Review Film King Richard, Ayah Penuh Optimisme Lahirkan Venus dan Serena Williams sang Juara Tenis Dunia




Campusnesia.co.id - Jika sobat merasa dapat inspirasi atau berkaca-kaca bahkan menangis saat nonton pursuit of happyness, film tahun 2006 yang diperankan oleh aktor kenamaan Will Smith, maka saya jamin bakal suka dengan film yang akan kita bahas ini.

Judulnya King Richard, diperankan oleh Will Smith sebuah film drama biografi Amerika Serikat yang disutradarai oleh Reinaldo Marcus Green dan ditulis oleh Zach Baylin. 

Film tersebut mengisahkan tentang Richard Williams, ayah sekaligus pelatih dari para pemain Venus dan Serena Williams. Film tersebut menampilkan Will Smith, Aunjanue Ellis, Jon Bernthal, Saniyya Sidney, Demi Singleton, Tony Goldwyn, dan Dylan McDermott.

Rilis pada 19 November 2021, oleh Warner Bros. Pictures, serta perilisan sebulan dalam layanan penyiaran HBO Max.


Pemeran Film King Richard
Will Smith sebagai Richard Williams
Aunjanue Ellis sebagai Oracene "Brandy" Price
Saniyya Sidney sebagai Venus Williams
Demi Singleton sebagai Serena Williams
Jon Bernthal sebagai Rick Macci
Tony Goldwyn sebagai Paul Cohen
Dylan McDermott sebagai Will Hodges
Susie Abromeit sebagai Robin Finn
Katrina Begin sebagai Anne Worcester
Judith Chapman sebagai Nancy Reagan
Noah Bean sebagai Steven


Poster Film King Richard

Trailer Film King Richard


Review Film King Richard
Kesan pertama yang saya dapat dari karakter Richard William adalah optimisme, yang kadang sepanjang film percaya diri itu cenderung terkesan sombong dan naif.

Bagaimana tidak, Richard adalah seorang ayah yang begitu bersemangat melatih dua putrinya yang masih berusia 9 tahun untuk menjadi pemain tenis dan yakin keduanya bakal menjadi juara Wimbledon kelak di masa depan.

Tak sampai di situ sadar bahwa kedua putrinya harus mendapat pelatih dan support akomodasi yang memadai, ia membuat brosur hingga video profil anaknya dan mempresentasikan kepada para pelatih dan pemilik club untuk bekerjasama.

Semua mimpi besar yang sang ayah, mulai nampak menjadi nyata ketika berjumpa dengan soerang pelatih bernama Paul Cohen, Richard dengan kecerdikannya berhasil mencuri perhatian sang pelatih akan kemampuan anaknya dan bersedia menjadi pelatih dengan biaya cuma-cuma.

Venus dan Serena kemudian melakoni pertandingan tingkat junior dan berhasil menyapu bersih pertandingan meraih trophy emas dan perak.

Untuk jenjang selanjutnya, Richard mempertemukan kedua putrinya dengan pelatih papan atas yang melahirkan banyak juara bernama Rick Macci, bagaimana ia bernegosiasi dan berkomitmen sangat menarik hingga sang putri berhasil bertanding untuk promosi pemain Pro di usia 14 tahun.


Pelajaran yang bisa dipetik dari film King Richard
Selain tentang optimisme, hal inspiratif lain dari sosok Richard Williams adalah semboyannya tentang pentingnya sebuah rencana, seperti kata pepatah bijak dari Benjamin Franklin “If You Fail to Plan, You Are Planning to Fail” yang artinya "Gagal merencanakan berarti berencana gagal".

Oleh karena itu, bahkan sebelum lahir, Richard Williams sudah membuat rencana tentang masa depan anak-anaknya, sang anak pertama dengan akademis bagus diarahkan menjadi seorang pengacara, perawat dan dua lainnya Venus dan Serena sebagai pemain tenis dunia.

Spesifik tentang menjadi atlet Tenis lapangan, ia terinspirasi ketika membaca sebuah berita bahwa penghasilan seorang pemain tenis dalam beberapa hari bermain di turnamen sama dengan penghasilnnya sebagai security selama setahun penuh.

Ia benar-benar ingin anaknya sukses, wajar dengan latar belakang era 90an, hidup di amerika sebagai etnis Afro-Amerika yang sangat rentan dengan pergaulan bebas dan narkoba.

Pelajaran berikutnya yang bisa dipetik adalah tentang kerendahan hati, disajikan dalam sebuah scene, Venus mejadi juara tenis junior, dalam perjalanan pulang sang ibu dan anak-anaknya gembira dan bercanda sepanjang jalan tentang pertandingan yang baru saja merka menangkan, richard marah dan menasehati putri-putrinya ketika menang tak perlu menyombongkan diri, tetaplah rendah hati semua yang datang ke pertandingan sudah berusaha maksimal, bahkan dalam konteks bercandapun sombong tidak boleh dilakukan.

Terakhir adalah tentang Face your Problem, hadapi masalahmu, Richard bukanlah manusia sempurna, sebelum sukses dengan putrinya yang menjadi petenis ia pernah meninggalkan istri dan anak lelakinya, gagal dala beberapa bisnis yang disebabkan ia sering meninggalkan masalah ketika tak tahu harus berbuat apa.

Dalam beberapa scene disiratkan Richard tak mau menonton langsung saat sang putri bertanding, seakan ada ketakutan yang terjadi karena akumulasi, sifat ini akhirnya dipecahkan oleh sang istri dalam sebuah cek-cok penentuan apakah Venus akan tampil debut di pertandingan pro saat usia 14 tahun atau harus menunggu waktu lagi, padahal sang putri da pelatih sudah yakin, Venus siap bertanding.

Secara keseluruhan rekomended untuk ditonton, bagaimanapun ini adalah film drama biopik, kita sudah tahu hasil akhirnya dari sejarah yang ada, namun cara bertutur sang sutradara Reinaldo Marcus Green sangat menarik, dialog-dialog yang berisi dan tentu saja akting para pemainnya yang luar biasa, cocok jadi tontonan bersama keluarga.


Biografi Venus Williams

Venus Ebony Starr Williams (lahir 17 Juni 1980) adalah seorang Afro-Amerika mantan petenis tunggal putri No. 1 dunia, lahir di Lynwood, California, Amerika Serikat. Dia adalah anak kandung Richard and Oracene Williams dan kakak kandung dari juara tenis lainnya Serena Williams.

Petenis putri bertinggi 185 cm ini terjun di tenis pro pada Oktober 1994 dan meraih peringkat no. 1 dunia untuk pertama kalinya pada 25 Februari 2002 serta berkediaman di tempat yang sama dengan adik kandungnya di Florida, Amerika Serikat.

Ia telah meraih 22 gelar Grand Slam yang terdiri atas tujuh gelar tunggal, tiga belas gelar ganda, dan dua gelar ganda campuran. Tujuh gelar Grand Slam tunggalnya ia dapatkan dari Wimbledon (lima kali) dan US Open (dua kali). Bersama adiknya, Serena, ia telah memenangi semua turnamen Grand Slam setidaknya dua kali. Venus Williams juga telah memenangi empat medali emas Olimpiade, satu dari sektor tunggal dan tiga dari sektor ganda (yang ia menangi bersama Serena). Dengan demikian, Venus dan Serena Williams telah memenangi titel 'Golden Slam' di sektor ganda.

Pada tahun 2011, ia didagnosa menderita Sindrom Sjögren, sebuah kelainan antibodi yang menyebabkan rasa kelelahan yang amat luar biasa. Biarpun begitu, Venus Williams tetap bertekad untuk bermain tenis di level profesional.


Biografi Serena Williams

Serena Jameka Williams (lahir 26 September 1981) adalah seorang Afro-Amerika yang menjadi petenis tunggal putri profesional dunia, dan juga mantan petenis tunggal putri No. 1 dunia versi Women's Tennis Association (WTA). Dia saudara muda atau adik kandung juara tenis putri dunia juga yaitu Venus Williams. Petenis putri berkulit hitam dengan tinggi 175 cm ini sekarang berkediaman di Palm Beach Gardens, Florida, Amerika Serikat.

Petenis putri Amerika Serikat ini lahir di Saginaw, Michigan, Amerika Serikat dan terjun ke dunia tenis pro sejak September 1995. Ia adalah pemain peringkat 1 dunia saat ini dan adalah petenis tertua yang pernah memegang gelar ini. Hingga 8 Juni 2015, ia telah memegang gelar ini selama 244 minggu.

Serena Williams telah menjuarai 35 gelar Grand Slam yang terdiri atas 23 gelar tunggal, 13 gelar ganda, dan 2 gelar ganda campuran. Ketiga-belas gelar Grand Slam gandanya ia menangi bersama kakaknya, Venus. 

Pada bulan Agustus 2012, ia memenangi medali emas dari sektor tunggal maupun ganda dari Olimpiade Musim Panas 2012. Dengan demikian, ia telah meraih titel 'Golden Slam' di mana ia telah memenangi keempat turnamen Grand Slam dan Olimpiade. 

Di sektor tunggal, ia adalah petenis kedua yang mencapai raihan ini, setelah Steffi Graf. Ia juga telah memenangi 'Golden Slam' di sektor ganda. Dengan demikian, ia adalah satu-satunya petenis, pria ataupun wanita, yang memiliki gelar 'Golden Slam' di kedua sektor.

Dengan 67 gelar tunggal WTA, ia adalah petenis dengan gelar juara tunggal terbanyak di antara semua pemain aktif WTA.

Serena Williams menikah dengan Alexis Ohanian pada 16 November 2017. Mereka mengumuman pertunganan mereka pada Desember 2016. Mereka mempunyai satu anak perempuan bernama Alexis Olympia Ohanian Junior.




Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »