3 Prosedur yang Harus Diperhatikan saat Melamar Pekerjaan Melalui Surel




Campusnesia.co.idDewasa ini perkembangan dunia teknologi sudah tidak diragukan lagi kemajuannya. Di era modern seperti saat ini, masyarakat begitu dimanjakan dengan kemudahan-kemudahan yang telah tersedia. Adanya kemajuan teknologi tentunya dapat memudahkan seseorang untuk melakukan berbagai kegiatan dengan hanya mengandalkan jaringan internet saja, salah satu contohnya ialah melamar pekerjaan.

Saat ini melamar pekerjaan di berbagai perusahaan bukanlah hal yang sulit, banyaknya informasi lowongan pekerjaan di internet memudahkan kita untuk mengakses serta mengirim surat lamaran secara digital, yakni melalui surel atau email. 

Lain halnya dengan zaman sebelum adanya internet, para pencari kerja diharuskan datang langsung ke perusahaan untuk memberikan berkas lamaran. Hal tersebut sudah jelas memakan banyak waktu dan tenaga. Dengan kemajuan teknologi, para pelamar tidak perlu mendatangi perusahaan untuk menyerahkan berkas lamaran, melainkan cukup dengan mengirim berkas lamaran tersebut melalui alamat surel perusahaan yang akan dituju.

Surel atau kerap disebut email merupakan sarana dalam mengirim dan menerima surat yang dilakukan melalui media internet. Melamar pekerjaan menjadi salah satu fungsi dari surel, di mana pelamar dapat melampirkan berkas-berkas yang diperlukan saat ingin melamar pekerjaan. Mengirim berkas lamaran melalui surel tentu memudahkan pelamar maupun perusahaan terkait, sehingga prosesnya menjadi lebih singkat dan praktis.

Meski melamar pekerjaan melalui surel tentu harus memperhatikan etika serta cara mengirim lamaran kerja yang baik dan benar. Selain itu, kita juga harus memperhatikan persyaratan dari perusahaan yang akan dituju, sehingga kita dapat menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan. Jika mengabaikan hal tersebut, maka tak heran jika banyak ditemui berkas lamaran yang tidak direspon maupun ditolak oleh pihak perusahaan.

Untuk meminimalisir hal tersebut, para pelamar harus memperhatikan prosedur melamar pekerjaan yang baik dan benar melalui surel, agar berkas lamaran yang telah disiapkan tidak sia-sia. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat akan melamar pekerjaan melalui surel.


1. Siapkan seluruh berkas yang diperlukan 
Hal pertama yang perlu dilakukan ialah menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan oleh perusahaan. Berkas tersebut dapat berupa daftar riwayat hidup, surat lamaran kerja, pas foto, portofolio (jika ada), serta dokumen pendukung lainnya (KTP, ijazah pendidikan, surat keterangan sehat, dan lain sebagainya sesuai kebutuhan perusahaan).

Kemudian, semua berkas tersebut harus diubah menjadi file PDF dan digabungkan menjadi satu file dengan ukuran file diusahakan tidak lebih dari 2 MB. Hal ini untuk mempermudah perusahaan dalam melakukan pemeriksaan dengan cepat.


2. Perhatikan judul/subjek surel
Selanjutnya ialah memperhatikan judul atau subjek surel. Hal ini sangat penting dalam mengirim lamaran pekerjaan, sebab judul tersebutlah yang akan dibaca pertama kali oleh pihak perusahaan. Dengan memberikan judul, maka akan memudahkan perusahaan untuk menemukan surel serta menangkap pesan yang telah kita kirim.

Dalam memberikan judul surel dapat dilakukan dengan menuliskan nama lengkap dan posisi yang dilamar. Contohnya: Lamaran kerja_Nama_Posisi yang dilamar


3. Perhatikan badan surel
Badan surel juga sama pentingnya dengan judul atau subjek. Badan surel dapat diibaratkan sebagai tahap “perkenalan” secara singkat, di mana dapat diisi dengan identitas diri serta kontak yang dapat dihubungi, dan bagaimana kita mendapatkan informasi lowongan pekerjaan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan secara menyeluruh mengenai maksud dan tujuan dari surel yang dikirmkan. Untuk menuliskan badan surel diharapkan menggunakan bahasa yang formal serta singkat dan jelas.

Sebelumnya mengirimkan berkas, pastikan kita menggunakan alamat email yang aktif dan profesional agar pihak perusahaan dapat membaca lamaran yang dikirim.

Demikian prosedur mengirim lamaran pekerjaan melalui surel yang harus diperhatikan. Meski hanya melamar secara daring, tentu harus mengutamakan etika yang baik serta bahasa yang formal dan sopan. 

Penulis: Citra Nurhayati
Gambar: Freepik.com
**Artikel ini adalah bagian dari program magang Online Campusnesia

Artikel Terkait

Previous
Next Post »