Shock Market, Asset Budaya Ekonomi Desa Tunahan


Campusnesia.co.id - Tunahan (31/07)- Shock market atau pasar kaget menjadi salah satu tradisi unik masyarakat desa Tunahan Keling. Akses pasar tradisional yang cukup jauh membuat masyarakat berinisiatif untuk membuka pasar yang berjarak lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.  

Pasar kaget buka setiap hari ahad dan rabu, didepan Balai desa Tunahan dengan belasan lapak pedagang yang berjajar disepanjang jalan. Sesuai dengan namanya, pasar kaget hanya dibuka selama 2 jam mulai dari pukul 04.30 sampai dengan 06.30 WIB.

Durasi pasar yang sebentar dan hanya digelar 2 kali dalam seminggu menjadi daya tarik tidak hanya untuk warga Tunahan tetapi juga desa lain diluar Tunahan. Banyak pembeli dari Kunir, Damarwulan, Kaligarang, Bumiharjo, dan desa lain yang berbondong-bondong belanja di pasar kaget.

Selain menjadi daya tarik bagi masyarakat Keling, pasar kaget juga menjadi menjadi momen peningkatan perekonomian masyarakat desa dengan membawa hasil kebun mereka untuk dijual. 

Berbagai bahan makanan diperjualbelikan mulai dari makanan tradisional seperti gethuk, pecel, lontong, berbagai jenis sayur mayur dan ayam potong. Sehingga pasar kaget menjadi budaya ekonomi yang membantu masyarakat mendapat akses belanja yang dekat dan lengkap.


(Ika Laila/KKN Desa Tunahan)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Silahkan Komen Guys