AIESEC UI Ajak Masyarakat Peduli soal Kesenjangan Pendidikan

1:01:00 AM

JAKARTA, KOMPAS.com — Kesenjangan di bidang pendidikan masih menjadi satu faktor yang menghambat masyarakat Indonesia dalam menghadapi persaingan global. 

Hal tersebut diutarakan oleh koordinator komite lokal AIESEC Universitas Indonesia, Cania Mutia, saat menggelar kampanye bertajuk "The Greates Children; All Equal Education" saat car free day di Jakarta, Minggu (7/2/2016). 

Cania menuturkan, melalui kampanye tersebut, AIESEC UI sebagai lembaga nirlaba yang fokus pada pendidikan mencoba untuk mengurangi kesenjangan pendidikan tersebut. 

"Biasanya kesenjangan terjadi dalam bentuk kurangnya pengajaran bahasa asing dan minimnya fasilitas belajar mengajar. Tidak hanya di sekolah informal, tetapi juga di sekolah-sekolah swasta," ujar Cania. 

Selain memberikan pemahaman terkait pendidikan, kampanye itu juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan cara memberikan donasi. 

"Setelah masyarakat paham apa yang menjadi masalah, kami ajak mereka untuk menyebarkannya melalui media sosial. Mereka juga bisa melakukan donasi. Dengan memberikan Rp 5.000, berarti mereka telah memberikan satu buku untuk anak-anak di sana," kata dia. 

Menurut Cania, dana dari donasi tersebut akan disalurkan ke Saung Pustaka Air Ciliwung untuk mendukung kegiatan pendidikan informal di sana. Di sana ada perpustakaan, juga tenaga pengajar sukarelawan yang datang beberapa hari sekali. 

"Kalau dulu anak-anak bermain di kali usai sekolah, sekarang mereka lebih suka bermain sambil belajar di Saung Pustaka Ciliwung," ujar dia.
Penulis : Kristian Erdianto
Editor : Aprillia Ika


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

sponsor