SISTEM KONTROLER HEMAT ENERGI BUATAN ITS

11:49:00 AM

Minat Bachtiar Duma'is Laksana dalam dunia militer membuatnya ingin memberikan kontribusi nyata bagi dunia kemiliteran Indonesia. Namun, bukannya mendaftar Akademi Militer (Akmil), ia malah menghabiskan sebagian besar masa studinya untuk menggeluti elektronika hingga melahirkan War-V1, Sweeper Tank kendali jarak jauh.

Meski masih dalam proses penyempurnaan, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ITS ini yakin karyanya telah 90 persen selesai. "Dua minggu lagi,  apabila sudah siap, War-V1 akan saya bawa ke ITS. Karena dari pihak ITS sendiri katanya telah menyediakan tempat," ungkapnya saat ditemui ITS Online Selasa (9/2) lalu.

Bachtiar mengatakan Tank yang kini ia gunakan sebagai judul Tugas Akhir (TA) itu telah dirintis sejak 2,5 tahun silam. "Awalnya ini hanyalah proyek pribadi dari perusahaan saya, BDL Tech. Lalu saat mendiskusikan judul tugas akhir dengan dosen pembimbing, beliau mengusulkan untuk menggunakan proyek tersebut," ungkap pria kelahiran Balikpapan ini.

Selama ini, seluruh biaya yang ia keluarkan murni berasal dari dompet pribadi. Bachtiar pun berharap proyeknya mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi untuk membuat tank sendiri. "Fasilitasi saja kami. Kami akan buatkan tank yang jauh lebih hebat dari yang anda harapkan," ucapnya meyakinkan.

Proyeknya ini juga dikabarkan telah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) dengan mengatasnamakan ITS. "Semoga saja jika proyek ini rampung, dana dari Dikti akan segera menyusul," ucap pria kelahiran 5 November 1992 ini. Ia juga menegaskan apabila dana dikti ini benar-benar turun dan mengganti keseluruhan biaya yang ia keluarkan, dengan senang hati bachtiar akan memberikan karyanya kepada ITS sebagai tanda jasa.

Menurut Bachtiar, banyak sekali ide-ide dari anak ITS yang akan menakjubkan bila direalisasikan. Namun, dana penelitian cenderung baru diberikan apabila proyeknya telah sukses. "Karena itu, bila kita tidak mau bergerak secara mandiri, maka ide tetaplah menjadi ide," tutupnya seraya memberi pesan kepada mahasiswa lain. (qi/man)


Artikel Terkait

Previous
Next Post »