Loading...
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Sinopsis dan Review Film Keluarga Cemara 2 Tahun 2022


 

Campusnesia.co.id -  Remake film keluarga yang dirilis tahun 2018 oleh rumah produksi Visinema merupakan film adaptasi dari serial televisi karya Arswendo Atmowiloto berhasil meraih jumlah penonton sebanyak 1.701.498.

Tahun 2022 ini, sekuel film Keluarga Cemara 2 kembali dirilis tayang mulai 23 Juni tahun 2022 di seluruh bioskop Indonesia.

Keluarga Cemara 2 adalah film drama keluarga Indonesia tahun 2022 yang disutradarai oleh Ismail Basbeth dan merupakan sekuel dari film Keluarga Cemara. Film produksi Visinema Pictures, Jagartha, Blibli, dan Astro Shaw ini dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, dan Adhisty Zara.


Sinopsis Film Keluarga Cemara 2, Konflik Anak Tengah yang Kurang Dapat Perhatian
Berlatar di masa pasca pandemi, Keluarga Cemara memulai babak baru dalam kehidupan mereka. Abah (Ringgo Agus Rahman) mendapatkan pekerjaan baru, Euis (Adhisty Zara) beranjak remaja, dan Emak (Nirina Zubir) fokus merawat si bungsu, Agil (Niloufer Bahalwan). Di saat semua sedang fokus dengan kesibukan masing-masing, Ara (Widuri Putri Sasono) merasa tersisih.


Pemeran Film Keluarga Cemara 2
Ringgo Agus Rahman sebagai Abah
Nirina Zubir sebagai Emak
Adhisty Zara sebagai Euis
Widuri Putri Sasono sebagai Cemara
Niloufer Bahalwan sebagai Agil
Asri Welas sebagai Ceu Salmah
Muzakki Ramdhan sebagai Ariel
Abdurrahman Arif sebagai Kang Romli
Kafin Sulthan sebagai Deni
Joshia Frederico sebagai Andi
Kawai Labiba sebagai Ima
Yasamin Jasem sebagai Rindu
Yayu Unru sebagai Aki
Epy Kusnandar sebagai Mang Ujang
Joe P Project sebagai Kang Sobari
Totos Rasiti sebagai Pak Joko
Ruth Marini sebagai Bu Dewi


Poster Film Keluarga Cemara 2


Trailer Film Keluarga Cemara 2



Review Film Keluarga Cemara 2
Coming soon


Pada 24 Mei 2019, Anggia Kharisma selaku produser Visinema Pictures mengumumkan telah merencanakan beberapa film terbarunya. Salah satunya adalah melanjutkan kisah Keluarga Cemara dengan membuat sekuel Keluarga Cemara 2 dan Keluarga Cemara the Series.

Pada 26 November 2020, dikabarkan beberapa pemeran datang ke kantor Visinema Pictures untuk mempersiapkan proses syuting film ini. Pada 3 Desember 2020, proses praproduksi telah dimulai dan sudah memasuki tahap pembacaan naskah. 92% Pengguna Google menyukai film Keluarga Cemara 2

Sinopsis dan Review Film Korea Broker 2022 Dibintangi IU




Campusnesia.co.id - Setelah tampil apik dalam drama My Mister, penyanyi IU tahun 2022 ini membintangi sebuah film berjudul Broker. 

Broker dalam bahasa Korea: 브로커 adalah film drama Korea Selatan yang disutradarai oleh Hirokazu Kore-eda dan dibintangi oleh Song Kang-ho, Bae Doona, Gang Dong-won, dan Lee Ji-eun. 

Film ini berkisah tentang karakter yang terkait dengan kotak bayi, yang memungkinkan bayi ditempatkan secara anonim untuk dirawat oleh orang lain.

Film ini dijadwalakan akan dirilis pada tanggal 8 Juni 2022. Broker dipilih untuk berkompetisi dalam Palme d'Or pada Festival Film Cannes 2022. Disebut-sebut film korea selatan terbaik setelah Parasite.


Sinopsis Film Broker
Sang-hyeon diperankan oleh Song Kang-ho adalah pemilik binatu dan sukarelawan di gereja terdekat, tempat temannya Dong-soo diperankan oleh Gang Dong-won bekerja. 

Keduanya menjalankan bisnis ilegal bersama: Sang-hyeon sesekali mencuri bayi dari kotak bayi gereja dengan bantuan Dong-soo, yang menghapus rekaman CCTV gereja yang menunjukkan bayi ditinggalkan di sana, dan mereka menjualnya di pasar gelap adopsi. . 

Tetapi ketika seorang ibu muda, So-young (IU), kembali setelah meninggalkan bayinya, dia menemukan mereka dan memutuskan untuk pergi bersama mereka dalam perjalanan untuk mewawancarai calon orang tua bayi. 

Sementara itu, dua detektif, Soo-jin (Bae Doona) dan Detektif Lee (Lee Joo-young), sedang mengejar mereka.


Pemeran Film Broker
Song Kang-ho sebagai Sang-hyeon, 
pemilik binatu yang mengambil bayi dari kotak bayi di gereja terdekat dan menjualnya dengan bantuan rekannya Dong-soo.

Gang Dong-won sebagai Dong-soo,
tangan kanan Sang-hyeon yang bekerja paruh waktu di gereja dan melindungi Sang-hyun.

Bae Doona sebagai Soo-jin,
seorang detektif polisi yang sedang menyelidiki bisnis ilegal kedua pria itu.

Lee Ji-eun IU sebagai So-young,
seorang ibu yang memutuskan untuk meninggalkan bayinya di kotak bayi.

Lee Joo-young sebagai Detektif Lee, 
rekan Soojin yang juga berpartisipasi dalam penyelidikan.

Park Ji-yong sebagai Woo-sung, bayi So-young

Im Seung-soo sebagai Hae-jin, 
seorang anak di kamar bayi yang sama dengan Dong-soo. Dia bergabung dengan perjalanan para pialang.

Kang Gil-woo sebagai Tuan Lim, 
seorang pedagang yang secara ilegal memperdagangkan anak-anak.


Penampilan khusus
Lee Moo-saeng
Ryu Kyung-soo sebagai Shin Tae-ho
Song Sae-byeok sebagai Direktur Sekolah Kimdergarten
Kim Seon-young sebagai Istri Direktur Taman Kanak-Kanak
Lee Dong-hwi sebagai Song
Kim Sae-byuk sebagai istri Song
Park Hae-joon sebagai Yoon
Baek Hyun-jin sebagai Detektif Choi


Poster Film Broker

Trailer Film Broker



Review Film Broker
Kami kutip dari akun twitter WatchmenID @WatchmenID Melalui Broker, Hirokazu Kore-eda kembali menyuguhkan sebuah sajian slow-burn melodrama tentang "keluarga", seperti yang berhasil dilakukannya melalui Shoplifters beberapa tahun lalu. Film terbarunya kali ini punya treatment yang sedikit berbeda.

Seperti yang kami coba singgung di awal, Broker adalah sebuah film dengan tempo yang terbilang cukup lambat.

Buat yang familiar dengan Kore-eda ini jelas hal yang biasa, tapi untuk yang baru pertama kali nonton filmnya beliau mungkin ini bisa jadi hal yang patut diperhatikan.

Kore-eda kembali menyinggung batas tipis antara BENAR dan SALAH dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal yang dianggap tabu seperti "membuang bayi" apakah sepenuhnya SALAH jika kita diberi kesempatan untuk melihat sudut pandang yang lebih luas? Itu yang coba disampaikan oleh Broker.

Broker tidak sesederhana film tentang orang tua yang menelantarkan anaknya seperti di trailernya.

Melalui sebuah "road movie", Kore-eda kembali mengajak penonton mengikuti kehidupan para "pelaku kejahatan" sambil disuguhi dengan berbagai macam perspektif yang membuka mata.

Buat siapapun yang hobi banget mempertanyakan keputusan orang lain untuk memiliki dan atau tidak memiliki anak...  tonton lah Broker ini :)

Cara Kore-eda "memaksa" penonton filmnya untuk tidak mudah nge-judge keputusan orang lain tanpa terkesan menggurui tuh luar biasa banget!!

Masih gak habis pikir gimana Kore-eda mampu mengemas dialog-dialog sederhana menjadi sebuah bahan perenungan yang terasa begitu menohok.

Buat yang udah nonton filmnya pasti tau betapa luar biasa powerfull-nya scene matiin lampu kamar dan Gondola itu.. TRULY MASTERPIECE!

link sumber review akun twitter WatchmenID @WatchmenID


===
Baca Juga:



Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskoponline Murah Legal

 


Campusnesia.co.id - Semester pertama tahun 2022 kebangkitan film Indonesia dan bioskop tanah air dimulai dengan keberhasilan film Makmum 2 meraih 1.764.372 penonton di masa pandemi 2021, disusul dengan Film Kuntilanak 3 dengan  1.189.662 penonton, Kau Kira Kau Rumah 2.220.180 dan rekor film horor terlaris KKN di Desa Penari yang hingga artikel ini ditulis pada tanggal 19 Mei 2022 menurut data dari filmindonesia.org telah mengumpulkan 6.277.019  sedikit lagi bakal jadi film terlaris sepanjang sejarah film Indonesia yang selama ini dipegang oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1 dengan perolehan 6.858.616 penonton.

Kemudahan akses dan harga yang terjangkau nyaris tak ada lagi alasan nonton film bajakan, bahkan buat sobat yang merasa masih enggan dengan semua fasilitas tersebut bisa nunggu film favorit tayang di stasiun tv, bisa ditonton gratis secara legal dan halal.

Salah satu platform streaming film online lokal muncul sebagai jawaban inovasi saat pendemi, namanya Bioskoponline.com besutan Angga Dwimas Sasongko di bawah naungan Visinema. 

Berbeda dengan konsep OTT seperti Vidio, Visioplus dan Goplay, Bioskoponline seperti namanya menerapkan konsep sekali bayar untuk film yang ingin ditonton. Layaknya ketika kita hendak nonton film di bioskop cukup beli tiket film yang mau ditonton saja, alih-alih menerapkan konsep langganan untuk akses semua konten.

Sekilas info: 
OTT adalah singkatan dari "Over The Top" dan mengacu pada semua layanan streaming yang menayangkan konten di internet. Layanan ini disediakan secara “over the top” dari platform lain, inilah asal nama OTT.

Hal ini jadi kemudahan dan keringanan untuk calon penonton karena tidak harus langganan dan harganya jadi lebih terjangkau ketimbang platform lain bahkan untuk judul film yang sama.

Misalnya film The Raid Redemption dan The Raid 2 Berandal bisa kita tonton hanya dengan Rp5.000,- saja. Jika mau dikomparasikan paket paling murah untuk langganan Visionplus sebesar Rp10.000,- untuk 7 hari untuk paltform vidio sebesar Rp19.000,- untuk paket 7 hari.

Sekilas info: 
OTT adalah singkatan dari "Over The Top" dan mengacu pada semua layanan streaming yang menayangkan konten di internet. Layanan ini disediakan secara “over the top” dari platform lain, inilah asal nama OTT.

Oke sobat Campusnesia, kembali ke judul artikel di atas, lewat artikel kali ini yuk kita bahas Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskoponline Murah Legal.


1. Daftar film action yang tayang di Bioskoponline.com
- The Raid: Redemption harga Rp 5.000
- The Raid 2: Berandal harga Rp 5.000
- Sultan Agung (Perang Batavia 1628) - Director's Cut harga Rp 5.000
- Tengkorak harga Rp 10.000


2. Daftar film romance yang tayang di Bioskoponline.com
- The Right One harga Rp 10.000
- The Gift harga Rp 5.000
- Ini Kisah Tiga Dara harga Rp 10.000
- Kucumbu Tubuh Indahku harga Rp 5.000
- Tiga Dara Restorasi harga Rp 10.000
- A Copy of My Mind  harga Rp 10.000


3. Daftar film horror yang tayang di Bioskoponline.com
- Setan Siang Bolong harga Rp 5.000
- The Sacred Riana harga Rp 10.000
- Midnight Show harga Rp 10.000
- Dongeng Mistis harga Rp 10.000
- Persepsi harga Rp 10.000


4. Daftar film drama yang tayang di Bioskoponline.com
- One Night Stand harga Rp 25.000
- Mulih harga Rp 5.000
- The Boy with Moving Image harga Rp 10.000
- Kartini - Director's Cut harga Rp 5.000
- Arini by Love.inc harga Rp 25.000
- Aum! harga Rp 20.000
- Siti harga Rp 5.000
- Turah harga Rp 5.000
- Filosofi Kopi 2: Ben & Jody harga Rp 5.000
- Awal & Akhir harga Rp 10.000


5. Daftar film animasi yang tayang di Bioskoponline.com
- Nussa: The Movie harga Rp 20.000
- Prognosis harga Rp 5.000
- Kasat Mata harga Rp 5.000
- Handcrafted harga Rp 5.000
- Nussa: Bundaku harga Rp 5.000


6. Daftar film dokumenter yang tayang di Bioskoponline.com
- Nyanyian Akar Rumput harga Rp 5.000
- Her Soul harga Rp 5.000
- Her Shadow harga Rp 5.000
- Jihad Selfie harga Rp 5.000
- All is Forgiven for We Have Been Happy  harga Rp 10.000
- Balada Bala Sinema harga Rp 5.000



Demikian tadi sobat Campusnesia postingan kita kali ini tentang Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskoponline Murah Legal. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Nandar

===
Baca Juga:


Upcoming Film Indonesia Satria Dewa Gatotkaca 9 Juni 2022



Film Indonesia Satria Dewa Gatotkaca

Sutradara: Hanung Bramantyo
Produser: Celerina Judisari
Penulis: Rahabi Mandra
Penulis skenario: Rahabi Mandra
Penata musik: Ricky Lionardi
Sinematografer: Galang Galih
Penyunting: Wawan I. Wibowo
Perusahaan produksi: Satria Dewa Studio
Tanggal rilis: 9 Juni 2022
Negara: Indonesia
Bahasa: Indonesia
Biaya Produksi: Rp24 Miliar


Plot dan Sinopsis Film Satria Dewa Gatotkaca
Satria Dewa: Gatotkaca adalah sebuah film laga Indonesia mendatang yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini merupakan produksi pertama Satria Dewa Studio. Film ini didasari dari tokoh pewayangan Gatotkaca yang menceritakan tentang titisan dari tokoh tersebut. Karakter utamanya sendiri diperankan oleh Rizky Nazar. Film ini akan menjadi awal dari Satria Dewa Semesta.


Pemeran Film Satria Dewa Gatotkaca
Rizky Nazar sebagai Yuda
Yasmin Napper sebagai Agni
Omar Daniel sebagai Dananjaya
Ali Fikry sebagai Gege
Yayan Ruhian sebagai Beceng
Cecep Arif Rahman sebagai Pandega
Sigi Wimala sebagai Arimbi
Edward Akbar sebagai Arya
Jerome Kurnia sebagai Erlangga
Yati Surachman sebagai Bu Mripat
Zsazsa Utari sebagai Quinn
Axel Matthew Thomas sebagai Nathan
Aghniny Haque sebagai Polisi
Ismi Melinda sebagai Tim Beceng
Max Metino
Luis Jocom
Butet Kertaredjasa
Nizam Tazkia
Reza Nangin
Martin Anugrah
Gilang Bhaskara
Indra Jegel
Rigen


Poster Film Satria Dewa Gatotkaca


Satria Dewa GatotKaca - Official Final Trailer 
Tayang 9 Juni 2022 di Bioskop Seluruh Indonesia

Satria Dewa Semesta Mempersembahkan #FinalTrailer film pertama dari 8 film Satria Dewa Semesta  yang akan datang. #SatriaDewaGatotkaca produksi Satria Dewa Studio yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.
Tayang 9 Juni 2022 di seluruh bioskop di Indonesia.
#IniJagoanKita

Daftar Konten Original Vision Plus dan Url Link Streamingnya

 


Campusnesia.co.id - Sejak tahun 2020, layanan mobile streaming TV dan film dan serial TV kesayangan MNC Now, berganti menjadi Vision+.

Dengan tampilan baru, Vision+ cocok untuk menonton tayangan channel-channel lokal dan premium, mulai dari siaran olahraga, film box office, acara hiburan, drama, dari 120+ channel*, kapan saja dan dimana saja.

Belum lagi, ada ribuan jam film dan serial TV lndonesia dan internasional dari berbagai genre seperti komedi, romantis, keluarga, action, atau horor.

Vision+ punya fitur Catch Up TV, fitur yang memungkinkan kita untuk memutar ulang kembali program TV hingga 7 hari kebelakang.

Semua tayangan ini bisa dinikmati langsung dari perangkat mobile, tablet, laptop dan pc dengan berlangganan paket premium mulai harga Rp10.000,- dengan berbagai metode pembayarn misalnya Gopay.

Kali ini berikut kami hadirkan informasi tentang Daftar Konten Original Vision Plus dan Url Link Streamingnya


V+ Originals Drama

1. Joe & Robot Kopi
Perjumpaan kembali Joe dan Clara di kedai kopi milik Joe yang ramai pengujung, memicu kenangan manis awal mula persahabatan mereka termasuk petualangan getir keduanya dalam menghadapi dua kriminal pelaku pencurian robot kopi mereka yang juga adalah sindikat Human Trafficking anak berjulukan Duo Kepo beberapa tahun silam. Tanpa Joe dan Clara sadari, kedua kriminal ini rupanya masih menyimpan ancaman usai kaburnya mereka dari penjahat.

Sutrdara: Adink Liwutang
Pemeran: Mahardika Yusuf,Lania Fira,Ira WIbowo,Dennis Adhiswara,Teuku Rifnu Wikana,Iang Darmawan,Ruth Marini,Mumu Gomes,Erik Estrada,Ephie Sekuriti,Bima Sena,Annisa Kaila


2. Cantik Ya Kamu
Bea, Millie & Langi, tiga perempuan millenial yang berbeda usia dan kelas sosial, namun menjalin persahabatan dan selalu bertemu di coffee shop kecil di salah satu gedung perkantoran di pusat bisnis Jakarta.

Sutradara: Hadrah Daeng Ratu
Pemeran: Ariel JKT48,Windy Apsari,Tika Bravani,Emeraldy Rafael,Hamzah Bustami,Emil Kusumo,Wafda Saifan,Megi W. Rachma,Martina Aisha


3. Daur Hidup
Manusia lahir; manusia mati. Di antaranya, ada tawa, haru, dan cerita-cerita lainnya yang menandakan sebuah perjalanan. Daur Hidup, film serial yang terdiri dari 9 episode dan bercerita tentang 9 fase kehidupan.

Director : Putri Sarah Amelia,Wendha Theadora,Joan Elizabeth,Greg Soegono,Winnie Benjamin,Alvin Aprilianto Tan,Bismo Triastiroadji
Cast : Khiva Iskak,Shareefa Daanish,Dominique Sanda,Gamaliel Eleazar,Muzakki Ramadhan,Kayla Islamadina,Dhea Seto,Putri Ayudia,Tubagus Ali,Vonny Anggraini,Jerome Kurnia,Brigitta Cynthia,Taskya Namya,Fajar Nugra,Samo Rafael,Lukman Sardi,Imelda Therinne ,Ravi Septrian,Sheila Miranda,Laras Ardhia,Alyssa Abidin,Mathias Muchus,Ben Joshua,Fariz Nahdi,Anne Yasmine


4. Jack dan Danil
Seorang lelaki pemalas yang berpura-pura sebagai saudara kembarnya yang berprofesi sebagai seorang pengacara untuk membayar hutang-hutang pribadinya

Director : Surya Ardy Octaviand
Cast : Tanta Ginting,Gita Bebhita,Dian Sidik,Julia Alexandra,Lania Fira,Ibob Tarigan,Bang Tigor,Ananda Nathalie,Teno Ali,Jalu,Ninda Felina Yusuf,Linda Leona


5. Creepy Valentine
Sebuah antologi valentine yang memadukan genre romance dan horror/thriller, terdiri dari 4 cerita unik dalam 8 short format episode hasil garapan sutradara Harry Dagoe & Kunun Nugroho, yang dibintangi oleh Chicco Kurniawan, Inayma & Sani Fahreza

Director : Kunun Nugroho, Harry Dagoe
Cast : Chicco Kurniawan,Indira Ayu Maharani,Hizfane Bob,Maeva Schilinger,Haniv Hawakin,Sani Fahreza,Aina Nisa,Rekaldi,Nagra Pakusadewo,Jinan JKT48,Nicholas Calame,Jerry Kemit


6. Have a Nice Date
After experiencing a series of heartbreaks, Natasha is looking for a replacement for his ex by using a dating app called "Have a Nice Date."

Director : Indra Wang
Cast : Raja Giannuca,Vonny Felicia,Cathy Fakandi,Bagasran,Rizky Nanda,Julian Jacob




V+ Originals Comedy

1. Sumber Rezeki The Series
Ujang dan Udin adalah anak kampung yang ingin menjadi pro player. Mereka memutuskan untuk merantau ke Jakarta dan kesulitan mencari alamat kostan. Tujuannya ke Jakarta adalah untuk lebih dekat mendapatkan relasi demi mengejar mimpinya, tapi akankah itu terjadi ?

Sutradara: Rifki Rifaldi
Pemeran: Bangpen,Sky,Ghea Indrawari,Ina Marika,Lisang,Mimin Helmet,Grace,Dharty Manulang,Benny Moza,Shyeren Santoso,Finna Phillipe,Bro Pasta,Donna Visca,Axel Christian


2. Ketawa Dimana Aja
Ketawa di Mana Saja merupakan sebuah sajian hiburan yang dikemas dalam virtual stand up comedy.

Sutradara: Rysan Kharisman
Pemeran: Ananta Rispo,Hifdzi Khoir,Boah Sartika,Gilang Bhaskara,Indra Frimawan,Mudi Taylor



V+ Originals Documentary

1. Once Upon a Time in Chinatown
Serial ini akan mengikuti TIRTA LIE dan ZACK LEE mengunjungi beberapa restoran legendaris di Kota, Jakarta. Mereka akan berbicara tentang seni memasak dan perjuangan yang dihadapi pemilik dalam mengejar bisnis dan impian mereka.

Director : Sheila Timothy,Zack Lee
Cast : Zack Lee,Tirta Lie


2. Katanya
"Katanya" adalah series dari Vision+ dan Cretivox yang bertemakan stigma atau mitos di sekitar masyarakat. "Katanya" sebagai wadah untuk orang-orang untuk mengenal dan membahas mitos dan stigma dari kultur masyarakat Indonesia.

Director : Patricia Giovani
Cast : Ben Sihombing,Angelina Fang,Ustad Muzzaki Kamali,Fuad Abdulgani,Ulin Yusron,Ikhaputri Widiantini,Lukman Laksmana,Drg. Maria M Helmi,Ida Pedanda Gde Pandji Sogata,Ahmad Nurcholis,Amanda Margareth,Ni Luh Raunala Martuti,Rhaka Ganisatria,Igun Sudarmono


3. Beyond Creator Indonesian Youtubers
Perjalanan hidup, karir, rintangan dan pencapaian para content creator raih diceritakan di setiap episodenya. Kali ini, tidak seperti mimpi mereka di awal menjadi content creator, tapi mimpi baru yang melibatkan lebih banyak orang untuk menghasilkan lebih banyak manfaat untuk Indonesia.

Sutradara: Martin Anugrah
Narasumber: SkinnyIndonesian24,Bayu Skak,Cameo Project,ChandraLiow,LASTDAY Production,Harbatah,Nessie Judge,Ewing HD,Detective Aldo,Eka Gustiwana,Rani Ramadhany,Eclat Story,Gritte Agatha,Marlo Ernesto,Cania Citta,Jovi Adhiguna Hunter,Minyo33,Livjunkie,Mgdalenaf,JWestBros,Lostpacker,Filo Sebastian,Kisah Tanah Jawa,HAGZ,Frost Diamond,Tara Arts,Ani Nurhayani,Aulion,Sacha Stevenson,Yudist Ardhana


4. The Waves
The Waves memberikan informasi, sejarah dan pengetahuan tentang perjalanan merk Subkultur asli Indonesia melalui perkembangan zaman.

Director: Brahmantyo Putra
Cast: Dendy Darman,Pandu Polo,Jejouw,Dimas Indro,Andrey,Tirta Mandira,Yukka Harlanda,Renaldi Morteza,Ardilla,Audrio,Benhard (NTL),Nick,Olin,Michael,Eddi Brokoli,Claude Hutasoit,Max Suriaganda,Aryadi Jaya,Ones,Direz,Panca,Bhisma,Anton Wirjono,Sayed Muhammad,Tomi Alamsyah


5. MVP - Most Valuable Player
The battle has begun!! Both of Blue Rhinos and Red Tigers are fighting to be the best Mobile Legends player in Esport Star Indonesia. A participant who came from Kalimantan successfully wins the game and become The Most Valuable Player. How's the journey in this competition ?

Director: Rhaditya Vikhantyassa
Cast: Boy William,Sere Kalina,Andrian Pauline,Ranger Emas,K B,Kornet,Tim Blue Rhinos,Tim Red Tigers.



V+ Originals Horror and Thriller

1. Twisted
Berbagai cerita seram terjadi di kehidupan nyata Max, Bobi, Pak Terry, Rey, Jorge, Zahra, Freedy, Karina dan Robby.

Director : Martin Anugrah,Adink Liwutang
Cast : Pamela Bowie,Steve Pattinama,Ananta Rispo,Teuku RIfnu,Kristo Immanuel,Oded Kravitz,Ichal Kate,Karenina Anderson,Adink Liwutang,Berlliana Lovell,Tommy Lim,Vonny Anggraini,Sitha Marino,Jovita Karen,Gianluigi Christoikov,Tante Ernie,Mo Sidik,Flavia Gizela,Dion Wiyoko,Gary Iskak,Dennis Adhiswara,Tanta Ginting,Ence Bagus,Ge Pamungkas,Yudha Keling,Reza Nangin,Sahira Anjani,Yusril Fahriza,Verdi Solaiman,Vikri Rasta,Disha Devina,Jhony Johannis,Arief Didu


2. Dua Alam - Moseleum van Motman
Explore Moseleum van Motman with an indigo personality, Mars and a supernatural journalist, Bobby.

Director : Surya Pradito
Cast : Mars & Bobby


Url Link streaming Konten Original Vision Plus bisa klik di sini.


===
Baca Juga:



Daftar 13 Film Indonesia Paling Ditunggu Tayang Tahun 2022

Daftar 13 Film Indonesia Paling Ditunggu Tayang Tahun 2022



Campusnesia.co.id - Setelah postingan tentang Upcoming film korea paling ditunggu tayang tahun 2022 dan Upcoming film superhero 2022, kali ini kami aan hadirkan Daftar Film Indonesia Paling Ditunggu Tayang Tahun 2022.

Genrenya cukup beragam, dari drama, biopik, horor hingga aksi, apa saja? yuk kita cek satu persatu.


1. Film Autobiography


Debut film panjang dari sutradara Ruah. Berkisah tentang Rakib diperankan oleh Kevin Ardilova, penjaga rumah kosong milik seorang pensiunan. 

Kehidupannya berubah setelah sang pemilik kembali  dan mencalonkan diri di Pilkada. Film ini dibuat dgn koproduksi 6 negara.

Disutradarai oleh Makbul Mubarak lebih dikenal sebagai penulis dan sutradara film pendek. Lewat film pendeknya Ruah, Makbul berhasil memenangkan Piala Citra untuk kategori film pendek FFI 2017. Film ini juga memberikan Makbul, Special Mention Award Singapore International Film Festival 2017.


2. Galang Adriyanto Dewo
Berkisah tentangg tragedi konser musik yang merenggut nyawa tahun 2008-an. Mengingatkan kita dengan tragedi AACC Bandung 2008. Dibintangi Asmara Abigail & Elang El Gibran. 

Film ini jg diisi cameo dari band2 Bandung seperti RoRo, Closehead, Tcukimay, Savor of Filth, dll.

Duduk sebagai sutradara Adriyanto Waskito Dewo yang dikenal sebagai sutradara dan penulis skenario Indonesia. Ia lulus dari Institut Kesenian Jakarta dengan jurusan Film dan Televisi.


3. Mencuri Raden Saleh 

Bertabur bintang muda, film ini bercerita tentang aksi perampokan lukisan bersejarah, Penangkapan Pangeran Diponegoro, karya Raden Saleh.

Iqbaal Ramadhan, Angga Yunanda, Rachel Amanda, Umay Shahab, Aghniny Haque, Ari Irham siap beraksi!.

Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradaranya kita mengenalnya sebabai menyutradarai sekaligus memproduseri film pertamanya, yakni Foto Kotak dan Jendela, pada tahun 2006. Filososi kopi, Wiro Sableng 212 dan Ben & Jody yang bakal tayang 27 Januari 2022 ini.


4. Pengabdi Setan 2 Communion 

Sekuel film horror Indonesia terlaris sepanjang masa, Pengabdi Setan, segera datang. Kabarnya, Tara Basro, Ayu Laksmi, Bront Palarae, Endy Arfian dan Asmara Abigail akan kembali berperan. Sepertinya dalam sekuel ini akan lebih membahas sektenya. 

Masih disutradarai oleh Joko Anwar yang sukses dengan Gundala dan remake film Pengabdi Setan pertama.


5. Ta Thung 
Dokumenter yan mengangkat tentang mistisisme Tionghoa berlatar di Singkawang, disutradarau oleh Ismail Fahmi Lubis.

Ketika saudaranya lepas kendali dan meninggal, Ahen mempersiapkan dirinya untuk tanggungjawab besar menjadi wadah kekuatan spiritual selanjutnya di keluarganya.


6. The Big Four

Berkisah tentang 4 unit ‘pembunuh’ yang sudah mengasingkan diri, tetapi semua berubah ketika masa lalu harus mempertemukan mereka kembali. 

Dibintangi Abimana Aryasatya, Putri Marino, Lutesha, Arie Kriting, Kristo Immanuel, Marthino Lio, Michelle Tahalea, Michael Kho dan Budi Ros.

Akan tayang di Netflix, ini bakal jadi film Timo Tjahjanto yang menjadi original Netflix setelah sebelumnya sukses dengan The Night Come for Us yang membawa nama besar Iko Uwais dan Joe Taslim.

Pada acara Sundance Film Festival: On Tiktok yang ditayangkan pada 26 September 2021, Timo mengumumkan bahwa ia bekerja sama dengan Netflix Indonesia untuk project film nya berjudul The Big Four. 

Film ini adalah pengalaman pertama bagi Timo untuk menggarap film dengan genre yang berbeda. Sebab biasanya, ia dikenal dengan film-film yang bertema horor, menegangkan dan sadis.


7. Teluh Darah


Kali ini bukan film, tapi serial. Berkisah tentang keluarga Wulan yg diteror oleh hal-hal ilmu hitam. Ia kemudian harus melakukan perjalanan unik dan magis untuk mencari tahu penyebabnya.

Dibintangi Mikha Tambayong & Deva Mahenra, akan tayang di Disney+ merupakan hasil karya sutradara Kimo Stamboel.

Muhammad Stamboel, yang lebih dikenal sebagai Kimo Stamboel adalah sutradara, penulis skenario, dan produser film Indonesia. Dia memulai debutnya dalam perfilman dengan sebuah film indie berjudul Bunian. Namanya menjadi terkenal setelah bergabung bersama dengan Timo Tjahjanto sebagai duet sutradara "The Mo Brothers". 


8. Pak Greg dari Wai Apo

Dokumenter tentang Gregorius Soeharsojo Goenito, karya sutradara Winner Wijaya seorang seniman dan mantan tapol yg diasingkan di pulau Buru tahun 1965.

Kini 84 tahun, Pak Greg menuangkan pengalamannya selama pengasingan ke dalam lukisan, buku, puisi dan musik.


9. Jagat Arwah 

Film original horror pertama dari Visinema besutan sutradara Ruben Adrian Berkisah tentang Raga diperankan oleh aktor Ari Irham yang mencari jati dirinya sebagai penjaga Jagat. Ia dibantu oleh pamannya, Jaya diperankan oleh Oka Antara.

Selain itu juga ada nama-nama besar Cinta Laura sebagai Noni Belanda, Sheila Dara sebagai Kunti dan Ganindra Bimo yang akan memerankan karakter Genderuwo.


10. Balada Si Roy

Diangkat dari novel legendaris berjudul sama karya Gol A Gong. Produksi film panjang pertama dari IDN Pictures. Ditulis Salman Aristo. 

Dibintangi Abidzar Al Ghifari sebagai Roy, Febby Rastanty sebagai Ani, Bio One sebagai Dulah, Zulfa Maharani sebagai Wiwik, Sitha Marino sebagai Dewi, Jourdy Pranata sebagai Andi.

Turut serta Omara Esteghlal sebagai Toni, Yusuf Mahardika sebagai Edi, Dea Aditya sebagai Iwan, Fachri Muhammad sebagai Sodik, Maudy Koesnaedi sebagai Ibu Roy dan Kiki Narendra sebagai Bapak Ani.

Fajar Nugros yang sukses dengan trilogi Yo Wis Ben dipercaya sebagai sutradara.

Dalam proyek film Balada si Roy, Adib Hidayat dipilih untuk mengurasi musik yang akan mengisi film ini. IDN Pictures mengumumkan akan menggaet musisi tahun 80an untuk mengisi musik tema dalam film tersebut. Hal ini dilakukan untuk menciptakan nuansa 80-an dalam film tersebut. Musisi tersebut akan segera diumumkan oleh pihak IDN.

Demi menghidupkan suasana tahun 80-an, tim Balada si Roy juga melakukan riset dengan sangat detail, mulai dari budaya, kebiasaan masyarakat, pakaian, gaya rambut, cara bicara, hingga kosa kata. Manajer lokasi juga berusaha mencari bangunan era 80-an, baik yang masih layak pakai atau sudah terbengkalai.


11. Keluarga Cemara 2 

Masih dikerjakan oleh sutradara Ismail Basbeth. Harta yang paling berharga adalah keluarga. Mengambil latar pasca pandemi, Keluarga Cemara kembali dengan kehadiran anggota baru, Agil. Cast utama dari film pertama turut kembali.


12. Before, Now & Then 

Setelah Yuni, Kamila Andini siap kembali dengan film panjang berbahasa Sunda yg diangkat dari bagian buku Jais Darga Namaku karya Ahda Imran. Dibintangi Happy Salma, Rieke Diah Pitaloka, dan Laura Basuki.


13. Ben & Jody

Dari imajinasi Angga Dwimas Sasongko, karakter Ben & Jody di Filosofi kopi kini jadi film aksi. Ben & Jody adalah film drama aksi petualangan Indonesia tahun 2022 produksi Visinema Pictures yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Film tersebut menampilkan cerita baru dalam semesta Filosofi Kopi yang didasarkan dari novel berjudul sama karya Dee Lestari.

Sejak memutuskan keluar dari Filosofi Kopi, Ben (Chicco Jerikho) tinggal di kampung halamannya dan aktif membela kelompok petani yang lahannya diserobot Perusahaan. Di waktu bersamaan Jody (Rio Dewanto) mempersiapkan konsep baru Filosofi Kopi yang akan segera launching. 

Menjelang acara peluncuran, Ben yang dijadwalkan hadir tiba - tiba menghilang. Jody berangkat mencari Ben. Demi menyelamatkan Ben, mereka berhadapan dengan petualangan hidup dan mati melawan gerombolan pembalak liar pimpinan Tubir (Yayan Ruhian), sampai pertemuannya dengan kelompok kampung adat yang mengubah peta perlawanan mereka.

Nama-nama besar aktor dan aktris tanah air akan meramaikan, diantaranya Chicco Jerikho sebagai Ben, Rio Dewanto sebagai Jody, Yayan Ruhian sebagai Aa Tubir, Hana Prinantina sebagai Rinjani, dan Arswendi Nasution sebagai Pak Hasan.

Aghniny Haque sebagai Tambora, Luna Maya sebagai Tarra, Muzakki Ramdhan sebagai Musang, Ruth Marini sebagai Mak Lis, Yayu Unru sebagai Pak Hamid dan Reza Hilman sebagai Jago.

Faris Alfarizi sebagai Getem, Bebeto Leutualy sebagai Encek, Ari Lesmana sebagai Gele, Ricky Saldian sebagai Pencor , Muhammad Aga sebagai Aga dan Aufa Dien Assagaf sebagai Aldy.


Itu dia sobat Campusnesia, Daftar 14 Film Indonesia Paling Ditunggu Tayang Tahun 2022, judul apa saja yang kalin tunggu dan bakal menonton di bioskop? share di kolom komentar ya.


sumber:
- twitter @WatchmenID
- wikipeda.org







Alur Cerita dan Penjelasan Ending Film DUNE 2021

 



Campusnesia.co.id - Salah satu film paling ditunggu tahun ini akhirnya rilis juga, film yang digadang-gadang bakal jadi pesaing saga antar galaxy Starwars dan Start Trek, film yang saya maksud adalah DUNE.

Dune adalah film fiksi ilmiah Amerika Serikat tahun 2021 yang disutradarai oleh Denis Villeneuve dan diproduseri oleh Mary Parent, Cale Boyter, Joe Caracciolo Jr. dan Denis Villeneuve. 

Naskah film ini ditulis oleh Jon Spaihts, Eric Roth dan Denis Villeneuve berdasarkan novel Dune karya Frank Herbert. Film ini dibintangi oleh Timothée Chalamet, Rebecca Ferguson, Oscar Isaac, Josh Brolin, Stellan Skarsgård, Dave Bautista, Stephen McKinley Henderson, Zendaya, Chang Chen, Sharon Duncan-Brewster, Charlotte Rampling, Jason Momoa dan Javier Bardem.

Film Dune ditayangkan secara perdana di Festival Film Venesia pada tanggal 3 September 2021 dan ditayangkan di Indonesia pada 13 Oktober 2021 dan di Amerika Serikat pada 22 Oktober 2021.

Sinopsis film DUNE 2021

Di masa depan manusia yang jauh, Adipati Leto Atreides (Oscar Isaac) menerima penatalayanan planet gurun berbahaya bernama Arrakis, juga dikenal sebagai Dune, satu-satunya sumber zat paling berharga di alam semesta, "rempah-rempah", obat yang dapat memperpanjang hidup manusia, menyediakan tingkat pemikiran manusia yang sangat tinggi dan memungkinkan perjalanan dengan kecepatan cahaya yang sangat tinggi. 

Meskipun Leto mengetahui bahwa peluang itu adalah jebakan rumit yang dibuat oleh musuh-musuhnya, Leto membawa selir keturunan Bene Gesserit, Lady Jessica (Rebecca Ferguson), putra dan pewaris tahtanya, Paul (Timothée Chalamet), serta beberapa penasihat Arrakis yang paling dipercaya. 

Leto mengambil alih operasi penambangan rempah-rempah, yang berbahaya karena kehadiran cacing pasir raksasa. Pengkhianatan yang pahit menuntun Paul dan Jessica ke Fremen, sebuah pedalaman padang gurun tempat tinggal penduduk asli Arrakis.

Pemeran Film DUNE 2021

Timothée Chalamet sebagai Paul Atreides, pewaris tahta House Atreides, Rebecca Ferguson sebagai Lady Jessica, ibu Paul berketurunan Bene Gesserit dan selir Leto. Oscar Isaac sebagai Adipati Leto Atreides, ayah Paul dan bangsawan yang baru dianugerahi kepengurusan planet berbahaya Arrakis, sumber rempah-rempah.

Josh Brolin sebagai Gurney Halleck, ahli senjata House Atreides dan salah satu mentor Paul, Stellan Skarsgård sebagai Vladimir Harkonnen, musuh bebuyutan Leto dan mantan pelayan Arrakis. Dave Bautista sebagai Glossu Rabban, keponakan Vladimir Harkonnen yang brutal

Stephen McKinley Henderson sebagai Thufir Hawat, pelayan dari Mentat yang setia pada House Atreides. Zendaya sebagai Chani, gadis misterius dari Fremen dan kekasih Paul. Chang Chen sebagai Dr. Wellington Yueh, seorang dokter dari Suk yang bekerja untuk keluarga Atreides.

Sharon Duncan-Brewster sebagai Dr. Liet-Kynes, ibu Chani dan ahli ekologi sekaligus penjaga perdamaian terkemuka di Arrakis. Charlotte Rampling sebagai Gaius Helen Mohiam, Ibu Terhormat suku Bene Gesserit. Jason Momoa sebagai Duncan Idaho, ahli pedang House Atreides dan salah satu mentor Paul.

Javier Bardem sebagai Stilgar, ketua suku Fremen di Sietch Tabr, David Dastmalchian sebagai Piter De Vries, pelayan dari Mentat yang setia pada Vladimir Harkonnen.


Poster Film DUNE 2021





Trailer Film DUNE 2021



Review dan Penjelasan Ending Film DUNE 2021
Banyak yang bilang nonton film Dune yang berdurasi 2,5 jam membuat mengantuk karena ceritanya yang lambat dan banyak percakapan, tapi saya rasa tidak demikian setelah menontonnya kemarin sepulang kerja.

Buat anda yang suka dengan film karya sutradara Denis Villeneuve pasti bisa memakluminya, demikianlah ciri khasnya seperti ketika menggarap film Blade Runner 2049, Arrival 2016 dan favorit saya Sicario yang tayang tahun 2016.

Digadang-gadang bakal jadi penantang film galaxy Starwars dan Star trek nampaknya dari sisi cerita Dune bakal bisa bersaing.

Ketimbang eksploitasi aksi baku tembak atau kejar-kejaran di ruang hampa, sisi instrik perebutan kekuasaan dan politik sangat kental dalam film remake ini.

Secara garis besar, Dune mengisahkan bagaimana cara kekaisaran memberangus sebuah kerajaan bernama Atreides penguasa wilayah planet gunung berlaut yang semakin hari berkembang dan jadi ancaman kekaisaran.

Caranya dengan memberi kuasa untuk berkuasa dan mendapat tugas menambang mineral langka nan mahal bernama "rempah-rempah" di sebuat planet gurun pasir bernama Arrakis.

Sebelumnya selama 80 tahun wilayah jajahan ini dikelola oleh kerajaan lain bernama Harkonnen, sontak perubahan tersebut membuat Harkonnen tidak terima dan melakukan kudeta yang sebenarnya sudah diduga oleh raja Atreides.

Sayang, pertarungan perebutan kekuasaan tersebut terjadi dengan drama pengkhiatan dari dalam sehingga Atreides tidak siap bertempur dengan seluruh kekuatan.

Sang putra mahkota calon penerus sang raja Atrides bernama Paul selamat bersama sang ibu setelah berhasil lolos dari musuh dan berjumpa dengan suku Fremen penduduk asli planet Arrakis.

Film berakhir justru saat cerita baru mulai seru dan panas, Paul yang juga disebutkan dalam ramalan suku Fremen akan menjadi pemimpin "Al Mahdi" atau "Lisan Al Ghaib" sedang menjalani takdirnya menuju kelayakan untuk jadi pemimpin Atreides dan Fremen selanjutnya dengan tujuan kembali merebut kekuasaan yang diambil oleh Harkonnen dan kekaisaran dzalim.

Semoga secara finansial film Dune berhasil untung, agar sekuelnya Dune Chapter Two bisa diproduksi dan menjawab rasa penasaran penonton atas kelanjutan perjuangan Paul, walau kita tahu film ini diangkat dari novel fiksi ilmiah laris karya  Frank Herbert.

Sisi teknologi yang ditampilkan juga menarik, canggih memadukan sisi futuristik dan kuno secara bersamaan.

Plot Film Dune Mengingatkan Sejarah Penjajahan di Indonesia

Ketika banyak orang mengaitkan film Dune dengan istilah dalam agama Islam dan timur tengah, setelah film usai justru yang terpikirkan di benak saya adalah sejarah penjajahan di Indonesia.

Planet Arrakis ibarat nusantara dengan kekayaan rempahnya, datanglah negara-negara yang awalnya ingin berdagang lalu ingin berkuasa dan menjajah, lalu kemudian mulai muncul kesadaran kolektif untuk melawan dan memperjuangkan kemerdekaan.

Arrakis sebagai sebuah planet dan Fremen sebagai penduduk lokalnya hanya bisa melihat dan dieksploitasi oleh para penjajah yang datang silih berganti, kekaisaran, Harkonnen dan Atreides.

Mirip dengan nusantara dan Indonesia, yang setidaknya dalam catatan sejarah pernah dijajah oleh 6 negara karena kekayaan rempah dan alamnya.

1. Portugis
Portugis menjadi negara pertama yang menjajah negari nusantara Indonesia. Portugis menjajah Indonesia selama kurang lebih 86 tahun sejak tahun 1509 sampai dengan tahun 1595.
 
2. Spanyol
Negara Spanyol menjadi yang ke dua menjajah Indonesia. Spayol bekerja sama dengan kerajaan Tidore yang berkedokan perdagangan rempah-rempah yang sangat berlimpah di Indonesia kala itu. 
 
Spanyol menjajah Indonesia cukup lumayan lama, yaitu dari tahun 1521 sampai dengan tahun 1962.

Secara keseluruhan, Dune sebagai salah satu film drama dengan latar masa depand an perang angkasa menarik da rekomended untuk ditonton, biar gak ngantuk jaga antusias dan sediakan kopi.

3. Belanda
Belanda ini menjadi negara yang paling lama menjajah Indonesia,hampir 3 abad setengah mereka menguasai Indonesia. Belanda mulai menjajah Indonesia dari tahun 1602 sampai tahun 1942.
 
4. Prancis
Perancis menjadi negara Ke-4 yang menjajah Indonesia,Namun Prancis ini tidak terlalu lama seperti negara-negara sebelum nya yang mebjajah Indonesia. Prancis hanya selama 5 tahun menjajah Indonesia ini, di mulai pada 1806 sampai 1811.
 
5. Inggris 
Inggris menjadi Negara Ke-5 yang menjajah Indonesia setelah perginya Prancis dari Indonesia. Negara Inggris menjajah Indonesia dimulai dari tahun 1811 sampai tahun 1816. 

6. Jepang
Negara Jepang menjadi negara terakhir yang menjajah Indonesia. Dan paling tercepat yaitu selama tiga stengah tahun saja yaitu 1942 sampai tahun 1945.
 
Namun,meski sebentar Jepang ini merupakan yang terkejam menjajah Indonesia ketimbang lima negara sebelumnya. 





penulis: Nandar

Review Film 1987 When the Days Comes, Mahasiswa Harus Nonton





Campusnesia.co.id -- Baru-baru ini penulis menonton film korea yang berlatar sejarah dan kisah nyata. Film ini berjudul 1987:When The Days Comes. Bercerita era presiden Chun-Doo-Hwan dengan rezim militernya.

Pemeran Film Film 1987: When the Days Comes
Kim Yoon-seok sebagai Komisaris Park Cheo-won, seorang pemburu "komunis" yang tidak bermoral dan tanpa ikatan. Ha Jung-woo sebagai Jaksa Choi Hwan, yang menolak untuk tunduk atau diintimidasi oleh korupsi pemerintah.

Yoo Hae-jin sebagai penjaga penjara Han Byung-yong, seorang aktivis demokrasi yang berdedikasi dan berani. Kim Tae-ri sebagai Yeon-hee, keponakannya yang membantunya menyampaikan pesan ketika tidak sibuk dengan kuliah dan bekerja.

Park Hee-soon sebagai Letnan Jo Han Kyung, salah satu dari dua pembunuh kejam yang bersalah di antara LIMA dari mereka. Lee Hee-joon sebagai Reporter Yoon Sang-sam, anjing pemburu ulet yang mengejek pedoman sensor.

Trailer Film Film 1987: When the Days Comes



Review
Film diawali dengan adegan penyelamatan seorang mahasiswa yang sedang sekarat. Ternyata mahasiswa ini adalah aktivis pro-demokrasi yang dituduh terlibat jaringan komunis. Setelah disiksa oleh para oknum aparat akhirnya meninggal.

Kemudian adegan berganti dengan latar kejaksaan, para oknum aparat meminta surat agar jenazah segera dikremasi dan keterangan penyebab kematian adalah serangan jantung. Jaksa muda Choi yang diperankan oleh Ha Jung-Woo. Jaksa menolak bahkan setelah mendapat tekanan dan intimidasi dari senior bahkan kantor kepresidenan, justru ia mengeluarkan surat perintah outopsi.

Kematian mahasiswa Park Jong-chul  ini akan jadi cikal bakal demo besar-besaran menentang rezim otoriter dan mendukung agar korea selatan menjadi negara demokrasi. 


Peran Pers, Mahasiswa dan para aktivis kental sekali. Kalian juga kan disajikan bagaimna sikap arogansi kekuasaan dan kasarnya militer. Penculikan, penangkapan, Kekerasan dan suap serta korupsi.

Karena ini berlatar sejarah maka endingnya jelas bisa ditebak, tetapi cara sutradara bertutur melalui sinematografinya sangat memukau sepanjang film yang berdurasi dua jam.

Ngomong-ngomong kalian merasa familair gak dengan cerita besarnya? yup peristiwa serupa pernah terjadi di negeri kita saat Reformasi tahun 1998. Bagaimana masyarakat, pers, mahasiswa dan aktivis memperjuangkan demokrasi di indonesia dengan berbagai konsekuensi.

Kalian pasti tahu sebelum demo besar-besaran tahun 1998 juga diawali peristiwa meninggalkan mahaiswa trisakti yang kemudian menjadi triger aksi yang jauh lebih besar dan terjadi diseluruh indonesia.

Dan kita juga punya film serupa yang diperankan oleh chelsea iskan berjudul "dibalik 1998". Tetapi kalau bicara kualitas film jujur ini jauh lebih bagus.

Nah saran buat sobat campusnesia untuk menonton film ini. Kita bisa belajar tentang aktivisme. Selamat menonton dan sampai jumpa.

Penulis: Nandar