Pemanfaatan Energi Matahari Untuk Mengembangkan Panel Surya


Campusnesia.co.idPemanfaataan energi listrik meningkat setiap tahunnya salah satunya untuk keperluan rumah tangga.

Tingginya pemakaian listrik akan berdampak pada besaran biaya tagihan listrik bulanan sehingga perlu dicari alternatif sumber listrik yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 143K/20/MEM/2019 tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional tahun 2019 sampai dengan tahun 2038. ESDM memproyeksikan rata-rata pertumbuhan kebutuhan energi listrik nasional mencapai 6,9 persen pertahun. 

Salah satu solusi yang muncul yaoitu diciptakan sebuah panel yang berfungsi menyerap  panas dari energi alami  yaitu energi panas matahari, selanjutnya disimpan pada panel dan hasil akhir mengubah panas matahari manjadi listrik tanpa harus membayar  bulanan listrik ataupun mengurangi pembayaran listrik PLN. 

Panel surya sudah ada pada abad ke-18 pada tahun 1839 oleh seorang ilmuan Perancis bernama Alexandre Edmond Becquerel yang pertama kali mengungkapkan teknologi fotovoltaik, yaitu penyinaran cahaya dengan dua elektroda. 

Penyinaran ini menggunakan selenium yang menghasilkan energi listrik dengan jumlah yang sedikit. Dari percobaan tersebut ditarik kesimpulan bahwa energi listrik dapat tercipta dengan pemanfaatan energi cahaya.

Pada tahun 1941 seorang peneliti bernama Russel Ohl mengembangkan pemanfaatan energi cahaya ini dan terciptalah teknologi panel surya.

Panel surya bisa menjadi energi alternatif manfaatkan sumber panas matahari terutama pada negara yang beriklim tropis. Letak geografis Indonesia berada di garis khatulistiwa sehingga Indonesia memiliki sumber energi cahaya intensitas radiasi matahari sekitar 4.8 kWh/m2 setiap harinya wilayah Indonesia.

Panel surya bertujuan untuk penyerap sinar matahari yang dialihkan menjadi energi  listrik. Dalam perubahan listrik ini mengalami proses di panel  tersebuat yaitu sinar yang mengenai lapisan panel bisa menampung panas matahari selanjutnya terdapat mesin inventer yang berguna untuk mengubah listrik tengangan DC (searah) menjadi tegangan AC (bolak-balik) yang sering digunakan untuk keperluan rumah tangga yang bisa menjalankan peralatan listrik.

Panel surya itu dapat membanttu  meringankan biaya listrik PLN dan dapat dipasang pda atap rumah, jalan, gedung, dan tempat lainnya.

Pembelian panel surya bisa kini lebih mudah didapatkan di toko elektronik dan toko online sehingga mempermudahakan konsumen yang akan membeli sebagai kebutuhan dalam penghematan listrik menggunakan energi alternatif .


Penulis:
Angga Widiyar Dewanto
(Mahasiswa Teknik Industri, FTI Universitas Islam Sultan Agung)


Editor:
Nandar

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »