Tampilkan postingan dengan label entrepreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label entrepreneur. Tampilkan semua postingan

Sebab JD ID Di Indonesia Tutup Permanen Tahun 2023

 


Campusnesia.co.id - JD ID mengumumkan akan menutup layanannya pada tanggal 31 Maret 2023 dan 15 Februari 2023 akan menjadi hari terkahir pesanan yang diterima setelah sebelumnya beberapa kali melakukan PHK.

Toko online yang dikenal dengan iklanya bersama aktris Cinta Laura dan tagline dijamin orinya hanya menjual produk-produk asli, kalah saing dengan toko online lain seperti Shopee,Lazada, Blibli dan Tokopedia.

Mengutip laman detikcom,JD.ID sendiri pertama kali beroperasi di Indonesia pada November 2015.JD.ID. merupakan perusahaan joint venture dari JD.com, raksasa e-commerce terbesar asal China, bersama dengan perusahaan Singapura, Provident Capital Partners. 

JD.com yang memiliki kantor pusat di China, didirikan oleh pengusaha China bernama Liu Qiangdong atau lebih dikenal dengan nama Richard Liu. Liu merupakan warga asli China yang lahir di desa kecil di wilayah luar Suqian.

JD.ID, perusahaan startup yang bergerak di industri e-commerce atau layanan belanja daring, dinyatakan bakal berhenti beroperasi.

Lalu apa Sebab JD ID Di Indonesia Tutup Tahun 2023? mari coba kita bahas.



1. Kalah saing dengan ecomerce lain
Kita tahu bahwa JD.ID bukan satu-satunya ecomerce di Indonesia, ada Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli dan Lazada. Belum lagi toko online lain yang marketnya lebih kecil sehingga persaingan antar toko online ini sangat kuat siapa yang tidak mampu bertahan akan berguguran.



2. Peersaingan antar raksasa teknologi China
Selain JD.Com di China kita tahu ada Tencent dan Alibaba yang di Indonesia secara tidak langsung juga saling bersaing.

JD.COM lewat JD.ID, Tencent lewat Shopee, Alibaba lewat Lazada dan Tokopedia ketiganya saling bersaing bakar duit seakan tak akan habis, sayangnya pertumbuhan JD.ID sangat lambat sehingga tak mampu bersaing dengan kompetitornya.



3. Kehabisan modal
Mengutip laman swa.co.id, konsultan bisnis dan marketing Yuswohady mengungkapkan penyebab JD.id akhirnya tutup. Pertama adalah kehabisan dana segar karena suntikan dana dari investor dihentikan. Induk usaha JD.id dan partner VC-nya sedang melakukan pengetatan kucuran dana sebagai dampak krisis global, sementara JD.id tak kunjung mencapai profitable growth.



4. Terlambat masuk pasar Indonesia
JD.id tutup bisa jadi karena terlambat masuk pasar, lemah brand equity, dan kalah bersaing dengan e-commerce The Big 5 yaitu Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, dan Bukalapak. JD.id termasuk belakangan masuk ke pasar Indonesia pada tahun 2015. Ditambah lagi investasi marketingnya tanggung, sehingga brandnya tak kunjung kokoh terbentuk.



Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Sebab JD ID Di Indonesia Tutup  Permanen Tahun 2023.

Kalau menurut sobat Campusnesia apa nih sebabnya? share di kolom komentar ya, semoga bermanfat sampai jumpa.


Penulis
Mumun



===
Baca juga:


Sebab Gerai Warunk Upnormal Banyak yang Tutup

 


Campusnesia.co.id - Minggu 30 Januari 2023 Warunk Upnormal masuk trending di sosial media twitter Indonesia berawal dari postingan akun @foodfess2 berisi tumbhnail video youtube dari channel Adam Vestrea dengan judul "Dulunya Ramai Kenapa Sekarang Banyak Gerai Upnormal Yang Bangkrut?" dan mendapat respon ramai dengan beragam komentar dari netijen.


Sekilas tentang Warung Upnormal

Warunk Upnormal adalah restoran dengan desain modern minimalis yang dilengkapi free WiFi dan menu andalan fast food Indonesia seperti aneka hidangan Indomie, nasi goreng, roti bakar, dan lainnya. Istimewanya, harga yang ditawarkan dari setiap menunya Indomie, Roti Bakar, Susu Segar, dan Kopi sangat pas di kantong anak-anak muda, yakni pada kisaran Rp 10 ribuan hingga Rp 20 ribuan.

Mengutip finansialku.com diluncurkan pada Juni 2014 di Bandung per 26 Juni 2022 Warunk Upnormal sudah memiliki sekitar 80 gerai yang tersebar di 33 kota seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lampung, Pontianak, Samarinda, dan Pekanbaru. Warunk Upnormal memiliki visi menjadi brand kuliner lokal yang mampu bersaing dengan brand-brand dunia.

Pemilik Warunk Upnormal bernama Rex Marindo beliau adalah mantan konsultan pemasaran setelah akhirnya memutuskan jadi seorang entrepreneur. Kemudian ia mendirikan PT. Cita Rasa Prima yang merupakan perusahaan kuliner yang sedang berkembang di kota Bandung yang memiliki 4 brand yaitu Nasi Goreng Mafia, Warunk Upnormal, Bakso Boedjangan, dan Sambal Karmila.


Sebab Gerai Warunk Upnormal Banyak yang Tutup

Sebagaimana usaha lain, Warunk Upnormal juga mengalami terpaan pandemi pasca pelonggoran banyak gerainya yang tutup padahal dahulu di masa kejayaannya hingga sebelum pandemi warungnya selalu ramai oleh pengunjung baik yang sekedar makan, mengerjakan tugas, rapat bahkan reuni.

Menurut analisis netijen ada beberapa sebab kenapa banyak warunk upnormal yang tutup dan berganti dengan bisnis lain.


1. Overprice
Banyak netijen yang mengatakan harga makanan dan minuman di warunk upnormal teralu mahal untuk makanan dengan bahan dasar Indomie dan menu lainnya yang sering ditemui di warung biasa.

Wajar jika mahal, seperti namanya warunk upnormal ingin menaikan kelas makanan biasa dan karena fasilitas dan tempat yang dihadirkan pasti mempengaruhi biaya operasional.



2. Rasa Biasa Saja
Dengan bahan dasar Indomie banyak netijen mengatakan rasa warunk upnormal biasa saja dan beberapa menyebut lebih enak rasa buatan Aa warmindo burjo.



3. Terpaan Pandemi
Menurut penelitian sektor paling terdampak saat pssb selama pandemi adalah sektor restoran dan warung makan. Bisa jadi warunk upnormal juga terdampak kondisi ini sehingga harus menutup beberapa gerainya.



4. Menjamurnya Konsep Warung Cafe Sejenis
Setelah kesuksesan warunk upnormal banyak warung bertema cafe sejenis yang menjamur di mana-mana. Warung burjo yang awalnya hanya warung kecil kini banyak lahir warung burjo dengan konsep cafe bagaimanapun kehadiran warung-warung ini menggerus pasar warunk upnormal.


Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Sebab Gerai Warunk Upnormal Banyak yang Tutup, bisa salah bisa benar. Tapi bagaimanapun warunk upnormal sudah menginspirasi dalam usaha makanan dengan konsep menaikkan kelas makanan biasa dikemas ala cafe dan tempat yang nyaman untuk makan serta nongkrong. Bagaimana menurut analisis kalian? share di kolom komentar ya.



Penulis
Mumun


===
Baca juga:

Pemilik dan Sejarah Olive Chicken Ayam Goreng Crispy Oleh-oleh Khas Jogja

 


Campusnesia.co.id - Beberapa waktu viral di sosial media twitter seorang teman yang nitip oleh-oleh makanan kepada rekannya yang sedang wisata ke Jogja. Yang bikin aneh adalah ia tidak titip dibelikan Bakpia atau Gudeg yang selama ini dikenal sebagai oleh-oleh khas Jogjakarta tapi justru malah minta Olive Chicken.

Olive Chicken adalah brand ayam goreng krispi asal jogja yang karena rasanya enak dan harganya murah jadi pilihan banyak orang sebagai menu makan baik mahasiswa maupun warga biasa.

Hmm menarik ya sobat Campusnesia, tapi sebenarnya bagaimana sejarah dan kisah sukses Olive Chicken ini? yuk coba kita bahas.

Kami kutip dari laman nibble.id, Tampilan dan rasa ayam goreng di Olive Chicken memang khas dan berkesan, potongan pas banget untuk sekali makan. Tepung krispinya banyak menutupi seluruh ayam goreng dengan sempurna, warnanya yang golden brown jadi daya tarik dan menggoda nafsu makan.

Rasanya sangat enak bahkan disebut-sebut sebagai fried chicken terenak di Jogja. Jika sudah sekali coba sobat pasti bakal langsung suka dengan cita rasanya yang asin dan gurih sampai ke dalam, potongan dagingnya juga juicy dan tampak sangat segar.

Saat ini sudah ada lebih dari 100 outlet Olive Fried Chicken yang tersebar di hampir setiap sudut Jogja. Di mana pun sobat berada bisa dengan mudah menemukan gerai fried chicken satu ini, gerainya berwarna merah ini mencolok sehingga mudah menarik perhatian pembeli.

Dari sisi harga sangat terjangkau, misalnya satu porsi nasi sayap ayam lengkap es teh hanya dibanderol Rp8.000 saja, dada lembut Rp 13.000 jika dibawa pulang, paling mahal pun hanya Rp15.000 saja untuk dua potong fried chicken atau ayam geprek.


Sejarah Olive Fried Chicken Oleh-oleh Baru Khas Jogja

Olive Chicken didirikan oleh pasangan Kunardi Sastrawidjadja dan Aurora Sri Rahayu ini pertama kali buka di Jalan Taman Siswa pada tahun 2011 silam. Popularitas dan pelanggan yang setia serta yang jumlahnya begitu besar, membuat Olive Fried Chicken mampu bertahan selama satu dekade lamanya bahkan setelah dihantam pandemi.

Pak Kun sang owner tidak menyangka kalau usaha keluarga yang dirintisnya ini akan berkembang begitu besar.

Melansir dari Mojok, Pak Kun rupanya membulatkan tekadnya untuk buka usaha fried chicken enak dan murah ini karena rasa terima kasihnya pada Jogja. Sejak datang ke Jogja pada tahun 1993 untuk kuliah, Pak Kun yang berasal dari keluarga sederana harus berusaha hidup sehemat mungkin. Bahkan, dalam seharinya Pak Kun membatasi diri untuk hanya menghabiskan uang sebanyak Rp1.000 saja. 

Beruntungnya, gaya hidup dan harga makanan di Jogja yang cenderung murah ini sangat membantu Pak KUn dalam mengatur keungannya. Bahkan, Pak Kun terus mengingat kebaikan dan kemurahan Jogja inilah yang membuatnya sukses. 

Karena alasan tersebut lah, Pak Kun bertekad untuk jadiin Olive Chicken ini sebagai bentuk balas budinya kepada Jogja. Dengan begitu, mahasiswa rantau seperti dirinya dulu dan juga orang-orang dengan perekonomian menengah ke bawah masih bisa ngerasain fried chicken yang enak dan murah.

Kami lansir dari laman Mojok.co, Olive Chicken tidak mau buka franchise. Alasannya karena, orang yang membeli franchise pasti punya keinginan untuk mengejar keuntungan, balik modal cepat. 

Padahal prinsip Pak Kun dalam berbisnis tidak seperti itu. Ia tidak ingin terbebani harus menguntungkan investor, karena baginya yang penting dalam berbisnis itu bersenang-senang. Jadi meski gerai Olive Chicken akan berkembang lebih cepat jika diwaralabakan, ia memilih tidak melakukannya. Ia lebih memilih membuka cabang satu demi satu.

Bagi sobat yang sudah pernah menikmati Olive Chicken mungkin pernah berfikir rasa ayam Olive Chicken seperti KFC. Dari wawancara dengan Mojok.co sang owner berkisah saat pacaran, Pak Kun dan Bu Aurora kerap menghabiskan malam minggunya di KFC. Mereka memesan sepotong ayam untuk dimakan berdua. Bukan karena romantis, tapi ngirit uang jajan. Selama tiga tahun, mereka berdua rutin makan disitu. Bahkan pelayan di tempat makan tersebut sampai hafal menu yang mereka pesan. 

Mungkin karena seringnya makan di KFC, banyak orang bilang cita rasanya mirip. Pak Kun sendiri mengatakan, produk Olive Chicken dibuat dengan standar seperti yang dilakukan ayam goreng tepung merek dari luar negeri. Daging ayam yang digunakan selalu segar. Itu mengapa, salah satu ciri khasnya, daging ayam Olive Chicken itu selalu juicy. 

Hal inspiratif berikutnya adalah Olive Chicken rutin menggelar pengajian, bagi Pak Kun, ia percaya apa yang diperolehnya ini tidak lepas dari berkat Tuhan. Ia menganggap semua titipan Tuhan. Olive Chicken memiliki karyawan lebih dari 1.000 orang. Sebanyak 90 persennya adalah muslim. 

Meski ia pemeluk Kristen, sebelum pandemi ia rutin mengadakan pengajian untuk karyawannya. Alasannya,  karenanya ia percaya, Olive Chicken bisa bertahan dan berkembang atas izin Tuhan. “Ini yang mungkin disebut rida Tuhan. Karyawan juga akan mengingat, dalam bekerja, saya mungkin tidak selalu bisa mengawasi, tapi Tuhan akan selalu melihat apa yang kita kerjakan,” katanya.

Sebagai penutup berdasar pengalaman entah mengapa Olive Chicken lebih menikmat justru saat dimakan dalam keadaan sudah dingin misal beli pagi atau siang dimakan malam hari. Hal ini saya buktikan saat bulan puasa, Olive Chicken yang saya beli saat buka puasa masioh nikmat disantap saat sahur esok paginya.

Hal ini juga diakui oleh Puthut EA dan Pak Kun dalam acara PutCast di channel youtube Mojok, sang owner menjelaskan karena pemilihan bahan, pemrosesan, bumbu hingga cara memasaknya serta pengalaman bertahun-tahun mencari formula terbaik. Pak Kun sendiri mengakui bahwa fakta unik ini diketahui dari salah satu customer yang mau pesan untuk acara sahur.


Sumber gambar: Instagram/Kulineryogya


===
Baca Juga:

Ngomongin Kasta Ayam Goreng Crispy di Tembalang Semarang, Olive Chicken Juaranya



Campusnesia.co.id Yo mamen, ketemu lagi dengan nex carlos! Dimakan keliling indonesia, ha ha bukan-bukan, ini bukan channel youtube kuliner nex carlos tapi rubrik makan dari campusnesia. Ngomongin apa kali ini? Bagaimana kalau ngobrolin ayam goreng krispy di tembalang? Yuk mulai.

Saya di tembalang kurang lebih 13 tahun, membersamai tembalang dari makan masih Rp 2.000,- per porsi hingga kini 2.000 perak hanya dapat 2 gorengan saja.

Tembalang sebagai kelurahan tempat kampus undip bisa dibilang sebagai kota pelajar, puluhan ribu pendatang baik yang mahasiswa maupun pekerja rantau mempercepat pertumbuhan baik secara fisik maupun ekonominya. Tahun 2007 kost sebulan hanya 150.000 kini 450.000 saja masih kamar mandi luar.

Oke, seperti judul, kita to the poin saja, mari ngomongin tentang kasta atau level enak-murah dari makanan sejuta umat, yaitu ayam goreng krispi ala kentucky fried chicken. Belakangan banyak sekali brand-brand baru yang muncul dalam dunia percaturan ayam goreng krispi, dari yang sudah terkenal secara nasional hingga yang tanpa merk sekalipun, dan seperti biasa seleksi alam berperan ada yang bertahan dan berkembang ada yang gurur di medan perang.

Kami sudah mencoba beberapa merk ayam goreng krispi di tembalang dan berikut rangkingnya menurut kami, disclaimer ini pendapat pribadi penulis, sobat pembaca campusnesia boleh memiliki pendpaat yang berbeda so gak usah di baperin, oke?


1. Olive Fried Chicken

Kenal pertama sekitar tahun  2013 dan menurut saya cita rasanya pas, ukuran besar dan harga terjangkau, bayangin 8.000 sudah dapat nasi, sayap dan es teh jika makan di tempat. 

Bumbu terasa apalagi di kulitnya, tapi jujur memang micinya kadang agak over, atau itu garam? Entahlah tapi kerasa bumbunya. 

Sayangnya untuk potongan yang besar seperti dada dan paha atas, bumbu kadang kurang terasa pada bagian daging dalam. Mungkin bisa dijadikan masukan.



Saat ini ada 2 cabang di tembalang, di banjarsari raya khusus untuk makan di tempat dan di gondang raya khusus take away atau ojek online. 

Olive menjadi favorit menu makan berbagai kegiatan mahasiswa, termasuk buka bersama. Cobain deh.

Olive Chicken belakangan jadi buah bibir karena oleh netijen dinobatkan sebagai salah satu oleh-oleh makanan khas jogja setelah Gudeg dan Bakpia.



2. FSC Ayam Krispi

Bagi sobat yang merasa asing dengan brand ini, dulunya SBC (Student Business Center) yang entah karena apa pisah manajemen menjadi FSC (Food Student Center). 

Dari rasa tidak terlalu strong dan ukuran lebih kecil dari Olive, tetapi rasa memang layak bertengger di nomer 2, sudah ada sejak tahun 2007 dengan kombinasi andalan mereka yaitu ca kangkung.




Harga terjangkau sesuai segmen mahasiswa, enak juga dinikmati dengan variasi saus padang atau saus asam manis, ada di jalan banjarsari raya silahkan di coba, kalau yang SBC versi baru yang jatimulyo jujur saya belum cobain.



3. Oti fried chicken

Kenapa nomer 3? Secara ukuran kadang lebih kecil dari olive, dari rasa tidak terlalu berasa jika dibanding olive. Tetapi dari sisi varian menu pilihannya lebih banyak.

Kelebihan oti lebih kering dibanding olive yang lebih juicy, harga kurang lebih sama dan tempat mengambil model rumah joglo. Yang mau nyobain bisa langsung ke Oti bulusan.



4. Sabana

Setahu saya ini merk asal jakarta, di sana cukup terkenal dan punya ratusan kedai, pertama kali mencicipi saat ada acara di jakarta tahun 2016 silam.

Begitu sampai semarang ternyata ada di tembalang, saat ini kedainya ada di samping masjid MPD tembalang. Secara harga kurang lebih sama, ukuran mirip olive sedang rasa ada di nomer 3. Masukan dari saya tepungnya kurang berasa dan kadang kurang crispy.



5. KFC

Ya kalian boleh tidak setuju dengan saya, tapi bagi saya justru KFC yang terkenal secara nasional untuk rasa nomer 5 di tembalang. Harga tentu jelas lebih mahal dan ukuran lebih kecil. Rasa ya standart lah, menang merk saja menurut saya ha ha unpopular opinion



6. AFC

Sayang sudah tutup, tetapi sempat mencoba sekali dua kali, harga memang lebih murah tetapi ukuran lebih kecil, lebih garing dan rasa biasa saja.



7. D’chicken

Pendatang baru, saya mencoba mungkin baru tahun lalu, karena kedainya ada di samping kantor campusnesia, paling laris saat hari jumat karena ada promo diskon 50%. 

Rasa biasa saja, ukuran memang hampir mirip dengan olive, harga kayake lebih mahal. Sementara tutup, tapi cabang yang di kyai mojo srondol masih buka.

Oke sobat campusnesia, itu tadi 7 merk fried chicken yang ada di tembalang beserta rangkingnya menurut saya, kalian boleh setuju atau tidak setuju. 

Tulis leveling versi kalian di kolom komentar mana yang paling enak, mana yang paling besar dan mana yang paling ramah dengan kantong terutama mahasiswa. Sampai jumpa, tetap sehat tetap semangat sampai ketemu di rubrik kuliner selanjutnya.



Penulis
Mumun


===
Baca Juga:

Daftar Website dan Aplikasi Kasir Online Gratis dan Berbayar Cocok untuk UMKM

 


Campusnesia.co.id - Setelah sebelumnya kita membahas tentang website untuk membuat nota atau invoice online gratis, kali ini mari kita diskusikan tentang aplikasi dan web untum kasir gratis.

Jika invoice online gratis cocok untuk sobat yang punya usaha jasa freelance atau lainnya, kasir sangat dibutuhkan oleh sobat yang punya usaha ritail atau warung makan.

Aplikasi kasir selain bermanfaat membuat tanda terima atau struk, juga bermanfaat sebagai inventarisir stok produk dan makanan yang tersedia, dengan demikian jadi tahu kapan harus kembali menambah jumlah stok.

Oke, langsung saja ini dia, Daftar Website dan Aplikasi Kasir Online Gratis dan Berbayar Cocok untuk UMKM.


1. Griya Pos

Aplikasi kasir gratis yang bisa sobat gunakan untuk toko dan warung, tersedia di google play store dan kompatible untuk hp android.

Berdasar pengalaman mencoba, tampilanya cukup sederhana dan mudah dipahami sebingga gampang dioperasikan.

Bisa terhubung dengan printer bluetooth 58 mm yang tersedia di pasaran.


2. iReap POS Lite


3. Olsera Poin of Sale


4. Moka POS


5. Pawoon


6. Kasir Pintar


7. TabShop : Point of Sale POS


8. Pozool POS Point of Sale Free


9. Omega POS


10. Cazh POS


11. Super Easy Cashier Program


12. Laundry Cashier Application


13. Smartlink


14. Cashier Workshop Plus Finance


15. Portable Store Cashier


Demikian tadi sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Daftar Website dan Aplikasi Kasir Online Gratis dan Berbayar Cocok untuk UMKM, semoga bermanfaat sampai jumpa.




Sejarah Mixue, Pemilik dan Kisah Suksesnya menjual Es Krim Kekinian Murah

 


Campusnesia.co.id - Gimana sobat Campusnesia, ruko kosong di dekat tempat tinggalmu sudah jadi kedai Mixue belum?

Buat yang penasaran, kedai es krim yang identik dengan warna merah dan icon lucu mirip bola salju berwarna putih itu bernama Mixue yang asalnya dari china.

Pemilik franchise Mixue bernama Zhang Hangchao yang konon ceritanya memulai kerjaan bisnis es krimnya bermodal uang 7 juta dari sang nenek.

Bagaimana sejarah Mixue? Yuk kita bahas.

Pada tahun 1997,  Zhang Hongchao seorang mahasiswa, meluncurkan Mixue Ice Cream & Tea di Zhengzhou ia berusaha menghadirkan es krim dan teh segar kekinian bagi generasi muda. 

Misinya "membawa produk berkualitas tinggi dan terjangkau untuk semua orang di seluruh dunia". 

Setelah lebih dari satu dekade melalui suka dan duka, dia berhasil membangun pabrik dan rantai pasokan kami sendiri dan sekarang dapat memproduksi bahan inti secara mandiri.

Untuk memastikan kualitas setiap es krim dan secangkir teh, merek Mixue Ice Cream & Tea didukung oleh Mixue Bingcheng Co., Ltd. pada manajemen dan operasi, Henan Daka Food Co., Ltd. pada R&D dan produksi, dan Shangdao Intelligent Supply Chain Co., Ltd. pada layanan pergudangan dan logistik. Rantai industri lengkap dibentuk untuk menjaga dan mempercepat pengembangan Mixue Ice Cream & Tea.

Hingga 2021, sebanyak 21.581 gerai Mixue telah beroperasi di Tiongkok dan sedikitnya 11 negara lainnya di Asia dengan valuasi 49,54 Triliun.

Mengutip flash news Asumsi.co, hingga kini Mixue belum mengantongi sertifikat halal dari BPOM karena bahan yang digunakan 90% diimpor dari China.

Pihak Mixue menyebutkan belum adanya sertifikat halal karena terkendala proses dan pendemi dan lockdown di China. Namun demikian Mixue sudah mengantongi surat keterangan impor dari BPOM.






Daftar Kedai Mixue di Tembalang Semarang dan Sekitarnya

 


Campusnesia.co.id - Beberapa pekan ini sebuah franchise kedai Es Krim asal China bernama Mixue sedang viral karena ada di mana-mana secara masif membuka cabangnya.

Mengutip laman wikipedia.org Mixue Ice Cream & Tea adalah sebuah perusahaan waralaba yang menjual es krim sajian lembut dan minuman teh asal Zhengzhou, Henan, Tiongkok dan didirikan pada bulan Juni 1997. 

Hingga 2021, sebanyak 21.581 gerai Mixue telah beroperasi di Tiongkok dan sedikitnya 11 negara lainnya di Asia.

Pemilik Mixue bernama Zhang Hongchao, ia mengawali bisnisnya dengan modal sebesar 4.000 Yuan atau setara Rp 7 juta yang ia dapat dari sang nenek.

Hongchao mengawali bisnisnya dengan tiga produk yaitu es krim, es serut dan smoothies menggunakan mesin rakitan sendiri.

Namun perjalanan bisnisnya tak semanis produknya, dihajar musim dingin Hongchao tak kunjung sukses.

Titik balik Mixue terjadi pada tahun 2006 saat harga es krim naik 10 kali lipat dari sebelumnya.

Hongchao menerapkan strategi bisnis sebaliknya, mencari bahan dan resep yang terjangkau sehingga bisa menjual produk es krim lebih murah dari pesaingnya. 

Strategi ini terbukti berhasil, kedai Mixue diserbu pembeli, laris manis berbuah omset dan laba yang naik drastis.

Setelah mendapat predikat sebagai produk es krim dan bubble tea terlaris di China, pada 2018 Mixue mulai berekspansi ke negara lainnya termasuk Vietnam, Singapura, Malaysia dan Indonesia dengan valuasi bisnis sekitar 49,54 T. 

Wah inspiratif yang sobat Campusnesia, lewat postingan kali ini, berikut kami hadirkan Daftar Kedai Mixue di Tembalang Semarang dan Sekitarnya.


1. Mixue Banjarsari Tembalang
Alamat:
Jl. Banjarsari Raya No. 21 
Tembalang Semarang 50275


2. Mixue Ngesrep Semarang
Alamat:
Jl. Ngesrep Tim. V No.27, Sumurboto, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50269


3. Mixue MT. Haryono
Alamat:
Jl. MT. Haryono No.509, Karangkidul, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50241


4. Mixue Sukun Semarang
Alamat:
Jl. Sukun Raya No.41, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50263


5. Mixue Durian
Alamat:
Jl. Durian Raya No.24, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268


6. Mixue Kedungmundu
Alamat:
Jl. Kedungmundu No.162A, Sendangguwo, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50273


7. Mixue Sambiroto
Alamat:
RUKO GRAHA WAHID B, Jl. Cluster Texas, Sambiroto, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50276


8. Mixue Tlogosari
Alamat:
Jl. Tlogosari Raya 1 No.61, RT.3/RW.7, Muktiharjo Kidul, Kec. Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50197




Demikian tadi sobat Campusnesia, postingab kita kali ini tentang Daftar Kedai Mixue di Tembalang Semarang dan Sekitarnya, semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar


Baca juga:

Mengenal Jimpitan, Kearifan Lokal Warga Desa dalam Menabung




Campusnesia.co.idd - Setelah beberapa postingan tentang usaha UMKM, peternakan dan perkebunan masyarakat desa, kali ini saya ingin berbagi tentang kearifan ekonomi lokal yang menarik di desa saya yaitu Jimpitan.

Jimpitan berasal dari bahasa jawa dari kata dasar jimpit, makna harfiahnya bisa mengambil, menarik atau iuran.

Awalnya jimpitan berupa beras atau uang receh yang dalam waktu tertentu akan dikumpulkan secara kolektif oleh seseorang dari warga, beras atau uang yang terkumpul akan digunakan lagi untuk keperluan warga.

Dalam perkembangannya, konsep Jimpitan berkembang jadi semacam tabungan.

Salah satu warga bertugas mengumpulkan setiap hari, warga lain sebagai peserta.

Minimal keikutsertaan Rp 1.000 per orang, setiap warga boleh ikut sesuai kemampuanya, satu, dua, lima hingga sepuluh.

Uang ini akan ditarik setiap hari, namun boleh dibayar sesuai kemampuan, misal tiga haro sekali atau seminggu sekali, fleksibel.

Durasi program jimpitan bervariasi, umumnya sepuluh bulan di mulai sebulan setelah lebaran dan dibagikan sebulan sebelum ramadhan.

Mayoritas alasan warga ikut adalah menyiapkan dana Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri yabg kita tahu banyak pengeluaran dan biasanya sepi kerjaan.

Secara matematis, jika seorang warga ikut satu yaitu Rp 1.000 per hari, maka dalam 30 hari berarti telah menabung Rp 30.000 setelah 10 bulan akan menerima Rp 300.000 saat pembagian.

Uang ini disisihkan dari pekerjaan mereka sehari-hari yang beragam, buruh tani, buruh pabrik, jual hasil kebun atau hewan ternak.

Untuk penanggung jawab sendiri mereka alan dapat upah atau kompensasi dari peserta berupa beberapa kali penarikan di luar total 10 bulan, misal tambahan 3 hingva 5 hari.

Kabarnya, panitia juga berhak dapat bunga dari uang jimpitan yang disimpan di bank, jadi sama-sama menguntungkan.

Jimpitan jadi solusi bagi saving bagi warga dengan pendapatan rendah dan tak tentu, dengan nominal yang kecil yang tidak terakomodir oleh perbankan konvensional apalagi yang ndakik-ndakik harus pake aplikasi di smartphone.

Juga jadi solusi daripada mesti menabung di rumah yang sulit dalam hal konsistensi serta komitmen untuk rutin menabung.

Secara syariah, Jimpitam juga bagus karena tidak ada unsur bunga dan riba.

Menarik ya sobat Campusnesia, demikian tadi sekilas informasi tentang kearifan lokal jimpitan, semoga bermanfaat sampai jumpa. 



Penulis
Mumun

Jajanan Murah Meriah di Pop Ice Citra Weron Tegalharjo

 


Campusnesia.co.id Mumpung lagi libur Natal dan Tahun Baru saya coba menjajal aneka kuliner di sekitar rumah, kali ini saya mencicipi jajanan Pop Ice Citra yang beralamatkan di RT 02 RW 5 Dukuh Weron Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil Pati.

Warung jajanan ini milik lek Ramidi dan mbak Heni, ancer-ancernya mudah jika sudah tiba di perempatan Weron sebelah selatan sekitar 30 meter.

Menu yang disajikan sangat beragam mulai dari aneka Pop Ice, Bakso Bakar, Sosis Bakar, Seblak, Kebab, Burger, Nugget dll.


Untuk harga tenang saja, cukup dengan Rp 2.000 perak sudah dapat 3 gorengan, pop ice blender Rp 3.000, seblak Rp 6.000, kebab Rp 7.000 dan ada juga minuman seribuan.

Awalnya, lek Ramidi dam mbak Heni membuka usaha jajanan ini di dalam gang sehingga pelanggan agak kesulitan menemukan. 

Pasca covid dan tontonan mulai diijinkan beliau berdua berjualan di pagelaran wayang kulit, ketoprak, dangdut dan lain-lain.

Kini setelah pindah di pinggir jalan utama, dekat perempatan yang lalu lintasnya padat usaha jajanan Pop Ice Citra mulai ramai, bahkan kini tersedia menu baru yaitu Bakso dan Mie Ayam.

Buka dari siang hingga jam sembilan malam, warung jajanan lek Ramidi dan mbak Heni selalu dipadati oleh pembeli, tak hanya anak kecil orang tua juga banyak yang suka bahkan dari luar desa.

Kunci bisnis jajanan seperti ini adalah ketekunan, melayani pembeli yang kebanyakan anak-anak juga harus sabar dengan segala permintaan yang beragam.

Buat sobat yang ingin beli langsung saja ke datang ke Pop Ice Citra yang beralamatkan di RT 02 RW 5 Dukuh Weron Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil Pati.



Penulis
Nandar


Belajar Investasi dari Jin Do Joon dalam Drama Korea Reborn Rich

 


Campusnesia.co.id - Saat artikel ini ditulis drama korea berjudul Reborn Rich sudah tayang 8 episode. Drama ini dibintangi sejumlah nama besar dan sudah malang melintang dalam drakor diantaranya Song Joong-Ki yang sukses besar lewat descendent of the sun dan Vincenzo, Shin Hyun-Bin sebagai love interest Do Joon yang sukses lewat drama Hospital Playlist, selain itu ada pula aktor kawakan Lee Sung-Min yang diam saja sudah kelihatan auranya.

Reborn Rich bercerita tentang Yoon Hyun-Woo diperankan oleh Song Joong Ki, pegawai paling rajin dalam group Soonyang yang akhirnya justru dibunuh oleh orang-orang dipperusahaanya.

Ia terlahir kembali sebagai Jin Do-Joon, cucu pemilik perusahaan bisnis Soonyang Jin Yang-Cheol diperankan oleh Lee Sung-Min.

Yoon Hyun-Woo punya dendam pada grup Soonyang atas kematian ibunya dan penderitaan yang ia alami, lewat kesempatan kedua yang ia dapat terlahir sebagai Jin Do Joon ia bertekad akan mengalahkan grup Soonyang dan membelinya. 

Bisa dibilang Reborn Rich ini pake teori time travel ya, tapi bukan kembali ke masa lalu sebagai dirinya sendiri, tapi menggunakan cara terlahir kembali dengan ingatan dan kemampuan berfikir dari masa depan tentu menang banyak.

Teori yang dipakai adalah Buuterfly Effect, campur tangan Do Joon dari masa depan mempengaruhi apa yang terjadi di masa lalu, bermula ketika selamatnya sang kakek Jin Yang-Cheol dari kecelakaan pesawat yang harusnya menewaskannya di masa lalu.

Bagian menarik dari drakor Reborn Rich adalah tema yang diangkat, selain tentang konsep terlahir kembali juga tentang perusahaan dan investasi. 

Dengan informasi yang dimiliki oleh Do Joon dari masa depan, ia memanfaatkan dengan baik untuk tumbuh menjadi orang yang kaya dan sukses lewat investasi.

Referensi sejarah dan kejadian nyata dalam dunia ekonomi Korea Selatan dan dunia sejak tahun 1987 disajikan dengan baik tanpa menodai sejarah itu sendiri.

Banyak pelajaran dan inspirasi yang bisa diambil, lewat postingan kali berikut kami hadirkan Belajar Investasi dari Jin Do Joon dalam Drama Korea Reborn Rich.



1. Investasi pada tanah dan lahan yang potensial di masa depan
Do Joon kecil yang berhasil menyakinkan sang kakek mengubah penerbangan agar selamat dan membuat yakin sang kakek untuk tetap berbisnis di sektor semi konduktor atau chip yang akan sukses di masa depan.

Sang kakek menawarkan hadiah, Do Joon minta sebidang tanah di suatu daerah yang tahun 1987 hanyalah kawasan pinggiran, sepi, ndeso dan tak potensial sebagai sebuah kawasan.

Tapi Do Joon tahu, bahwa di masa depan kawasan tersebut akan menjadi lahan pembangunan kawasan perumahan sehingga nilai jual tanahnya akan naik signifikan.

Benar saja, selang beberapa tahun kejadian, sang remaja belasan tahun untuk puluhan ribu dollar karena kenaikan harha tanah pemberian sang kakek.

Dalam dunia nyata invetasi tanah masih jadi primadona, karena hampir dipastikan nilainya akan naik seiring berjalannya waktu, apalagi jika kita bisa "meramal" atau bahasa kerennya analisis suatau kawasan tersebut akan ramai di masa depan, membeli saat masih harga murah adalah pilihan cerdas.

Ini menjelasakan kenapa harga tanah sekitar lokasi pembangunan Tol, Perumahan, Kawasan Industri dan Pabrik juga terkerek naik seiring berjalanya waktu.

Nah coba cari tahu guys, sekitar daerahmu kawasan mana yang di masa mendatang akan ada pembangunan? beli tanah sekitarnya untuk investasi seperti Do Joon.



2. Investasi pada dunia hiburan
Do Joon yang dari masa depan tahu bahwa film Home Alone dan Titanic adalah dilm paling laris, maka ia menyakinkan sang ayah untuk membeli hak edar dua film tersebut untuk ditayangkan di korea, boom..benar saja perusahaan sang ayah mulai sukses dengan informasi dari Do Joon.

Terlepas dari informasi yang ia dapat kerena kehidupanya di masa depan, investasi di dunia hiburan memang sangat layak dipertimbangkan.

Film misalnya, memang nilai investasinya mahal, sebuah film Indonesia konon kabarnya membutuhkan biaya produksi milyaran rupiah, tapi kalau sukses bisa boxoffice setidaknya berhasil meraih 1 juta penonton, dalam hitungan minggu maksimal 1 bulan nilai investasi itu akan terbayarkan. Belum lagi kesempatan diputar di platform streaming, stasiun tv dan royaltinya.

Belakangan industri series dan konten di platform streaming dan YouTube juga makin beragam dan secara kualitas naik kelas, bukan hal mustahil kelak akan mengejar industri hiburan Korea Selatan. 

Ayo segera cari cara investasi di dunia hiburan seperti Do Joon guys.



3. Investasi di Perusahaan Startup
Do Joon lewat perusahaan investasinya Miracle Invesment bersama rekannya Oh Se-Hyun berinvestasi pada Amazom, iya plesetan dari Amazon.com yang pada tahun 1994 memulai bisnisnya dengan berjualan buku. Tentu saja Do Joon tahu dari masa depan kalau Amazom akan jadi raksasa bisnis dunia.

Terlepas dari hal itu, berinvestasi pada perusahaan Startup memang pilihan bagus, walau belakangan banyak berita tentang PHK kayyawan startup namun tidak dipungkiri kalau startup masih potensial sebagai sebuah bisnis.

Kalau belajar dari keputusan Do Joon berinvestasi pada Amazom, faktor teknologi dan disrupsi menjadi poin penting. Salah satu keunggulan startup adalah inovasi teknologinya, misalnya gojek dalam hal transportasi, tokopedia belibeli bukalapak dalam hal jual beli dan masih banyak lagi.

Sekarang yang lagi tren adalah Green Startup yaitu perusahaan rintsisan yang bergerak dalam bisnis lingkungan dan kelestarian alam, untuk sobat yang mau investasi coba cari startup yang jenis ini.

Pertimbangkan juga startegi bisnisnya ya, jangan hanya liat valuasi tapi juga revenuenya.



4. Jangan Serakah
Pepatah bijak mengatakan keserakahan akan membawa kehancuran, ketahui angka cukupmu. Pelajaran selanjutnya dari drama Reborn Rich adakah tentang jangan serakah.

Do Joon tahu sebuah perusahaan teknologi era 2000an bernama New Data Technology akan naik daun karena efek tren Dot Com dari amerika.

Ia investasi tapi exit saat sahamnya naik ke angka 40 persen, padalah ia tahu kelak akan naik hingga 300 persen.

Benar saja kejadian, orang serakah bukannya exit saat menjelang puncak justru tergoda terus menanamkan investasinya pada New Data Technology hingga kahirnya efek Bubble Dot Com terjadi. Uforia startup web pada tahun 2000 yang kolap juga melanda Korea Selatan (setidaknya demikian dikisahkan dalam drama ini ya) nilai saham New Data Technology jatuh hingga tak berharga sama sekali, para investor rugi kehilangan semua uangnya.



5. Coming soon



Oke sementara itu dulu sobat Campusnesia, postingan kita kali ini tentang Belajar Investasi dari Jin Do Joon dalam Drama Korea Reborn Rich.

Akan kami update jika dapat inspirasi baru, atau mungkin sobat yang punya inspirasi dari drakor Reborn Rich juga boleh menambahkan di kolom komentar.

Semoga bermanfaat sampai jumpa.



Penulis
Nandar



Baca Juga: