tersebut mereka berdua bergegas ke kamar mandi umum. 

Sebelumnya kamar mandi ini adalah MCK satu-satuya di desa ini, karena kebanyakan aktifitas MCK masyarakat dilakukan di sungai dan sekitarnya, jadi tak heran bahwa rumah-rumah warga tidak ditemui kamar mandi.


Setibanya disana, langit mulai kemerahan menandakan malam akan segera tiba, dengan segera Nur mulai membasuh badan dan melaksanakan ritual mandi pada ummnya, di sisi lain, Widya dan pikirannya berkecamuk dibalik bilik kecil itu, segala pemikiran yang awal ia rasakan di sini sangat kuat tertuju pada sinden yang tak jauh dari tempatnya berdiri, ia merasakan ada yang mengamatinya dan menyuruh ia ke sinden.

Pikiran Widya buyar ketika ia mendengar dari dalam kamar mandi suara kidung. Ia bingung apakah selama ini Nur bisa bersenandung kidung. 

Sampai pada bab ini, pembaca disuguhkan kejadian yang membuat pembaca ingin terus dan terus membaca, dan bertanya-tanya bagaimana kejadian selanjutnya, siapakah yang akan seamat, dan siapakah yang akan mati, karena penampilan suasa mistis dan gangguan supranatural semakin ditonjolkan.

Suasana semakin mencekam setelah Widya tidak mendengar gemiricik air dari Nur, Widya panic dan menggebrak-gebrak pintu bilik itu, “NUR, BUKA NUR!” teriak Widya tak henti-henti hingga Nur muncul dari balik pintu dan melihat wajah Widya yang pucat, terlihat juga jiwa Nur yang terguncang. 

Pada bagian ini pembaca dibawa perasaan dan merasa seperti diposisi Widya ketika panic dan seperti ada yang melihat.

Tetapi penggambaran Nur saat dikamar mandi ketika memanggil Widya tidak dimunculkan, sehingga perasaan terguncang dari Nur karena apa tidak dijelaskan pada kejadian ini.

Kejadian yang tak kalah meningkatkan hormone adrenalin ialah kejadian saat malam hari, ketika semua tertidur, tengah malam Nur terjaga dan pergi ke tengah lapang, lalu tanpa sepengetahuannya, Widya mengikuti, ia melihat Nur menari bak penari professional di tengah tanah lapang itu. 

Namun, semakin lama gerakan tarian Nur semakin menggila, sehingga Widya berusaha menghentikan Nur, akan tetapi saat melihat kedua mata Nur hanya warna putih, tidak ada pupilnya, saat itu juga ia tahu bahwa yang di depannya ini bukanlah Nur, tetapi orang lain. Namun, kejadian mendebarkan terjadi, ketika Wahyu tiba dan menarik lengan Widya. 

Dari sudut pandang Wahyu, ia melihat Widya menari dengan handalnya. Dilain sisi, Widya sangat yakin bahwa yang menari adalah Nur. Pada peristiwa ini penggambaran setting waktu, suasana membuat pembaca ikut serta ke dalam cerita ini. 

Tak kalah mengerikan, inti dari cerita ini ialah ketika ternyata Bima diam-diam menyukai Widya. Namun, Bima ditipu daya oleh jin, yakni dengan menjelma sebagai mimpi buruk Bima, dimana Widya terjebak di tapak tilas dengan banyak ular dan jin yang mengelilinginya tapak tilas merupakan tempat terlarang karena tempat itu adalah perbatasan antara manusia dan penunggu hutan di sana, Bima harus memberikan mahkota lengan penari ( kawaturih) kepada Widya untuk membebaskannya dan agar membuat Widya menyukai Bima. 

Dia meminta tolong Ayu agar memberikan kawaturih itu kepada Widya, Namun Ayu tidak memberikannya dengan alasan hilang. Hingga tiba disuatu malam, Widya mengikuti Bima pergi ke tempat terlarang itu “tapak tilas” sesampainya di sana Widya mendengar suara tangisan, orang tersebut ialah Ayu. Atensi Widya beralih ke gubug kayu jati, ia mengintip melalui celah kecil. 

Widya terkejut melihat Bima sedang berendam di sinden bersama seekor ular besar. Melihat kejadian itu Widya lari ketakutan. Para makhluk mengerikan itu menari dengan seorang penari ditengahnya, yaitu Ayu, Sehingga Ayu dan Bima terjebak pada perjanjian dengan jin yang berujung melakukan hubungan badan dan berimbas pada meninggalnya Ayu dan Bima. 

Cerita yang kompleks dikupas dari penampilan inti masalah diawal halaman buku ini memang sukses membuat pembaca bersiap dengan segala kemungkinan terjadi, dari hal yang awalnya membuat hah, apa, kok bisa, berakhir akhir yang diluar perkiraan. 

Akan tetapi dibalik kelebihannya itu terdapat beberapa kekurangan yakni mengenai segi penokohan, akibat dari pemunculan inti masalah secara langsung sehingga pembaca belum begitu mendalami karakter setiap tokoh, apalagi beberapa tokoh perannya beberapa. 

Dan juga, karena cerita ini berasal dari pulau jawa, penggunaan Bahasa daerah kurang diperdalam di buku ini, sehingga tidak menunjukkan secara real apa yang terjadi. 


Film KKN di Desa Penari
Novel ini juga diangkat ke layar lebar, digarap oleh sutradara Awi Suryadi, KKN di Desa Penari akan menjadi film genre horor Indonesia dan untuk produksi oleh MD Pictures.

Film ini dibintangi oleh Tissa Biani, Adinda Thomas, Achmad Megantara, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, Fajar Nugraha, dan Kiki Narendra. Film ini ditayangkan di bioskop pada 24 Februari 2022.

Sebelum akhirnya benar-benar diproduksi, terdapat selentingan yang menyebut film ini akan diperankan oleh Chelsea Islan sebagai Widya dan Laudya Chintya Bella sebagai Nur serta disutradarai Joko Anwar.

Pada 22 September 2019, akun Twitter Flick Magazine mengunggah status yang menyebutkan MD Pictures akan memproduksi film ini dan kemudian dibenarkan oleh Manoj Punjabi. 

Dari 7 sutradara yang menyatakan minatnya untuk menyutradarai film ini, akhirnya Awi Suryadi diumumkan sebagai sutradara pada 8 Desember 2019. Pada saat yang sama, keempat pemain film yaitu Tissa Biani, Aghniny Haque, Adinda Thomas, dan Achmad Megantara juga diumumkan.

Pada 25 Desember 2021, MD Pictures mengumumkan film horor yang berjudul KKN di Desa Penari resmi tayang di bioskop pada 24 Februari 2022. Tanggal rilis tersebut muncul setelah film ini tertunda perilisannya selama nyaris dua tahun akibat pandemi. Awalnya, film ini dijadwalkan rilis pada 19 Maret 2020. Namun pandemi Covid-19 yang muncul pada awal Maret 2020 memaksa film ini terus menunda perilisan.

Daftar Lengkap Pemeran Film KKN di Desa Penari
Tissa Biani sebagai Nur
Adinda Thomas sebagai Widya
Achmad Megantara sebagai Bima
Aghniny Haque sebagai Ayu
Calvin Jeremy sebagai Anton
Fajar Nugraha sebagai Wahyu
Kiki Narendra sebagai Pak Prabu
Aulia Sarah sebagai Badarawuhi
Andri Mashadi sebagai Mas Ilham
Aty Cancer sebagai Bu Sundari
Diding Boneng sebagai Mbah Buyut


Poster Film KKN di Desa Penari


Trailer Film KKN di Desa Penari


Buat yang bertanya Font KKN Desa Penari, jenis nama Font buku dan film KKN di Desa Penari namanya Another Danger, bisa didownload di situs dafont.com klik di sini.



Penulis:
Putri Chindy Prastiwi
Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang


***
Kolom Opini merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi sobat Campusnesia menulis seputar tips trik belajar dan kuliah, kewirausahaan dan hiburan. 

Tetap Kreatif di Masa Pandemi !! Mahasiswa KKN UNS Melakukan Kegiatan Gerdu Sinau Bersama Anak-anak Desa Gerdu


Campusnesia.co.id -- Era pandemi Covid-19 ini, aktivitas masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia telah berubah terlebih di era new normal ini dimana masyarakat tetap beraktivitas seperti sedia kala, tetapi harus melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal yang berubah salah satunya di bidang pendidikan di mana sekolah tatap muka untuk sementara waktu ini di hentikan dan dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Tidak hanya pelajar tingkat SD, SMP, SMA namun juga Perguruan Tinggi di mana perkuliahan dilakukan dengan metode daring. 

Tridharma Perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian masyarakat. Salah satu perguruan tinggi ternama di kota Solo yaitu Universitas Sebelas Maret Surakarta melaksanakan Tridharma ketiga yaitu pengabdian masyarakat dengan mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun di masa pandemi ada perbedaan dalam kegiatan KKN periode Januari-Februari 2021 ini di mana yang biasanya penempatan daerah KKN ditentukan Universitas berdasarkan kebutuhan potensi daerah sasaran di masa pandemi ini di ubah pada lingkup lebih sempit menjadi daerah domisili berdasarkan tempat tinggal setiap mahasiswanya. 

Seperti yang dilakukan oleh kelompok KKN mahasiswa yang berdomisisili di Kabupaten Karanganyar tepatnya di Desa Gerdu, kecamatan Karangpandan, mahasiswa melihat dalam berjalannya pembelajaran dengan daring masih kurang efektif dan memiliki banyak kelemahan, diantaranya sulitnya jangkauan sinyal di desa-desa dan banyaknya waktu luang bagi anak-anak sehingga kebanyakan dari mereka merasa jenuh dan kurangnya pendampingan belajar. 

“Dalam kegiatan KKN ini kami membentuk sebuah kelompok belajar bagi anak-anak di beberapa dusun untuk belajar bersama dan mengembangkan kreatifitas mereka” ujar Krismoni salah seorang mahasiswa KKN, (Jumat 12/02).

Tak hanya tentang pengetahuan dasar mahasiswa tersebut mendampingi anak-anak seusia SD tentang bagaimana menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol kesehatan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di lingkungan mereka dan tetap berkreatifitas. Oleh sebab itu mahasiswa membuat kegiatan pembelajaran yang bernama gerdu sinau.

Salah satu dari Mahasiswa Program Studi Sastra Daerah FIB UNS, Nia Agustina yang melaksanakan kegiatan KKN ini di Desa Gerdu, Kec. Karangpandan, Kab. Karanganyar, mengatakan, “Kami berfokus pada edukasi masyarakat desa untuk sadar akan pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid 19, dan juga mendampingi anak-anak desa agar tetap bisa belajar dan tidak jenuh serta mengurangi stess” (Minggu, 14/02).

Kegiatan KKN ini mengusung tema Pendidikan dengan judul “Pengembangan Potensi Desa dan Optimalisasi Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Pemanfaatan Teknologi, Gerdu Sinau, dan Generasi Tanggap Covid”. Program yang dijalankan diantaranya ialah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai informasi seputar Covid-19 kemudian sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker saat keluar rumah melalui video edukasi, membuat rumah belajar untuk anak-anak desa, mengadakan pelatihan membuat mie untuk ibu-ibu rumah tangga, dan melestarikan lingkungan sekitar dengan penanamn pohon.

Dengan diadakannya kegiatan KKN ini diharapkan agar masyarakat Desa Gerdu untuk lebih sadar dan paham akan pentingnya menjaga kesehatan, tetap semangat menjalani kehidupan yang masih panjang ini dan melakukan pola hidup sehat ditengah pandemi Covid-19. Dan tetap bahagia.