Review dan Penjelasan Ending Film Reminiscene 2021

 



Campusnesia.co.id - Baru-baru ini saya menonton film yang diperankan oleh Hugh Jackman yang kita kenal lewat perannya sebagai wolverine dalam franchise X -Men, film yang saya maksud adalah Reminiscence.

Dalam film yang berdurasi 2 jam 28 menit ini, Hugh Jackman berperan sebagai Nicolas "Nick" Bannister mantan tentara beradu akting dengan aktris Rebecca Ferguson sebagai Mae.

Ada pula nama-nama Thandiwe Newton, Cliff Curtis, Marina de Tavira, Daniel Wu, Mojean Aria sebagai Sebastian, Brett Cullen sebagai Walter Sylvan, Natalie Martinez dan Angela Sarafyan yang turut serta meramaikan.

Ditulis dan disutradari oleh Lisa Joy, Reminiscene berkisah tentang Nick mantan tentara yang membuka usaha jasa mengenang masa lalu lewat sebuah alat berbetuk tangki canggih ditemani oleh sahabatnya Watts.


Poster Ending Film Reminiscene 2021

Film ini berlatar di masa depan, di mana dunia diselimuti oleh air akibat es kutub mencair, orang kaya bisa memiliki properti dengan tanah kering dan perlindungan bendungan dari ancaman banjir dan luapan air yang kapan saja bisa terjadi jika tanggul raksasa jebol.

Manusia lebih banyak beraktifitas di malam hari dan istirahat di siang hari bak makhluk Nocturnal karena suhu yang semakin panas.

Sudut pandang yang menarik untuk menggambarkan masa depan, dampak perubahan iklim dan mencairnya es di kutub.

Suatu hari saat Nick sedang menjalankan usahanya, datanglah Mae yang mengaku kehilangan kunci apartementnya, ia minta bantuan untuk menyelami kenangannya agar bisa menemukan di mana kuncinya yang hilang.

Love at first sight, mungkin ini istilah yang tepat untuk menggambarkan bagaimana akhirnya Nick jatuh cinta pada Mae, setelahnya mereka menjalin hubungan hingga beberapa bulan dan tiba-tiba saja Mae menghilang tanpa jejak tanpa pamit kalau kata anak jaman sekarang Ghosting.

Nick yang kadung jatuh cinta terjebak pada perasaannya, hingga berkali-kali menggunakan mesin tabung ingatannya untuk sekedar bernostalgia mengingat kenangannya bersama sang wanita idaman.

Suatu hari Nick dan Watts dengan keterampilan mereka membuka kenangan seseorang dengan mesin tangki, diminta oleh jaksa untuk membantu penyelidikan gembong narkoba yang tertangkap, siapa sangka dalam interogasi via kenangan tersebut terdapat kilasa Scene dimana sosok Mae terlihat bersama sang pengedar narkoba.

Dari petunjuk ini, Nick nekat menelusuri hingga ke markas gembong narkoba bernama Saint Joe (diperankan Daniel Wu) plot twist ia Joe juga jadi korban Ghosting Mae bahkan sebelum pergi tanpa pamit Mae juga mencuri narkoba dan uang milik sang gembong.

Nick dan penonton dibawa pada pertanyaan, kemana Mae menghilang?, siapa sebenarnya Mae selain sebagai sosok penyanyi Cafe yang Nick Jumpai,? kenapa ia trlibat dengan gembong narkoba?

Nick kemudian mendapat ide, ia coba membuka file-file kenangan klienya yang di dalamnya terdapat orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Mae, pencariannya membuah hasil ada petunjuk di salah satu klienya bernama Elsa dan polisi korup bernama Booth.

Sampai di sini, Nick dan penonton dibawa pada kesimpulan prematur bahwa Mae adalah sosok jahat, ia tidak hanya pecandu dan terlibat dengan gembong narkoba namun sementara menjadi orang yang diduga terlihat dalam pembunuhan Elsa dan penculikan Eddy anak Elsa.

Setelah melewatkan pertarungan sengit dan dramatis melawan Booth, Nick berhasil menangkap sang penjahat dan menyelami kenangannya.

Plot twist, semua kejadian sejak awal pertemuan Nick dan Mae adalah bagian dari skenario besar buatan Booth, tujuannya agar Mae bisa mendekati Nick untuk mencari dan mencuri rekaman-rekaman customer Nick, klien yang diincar adalah Elsa yang ternyata memiliki hubungan dengan putra tuan tanah bernama Walter, anak konglomerat tersebut tidak terima jika harta warisannya akan dibagi dengan anak ayahnya dari ibu lainnya, maka harus disingkirkan.

Seketika, Nick sadar bahwa selama ini mae adalah korban, ia diancam oleh Booth untuk melalukan tugasnya yang dalam perjalannya justru Mae benar-benar jatuh cinta pada Nick. Lewat percapakannya dengan Booth Mae membuat pesan terkahir yang penting tentang perasaannya, tentang di mana ia menyembunyikan Eddy untuk menyelamtkan anak tersebut.

Mae dengan sadar dan cerdas tahu, Nick akan menelusuri kepergiannya dan bertemu dengan Booth serta menggunakan tangki untuk melihat kenangan Booth. Sad Eding untuk cinta Mae dan Nick.

Review dan Penjelasan Ending Film Reminiscene 2021

Ketimbang science fiction film ini malah kental sekali unsur drama dan romancenya, sayangnya ya gitu deh berakhir sedih karena Nick dan Mae gagal bahadia bersama, cara penulis naskah dan sutradara menggambar gagalnya perjuampaan mae dan nick dalam kejadian-kejadian sepele mirip dalam drama korea makin bikin nyesek saja.

Over All oke, saya suka film-film Hugh Jackman apalagi perannya dalam film The Prestige (2006) besutan Christopher Nolan.

Unsur climate change sangat saya apresiasi di tengah kabar terbaru bahwa suhu bumi makin panas dan es kutub makin mencair, gambaran dalam film ini bisa saja terjadi dalam beberpa puluh tahun mendatang.

Teknologi tangki kenangan ini menarik, kita bisa melihat masa lalu dan ditampilkan dalam layar tentu saja dengan bantuan bisikan dari Nick yang lebih mirip seorang psikiater kali ya.

Pendekatan yang tidak jauh berbeda pernah dipake dalam film Inception, bedanya dalam inception kita sadar sedang dalam mimpi dan bisa membat skenario sesuai keingan kita, di Reminiscene scene dalam mimpi yang bisa kita datangi hanya kenangan yang pernh kita alami, tidak bisa dirubah sesuai keinginan.

Penggunaan kenangan dalam investigasi dan interogasi penegakkan hukum kejatahan juga menarik, karena ingatan dan kenangan pasti tidak bisa berbohong. Kayake perlu diterapkan untuk tersangka korupsi Masjid Sriwijaya di Sumsel yang mengaku hilang ingatan pasca operasi ha ha, koruptor memang kreatif.

Mirip dalam film Minority Report (2002) film yang diperankan oleh Tom Cruise bedanya disini mereka menggunakan ramalan masa depan untuk menghakimi orang di masa sekarang karena berpotensi akan melakukan kejahatan, walau dengan mudah dipatahkan argumennya karena manusia bisa berubah pikiran.

Selamat menonton, semoga bermanfaat.

penulis: Nandar

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »