Pahitnya PPKM Bagi Pelaku Usaha Kecil

 


Campusnesia.co.id - Mranggen-Demak, Kasus harian covid-19 yang masih tak terkendali membuat pemerintah akhirnya mengambil langkah untuk memperpanjang PPKM darurat dengan PPKM Level 4 dan PPKM Level 3 di beberapa daerah hingga tanggal 2 Agustus 2021. 

Pada akhirnya pro dan kontra tentu muncul, sebab walaupun tujuannya adalah menekan angka penyebaran virus, kebijakan tersebut nyatanya berdampak khususnya bagi masyarakat pelaku ekonomi menengah ke bawah.

Tri Setyono, warga Batursari terdampak PPKM merupakan salah satu dari sekian banyak pelaku usaha yang harus menelan pahit sebab usaha yang memang penghasilannya tidak menentu, kini menjadi semakin tidak menentu lagi. 

“Ya, saat ekonomi sulit seperti sekarang jarang sekali orang pesan pagar, tralis, dan sejenisnya. Jadi gak ada kerjaan, gak ada pemasukan. Biasanya orang yang datang sekedar minta tolong membenarkan barang rusak dan perlu di las” terang kepala keluarga berusia 53 tahun itu. 

“Sekalipun ada yang berkenan pesan akhirnya tidak sampai menemukan kecocokan harga, semua bahan mentah mulai dari besi, cat hingga kawat las harganya cenderung naik tapi konsumen tentu maunya harga yang murah. Kalau sampai harus menurunkan kualitas barang biar harganya jadi lebih murah saya sendiri tidak tega” lanjut pemilik bengkel bernama Citra Las ini. Bagi beliau produk yang ia buat haruslah memiliki kualitas yang baik sehingga dapat berumur panjang. 

Pemerintah sendiri tengah menjalankan berbagai progam sebagai upaya bantuan sosial terhadap masyarakatnya seperti PKH, BPNT, BSP, BST, BLT namun bapak dari empat anak itu mengaku tidak satupun mendapatkannya. 

Hal tersebut menunjukan bahwasannya jalannya progam belum benar-benar efektif. “Kalau dari pemerintah alhamdulillah dapat subsidi listrik, tapi itu sudah tahun kemarin. Kalau tahun ini dapat dari lembaga kemanusiaan berupa pinjaman uang untuk modal usaha.” 

Pandai besi kelahiran Boyolali itu menilai proses bantuan pemerintah minim sosialisasi sehingga menuai kesulitan bagi masyarakat awam seperti dirinya. Beliau dan keluarganya berharap bantuan dari pemerintah kedepanya akan merata dan sesuai sasaran, juga dalam situasi sulit seperti sekarang semakin banyak pihak yang tanggap sehingga semakin banyak pula masyarakat yang membutuhkan terbantu, dan tentunya pandemi ini segera berlalu.


Penulis: Dewi Nur Hidayatika
Editor: Ika Shintya

** Artikel ini merupakan bagian dari program Magang Online Campusnesia season 2

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »