Daftar Situs Terpercaya untuk Update Perkembangan Virus Corona



Virus corona kini tengah menjadi perbincangan di dunia Internasional. Ratusan ribu orang terjangkit virus tersebut, bahkan tak sedikit yang meninggal dunia.

Di Indonesia, pasien yang positif terjangkit virus corona hingga Rabu (11/03/2020), mencapai 34 orang dan satu orang di antaranya meninggal dunia. 

Namun, di tengah gemparnya kasus tersebut, masyarakat diminta untuk tidak panik berlebihan.
Melansir Antara, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, masyarakat tidak perlu panik. Ia juga memberikan saran bagi masyarakat untuk mencari dan membaca informasi terlebih dahulu dari sumber-sumber yang resmi. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menyaring informasi yang berseliweran di dunia maya yang belum tentu benar, serta menerapkan anjuran pemerintah untuk mencegah penularan virus ini. Terdapat banyak sumber terpercaya di internet untuk memantau perkembangan virus corona. 

Beberapa di antaranya tidak hanya menyediakan teks dan artikel saja, tapi juga visual interaktif yang mudah dicerna oleh orang awam. Berikut daftarnya situs terpercaya mengenai perkembangan virus corona. 


Peta John Hopkins University (JHU) dapat dijadikan salah satu referensi informasi perkembangan virus corona. Peta berlatarbelakang warna hitam ini memuat berbagai analisis tentang virus corona, mulai dari jumlah penderita, tingkat dan jumlah orang yang berhasil sembuh dari COVID-19, tingkat dan jumlah orang yang meninggal, dan persebaran virusnya di seluruh dunia. 

Peta ini menggunakan perangkat lunak daring ArcGIS yang umum digunakan untuk memetakan dan menganalisis suatu daerah. Peta virus corona dari JHU ini hanya menampilkan visual perkembangan virusnya saja. 

Kunjungi situs John Hopkins Coronavirus Resource Center untuk memperoleh analisis yang lebih mendalam dan dukungan dari ahli yang kompeten. 


Sebagai induk kesehatan dunia, WHO memiliki kewajiban untuk menyediakan informasi mengenai virus corona. Organisasi yang berbasis di Swiss ini turut menyediakan peta interaktif yang mudah dipahami oleh kalangan umum. Serupa dengan JHU, WHO juga menggunakan perangkat lunak daring ArcGIS untuk menampilkan peta perkembangan virus corona. Bedanya, WHO menggunakan warna putih sebagai latarbelakangnya. 

Peta WHO menghadirkan informasi mengenai jumlah penderita di seluruh dunia, termasuk tingkat kematian dan jumlah orang yang berhasil sembuh dapat diakses secara mudah. Selain itu, peta WHO juga dapat diperbesar untuk menampilkan lokasi negara terdampak virus corona secara lebih jelas. 

Pada peta ini juga terdapat tautan menuju beranda laman pusat informasi virus corona milik WHO. Laman ini memuat berbagai informasi dan analisis yang lebih mendalam mengenai perkembangan virus corona atau COVID-19.

Health Map merupakan salah satu peta perkembangan virus yang direkomendasikan. Data yang diambil dari peta ini berdasar dari kontributor berbagai universitas ternama, seperti Oxford Martin School, Harvard Medical School, dan Boston Children's Hospital. 

Selain itu, peta ini juga mengambil data dari berbagai kantor pemerintahan dan berita terkini. Health Map menampilkan peta interaktif dengan platform Mapbox. Pada peda ini, pengguna dapat melihat data tentang perkembangan virus corona, mulai dari total penderita di seluruh dunia, tingkat kematian, jumlah orang yang berhasil sembuh, dan negara-negara yang terdampak. 

Selain itu, pengguna akan dijamu dengan animasi tentang persebaran virus corona di seluruh dunia perharinya, dimulai sejak pertama kali virus ini muncul ke permukaan. 


Laman resmi milik Kementerian Kesehatan ini juga bisa menjadi rekomendasi Anda untuk mendapat berita terbaru soal virus corona atau COVID-19 yang terjadi di Indonesia khususnya. Laman ini juga memberikan informasi tentang gejala infeksi virus corona, hingga cara untuk mencegah penularan COVID-19.

Baca selengkapnya di artikel "Daftar Situs Terpercaya untuk Update Perkembangan Virus Corona", https://tirto.id/eEk2

Sumber: Tirto.id
Kontributor: Adilan Bill Azmy 
Penulis: Adilan Bill Azmy 
Editor: Nur Hidayah Perwitasari

Baca Juga

Lanjut
« Prev Post
Mundur
Maju »