Main ke Kawasan Kota Lama Semarang

4:55:00 PM



Campusnesia.co.id -- Setelah puas main dan belajar di Museum Ranggawarsita, penulis melanjutkan perjalanan ke kawasan Kota Lama Semarang. Butuh waktu setidaknya 15 menit dengan ojek online dan hanya 4.000 rupiah tarifnya.

Baca juga:

Di kawasan kota lama saat ini sedang ada perbaikan jalan, jadi dibeberapa titik agak mengganggu, tapi kamu masih tetap bisa main-main untuk melepas penat dan mencari hiburan.

1. Kawasan Barang Seni

Pemberhentian pertama penulis di kawsan pedagang barang seni, di sini berjejer lapak yang menjual souvenir yang bisa kamu bawa pulang dengan harga terjangkau. Itu yang saya lakukan tadi, satu kaca mata seharga 25.000 dan cangkir seng bersablon masjid agung jawa tengah seharga 10.000. Tak hanya souevenir di sini juga dijajakan barang-barang antik. Buat kamu yang suka barang jadul dan kolektor cocok nih.



2. Kawasan Taman Foto

Di taman ini kamu bisa berfoto-foto sepuasnya, selain latar belakang gereja Blenduk yang terkenan itu, kamu juga bisa berfoto dengan patung manusia atau sepeda jaman dulu. Ada juga jasa yang bersedia memfotokan dengan tarif seikhlasnya. Dari pengamatan penulis banyak yang memberi tip 5.000 hingga 10.000. Hitung-hitung beramal.



3. Semarang Art Galery

Langkah kaki penulis selanjutnya mengarah tak jauh dari kawasan pasar seni dan taman, ada gedung dengan nama Semarang Art Gallery. Tiket masuk 10.000 rupiah, kamu bisa menikmati karya-karya lukisan dari beberapa pelukis, tapi menurut saya koleksinya tidak terlalu banyak.



4. Semarang Kreatif Gallery

Dengan berjalan 5-10 menit, tujuan berikutnya adalah Semarang Kreatif Galery. Di dalamnya di jual produk-produk UKM Kota Semarang yang menurut keterangan premium. Beberapa produk yang sempat penulis lihat seperti Batik, Kaos dan merchandise lain. Oh ya ada gelas cangkir yang sama di lapak pasar seni namun dijual lebih mahal, he he. Karena tempatnya kali ya.



5. Museum 3D Art

Ada 2 wisata foto 3D art di kawasan kota lama ini, Old City Semarang dan Dream Museu Zone (DMZ) yang mengklaim artis pelukisnya dari Korea. Tapi kali ini penulis tidak masuk ke dalam kedua tempat itu. Untuk yang pernah saya masuk adalah DMZ dengan tiket masuk 100.000 kala itu. Kamu bisa foto sepuasnya.



Baca juga:

Selepas Dzuhur penulis memutuskan pulang kembali ke Tembalang, selain sudah lelah juga panas. Main episode kli ini menyenangkan, dan akan kita lanjutkan dengan Main ke tempat-tempat yang lain. Ada saran tempat mana lagi yang harus penulis kunjungi? tulis di kolom komentar ya.

penulis: Nandar
foto: Nandar
editor: Mumun

Artikel Terkait

Previous
Next Post »